Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan)
Not a member yet
    463 research outputs found

    Evaluasi hasil Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) Tinjauan terhadap Ayat Al-Qur'an dalam Aspek Kognitif, Afektif, dan Psikomotorik

    No full text
    Evaluasi hasil pembelajaran merupakan elemen kunci dalam pendidikan, terutama dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) yang mencakup tiga ranah: kognitif, afektif, dan psikomotorik. Penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi nilai-nilai Al-Qur'an dalam evaluasi ketiga ranah tersebut. Dengan pendekatan kualitatif dan metode kepustakaan, penelitian ini memanfaatkan hermeneutika filosofis untuk memahami hubungan antara ayat-ayat Al-Qur'an dengan proses evaluasi. Hasil menunjukkan bahwa evaluasi ranah kognitif sering terbatas pada tingkat pengetahuan dasar, sementara ranah afektif masih kurang menggali internalisasi nilai keislaman. Pada ranah psikomotorik, siswa menunjukkan kemampuan praktis yang baik, namun keterampilan tingkat tinggi seperti kreativitas masih memerlukan pengembangan. Integrasi nilai Al-Qur'an terbukti mendukung evaluasi yang lebih holistik, meskipun inovasi metode evaluasi tetap diperlukan untuk optimalisasi hasil pembelajaran

    Masyarakat dan Lingkungan Pendidikan dalam Perspektif Ibnu Khaldun

    No full text
    Penelitian ini bertujuan menggali pemikiran pendidikan Ibnu Khaldun dengan menekankan keterkaitan antara pendidikan, masyarakat, dan lingkungan. Meskipun lebih dikenal dalam bidang sejarah dan sosiologi, pemikiran pendidikannya masih kurang dikaji dalam diskursus pendidikan Islam kontemporer. Melalui metode penelitian kualitatif berbasis studi pustaka dan analisis isi, kajian ini menelusuri tujuan pendidikan, strategi pembelajaran, dan nilai-nilai karakter dalam perspektif Ibnu Khaldun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan menurut Ibnu Khaldun merupakan proses menyeluruh yang tidak hanya menekankan transmisi pengetahuan, tetapi juga pembentukan moral, kesadaran sosial, dan nilai spiritual. Pendekatannya yang kontekstual, berbasis keterampilan praktis dan pembentukan akhlak, selaras dengan tuntutan pendidikan abad ke-21. Penelitian ini mengisi kesenjangan teoritis dalam model pendidikan Islam saat ini dengan menawarkan fondasi filosofis berbasis warisan pemikiran Ibnu Khaldun. Implikasi praktisnya mendorong pengembangan kurikulum yang integratif antara ilmu agama dan ilmu rasional untuk menjawab tantangan zaman. Riset selanjutnya disarankan menguji relevansi penerapan konsep ini melalui desain campuran atau quasi-eksperimen.

    Peran Guru Mata Pelajaran dalam Menerapkan Kurikulum Merdeka

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam peran guru mata pelajaran dalam implementasi Kurikulum Merdeka di SMP Negeri 2 Mandrehe, Kabupaten Nias Barat. Latar belakang penelitian ini berangkat dari urgensi transformasi pendidikan melalui peran strategis guru sebagai agen perubahan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Partisipan terdiri atas 6 guru mata pelajaran dan 1 kepala sekolah, yang dipilih secara purposif. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan berbasis pengkodean tematik. Hasil penelitian mengungkap tiga peran utama guru, yakni sebagai fasilitator pembelajaran, perancang kegiatan belajar yang adaptif, dan pelaksana pembelajaran inovatif. Namun, implementasi kurikulum menghadapi kendala seperti rendahnya kesiapan guru, beban administratif tinggi, serta minimnya infrastruktur. Upaya penanganan dilakukan melalui pelatihan, digitalisasi administrasi, dan kolaborasi dengan pihak eksternal. Studi ini menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas guru dan dukungan sistemik untuk keberhasilan transformasi kurikulum

    Pengaruh Pembelajaran Berbasis Resitasi dengan Media Benda Nyata terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas II

