1,720,971 research outputs found
ANALISIS LAPORAN KEUANGAN UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN KOPERASI SAKINAH
One of the easiest to read benchmarks of organizational growth that can be considered good is the performance of financial statements based on increased profits. This can be illustrated in the financial performance report for a certain period. In order for financial statements to be meaningful for internal parties and cooperative members, it is necessary to analyze the relationship of the items in the financial statements which is often called financial statement analysis. The purpose of this study was to determine how the financial performance of the Sakinah Cooperative in terms of financial ratio analysis. The data analysis method used is descriptive quantitative method using the measurement of liquidity ratios, solvency and profitability from the annual report issued by the Sakinah Cooperative. Based on the overall liquidity ratio, Sakinah Cooperative is in good condition, during the period from 2020-2021. Based on the solvability ratio, the Sakinah Cooperative is in a solvable position, because the Sakinah Cooperative\u27s capital is sufficient to cover the debts given by creditors. Based on the overall profitability ratio, Sakinah Cooperative is in a good position despite a decline in the profitability ratio in 2021One of the easiest to read benchmarks of organizational growth that can be considered good is the performance of financial statements based on increased profits. This can be illustrated in the financial performance report for a certain period. In order for financial statements to be meaningful for internal parties and cooperative members, it is necessary to analyze the relationship of the items in the financial statements which is often called financial statement analysis. The purpose of this study was to determine how the financial performance of the Sakinah Cooperative in terms of financial ratio analysis. The data analysis method used is descriptive quantitative method using the measurement of liquidity ratios, solvency and profitability from the annual report issued by the Sakinah Cooperative. Based on the overall liquidity ratio, Sakinah Cooperative is in good condition, during the period from 2020-2021. Based on the solvability ratio, the Sakinah Cooperative is in a solvable position, because the Sakinah Cooperative\u27s capital is sufficient to cover the debts given by creditors. Based on the overall profitability ratio, Sakinah Cooperative is in a good position despite a decline in the profitability ratio in 202
Perancangan Sistem Pakar Pemupukan Pada Perkebunan Kelapa Sawit Rakyat
Pemupukan kelapa sawit adalah salah satu faktor yang berpengaruh signifikan terhadap produktivitas tandan buah segar (TBS) dan memiliki porsi biaya yang besar pada biaya pemeliharaan perkebunan kelapa sawit. Oleh karena itu pengelola perkebunan khususnya pada perkebunan kelapa sawit rakyat yang tidak memiliki tenaga ahli pemupukan perlu memahami dengan baik tentang pemupukan dan perlu dilakukan sebaik mungkin. Karena tidak adanya tenaga ahli maka perlu media yang dapat mentransfer pengetahuan yang diperlukan untuk merekomendasikan pemupukan 4T (tepat jenis, tepat dosis, tepat waktu dan tepat cara). Oleh karena itu penelitian ini mengembangkan sistem pakar pemupukan kelapa sawit yang membantu mentransfer pengetahuan dari ahli kepada pengelola perkebunan. Tahapan pengembangan sistem pakar pemupukan kelapa sawit dimulai dari identifikasi dan penyusunan basis pengetahuan, penyusunan mesin inferensi dan pembuatan rancangan (prototype) sistem pakar pemupukan kelapa sawit. Basis pengetahuan berupa fakta dan aturan disusun menggunakan pendekatan penalaran berbasis aturan (rule-based reasoning) dan diperoleh 5 fakta penting. Adapun mesin inferensi disusun dengan pendekatan runut maju (forward reasoning) dalam 3 tahap. Rancangan sistem pakar dibuat dengan Visual Basic Application (VBA) pada Microsoft Excel
Model ekologi bakat di Pesantren Rakyat
ABSTRAK
Terdapat berbagai fenomena yang terjadi saat ini terkait bakat. Banyak anak-anak yang memupuni dalam bidang tertentu (bakat yang baik), akan tetapi tidak dapat menyalurkannya dengan baik sehingga mereka belum sanggup mencapai hasil maksimal dengan kemampuan yang sudah dipunyanya. Sebagaimana dengan fenomena yang ada di Pesantren Rakyat Al Amien Malang, disana masih membutuhkan panduan khusus terkait mengidentifikasi bakat, membimbing, memfasisilitasi serta mengwal perkembangan bakat siswanya. Selain itu disana masih terdapat siswa dengan keterlibatan yang minim dari orang tua dalam membersamai anak untuk mengembangkan potensinya tampak dari kurangnya bimbingan, motivasi, serta dukungan. Dengan demikian, komunikasi yang terbatas antara anak dan orang tua berdampak pada kurangnya pengetahuan orang tua dalam mengenali potensi yang dimiliki anak. Pembentukan bakat individu terdiri dari dari faktor internal dan eksternal, pada penelitian ini berfokus kepada faktor eksternal. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk memaparkan bagaimana kondisi lingkungan berbasis ekologi membentuk bakat individu terutama pada tingkatan mikrosistem.
