87 research outputs found
Perencanaan Lanskap Kawasan Ekowisata Tetebatu, Taman Nasional Gunung Rinjani.
Desa Tetebatu merupakan salah satu desa di Lombok yang sebagian wilayahnya
masuk ke dalam Taman Nasional Gunung Rinjani dan menjadi destinasi wisata, terutama
bagi wisatawan yang ingin menikmati lingkungan alam dan pedesaan. Terdapat beragam
objek wisata dilengkapi dengan budaya masyarakat di dalamnya yang menjadikan Desa
Tetebatu berpotensi sebagai kawasan ekowisata. Belum didukung dengan sarana
pengembangan wisata yang cukup memadai, performa ekowisata kawasan Tetebatu perlu
ditingkatkan dengan perencanaan lanskap yang mengintegrasikan potensi yang ada
disesuaikan dengan kondisi ekologi kawasan dalam mempertahankan fungsinya sebagai
penyangga taman nasional. Tujuan dari penelitian ini adalah menyusun perencanaan
lanskap kawasan ekowisata Tetebatu, Taman Nasional Gunung Rinjani. Perencanaan
lanskap kawasan ekowisata dilakukan dengan pendekatan ECOS (Ecotourism Opportunity
Spectrum) yang dikembangkan oleh Boyd dan Butler (1994). Metode perencanaan lanskap
ini didasarkan pada analisis objek dan daya tarik wisata, kerentanan fisik kawasan,
preferensi dan akseptabilitas masyarakat dan analisis kawasan ekowisata. Hasil penelitian
berupa perencanaan lanskap ekowisata yang mengutamakan kelestarian lingkungan serta
memberi manfaat secara perekonomian masyarakat. Perencanaan lanskap kawasan
ekowisata Tetebatu, Taman Nasional Gunung Rinjani menghasilkan rencana ruang,
rencana aktivitas dan fasilitas, rencana sirkulasi dan jalur interpretasi, rencana vegetasi
serta rencana daya dukung
Morfometrik ukuran tubuh Kuda Pacu Indonesia dengan kecepatan lari melalui citra digital
Penelitian ini memberikan informasi mengenai perbandingan metode penarikan garis dan metode titik pixels pada beberapa ukuran tubuh 30 ekor kuda dengan membandingkan selisih yang dihasilkan, dengan menggunakan analisis deskriptif. Mengidentifikasi perbedaan ukuran tubuh kuda berdasarkan jenis kelamin 18 ekor jantan dan 12 ekor betina, serta mengidentifikasi korelasi ukuran tubuh Kuda Pacu Indonesia (KPI) yang berpengaruh terhadap kecepatan lari 10 ekor kuda. Korelasi ukuran tubuh KPI dengan kecepatan lari menggunakan analisis regresi stepwise. Ukuran tubuh kuda yang dianalisis regresi stepwise adalah panjang Os radius-ulna, panjang Os tibia-fibula, dan lebar dada. Ketiga variabel tersebut mampu menerangkan keragaman dari kecepatan lari sebesar 92.33%, sedangkan 7.67% diterangkan oleh faktor diluar itu. Perbandingan ukuran Os radius-ulna dan Os tibia-fibula untuk mendapatkan kecepatan lari yang terbaik adalah 7:9
ANALISIS STRUKTUR DAN KAIDAH KEBAHASAAN RUBRIK FOOD DALAM MEDIA KOMPAS.COM SERTA KELAYAKAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR TEKS PROSEDUR BAGI PESERTA DIDIK KELAS VI
Syafitri, Dyah Maya. (2024). Analisis Struktur dan Kaidah Kebahasaan Rubrik Food dalam Kompas.com serta Kelayakannya sebagai Sumber Belajar Teks Prosedur Bagi Peserta Didik Kelas VII. Skripsi, Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang. Pembimbing : Dr. Santi Pratiwi Tri Utami, M.Pd.
