89 research outputs found
FUNGSI PENGAWASAN DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN SANTRI PONDOK PESANTREN AL MUHSIN PUTRI METRO UTARA KOTA METRO
ABSTRAK
Upaya pengawasan kepada santri putri di pondok pesantren Al Muhsin
putri sesuai dengan peraturan serta pemberian sanksi dalam
meningkatkan kedisiplinan belum maksimal . Hal ini dilihat dari bentuk
permasalahan menyangkut berbagai bidang dari pengurus pondok
pesantren Al Muhsin dan santri pondok pesantren Al Muhsin putri .
Salah satu permasalahan sering timbul dari kurang optimal
ustadz/ustadzah dalam menyikapi perilaku pelanggaran santri pondok
pesantren Al Muhsin putri. Penegasan dalam melaksanakan aturan
haruslah di upayakan sebaik-baik mungkin agar bisa mencapai tujuan
peraturan dan memberikan efek jera kepada santri pondok pesantren Al
Muhsin putri untuk menaati peraturan yang sudah di rancang
sebagaimana mestinya. Karna tujuan dari peraturan dan sanksi ialah
untuk meningkatkan kedisiplinan santri pondok pesantren Al Muhsin
putri. Pelaksanaan peraturan serta sanksi untuk santri pondok pesantren
Al Muhsin putri yang melanggar sangat penting untuk bisa menjaga dan
menciptakan lingkungan sosial warga pondok pesantren Al Muhsin
putri.
Berdasarkan latar belakang masalah dapat di atas dapat di ambil
rumusan masalah tentang bagaimana Fungi Pengawasan dalam
Meningkatkan Kedisiplinan Santri Pondok Pesantren Al Muhsin Putri
Metro Utara Kota Metro. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui bagaimana Fungi Pengawasan dalam Meningkatkan
Kedisiplinan Santri Pondok Pesantren Al Muhsin Putri Metro Utara
Kota Metro sedangkan untuk metode penelitian penulis menggunakan
metode observasi,metode wawancara dan metode dokumentasi. Hasil penelitian yang penulis dapat disimpulkan bahwasannya Bentuk
perilaku tidak disiplin santri di Pondok Pesantren Al Muhsin Putri
didasari dengan berbagai bentuk dan pengaruh dan dalam
menanggapinya pengurus pondok harus memberikan ketegasan sanksi
sebagai bentuk pendisiplinan santri agar segala bentuk kualifikasi
pelanggaran tidak dilakukan maupun di ulangi oleh santri guna
memberikan pelajaran kepada santri yang lain sebagai himbauan agar
tidak melanggar aturan jika tidak ingin termendapatkan sanksi sesuai
dengan kualifikasi bobot pelanggarannya. Sesuai dengan manajerial
bagian kedisiplinan santri dari ibadah, pembelajaran,rukhtar atau
hafalan, kebersihan , kesehatan dan perizinan harus lebih teliti dan
bertanggung jawab guna akan mempengaruhi kedisipliann santri dalam
menaati peraturan di pondok pesantren Al Muhsin putri.
Kata Kunci : Pengawasan, disiplin, santri, pondok pesantren. ABSTRACT
Supervision efforts for female students at the Al Muhsin female Islamic
boarding school in accordance with regulations and the imposition of
sanctions to improve discipline have not been maximized. This can be
seen from the form of problems concerning various fields from the
management of the Al Muhsin Islamic boarding school and students of
the Al Muhsin female Islamic boarding school. One of the problems
often arises from the less than optimal ustadz / ustadzah in responding
to the behavior of violations by students of the Al Muhsin female
Islamic boarding school. Affirmation in implementing the rules must be
attempted as well as possible in order to achieve the objectives of the
regulations and provide a deterrent effect on students of the Al Muhsin
female Islamic boarding school to obey the regulations that have been
designed properly. Because the purpose of the regulations and sanctions
is to improve the discipline of students of the Al Muhsin female Islamic
boarding school. Implementation of regulations and sanctions for
students of the Al Muhsin female Islamic boarding school who violate
is very important to be able to maintain and create a social environment
for residents of the Al Muhsin female Islamic boarding school.
Based on the background of the problem above, the formulation of the
problem can be taken about how the Supervisory Function in Improving
the Discipline of Students at the Al Muhsin Putri Islamic Boarding
School, North Metro, Metro City. The purpose of this study is to
determine how the Supervisory Function in Improving the Discipline
of Students at the Al Muhsin Putri Islamic Boarding School, North Metro, Metro City, while for the research method the author uses the
observation method, interview method and documentation method.
