1,721,050 research outputs found

    Ajaran Kristen Dalam Perspektif Ahmad Syalabi

    Get PDF
    Fokus penelitian ini adalah menjawab tiga permasalahan pokok, yaitu: pertama, bagaimana peran Paulus dalam Agama Kristen menurut Ahmad Syalabi? Kedua, bagaimana konsep Trinitas Kristen menurut Ahmad Syalabi? Ketiga, bagaimana konsep Penyaliban Yesus menurut Ahmad Syalabi? Penelitian ini merupakan studi literer (library research) dengan model faktual-historikal yaitu fakta sejarah tentang kipra Paulus dan buku karya Ahmad Syalabi Al-Muqarat al-Adyan. Keduanya (kiprah Paulus dan Ahmad Syalabi) diletakkan sebagai obyek penelitian. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, nilai-nilai yang ada di balik kiprah Paulus dan sorotan Ahmad Syalabi. Temuan penelitian ini: pertama, bahwa sesungguhnya sumber-sumber agama Masehi yang ada sekarang ini sebagian besar adalah berasal dari karya Paulus dan murid-muridnya. Secara fisikal Paulus tidak pernah melihat atau bertemu Isa Al-Masih. Kedua, bahwa ajaran tentang Trinitas (Tiga Ketuhanan) itu merupakan ajaran yang dibuat oleh Paulus yang diambil dari ajaran-ajaran atau kebudayaan--kebudayaan yang ada di sekitarnya, yang kemudian dijadikan ibadah untuk menyembah yang suci. Ketiga, bahwa penyaliban Al-Masih untuk penebusan dosa adalah hanya merupakan hasil rekayasa manusia semata, dan dalam keterangan tiap-tiap Injil yang empat itu tidak ada kesamaan dalam mengisahkan penyaliban Al-Masihini. Rekomendasi dari penelitian ini adalah: pertama, tema-tema yang terkandung dalam kitab "Muqaranat a1-Adyan" karya Ahmad Syalabi menarik dan mendesak untuk diangkat kembali dalam kajian-kajian secara intensif terhadap karya-karya ilmiah (terutama) yang berkaitan dengan disiplin Ilmu Perbandingan Agama. Kedua, perlu kiranya diadakan gerakan kajian dan bedah buku terhadap literatur-literatur (klasik maupun modern), guna menambah luasnya cakrawala pemikiran mereka yang simpati terhadap Ilmu Perbandingan Agama. Ketiga, teologi suatu agama (Kristen, Islam dan lainnya) adalah merupakan pokok-pokok inti ajaran agama tersebut yang kemurniannya harus terus-menerus diperjuangkan dan dipertahankan eksistensinya agar tidak kehilangan makna kehidupan beragama. Wa Allahu A’lam. Kata kunci: Perbandingan Agama, Ahmad Syalab

    Islam dalam timbangan/ Syalabi

    No full text
    371 hal.; 21 cm

    Sejarah dan kebudayaan Islam/ Syalabi

    No full text
    342 hal.; 21 cm

    Studi Agama Menurut Ahmad Syalabi (Telaah Metodologis atas Buku Muqāranat al-Adyān)

    Get PDF
    Pokok masalah penelitian ini adalah Studi Agama Menurut Ahmad Syalabi (Telaah Metodologis atas Buku Muqāranat al-Adyān) peneliti uraikan dalam sub masalah, yaitu 1) Bagaimana pandangan Ahmad Syalabi tentang studi agama? 2) Bagaimana Metodologi Studi Agama Ahmad Syalabi dalam Kitab Muqa>ranat al-Adya>n? 3) Apa Kontribusi Metodologi Ahmad Syalabi dalam Perkembangan Studi Agama-Agama? penelitian ini bertujuan. 1) Untuk memahami pandangan Ahmad Syalabi terhadap Studi Agama, 2) untuk menjelaskan metode yang digunakan Ahmad Syalabi dalam karyanya kitab Muqa>ranat al-Adya>n, 3) Menjelaskan kontribusi metodologi Ahmad Syalabi dalam perkembangan studi agama-agama. Jenis penelitian ini adalah Kepustakaan (Library Reseach) yang bersifat kualitatif dan bercorak deskriptif data dikumpulkan dengan mengutip literatur yang refresentatif dan mempunyai relevansi dengan masalah yang dibahas kemudian mengulas dan menyimpulkannya. Jenis penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara sistematis dan akurat berkaitan dengan pemikiran Ahmad Syalabi tentang Studi Agama. pendekatan yang digunakan adalah pendekatan Historis-factual yang bertujuan untuk menelusuri asal usul dan perkembangan ide-ide studi agama dengan perantaraan periode-periode tertentu. Kajian kepustakaan ini menggunakan dua sumber data, yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder. Data yang terkumpul diolah dengan Metode deskriptif-analitik dengan menggambarkan secara obyektif keadaan yang sebenarnya dari masalah-masalah yang diteliti, kemudian dilakukan analisa sehingga menjadi jelas dan diketahui letak posisi dan pemikirannya. Berdasarkan hasil penelitian, penulis menemukan bahwa inti dari Studi agama menurut Ahmad Syalabi adalah mengharuskan bagi peneliti untuk mengkaji dan mengetahui sejarah setiap agama melalui sejarah yang panjang dan membandingkannya dengan agama lain. Metodologi yang digunakan Ahmad Syalabi dalam melakukan studi agama adalah 1) Metode Deskriptif-Historis yaitu dengan mengkaji agama berdasarkan sejarah sebagai prinsip yang harus ditempuh. 2) Metode Kritik (Dirasah Naqdiyah), digunakan untuk menjelaskan sejauh mana penyelewengan suatu agama terhadap ajaran, konsep sesunggu

    TELAAH PEMBENTUKAN INDIVIDU MUSLIM MENURUT AHMAD SYALABI DALAM KITAB AL-MUJTAMA’ AL-ISLAMY

    No full text
    This research was motivated by the researcher's anxiety about the character or individual of a Muslim who is currently experiencing damage due to developments over time and a lack of character education. When an individual ignores character education, there will be a lot of confusion regarding morals, especially for Muslims. Education for individual formation itself has been explained in the book Al-Mujtama' Al-Islamy by Ahmad Syalabi, which clearly explains the characteristics of Muslim individuals. This research was conducted with the aim of explaining or describing the formation of Muslim individuals based on the book Al-Mujtama' Al-Islamy written by Ahmad Syalabi. This type of research is library research. Based on the findings made by researchers, namely that the formation of Muslim individuals consists of two factors, the first factor is tolerance, and the second factor is emulating the characteristics of the Prophet Muhammad SAW.This research was motivated by the researcher's anxiety about the character or individual of a Muslim who is currently experiencing damage due to developments over time and a lack of character education. When an individual ignores character education, there will be a lot of confusion regarding morals, especially for Muslims. Education for individual formation itself has been explained in the book Al-Mujtama' Al-Islamy by Ahmad Syalabi, which clearly explains the characteristics of Muslim individuals. This research was conducted with the aim of explaining or describing the formation of Muslim individuals based on the book Al-Mujtama' Al-Islamy written by Ahmad Syalabi. This type of research is library research. Based on the findings made by researchers, namely that the formation of Muslim individuals consists of two factors, the first factor is tolerance, and the second factor is emulating the characteristics of the Prophet Muhammad SAW
    corecore