Penelitian ini menggunakan pendektan kualitatif, dengan jenis riset menggunakan metode penelitian kualitatif yang mengarah pada pendekatan studi kasus mix fenomenologi. Penelitian ini dilakukan kepada peserta didik sekolah menengah pertama (SMP/MTs) Pesantren Rakyat, dengan jumlah subjek sebanyak 4 orang, dengan kriteria remaja dengan usia 14-18 tahun, serta minimal sudah berada di pondok selama 1 tahun ajaran.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kelurga, sekolah, teman sebaya dan tempat tinggal memiliki peran yang signifikan dalam pembentukan bakat. Hal yang dapat di analisis dari hasil tersebut adalah bahwa terdapat interaksi timbal balik antara environment, personal dan behavior meski berawal dari lingkungan yang memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perkembangan bakat namun individu tetap memiliki kemampuan mengolah setiap informasi yang didapatkan atau yang diamati individu dari lingkungannya melalui proses kognitif.
ABSTRACT
There are various phenomena that are happening right now related to talent. Many children are competent in a certain field (good talent), but cannot channel it properly so that they have not been able to achieve maximum results with the abilities they already have. As with the phenomena at the Al Amien People's Islamic Boarding School in Malang, there still needs specific guidance regarding identifying talents, guiding, facilitating and overseeing the development of their students' talents. In addition, there are still students with minimal involvement from parents in assisting children to develop their potential as seen from a lack of guidance, motivation, and support. Thus, limited communication between children and parents has an impact on parents' lack of knowledge in recognizing the potential that children have. The formation of individual talent consists of internal and external factors, in this study focusing on external factors. So this study aims to explain how environmental conditions based on ecology shape individual talents, especially at the microsystem level.
This study uses a qualitative approach, with this type of research using qualitative research methods that lead to a mixed phenomenological case study approach. This research was conducted on junior high school students (SMP/MTs) of the People's Islamic Boarding School, with a total of 4 subjects, with the criteria of teenagers aged 14-18 years, and at least having been in the boarding school for 1 academic year.
The results of this study indicate that family, school, peers and place of residence have a significant role in talent formation. What can be analyzed from these results is that there is a reciprocal interaction between environment, personal and behavior even though it starts from the environment which has a significant influence on the development of talent but individuals still have the ability to process any information obtained or observed by individuals from their environment through the process cognitive.
مستخلص البحث
هناك العديد من الظواهر التي تحدث الآن تتعلق بالموهبة. كثير من الأطفال مؤهلين في مجال معين (موهبة جيدة) ، لكن لا يمكنهم توجيهها بشكل صحيح بحيث لا يتمكنون من تحقيق أقصى قدر من النتائج بالقدرات التي لديهم بالفعل. كما هو الحال مع الظواهر في مدرسة الأمين الشعبية الإسلامية الداخلية في مالانج ، لا تزال هناك حاجة إلى إرشادات محددة بشأن تحديد المواهب وتوجيه وتسهيل والإشراف على تنمية مواهب طلابهم. بالإضافة إلى ذلك ، لا يزال هناك طلاب يتمتعون بحد أدنى من مشاركة أولياء الأمور في مساعدة الأطفال على تطوير إمكاناتهم كما يتضح من نقص التوجيه والتحفيز والدعم. وبالتالي ، فإن الاتصال المحدود بين الأطفال والآباء له تأثير على افتقار الوالدين إلى المعرفة فيما يتعلق بإدراك الإمكانات التي يتمتع بها الأطفال. يتكون تكوين المواهب الفردية من عوامل داخلية وخارجية ، تركز في هذه الدراسة على العوامل الخارجية. لذلك تهدف هذه الدراسة إلى شرح كيف
تشكل الظروف البيئية المستندة إلى البيئة المواهب الفردية ، خاصة على مستوى النظم
الدقيقة.