The results of the study that the author can conclude are that the form
of undisciplined behavior of students at the Al Muhsin Putri Islamic
Boarding School is based on various forms and influences and in
responding to it, the boarding school administrators must provide firm
sanctions as a form of student discipline so that all forms of violation
qualifications are not carried out or repeated by students in order to
provide lessons to other students as an appeal not to violate the rules if
they do not want to be subject to sanctions according to the qualification
of the weight of the violation. In accordance with the management of
the discipline of students from worship, learning, rukhtar or
memorization, cleanliness, health and permits must be more careful and
responsible in order to influence the discipline of students in obeying
the rules at the Al Muhsin Putri Islamic Boarding School.
Keywords: Supervision, discipline, students, Islamic boarding school
PENERAPAN REBT SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN ADAPTASI SOSIAL DI KALANGAN REMAJA UPTD PELAYANAN SOSIAL BINA REMAJA (PSBR) RADEN INTAN BANDAR LAMPUNG
ABSTRAK
Adaptasi sosial dalam konteks remaja adalah proses di mana
remaja belajar untuk menyesuaikan diri dengan norma, nilai, harapan,
dan interaksi sosial di lingkungan mereka. Masa remaja adalah
periode penting dalam perkembangan manusia yang melibatkan
perubahan signifikan dalam fisik, emosional, dan sosial. Dengan
demikian adaptasi sosial yang baik harus ditingkatkan untuk mecegah
kemungkinan buruk yang terjadi kepada masa remaja dan
memperburuk masa depannya nanti.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research),
pendekatan yang penulis gunakan adalah pendekatan kualitatif dengan
sifat deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah
observasi, wawancara, dan dokumentasi. Jumlah seluruh remaja
binaan di UPTD Pelayanan Sosial Bina Remaja (PSBR) Raden Intan
Lampung sebanyak 19 orang. Dari jumlah 19 remaja terdapat 5 orang
yang sesuai dengan kriteria. Maka yang menjadi sumber data primer
dalam penelitian ini adalah 7 orang. Terdiri dari 5 remaja yang
memiliki adaptasi sosial yang kurang baik yg dalam pengawasan dan
2 pekerja sosial (konselor).
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan
oleh konselor telah dilakukan dengan tahapan yaitu: tahap pengajaran,
tahap persuasive, tahap konfrontasi, tahap pemberian tugas. Jika
dilihat dari penerapan REBT yang dilakukan oleh UPTD Pelayanan
Bina Sosial Remaja (PSBR) Raden Intan Bandar Lampung dapat
dapat disimpulkan bahwa penerapan REBT sebagai Upaya
meningkatkan Adaptasi Sosial di kalangan remaja UPTD Pelayanan
Bina Sosial Remaja (PSBR) Raden Intan Bandar Lampung terbukti
efektif sebagai strategi dalam meningkatkan kemampuan adaptasi
sosial remaja binaan. Pendekatan ini tidak hanya membantu mereka
memahami dan mengubah pola pikir yang menghambat, tetapi juga
memperkuat kesiapan mereka untuk berintegrasi kembali dengan
masyarakat secara sehat dan produktif
Kata Kunci : Penerapan, Rational Emotive Behavior Therapy,
Adaptasi Sosial, Remaja. ABSTRAC
Social adaptation in the context of adolescence is a process in
which adolescents learn to adjust to the norms, values, expectations,
and social interactions in their environment. Adolescence is an
important period in human development that involves significant
changes in physical, emotional, and social aspects. Therefore, good
social adaptation must be improved to prevent negative outcomes
during adolescence and worsening of their future prospects.
This type of research is field research, and the approach used
by the author is a qualitative approach with a descriptive nature. The
data collection techniques used are observation, interviews, and
documentation. The total number of adolescents under the care of the
UPTD Pelayanan Sosial Bina Remaja (PSBR) Raden Intan Lampung
is 19. Out of the 19 adolescents, 5 met the criteria. Therefore, the
primary data sources in this study are 7 individuals. These include 5
adolescents with poor social adaptation under supervision and 2
social worker (counselor).