Kata kunci : Teks Prosedur, Kompas.com, Sumber Belajar Teknologi yang sangat pesat pada era ini berpotensi dalam pemanfaatan sumber belajar yang digunakan dalam pembelajaran dapat diperoleh dari media massa atau daring, salah satunya media Kompas.com yang memungkinkan dijadikan sebagai sumber belajar teks prosedur. Analisis kelayakan teks prosedur sebagai sumber belajar harus memenuhi kriteria terhadap pemilihan sumber belajar. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan struktur teks prosedur yang terdapat dalam rubrik food Kompas.com, 2) mendeskripsikan kaidah kebahasaan teks prosedur yang terdapat dalam rubrik food Kompas.com, 3) memaparkan kelayakan teks prosedur yang terdapat dalam rubrik food Kompas.com sebagai sumber belajar teks prosedur. Pendekatan
penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan pendekatan teoretis berupa teori teks prosedur dan teori kriteria pemilihan sumber belajar serta menggunakan desain deskriptif kualitatif. Berdasarkan lima belas artikel rubrik food Kompas.com edisi Januari-Maret 2024 yang
telah dianalisis, terdapat empat artikel yang tidak sesuai kaidah kebahasaan teks prosedur serta terdapat sebelas artikel yang sesuai kaidah kebahasaan teks prosedur. Terdapat sebelas artikel dalam rubrik food yang layak digunakan sebagai sumber belajar teks prosedur. Kesebelas artikel tersebut dinyatakan layak karena memenuhi lima indikator pemilihan sumber belajar
yang meliputi ekonomis; relevan dengan tujuan pembelajaran yang akan dicapai; fleksibel, mudah dikembangkan, dan tidak terpengaruh faktor lain; praktis dan sederhana; sumber belajar dipilih dengan efisien. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai bahan rujukan bagi peneliti yang
hendak melakukan penelitian dengan masalah serupa, kemudian dapat dimanfaatkan oleh peserta didik untuk melatih kemampuan menganalisis struktur serta kebahasaan teks prosedur, serta dapat digunakan sebagai informasi tambahan dalam pemilihan sumber belajar teks prosedur bagi pendidik
Identifikasi Faktor-Faktor yang Memengaruhi Kemiskinan di Jawa Tengah Menggunakan Analisis Regresi Spasial.
Kemiskinan merupakan salah satu permasalahan mendasar yang menjadi
perhatian bagi pemerintah setiap negara, termasuk di Indonesia. Salah satu cara
penanggulangan kemiskinan adalah dengan mengetahui faktor-faktor penjelas
yang memengaruhi kemiskinan. Selain faktor-faktor penjelas, kemiskinan dapat
juga dipengaruhi oleh faktor kedekatan antar wilayah sehingga dalam penentuan
faktor kemiskinan tidak bisa mengabaikan faktor kedekatan wilayah. Analisis
regresi spasial merupakan salah satu analisis pemodelan regresi yang
mengakomodir pengaruh spasial antar wilayah. Penelitian ini mengambil studi
kasus di Jawa Tengah dimana termasuk lima besar provinsi dengan tingkat
kemiskinan tertinggi di Indonesia. Antar wilayah ditenggarai mempunyai
kedekatan spasial berdasarkan tingkat kemiskinan. Model regresi yang digunakan
adalah model lag spasial (Spatial Autoregressive Model/SAR) dengan nilai AIC
sebesar 191.13 yang lebih kecil dari nilai AIC model klasik sebesar 197.39.
Besarnya persentase kemiskinan di suatu kabupaten/kota di Jawa Tengah
dipengaruhi oleh besarnya persentase kemiskinan kabupaten/kota yang
mengelilinginya. Faktor-faktor yang signifikan terhadap persentase kemiskinan di
Jawa Tengah pada taraf nyata α=0.05 adalah tingkat pengangguran terbuka (X1),
persentase penduduk bekerja di sektor informal (X3), rata-rata lama sekolah (X5),
dan Angka Harapan Hidup (X7)
Klasifikasi Ekstrak Sambiloto (Andrographis paniculata) Menggunakan Sidik Jari Kromatografi Cair Kinerja Tinggi dan Kemometrik.