تستخدم هذه الدراسة نهجًا نوعيًا ، حيث يستخدم هذا النوع من البحث طرق البحث النوعي التي تؤدي إلى منهج دراسة ظاهرية مختلطة. تم إجراء هذا البحث على طلاب المدارس الإعدادية (SMP / MTs) من المدرسة الشعبية الإسلامية الداخلية ، مع ما مجموعه 4 مواد ، مع معايير للمراهقين الذين تتراوح أعمارهم بين 14-18 عامًا ، وعلى الأقل في المدرسة الداخلية لمدة 1 العام الدراسي.
تشير نتائج هذه الدراسة إلى أن الأسرة والمدرسة والأقران ومكان الإقامة لهم دور كبير في تكوين المواهب. ما يمكن تحليله من هذه النتائج هو أن هناك تفاعل متبادل بين البيئة والشخصية والسلوك على الرغم من أنه يبدأ من البيئة التي لها تأثير كبير على تنمية المواهب ولكن لا يزال لدى الأفراد القدرة على معالجة أي معلومات تم الحصول عليها أو ملاحظتها من قبل الأفراد من بيئتهم من خلال عملية الإدراك
Jejaring Wacana Politik Pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia (Studi Pada Media Daring Periode Mei – Desember 2017)
Penelitian ini bertujuan menjelaskan struktur jejaring wacana yang
terbentuk pada kebijakan pembubaran organisasi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).
Untuk membedah struktur jejaring wacana tersebut digunakan actor network theory
dan discourse coalition. Di samping itu, digunakan pula aplikasi Discourse
Network Analyzer (DNA) dan Visone sebagai alat bantu analisis. Actor Network
Theory memandang jejaring sebagai segala sesuatu yang ada di alam dunia ini
adalah realitas yang saling berhubungan satu sama lain. Bahkan, fenomena
relasional yang ada di dunia ini tidak hanya muncul pada manusia, tetapi juga pada
non-manusia. Dalam penelitian ini, jejaring yang dianalisis adalah hubungan antar
aktor yang terlibat dalam perdebatan wacana kebijakan pembubaran HTI. Oleh
karena itu, untuk menghasilkan analisis yang tepat digunakan metode Discourse
Network Analysis (DNA). Metode ini merupakan perpaduan antara social network
analysis dan analisis isi. Demi hasil analisis yang lebih tajam, digunakan pula
konsep analisis wacana dan semantik dalam proses pemaknaan pernyataan aktor.
Wacana yang dianalisis diambil dari media daring yang tersebar luas di internet.
Kurun waktu wacana yang diambil sebagai data dalam penelitian ini adalah bulan
Mei – Desember 2017. Hasil analisis memunculkan tiga temuan menarik, yaitu
terjadi polarisasi yang tidak terlalu kuat antara pihak pendukung dan penolak
kebijakan pembubaran HTI, pihak pendukung memperoleh kemenangan gemilang
dalam pertarungan wacana dengan pihak penolak kebijakan pembubaran HTI, dan
dominasi wacana pihak pendukung atas pihak penolak sudah muncul sejak dalam
proses translasi dalam jejaring wacana pembubaran HTI. Ketiganya menjelaskan
bahwa keberhasilan kebijakan pembubaran HTI juga dipengaruhi oleh kuatnya
dukungan dalam struktur jejaring wacana yang muncul ketika menanggapi
kebijakan tersebut
Pengaruh religiusitas terhadap kedisiplinan pada mahasiswa Fakultas Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
مستخلص البحث
شكورا، عبدا. 2020. تأثير التدين على الانضباط على الطلاب كلية علم النفس جامعة مولانا مالك إبراهيم الإسلامية الحكومية مالانج. رسالة الليسانس، كلية علم النفس جامعة مولانا مالك إبراهيم الإسلامية الحكومية مالانج. المشرف: أبريليا ميجا روسديانا، الماجستير.