The results of this study indicate that the efforts made by the
counselor were carried out in stages: the teaching stage, the
persuasive stage, the confrontation stage, and the task assignment
stage. When examining the application of REBT by the UPTD
Pelayanan Bina Sosial Remaja (PSBR) Raden Intan Bandar
Lampung, it can be concluded that the implementation of REBT as an
effort to improve social adaptation among adolescents at the UPTD
Pelayanan Bina Sosial Remaja (PSBR) Raden Intan Bandar Lampung
has proven effective as a strategy to enhance the social adaptation
skills of the adolescents under their care. This approach not only
helps them understand and change thought patterns that hinder
adaptation but also strengthens their readiness to reintegrate into
society in a healthy and productive manner.
Keywords : Application, Rational Emotive Behavior Therapy, Social
Adaptation, Adolescents
MODERNISASI PENDIDIKAN PONDOK PESANTREN DINIYYAH PUTRI LAMPUNG DESA NEGERI SAKTI KABUPATEN PESAWARAN 1974-2017
ABSTRAK
Tujuan penelitian ini menjelaskan tentang modernisasi
pendidikan Pondok Pesantren Diniyyah Putri Lampung Kabupaten
Pesawaran Desa Negeri Sakti tahun 1974-2017. Bagaimana terjadinya
modernisasi pendidikan pada pondok pesantren Diniyyah Putri
Lampung itu terjadi karena tuntutan zaman, yang dimana Diniyyah
Putri Lampung diharuskan untuk melakukan modernisasi atau
pembaharuan. Pondok Pesantren Diniyyah Putri Lampung melakukan
modernisasi atau pembaharuan dalam bentuk Kurikulum nya, dan
metode Pembelajarannya.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah. Yang
meliputi heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi.
Penelitian lapangan atau penelitian kualitatif. Pengumpulan data atau
sumber dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan
dokumentasi foto Pondok Pesantren Diniyyah Putri Lampung.
Penelitian ini bertujuan untuk memahami konsep modernisasi pondok
pesantren, dan modernisasi pendidikan di pondok pesantren Diniyyah
Putri Lampung. Dengan tujuan tersebut dapat menghasilkan
kurikulum, dan pendidikan yang dilakukan di Pondok Pesantren
Diniyyah Putri Lampung untuk meningkatkan mutu lembaga
pendidikan nya.
Hasil penelitian ini menemukan bahwa Pondok Pesantren
Diniyyah Putri Lampung merupakan pondok modern yang melakukan
modernisasi. Hal ini dapat penulis temukan bahwa proses berdirinya
pondok pesantren Diniyyah Putri Lampung merupakan perjuangan
dari ibu Hj. Halimah Syukur yang merupakan lulusan dari Diniyyah
Putri Padang Panjang dan termotivasi untuk mendirikan pondok
pesantren khusus putri di Lampung, dengan motivasi tersebut untuk
mengangkat derajat perempuan. Pondok Pesantren Diniyyah Putri
Lampung yang sudah diberlakukan selama ini adalah gabungan, yaitu
gabungan dari Kurikulum Pondok Pesantren, kurikulum Kementerian
Agama dan kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) dari Dinas
pendidikan yang telah menerapkan kurikulum 2013.
Kata Kunci: Modernisasi, Kurikulum, dan Pendidikan.
iii
ABSTRACT
The aim of this research is to explain the modernization of
education at the Diniyyah Putri Lampung Islamic Boarding School,
Pesawaran Regency, Negeri Sakti Village in 1974-2017. The
modernization of education at the Diniyyah Putri Lampung Islamic
boarding school occurred because of the demands of the times, where
Diniyyah Putri Lampung was required to carry out modernization or
renewal. Diniyyah Putri Lampung Islamic Boarding School carries out
modernization or renewal in the form of its curriculum and learning
methods.
This research uses historical research methods. Which
includes heuristics, source criticism, interpretation, and
historiography. Field research or qualitative research. Data or sources
were collected by means of observation, interviews and photo
documentation at the Diniyyah Putri Lampung Islamic Boarding
School. This research aims to understand the concept of
modernization of Islamic boarding schools and modernization of
education at the Diniyyah Putri Lampung Islamic boarding school.
With this aim, curriculum and education can be produced at the
Diniyyah Putri Lampung Islamic Boarding School to improve the
quality of its educational institutions.