Sambiloto (Andrographis paniculata) merupakan tanaman obat yang
banyak dipakai oleh masyarakat di Indonesia. Efek terapeutik pada sambiloto
dipengaruhi oleh senyawa kimia di dalamnya. Konsentrasi pelarut ekstraksi
berpengaruh pada banyaknya senyawa kimia yang terekstraksi. Metode kendali
mutu diperlukan untuk menjamin konsistensi metabolit sekunder pada sambiloto
sebagai bahan baku obat. Sidik jari kromatografi cair kinerja tinggi (KCKT)
sebagai metode kendali mutu digunakan pada penelitian ini. Sidik jari dalam
bentuk kromatogram dari ekstrak sambiloto dengan perbedaan konsentrasi pelarut
memiliki pola yang mirip, hanya berbeda pada nilai luas puncak dan intensitas.
Setiap ekstrak diklasifikasikan menggunakan sidik jari KCKT dan kemometrika
tipe PCA (principle component analysis). Berdasarkan klasifikasi tersebut, setiap
ekstrak terkelompok dalam kelasnya masing-masing. Kadar andrografolida
sebagai komponen utama dalam sambiloto ditentukan sebagai informasi tambahan.
Kadar andrografolida tertinggi terdapat pada ekstrak etanol 50% dan terendah
pada ekstrak air
Preferensi Mahasiswa IPB terhadap Mata Kuliah Metode Statistika Menggunakan Analisis Konjoin (Studi Kasus pada Mahasiswa IPB Program Strata Satu yang Mengambil Mata Kuliah Metode Statistika Menggunakan Analisis Konjoin)
Metode Statistika merupakan salah satu mata kuliah interdept IPB, oleh karena itu, perlu diadakan evaluasi untuk mengetahui preferensi atau keinginan mahasiswa terhadap mata kuliah tersebut. Analisis konjoin merupakan analisis yang dapat digunakan untuk mengetahui preferensi atau keinginan mahasiswa mengenai metode pengajaran untuk Metode Statistika. Kombinasi metode pengajaran disusun menggunakan fraksional faktorial dimana level dari faktor ditentukan berdasarkan survei pendahuluan. Teknik sampling yang digunakan adalah penarikan contoh acak bertahap terhadap mahasiswa yang pernah mengambil mata kuliah Metode Statistika pada tahun akademik 2009/2010. Berdasarkan Nilai relatif penting (NRP) pada hasil analisis konjoin, atribut modul, jumlah mahasiswa dan jam kuliah menempati tiga urutan teratas. Sedangkan, nilai kegunaan taraf (NKT) menunjukkan mahasiswa cenderung lebih menyukai materi sesuai mayor, modul yang terstruktur, dosen yang komunikatif, mahasiswa sebagai pengajar responsi, jumlah mahasiswa <50 satu kelasnya dan jam kuliah antara jam 07.00-12.00
Segmentasi Mahasiswa S1 IPB terhadap Sistem Peminjaman Sepeda dengan Menggabungkan Karakteristik dan Preferensi Responden.
IPB merupakan salah satu kampus yang berupaya untuk mewujudkan program Green Campus. Salah satu elemen dalam Green Campus adalah Green Transportation. Dalam mewujudkan Green Transportation ini, IPB mempunyai beberapa program yang diantaranya adalah program Green Bike. Terdapat peraturan-peraturan dalam menjalankan program Green Bike yang berhubungan dengan sistem peminjaman. Berkaitan dengan sistem peminjaman tersebut, maka diperlukan kajian terhadap segmentasi mahasiswa S1 IPB terhadap sistem peminjaman sepeda. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data preferensi sistem peminjaman sepeda mahasiswa S1 IPB dan karakteristik responden. Segmentasi terhadap karakteristik responden dilakukan dengan metode two step cluster (penggerombolan dua tahap). Jarak yang digunakan dalam two step cluster adalah jarak log-likelihood dan penentuan banyaknya gerombol dengan BIC. Jumlah gerombol yang dihasilkan yaitu sebanyak 3 gerombol dan kualitas penggerombolan tergolong fair atau cukup baik (koefisien Silhouette = 0.3). Sementara segmentasi pada preferensi responden terhadap sistem peminjaman sepeda dilakukan dengan metode penggerombolan k-means (k-rataan). Jarak yang digunakan dalam k-means adalah jarak euclid dan banyaknya gerombol optimal yang terbentuk sebanyak 2 gerombol (berdasarkan nilai Pseudo-F). Berdasarkan segmentasi terhadap preferensi sistem peminjaman sepeda dan karakteristik responden terbentuk 6 gerombol
Penerapan Adaboost dan SMOTE untuk Penyelesaian Ketidakseimbangan Kelas pada Kasus Kredit Macet Bank XYZ.