لا يزال يتم إجراء انتهاكات الانضباط من قبل العديد من الطلاب مثل الطلاب هناك لا تزال ساعات متأخرة ، وعدم التحضير للعرض في الصف، لا يشاركون بنشاط في أنشطة العمل الجماعي وبطاقة خطة الدراسة الملحومة المتأخرة (KRS). ويمكن أن يتأثر انتهاك هذا الانضباط بعوامل المعرفة والوعي الأخلاقي وضبط النفس وإرادة التصويت. وترتبط هذه العوامل الأربعة ارتباطا وثيقا بالتدين. التدين يلعب دورا هاما في الانضباط. استنادا إلى شرح المشكلة المذكورة أعلاه، والهدف من هذا البحث هو معرفة "تأثير المستوى الديني على الانضباط من الطلاب كلية علم النفس جامعة مولانا مالك إبراهيم الإسلامية الحكومية مالانج ".
يستخدم هذا البحث نهج كمي. يستخدم أخذ العينات تقنيات أخذ العينات الهادفة وعدد المجيبين في هذا البحث البالغ 67 طالبًا، أي 15٪ من إجمالي السكان. تشير أداة القياس المستخدمة في التدين المتغير إلى نظرية غلوك وستارك (1966)، في حين يشير متغير الانضباط في متغير الانضباط إلى بُعد الانضباط الذي ألفه درياركارا (1962). تحليل البيانات المستخدمة في هذا البحث هو تحليل انحدار خطي بسيط.
وأظهرت نتائج التحليل أن مستوى السلوك الديني في كلية علم النفس بجامعة مولانا مالك إبراهيم الإسلامية الحكومية مالانج من الفئة العالية بنسبة 89%، ومستوى السلوك التأديبي في الفئة العالية بنسبة 68.7%. استنادا ً إلى نتائج تحليل الانحدار الخطي البسيط أظهر أن هناك تأثيرًا كبيرًا بين السلوك الديني للسلوك التأديبي في كلية علم النفس للطلاب جامعة مولانا مالك إبراهيم الإسلامية الحكومية مالانج بقيمة R square من 0.353 وقيمة الأهمية (F = 35.465 و P = 0،000 = 0،05). وهذا يعني أن هناك تأثير بين السلوك التديني على السلوك التأديبي بنسبة 35.3٪ في حين أن بقية 64.7٪ تتأثر بعوامل أخرى لم يتم الكشف عنها في هذا البحث.
ABSTRACT
Disciplinary behavior is still widely practiced by students including students who are late in attending classes, lack of preparation for class presentations, not actively participating in group work activities and late collection of study plan cards (KRS). Violation of discipline can be influenced by factors of knowledge, moral awareness, self-control, and the will to choose. These four factors are very closely related to religiosity. Religiosity has an important role in discipline. Based on the description of the problems above, the purpose of this study is to find out "The Effect of Religiosity on the Discipline of Psychology Students of UIN Malang".
This research uses a quantitative approach. Sampling using a purposive sampling technique and the number of respondents in this study were 67 students which is 15% of the total population. Measuring instruments used in the religiosity variable refer to the theory of Glock & Stark (1966), while the disciplinary variable refers to the disciplinary dimension compiled by Driyarkara (1962). Analysis of the data used in this study is a simple linear regression analysis.
The results of the analysis showed that the level of religious behavior in the students of the Faculty of Psychology of UIN Maulana Malik Ibrahim Malang was in the high category with a percentage rate of 89%, and the level of disciplinary behavior was in the high category with a percentage level of 68.7%. Based on the results of simple linear regression analysis shows that there is a significant influence between the Behavior of Religiosity towards Disciplinary Behavior in the Faculty of Psychology Students of UIN Maulana Malik Ibrahim Malang with an R square value of 0.353 and a significance value (F = 35.465 and p = 0.000 <0.05). This means that there is an influence between religious behavior on disciplinary behavior with a percentage of 35.3% while the remaining 64.7% is influenced by other factors not revealed in this study.