The results of this research found that the Diniyyah Putri
Lampung Islamic Boarding School is a modern boarding school that is
modernizing. The author found that the process of establishing the
Diniyyah Putri Lampung Islamic boarding school was the struggle of
Mrs. Hj. Halimah Syukur is a graduate of Diniyyah Putri Padang
Panjang and is motivated to establish an Islamic boarding school for
girls in Lampung, with this motivation to raise the status of women.
The Diniyyah Putri Lampung Islamic Boarding School which has
been implemented so far is a combination, namely a combination of
the Islamic Boarding School Curriculum, the Ministry of Religion
curriculum and the education unit level curriculum (KTSP) from the
Education Service which has implemented the 2013 curriculum.
Keywords: Modernization, Curriculum, and Educatio
The Anger of the Main Character in the Perempuan Bersampur Merah Novel by Intan Adaru: A Study of Literary Psychology
This study aims to describe (1) the form of anger of the main character in the novel "Perempuan Bersampur Merah" by Intan Andaru and (2) the factors of anger of the main character in the novel "Perempuan Bersampur Merah" by Intan Andaru, also describe (3) the psychological impact of the main character in the novel “Perempuan Bersampur Merah” by Intan Andaru. This research is a qualitative descriptive study. The subject of this research is the novel "Perempuan Bersampur Merah" by Intan Andaru. The method of data collection is done by reading and note-taking techniques. The data were analyzed by qualitative descriptive technique, which is a research procedure with descriptive data presented in the form of the author's speech in the novel "Perempuan Bersampur Merah" by Intan Andaru.. The results showed that (1) the form of anger of the main character in the novel "Perempuan Bersampur Merah" by Intan Andaru, namely the anger described by the author in the main character, anger is an expression of human emotions in venting dissatisfaction, disappointment or mistakes when there is an emotional turmoil that does not occur. controlled include revenge, curiosity, irritation, hurt and overflowing emotions (2) the factors of anger between characters in the novel "Perempuan Bersampur Merah" by Intan Andaru there are several factors, namely environmental factors, family factors, social factors. Not only that, anger also arises on the basis of feeling disappointed, irritated, disgusted and annoyed. (3) the psychological impact of the main character in the novel "Perempuan Bersampur Merah" by Intan Andaru caused several problems for the main character, namely being depressed, uncomfortable with their environment, potentially hurting themselves, interfering with children's relationships with parents, even with family, problems with friends peers, school environment, even the environment where the child lives
THE INFLUENCE OF THE GREEN CAMPUS PROGRAM ON STUDENTS' ENVIRONMENTALLY FRIENDLY BEHAVIOR
Keywords:
Eco-Friendly
Behavior, Green
Campus,
Sustainability
*Corresponding Author
This study examines the impact of the green campus program at
higher education institutions on students' environmentally friendly
behavior and its contribution to sustainable development on campus
and in surrounding communities. The green campus initiative
addresses global environmental concerns by promoting responsible
policies and behaviors. A quantitative approach was used, with data
analysis conducted using Orange Data Mining software. The sample
comprised 500 respondents from various study programs at the
Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, including environmental
ambassador students at the State Islamic University of Raden Intan
Lampung. Results showed positive perceptions of waste
management facilities (mean = 4.04; SD = 0.9) and environmentally
friendly transportation (mean = 3.68; SD = 1.03). However, pro
environmental behavior remained uneven, influenced by personal
and institutional factors. The study recommends enhancing
environmental education and support facilities to improve the
program’s effectiveness. These findings offer strategic insights for
other institutions implementing green campus initiatives
KEGIATAN KOMUNIKASI DAKWAH DALAM MENINGKATKAN RASA PERCAYA DIRI SANTRI MELALUI EKSTRAKURIKULER MUHADHARAH DI PERGURUAN DINNIYAH PUTRI LAMPUNG
ABSTRAK
Komunikasi adalah hal yang paling penting dalam kehidupan
manusia, baik itu komuniksi secara verbal dan non verbal, begitu pula
dengan menyampaikan ajaran Islam atau berdakwah hendaklah kita
menyampaikan ataau mengkomunikasikannya dengan cara yang
sebaik-baiknya, namun pada kenyataanya walaupun kita sudah
menyampaikan ajaran islam dengan baik, hasil yang diterima belum
maksimal, oleh karena itu masalah yang penulis teliti adalah
komunikasi dakwah untuk meningkatkan rasa percaya diri santri
melalui Ekstrakurikuler Muhadharah diDinniyah Putri Lampung
belum maksimal dikarenakan beberapa hal yang sudh penulis jabarkan
dibawah ini.