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang bervariasinya motode pembelajaran yang digunakan dalam kelas sehingga hasil belajar siswa kurang optimal. Peneliti menawarkan penerapan metode pembelajaran baru yaitu berupa metode pembelajaran resitasi. Metode pembelajaran Resitasi merupakan metode pembelajaran berupa tugas yang diberikan oleh guru terhadap siswa dimana peserta didik dituntun untuk mengerjakan sebuah tugas yang diberikan berupa soal yang harus dilesaikan dalam mencapai tujuan belajar. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran resitasi dengan menggunakan media benda nyata terhadap pembelajaran matematika. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian Pre-eksperimental dengan pendekatan kuantitatif dan menggunakan desain penelitian one group pretest-posttest design. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini meliputi uji normalitas menggunakan Shapiro Wilk dengan hasil signifikansi pretets 0,014 dan posttest 0,025 hasil pengujian lebih dari signifikansi 0,05 maka data sampel berdistribusi normal dan uji homogenitas dengan hasil signifikasnsi pretest dan posttest 0,314 hasil pengujian lebih dari signifikansi 0,05 maka data sampel homogen. Data dianalisis menggunakan uji T (One Sampel T test) dengan taraf signifikansi 0,000<0,005 sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak. Jadi terdapat pengaruh metode pembelajaran resitasi dengan menggunakan media benda nyata pada pembelajaran matematika siswa kelas II SDN 30 Dompu

    Komparasi Pemikiran Ibnu Khaldun dan Hassan Hanafi terhadap Konsep Lingkungan Pendidikan

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perbandingan konsep lingkungan pendidikan menurut Ibnu Khaldun dan Hassan Hanafi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis kajian pustaka dengan menelaah karya-karya utama kedua tokoh tersebut. Penelitian dilakukan melalui tiga tahap utama: eksplorasi literatur, analisis data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ibnu Khaldun menekankan pendidikan sebagai alat membangun solidaritas sosial dan mempertahankan stabilitas masyarakat, sementara Hassan Hanafi memandang pendidikan sebagai sarana emansipasi dan transformasi sosial. Ibnu Khaldun fokus pada harmoni sosial, sedangkan Hassan Hanafi menekankan kebebasan intelektual dan kritik terhadap struktur yang menindas. Kedua perspektif ini relevan untuk menjawab tantangan pendidikan Islam modern, yang memerlukan keseimbangan antara nilai tradisional dan inovasi

    Internalisasi Multikultural dalam Pendidikan Agama Islam di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKMB)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses penanaman nilai-nilai Islam dalam lingkungan pendidikan yang beragam secara budaya di PKBM Flamboyan, yang berlokasi di Kampung Negeri Baru, Kecamatan Umpu Semenguk, Kabupaten Way Kanan. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus, data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan tujuh narasumber utama, serta telaah dokumen keagamaan dan administratif. Hasil temuan menunjukkan bahwa internalisasi nilai-nilai Islam dilakukan melalui berbagai aktivitas rutin seperti shalat berjamaah, hafalan doa, pembelajaran Al-Qur’an, dan ceramah keagamaan yang menanamkan nilai-nilai universal seperti toleransi dan tanggung jawab sosial. Pendekatan ini terbukti efektif dalam membangun sikap inklusif, solidaritas antarumat beragama, dan pemahaman lintas budaya di kalangan peserta didik dari latar belakang kepercayaan yang berbeda. Secara teoritis, penelitian ini menawarkan kontribusi pada pengembangan model pendidikan agama berbasis multikultural di lembaga pendidikan nonformal, sekaligus mengisi kekosongan kajian empiris terkait praktik pedagogi Islam dalam konteks masyarakat majemuk. Penelitian ini juga memberikan rekomendasi untuk perumusan kebijakan pendidikan agama yang lebih kontekstual dan adaptif.  

    Efektivitas Model Problem Based Learning dengan Metode Polya pada Materi Pecahan dalam Mengembangkan Literasi dan Numerasi Siswa Kelas V Sekolah Dasar

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas model Problem Based Learning (PBL) dengan metode Polya dalam materi pecahan untuk meningkatkan literasi numerasi peserta didik kelas V SD Negeri Sukomangli 02. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pre-Eksperimental berbentuk One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 15 peserta didik, yang dipilih melalui teknik non-probability sampling jenis sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa model PBL dengan metode Polya efektif dalam meningkatkan literasi numerasi. Pengujian hipotesis menggunakan One Sample T-Test menunjukkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara hasil belajar sebelum dan sesudah perlakuan. Selain itu, uji Two Sample T-Test antara nilai pretest dan posttest juga menunjukkan nilai signifikansi 0,000, yang memperkuat temuan efektivitas model tersebut. Rata-rata nilai posttest mencapai 86,67, menunjukkan peningkatan kemampuan numerasi setelah penerapan model pembelajaran. Dengan demikian, model Problem Based Learning dengan metode Polya dinyatakan efektif dalam mengembangkan literasi numerasi pada materi pecahan di SD Negeri Sukomangli 02