Ketidakseimbangan kelas merupakan suatu kondisi terjadinya ketimpangan
proporsi antara satu kelas dengan kelas lainnya. Ketidakseimbangan kelas akan
mempengaruhi prediksi pada model. Jika ketimpangan yang terjadi sangatlah
ekstrem, prediksi model akan lebih mengarah pada kelas mayor, sedangkan kelas
minor akan menghasilkan ketepatan prediksi yang rendah. Data yang digunakan
merupakan data penggunaan jasa kredit Bank XYZ dengan proporsi yang tidak
seimbang. Hanya sebanyak 4% nasabah yang berada pada kategori kredit macet.
Pengklasifikasian dengan metode regresi logistik biner menghasilkan ketepatan
prediksi yang rendah pada kelas minor (sensitivitas) yaitu 0.02%. Ketidaktepatan
prediksi akan berdampak pada kebijakan Bank sehingga hal tersebut perlu
ditangani. Adaboost dan Synthetic Minority Oversampling Technique (SMOTE)
digunakan dalam menangani permasalahan buruknya klasifikasi kelas minor pada
kelas tidak seimbang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja klasifikasi
dengan menggunakan metode SMOTE menghasilkan ketepatan prediksi pada
kelas minor yang lebih besar dibandingkan metode Adaboost. Kenaikan nilai
sensitivitas yang dihasilkan pada metode SMOTE mencapai 61.73%. Nilai akurasi
yang dihasilkan untuk memprediksi amatan secara keseluruhan sebesar 76.45%
dan ketepatan prediksi pada kelas mayor (spesifisitas) sebesar 77.05%
Korelasi Spektrum Inframerah dan Aktivitas Antioksidan dari Daun Tempuyung (Sonchus arvensis) menggunakan Kemometrik
Daun tempuyung (Sonchus arvensis) diketahui memiliki banyak khasiat, salah satunya sebagai antioksidan. Tujuan penelitian ini adalah menetapkan gugus fungsi yang diduga aktif berperan dalam aktivitas antioksidan dan menentukan korelasinya. Sampel daun diekstraksi dengan pelarut air, etanol 10%, etanol 30%, etanol 50%, etanol 70%, dan etanol pa. Aktivitas antioksidan diuji dengan metode 1,1-difenil-2-pikrilhidrazil (DPPH) dan ditentukan gugus fungsi komponen ekstraknya menggunakan spektrofotometer inframerah Fourier. Aktivitas antioksidan dan kadar fenolik total tertinggi didapatkan pada ekstrak etanol 70%. Ekstrak dapat dikelompokkan berdasarkan ragam pelarut pengekstraksi menggunakan principal component analysis (PCA) dengan total PC 93%. Data serapan gugus fungsi dikorelasikan dengan aktivitas antioksidan menggunakan partial least square (PLS). Hasil analisis PLS menunjukkan bahwa gugus fungsi –OH dan C-O diduga merupakan gugus yang berkontribusi paling tinggi pada aktivitas antioksidan ekstrak daun tempuyung
Analisis Spasial untuk Sebaran Suara dan Perolehan Kursi Partai Politik pada Pemilu Legislatif 2009 di Wilayah DKI Jakarta dan Jawa Barat
In terms of election, voters behavior within a certain area varies widely and produces various responses of party preferences. This thing indicates that there is an influence of spatial on voters’ preferences besides other variables and factors innate in every individual. What is interesting is that in legislative contest, changes in districts as a spatial factor that can result in different vote accumulations that can impact different seat gain. Therefore there is a deterministic technical aspect to be emphasized which are the technical mechanism and regulations of district creation. This research used Local Indicator Spatial Association (LISA), statistical method based on Local Moran Index, to prove the influence of those two factors on the result of party votes and seats in the Election of 2009
- …