Pada skripsi ini penulis menggunakan teori Wahyu Ilaihi
dalam buku Komunikasi Dakwah mendefinisikan komunikasi
dakwah adalah proses penyampaian informasi atau pesan dari
seseorang atau sekelompok orang kepada seseorang atau sekelompok
orang lainya yang bersumber dari al-qur’an dan hadis dengan tujuan
untuk mengubah sikap, pendapat, atau perilaku orang lain yang
lebih baik sesuai ajaran Islam, baik langsung secara lisan,
maupun tidak langsung melalui media, yang paling relevan dengan
komunikasi dakwah di Dinniyah Putri Lampung, bahwasannya data�data yang penulis temukan dilapangan relevan dengan teori tersebut,
kegiatan Ekstrakurikuler Muhadharah mengubah sikap santri yang
sebelumnya kurang percaya diri jadi lebih percaya diri, mengubah
perilaku santri yang sebelumnya menutup diri menjadi lebih terbuka
dengan sekitar, mengubah cara bicara dan tutur kata yang baik saat
berkomunikasi. Penelitian Kualitatif yaitu penelitian eksploratif yang
mendeskripsikan mengenai hal yang diteliti, serta mempunyai proses
yang lain dari pada penelitian kuantitatif. Penelitian kualitatif dapat
memberikan gambaran secara khusus terhadap suatu kasus secara
mendalam yang jelas tidak diberikan oleh hasil penelitian dengan
metode kuantitatif.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Komunikasi Dakwah
yang digunakan oleh Dinniyah Putri Lampung dalam meningkatkan
rasa percaya diri santri adalah dengan Ekstrakurikuler muhadharah,
selama penelitian penulis menemukan beberapa hambatan dalam
iv
peningkatan rasa percaya diri baik Internal maupun Eksternal.
Hambatan internalnya adalah kurangnya kreatifitas, antusias siswa
yang minim, terbatasnya akses internet dan akses bersosialisasi
dengan masyarakat sekitar, kurangnya minat, motivasi dan bakat dari
para santri yang menghambat proses peningkatan rasa percaya diri
santri dinniyah putri lampung. berdasarkan data-data hasil penelitian
yang dilakukan di Perguruan Diniyyah Putri Lampung yang kemudian
telah dianalisis sedemikian rupa, maka untuk peningkatan kualitas
supaya menjadi lebih baik peneliti memberikan beberapa saran kepada
Perguruan yaitu Agar membuat inovasi dalam pelaksanaan
Ekstrakurikuler muhadharah sehingga muhadharah tidak terlalu
monoton dan membosankan.
Kata kunci: Dakwah; Komunikasi Dakwah, Teknik Komunikasi
v
ABSTRACT
Communication is the most important thing in human life, be it
verbal and non-verbal communion, as well as conveying islamic
teachings or preaching, we should convey or communicate it in the
best possible way, but in fact even though we have conveyed the
teachings of iislam well, the results received have not been
maximized, therefore, the problem that the author is difficult is that
proselytizing communication to increase the self-confidence of
students through extracurricular muhaddharah at Dinniyah Putri
Lampung has not been maximized in some of the things that sudh the
author describes below.
In this thesis, the author uses the theory of Wahyu Ilaihi in the
book Da'wah Communication defines proselytizing communication
the process of conveying information or messages from a person or
group of people to a person or group of other people sourced from the
Qur'an and hadith with the aim of changing the attitudes, opinions, or
behavior of others that are better according to Islamic teachings, both
directly orally, or indirectly through the media, which is most relevant
to proselytizing communication in Dinniyah Putri Lampung, that the
data that the author found in the field is relevant to the theory,
Muhadharah's Extracurricular activities changed the attitude of
students who had previously lacked confidence to become more
confident, changing the behavior of students who had previously
closed themselves to be more open to the surroundings changed the
way of speaking and saying good words when communicating.
Qualiatative research is exploratory research that describes the matter
being studied, and has other processes than quantitative research. If
quantitative research can provide an overview of the population in
general,
The results of this study show that the Da'wah Communication
used by oelh Dinniyah Putri Lampung in increasing the self�confidence of students is with extracurricular muhadharah, during the
study the author found several obstacles in increasing self-confidence
both Internal and external. The internal obstacles are the lack of
creativity, minimal enthusiasm of students, limited internet access and
vi
access to socializing with the surrounding community, lack of interest,
motivation and talents from the students which hinders the process of
increasing the self-confidence of Dinniyah Putri Lampung.
based on the data from research conducted at Diniyyah Putri Lampung
University which has then been analyzed in such a way, then to
improve quality so that it becomes better, researchers give several
suggestions to universities, namely to make innovations in the
implementation of muhadharah extracurriculars so that muhadharah is
not too monotonous so that it is boring.