    Peran Pemberdayaan dan Keterlibatan Guru terhadap Kinerja di SMA Negeri

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh pemberdayaan dan keterlibatan kerja terhadap kinerja pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non-ASN di SMA Negeri 1 Tahunan, Kota Jepara. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya optimalisasi sumber daya manusia melalui strategi pemberdayaan dan peningkatan keterlibatan kerja guna mendukung kinerja organisasi. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 68 pegawai, yang terdiri atas 56 ASN dan 12 pegawai Non-ASN. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai dinamika pemberdayaan dan keterlibatan kerja dalam lingkungan sekolah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang kuat antara pemberdayaan dan keterlibatan kerja dengan peningkatan kinerja pegawai, baik ASN maupun Non-ASN. Upaya pemberdayaan yang dilakukan oleh pihak sekolah—seperti pelibatan dalam pengambilan keputusan, dorongan terhadap inisiatif individu, serta pelatihan peningkatan kapasitas—terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi dan tanggung jawab kerja pegawai. Selain itu, tingkat keterlibatan kerja yang tinggi mendorong rasa memiliki dan komitmen terhadap tugas maupun organisasi. Temuan ini menegaskan bahwa strategi pemberdayaan dan peningkatan keterlibatan kerja merupakan faktor penting dalam meningkatkan kinerja pegawai di lingkungan pendidikan

    Peran Kegiatan Ekstrakurikuler dalam Pengembangan Kreativitas Siswa

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran kegiatan ekstrakurikuler dalam pengembangan kreativitas siswa di SMK Negeri 1 Lolofitu Moi, dengan menelaah peran utama, hambatan yang dihadapi, serta upaya strategis yang dilakukan sekolah. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini melibatkan 10 informan yang terdiri dari 5 guru pembimbing dan 5 siswa aktif ekstrakurikuler, serta dilaksanakan selama dua bulan (Januari–Februari 2024). Teknik pengumpulan data meliputi wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Validitas data diuji melalui triangulasi sumber dan member check. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan tematik manual dengan proses reduksi data, kategorisasi, dan interpretasi. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler berperan sebagai wadah eksplorasi kreatif, stimulasi pemecahan masalah, dan media kolaborasi sosial. Hambatan utama mencakup keterbatasan fasilitas, minimnya pembimbing kompeten, dan rendahnya partisipasi siswa. Sekolah merespons dengan strategi optimalisasi fasilitas, pelatihan guru, serta motivasi siswa melalui penghargaan. Penelitian ini memperkuat literatur tentang hubungan kegiatan non-akademik dan kreativitas, serta menyarankan penguatan kebijakan partisipatif dan evaluasi berkala sebagai pendekatan pengelolaan kegiatan ekstrakurikuler

    Hubungan antara Fasilitas dan Lingkungan Fisik Sekolah terhadap Motivasi Belajar Siswa

    No full text
    Lingkungan sekolah yang kondusif serta fasilitas pembelajaran yang memadai memiliki peran penting dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara kualitas fasilitas sekolah seperti ruang kelas, sanitasi, laboratorium komputer, dan area rekreasi dengan motivasi belajar siswa di MA Ja-Alhaq Kota Bengkulu. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara semi-terstruktur terhadap 12 siswa dan 4 guru, serta dokumentasi kondisi sekolah. Temuan menunjukkan bahwa ketersediaan dan kebersihan ruang belajar, akses terhadap komputer, serta lingkungan asrama yang sehat berpengaruh nyata terhadap konsentrasi, kenyamanan emosional, dan semangat siswa dalam belajar. Misalnya, siswa mengalami penurunan motivasi saat belajar di kelas yang berantakan atau saat fasilitas digital terbatas. Sebaliknya, ruang yang terstruktur, bersih, serta penggunaan media visual seperti proyektor terbukti mendorong partisipasi aktif. Kebaruan dari studi ini terletak pada konteks madrasah berbasis pesantren yang menyoroti faktor lingkungan fisik sebagai pemicu emosional motivasi. Implikasi praktis mencakup penguatan sistem monitoring guru dan keterlibatan siswa dalam menjaga lingkungan belajar

    288

    full texts

    463

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