ABSTRAK
Perilaku pelanggaran kedisiplinan masih banyak dilakukan oleh mahasiswa diantaranya adalah mahasiwa masih ada yang terlambat mengikuti jam perkuliahan, kurangnya persiapan untuk presentasi dikelas, tidak berpartisipasi aktif dalam kegiatan kerja kelompok dan telat mengimput kartu rencana studi (KRS). Pelanggaran kedisiplinan tersebut dapat dipengaruhi oleh faktor pengetahuan, kesadaran moral, pengendalian diri, dan kehendak untuk memilih. Keempat faktor tersebut sangat erat kaitannya dengan religiusitas. Religiusitas mempunyai peranan penting dalam kedisiplinan. Berdasarkan uraian permasalahan di atas maka tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui “Pengaruh Tingkat Religiusitas Terhadap Kedisiplinan Mahasiswa Psikologi UIN Malang”.
Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan kuantitatif. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dan jumlah responden pada penelitian ini sebanyak 67 mahasiswa yakni 15% dari total keseluruhan populasi. Alat ukur yang digunakan pada variabel religiusitas mengacu pada teori Glock & Stark (1966), sedangkan pada variabel kedisiplinan mengacu pada dimensi kedisiplinan yang disusun oleh Driyarkara (1962). Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier sederhana.
Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat perilaku religiusitas pada mahasiswa Fakultas Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berada pada kategori tinggi dengan tingkat persentase sebesar 89%, dan tingkat perilaku kedisiplinan berada pada kategori tinggi dengan tingkat persentase sebesar 68,7%. Berdasarkan hasil analisis regresi linier sederhana menunjukkan bahawa terdapat pengaruh yang signifikan anatara Perilaku Religiusitas Terhadap Perilaku Kedisiplinan Pada Mahasiswa Fakultas Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dengan nilai R square sebesar 0,353 dan nilai signifikansi (F = 35,465 dan p = 0,000 < 0,05). Artinya terdapat pengaruh antara perilaku religiusitas terhadap perilaku kedisiplinan dengan persentase sebesar 35,3% sedangkan selebihnya sebesar 64,7% dipengaruhi faktor lain yang tidak diungkap dalam penelitian in
Perancangan Interior Fashion Hub Ratu Plaza Jakarta
Industri fashion merupakan salah satu kontributor yang sangat berpengaruh terhadap perkembangan ekonomi kreatif di Indonesia. Namun, adanya keterbatasan fasilitas penunjang tentu menjadi faktor penghambat perkembangan industri ini. Mal Ratu Plaza merupakan salah satu pusat perbelanjaan yang banyak didiami oleh butik-butik terkenal hingga menjadi pionir pusat trend di Kota Jakarta pada tahun 1980-an. Seiring berjalannya waktu, mal ini mulai sepi pengunjung dikarenakan kalah bersaing dengan pusat perbelanjaan lain yang lebih modern. Perancangan ini bertujuan untuk menghadirkan ruang kreatif yang mendukung komunitas fashion di Jakarta sebagai upaya peningkatan produktivitas dalam ekosistem industri fashion. Selain itu, dengan hadirnya Fashion Hub ini juga dapat mengangkat kembali citra Mal Ratu Plaza Jakarta sebagai pusat trend kontemporer. Proses perancangan yang dilakukan menggunakan metode perancangan Rosemary Kilmer melalui tahap analisis dan sintesis untuk menghasilkan solusi desain yang optimal. Hasil desain yang ditawarkan mengusung konsep “An Action for Fashion” sebagai esensi yang ingin dicapai ke dalam penerapan bentuk, warna, pengembangan ruang, serta aspek interior lainnya yang mampu menunjang produktivitas dalam berproses kreatif di industri fashion. Perancangan Fashion Hub ini menggunakan gaya retrofuturism dengan karakter yang stylish, dan ekspresif
PENERAPAN ISLAMIC GOOD CORPORATE GOVERNANCE DI BAITUL MAAL HIDAYATULLAH PERWAKILAN JAWA TIMUR
Penelitian ini menganalisis penerapan prinsip Islamic Good Corporate
Governance (IGCG) pada Lembaga Amil Zakat (LAZ) Baitul Maal Hidayatullah
(BMH) Jawa Timur. IGCG merupakan integrasi prinsip Good Corporate
Governance (GCG) dengan nilai-nilai syariah, mencakup transparansi,
akuntabilitas, tanggung jawab, independensi, keadilan, dan kepatuhan syariah.
Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan
teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis
dokumen laporan keuangan serta regulasi terkait. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa BMH telah mengimplementasikan IGCG melalui mekanisme pelaporan
keuangan yang transparan, audit internal dan eksternal untuk akuntabilitas, serta
pengawasan Dewan Pengawas Syariah (DPS) dalam memastikan kepatuhan
syariah. Mekanisme pengelolaan dana zakat melibatkan prosedur standar
operasional (SOP) yang ketat, distribusi berbasis data, dan keterlibatan pemangku
kepentingan dalam pengambilan keputusan. Tantangan utama meliputi
keterbatasan teknologi digital dalam optimalisasi transparansi dan koordinasi
antarlembaga zakat. Penelitian ini merekomendasikan penguatan sistem
pengawasan berbasis teknologi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta
harmonisasi regulasi untuk memperkuat mekanisme IGCG. Implikasi teoritis
penelitian memperkaya konsep tata kelola syariah dalam lembaga zakat, sementara
implikasi praktisnya menyediakan panduan operasional bagi pengelola LAZ dalam
meningkatkan integritas dan kepercayaan publik
Penerapan Menghafal Juz ‘amma pada Anak Kelompok B di TK Tahfiz Tunas Mulia Kertak Hanyar
Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan menghafal juz ‘amma pada anak kelompok B di TK Tahfiz Tunas Mulia Kertak Hanyar Kabupaten Banjardan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan menghafal juz ‘amma pada anak kelompok B di TK Tahfiz Tunas Mulia Kertak Hanyar Kabupaten Banjar.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yang dilakukan dengan pendekatan kualitatif dalam bentuk deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah 2 orang guru pengajar menghafal juz ‘amma dan anak kelompok B TK Tahfiz Tunas Mulia yang berjumlah 24 orang anak. Adapun objek penelitian ini adalah penerapan menghafal Alquran khususnya juz 30 atau juz ‘amma pada anak kelompok B di TK Tahfiz Tunas Mulia Kertak Hanyar Kabupaten Banjar. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengolahan data yang digunakan adalah editing, dan klasifikasi kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan; (1) perencanaan yang dilakukan ustadz dalam penerapan menghafal juz ‘amma melalui perencanaan tidak tertulis hasil rapat guru dan perencanaan tertulis dalam indikator hafalan, (2) pelaksanaan kegiatan menghafal juz ‘amma dilaksanakan dalam dua kegiatan, yaitu kegiatan pemberian materi di pagi hari dan muraja’ah di sore hari. Kegiatan pemberian materi dilaksanakan dengan cara ustadz mendiktekan ayat satu per satu kepada anak secara klasikal. Anak mendengarkan bacaan ustadz, kemudian menirukan bacaan guru berulang-ulang hingga anak lancar mengucapkan. Kegiatan muraja’ah dilaksanakan dengan cara ustadz memberi petunjuk pada anak untuk mengulang surah-surah yang pernah dihafal, (3) penilaian dilaksanakan dengan cara mengamati anak secara individual saat mengulang hafalan menggunakan penilaian daftar cek. Faktor-faktor yang mempengaruhi dalam penerapan menghafal juz ‘ammayaitu faktor usia, faktor guru, dan faktor lingkungan.
Kata Kunci: Menghafal Juz ‘amma, TK Tahfi
Pengaruh Permainan Tradisional Baintingan Terhadap Motorik Kasar Anak Di TK Harapan Masa Banjarmasin
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh permainan tradisional baintingan terhadap motorik kasar anak kelompok B di TK Harapan Masa Banjarmasin dan untuk mengetahui bagaimana pengaruhnya terhadap motorik kasar anak.
Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen (experimental design) dengan desain Nonequivalent Control Group Design . Teknik analisis data yang digunakan adalah uji u.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar di kelas eksperimen memilik nilai rata-rata sebesar 86,07 dan di kelas kontrol memiliki nilai rata-rata sebesar 67,73 dengan selisih antara dua kelompok sebesar 18,34, dan hasil perhitungan Uji U memperoleh nilai signifikansinya adalah 0,001 < 0.05 maka Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti bahwa permainan tradisional Baintingan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap motorik kasar anak kelompok B di TK Harapan Masa Banjarmasin
Kata Kunci : Permainan Tradisional Baintingan, Motorik Kasar, T
- …