Keywords: Da'wah; Da'wah Communication, Communication
Technique
Pengaruh Metode Reciplocal Teaching terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Kelas V
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kemampuan membaca pemahaman siswa serta pemanfaatan metode sehingga hasil belajar siswa yang kurang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh metode Reciplocal Teaching terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa kelas V. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen semu. Sampel penelitian ini terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen dan kontrol yang berjumlah 35 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik statistik uji t dengan menggunakan program komputer SPSS 21. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh pada kemampuan membaca pemahaman siswa yang diberi perlakuan dengan menggunakan metode Reciplocal Teaching. Nilai rata-rata tes awal kemampuan membaca pemahaman siswa kelas eksperimen 59,47 dan siswa kelas kontrol 45. Pada tes awal tersebut, nilai siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol rata-rata di bawah KKM yaitu di bawah 70. Nilai rata-rata tes akhir membaca pemahaman siswa kelas eksperimen 78,42 dan siswa kelas kontrol 69,37. Hal ini menunjukan bahwa ada pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa kelas V SD Negeri 02 Woja pada kelas eksperimen dengan metode Reciplocal Teaching
GAYA KEPEMIMPINAN DALAM MENINGKATKAN KINERJA PENGURUS PANTI ASUHAN TIARA PUTRI DI KELURAHAN KORPRI RAYA KECAMATAN SUKARAME KOTA BANDAR LAMPUNG
ABSTRAK
Pertumbuhan suatu panti asuhan dipengaruhi oleh gaya kepemimpinannya karena pemimpin merupakan
elemen yang sangat penting keberadaan serta kedudukannya dalam suatu lembaga sosial keagamaan
atau panti asuhan. Pada sebuah organisasi, kesuksesan atau kegagalan dalam pelaksanaan tugas dan
penyelenggaraan setiap kerja dipengaruhi oleh kepemimpinan, melalui kepemimpinan dan didukung
oleh kapasitas organisasi yang memadai, maka penyelenggaraan manajemen dan prestasi kerja yang
baik akan terwujud, sebaliknya kelemahan kepemimpinan merupakan salah satu sebab keruntuhan
kinerja organisasi tersebut. Dalam suatu organisasi karyawan atau bawahan bekerja selalu tergantung
pada pimpinannya, jika pemimpin tidak memiliki kemampuan memimpin, maka tugas-tugas yang
sangat banyak tidak akan dikerjakan dengan baik. Untuk dapat mewujudakan dan melaksanakan tugas�tugas, diperlukan adanya pemimpinan yang mampu mengarahkan karyawan sesuai dengan tujuan yang
telah ditetapkan. Suatu organisasi membutuhkan kepemimpinan yang efektif yang mampu
mempengaruhi tindakan dari karyawan atau bawahannya, dengan kata lain pemimpin harus dapat
mempengaruhi moral dan kepuasan kerja, keamanan, kualitas kehidupan kerja dan tingkat prestasi suatu
organisasi serta mampu mengarahkan bawahannya kearah tujuan organisasi. Jenis penelitian ini adalah
penelitian lapangan (Field Research) dan sifat penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Adapun pokok
masalah yang diajukan adalah Bagaimana gaya kepemimpinan dalam meningkatkan kinerja pengurus
Panti Asuhan Tiara Putri di Kelurahan Korpri Raya Kecamatan Sukarame Kota Bandar Lampung.
Tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui gaya kepemimpinan dalam
meningkatkan kinerja pengurus Panti Asuhan Tiara Putri di Kelurahan Korpri Raya Kecamatan
Sukarame Kota Bandar Lampung. Adapun metodelogi penelitian ini adalah sumber data primer dan
sumber data sekunder. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah pengurus Panti Asuhan Tiara
Putri dan sumber data sekunder dalam penelitian ini adalah berupa dokumen maupun arsip-arsip Panti
Asuhan Tiara Putri. Metode pengumpulan data yang penulis gunakan adalah wawancara, observasi, dan
dokumentasi. penelitian ini dianalisa menggunakan analisa kualitatif yang menghasilkan data berupa
kata-kata tertulis atau lisan orang-orang dan prilaku yang diamati. Dari hasil temuan di lapangan penulis
mengetahui bahwa Gaya Kepemimpinan Dalam Meningkatan Kinerja Karyawan Panti Asuhan Tiara
Putri di Kelurahan Korpri Raya Kecamatan Sukarame Kota Bandar Lampung adalah cenderung lebih
kepada gaya kepemimpinan transformasional itu terlihat dari cara ketua yang menentukan rencana
perubahan besar dan terarah terhadap visi, misi dan stategi lembaga dan saat ketua memberi perintah
terhadap para pengurus dalam pekerjaan tanpa ada tekanan. Namun pimpinan juga menggunakan gaya
demokratis. Terlihat dari pimpinan mengutamakan musyawarah dan mengambil keputusan sesuai
dengan tujuan organisasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa Gaya Kepemimpinan Dalam
Meningkat Kinerja Karyawan Panti Asuhan Tiara Putri di Kelurahan Korpri Raya Kecamatan Sukarame
Kota Bandar Lampung adalah cenderung lebih kepada gaya kepemimpinan transformasional itu terlihat
dari cara ketua yang menentukan rencana perubahan besar dan terarah terhadap visi, misi dan stategi
lembaga dan saat ketua memberi perintah terhadap para pengurus dalam pekerjaan tanpa ada tekanan.
Namun pimpinan juga menggunakan gaya demokratis. Terlihat dari pimpinan mengutamakan
musyawarah dan mengambil keputusan sesuai dengan tujuan organisasi.
Kata Kunci: Gaya Kepemimpinan, Kinerja Pengurus, Panti Asuhan
iii
ABSTRACT
The growth of an orphanage is influenced by its leadership style because the leader is a very important
element in its existence and position in a socio-religious institution or orphanage. In an organization,
success or failure in carrying out tasks and carrying out every work is influenced by leadership, through
leadership and supported by adequate organizational capacity, then good management and work
performance will be realized, otherwise leadership weakness is one of the causes of the collapse of the
organization's performance. . In an organization employees or subordinates work always depends on the
leader, if the leader does not have the ability to lead, then the tasks that are very much will not be done
well. To be able to realize and carry out the tasks, it is necessary to have a leader who is able to direct
employees in accordance with the goals that have been set. An organization needs effective leadership
that is able to influence the actions of its employees or subordinates, in other words the leader must be
able to influence morale and job satisfaction, security, quality of work life and level of achievement of
an organization and be able to direct his subordinates towards organizational goals. This type of
research is a field research (Field Research) and the nature of this research is descriptive qualitative. The
main problem posed is how is the leadership style in improving the performance of the Tiara Putri
Orphanage in Korpri Raya Village, Sukarame District, Bandar Lampung City. The purpose of this
research is to determine the leadership style in improving the performance of the Tiara Putri Orphanage
in Korpri Raya Village, Sukarame District, Bandar Lampung City. The methodology of this research is
the primary data source and secondary data source. The primary data sources in this study were the
administrators of the Tiara Putri Orphanage and the secondary data sources in this study were
documents and archives of the Tiara Putri Orphanage. Data collection methods that the author uses are
interviews, observation, and documentation. This research is analyzed using qualitative analysis which
produces data in the form of written or spoken words of people and observed behavior. From the
findings in the field, the author knows that the leadership style in improving the performance of Tiara
Putri Orphanage employees in Korpri Raya Village, Sukarame District, Bandar Lampung City is
inclined to be more of a transformational leadership style, it can be seen from the way the chairman
determines the plan for major and directed changes to the vision, mission and the strategy of the
institution and when the chairman gives orders to the administrators in their work without any pressure.
But the leadership also uses a democratic style. It can be seen from the leadership that prioritizing
deliberation and making decisions in accordance with organizational goals. The conclusion of this study
is that the leadership style in improving the performance of Tiara Putri Orphanage employees in Korpri
Raya Village, Sukarame District, Bandar Lampung City is more inclined to a transformational
leadership style that can be seen from the way the chairman determines the plan for major and directed
changes to the vision, mission and strategy. institution and when the chairman gives orders to the
administrators in their work without any pressure. But the leadership also uses a democratic style. It can
be seen from the leadership that prioritizing deliberation and making decisions in accordance with
organizational goals.
Keywords: Leadership Style, Management Performance, Orphanag
NILAI-NILAI KECERDASAN SPIRITUAL DALAM SURAH LUQMAN AYAT 12-19
ABSTRAK
Nilai-nilai kecerdasan spiritual dalam al-qur‟an surah luqman ayat
12-19. Tujuan untuk mengetahui: Nilai-nilai kecerdasan spiritual dalam
al-qur‟an (telaah surah luqman ayat 12-19). Penulis ingin memberikan
sumbangsih pemikiran sebuah karya ilmiah yang dapat bermanfaat bagi
penulis sendiri dan pembaca secara umum. Manfaat Penelitian.
Manfaatnya Memperluas wawasan tentang pentingnya memahami nilai�nilai kecerdasan spiritual bagi penulis, serta untuk memnuhi syarat
akademik dan menyelesaikan studi di Fakultas Tarbiyah Di Uin Raden
Intan Lampung. Memberikan suatu informasi tentang Nilai-nilai
kecerdasan spiritual dalam al-qur‟an (telaah surah luqman ayat 12-19)
yang hendak mengkaji dan diharapkan nantinya dapat diterapkan dalam
lingkungan keluarg.
Jenis penilitian yang digunakan dalam riset ini adalah penelitian
kepustakaan (library research) yakni suatu penelitian yang bertumpu pada
literatu-literatur yang ada untuk mendapatkan sebuah penelitian. Adapun
dalam hal ini yang di maksud dengan penelitian kepustakaan adalah
“pengumpulan data dan informasi dengan bantuan bermacam-macam
material yang terdapat diperpustakaan. Literature ini nantinya akan di kaji
atau dan dianaisis secara keritis. Kecerdasan sepiritual adalah sesuatu
yang mendasar dalam diri setiap indipidu yang berhubungan dengan
aspek jiwa atau rohani seseorang yang mampu menggerakkan cara
berfikir dan tingkah laku seseorang. Artinya pendidikan yang secara utuh
baik dari sisi jasmani maupun ruhani. Kecerdasan spiritual merupakan
konsep yang berhubungan dengan bagaimana seseorang cerdas dalam
mengelolah dan menggunakan makna-makna, nilai-nilai, dan kualitas
kehidupan spiritualnya.
Bagaimana cara kita melakukan hubungan kepada Tuhan
(beribadah), yang memberi kita kehidupan di dunia dan segala bentuk
kenikmatan yang patut kita syukuri. Nilai pendidikan yang kedua adalah
berbuat baik kepada kedua orang tua karena tanpa kedua orang tua kita
tidak akan sampai lahir dan menjalani kehidupan dari masa ke masa.
Dalam Al-quran pun dijelaskan secara rinci bagaimana kita di asuh maka
sepatutnyalah kita berbakti kepada kedua orangtua.
ii
ABSTRACT
Then the problem can be formulated, namely how the values of
spiritual intelligence are in the Qur'an Surah Luqman verses 12-19. The
aim is to find out: The values of spiritual intelligence in the Qur'an (study
of Surah Luqman verses 12-19). The author wants to contribute thoughts
on a scientific work that can be useful for the author himself and readers
in general.Benefits of research. the benefits Broaden insight into the
importance of understanding the values of spiritual intelligence for
writers, as well as to fulfill academic requirements and complete studies
at the Tarbiyah Faculty at Uin Raden Intan Lampung. Provide
information about the values of spiritual intelligence in the Qur'an (study
of Surah Luqman verses 12-19) that you want to study and it is hoped
that it can later be applied in the family environment.
The type of research used in this research is library research,
which is a study that relies on existing literature to obtain a study. As for
in this case what is meant by library research is "collecting data and
information with the help of various materials found in the library. This
literature will later be studied or and analyzed critically. Spiritual
intelligence is something that is fundamental in every individual that
relates to aspects of a person's soul or spirit that is able to move a person's
way of thinking and behavior. This means education as a whole, both
physically and spiritually. Spiritual intelligence is a concept related to
how intelligent a person is in managing and using the meanings, values,
and quality of his spiritual life.
How do we relate to God (worship), who gives us life in this
world and all forms of enjoyment that we should be grateful for. The
second value of education is to do good to both parents because without
them we will not be born and live life from time to time. In the Qur'an it
is also explained in detail how we are cared for, so we should be devoted
to both parents
- …
