1,720,968 research outputs found

    SISTEM PENILAIAN RESIKO TINGKAT BAHAYA KEBAKARAN HUTAN BERBASIS JARINGAN SYARAF TIRUAN

    Full text link
    Canadian International Development Association (CIDA) tahun 1995 menunjuk Canadian Forest Service, Northern Forestry Centre untuk melaksanakan proyek pengukuran Tingkat Bahaya Kebakaran Hutan (Fire Danger Rating/FDR) di kawasan Asia Tenggara. Tujuan proyek FDR ini adalah meningkatkan kemampuan organisasi pengelolaan sumberdaya di Asia Tenggara dalam mengelola kebakaran hutan, lahan dan asapnya. Gangguan kebakaran hutan yang cukup menonjol di Indonesia terjadi di Kalimantan Timur pada lahan dalam frekuensi sering, terutama pada musim kemarau dengan luasan kawasan dan kerugian yang di timbulkan cukup besar, baik ditinjau dari segi ekonomis, maupun ekologi. Kebakaran hutan dan lahan merupakan musibah yang sebenarnya dapat ditanggulangi jika masyarakat paham dan sadar tentang dampak yang ditimbulkan. Oleh sebab itu, perlu adanya suatu penyebaran informasi yang mudah dan cepat kepada masyarakat tentang resiko kebakaran hutan berdasarkan jaringan syaraf tiruan untuk dapat digunakan oleh institusi pengambil kebijakan. Sistem ini akan menggunakan gejala-gejala awal yang tampak baik secara alami (bersumber dari alam) Pengguna akan disajikan dengan tampilan informasi yang mudah dipahami untuk mengetahui hasil penilaian dari resiko tingkat kebakaran hutan yang akan terjadi, disertai dengan langkah-langkah antisipatif dan panduan singkat tindakan mitigasi bencana kebakaran hutan dan laha

    SISTEM PENILAIAN RESIKO TINGKAT BAHAYA KEBAKARAN HUTAN BERBASIS JARINGAN SYARAF TIRUAN

    Full text link
    Canadian International Development Association (CIDA) tahun 1995 menunjuk Canadian Forest Service, Northern Forestry Centre untuk melaksanakan proyek pengukuran Tingkat Bahaya Kebakaran Hutan (Fire Danger Rating/FDR) di kawasan Asia Tenggara. Tujuan proyek FDR ini adalah meningkatkan kemampuan organisasi pengelolaan sumberdaya di Asia Tenggara dalam mengelola kebakaran hutan, lahan dan asapnya. Gangguan kebakaran hutan yang cukup menonjol di Indonesia terjadi di Kalimantan Timur pada lahan dalam frekuensi sering, terutama pada musim kemarau dengan luasan kawasan dan kerugian yang di timbulkan cukup besar, baik ditinjau dari segi ekonomis, maupun ekologi. Kebakaran hutan dan lahan merupakan musibah yang sebenarnya dapat ditanggulangi jika masyarakat paham dan sadar tentang dampak yang ditimbulkan. Oleh sebab itu, perlu adanya suatu penyebaran informasi yang mudah dan cepat kepada masyarakat tentang resiko kebakaran hutan berdasarkan jaringan syaraf tiruan untuk dapat digunakan oleh institusi pengambil kebijakan. Sistem ini akan menggunakan gejala-gejala awal yang tampak baik secara alami (bersumber dari alam) Pengguna akan disajikan dengan tampilan informasi yang mudah dipahami untuk mengetahui hasil penilaian dari resiko tingkat kebakaran hutan yang akan terjadi, disertai dengan langkah-langkah antisipatif dan panduan singkat tindakan mitigasi bencana kebakaran hutan dan laha

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Full text link
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Full text link
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods

    Author Index

    No full text
    Nao informado

    Penilaian Kualitas Tidur Dampak Konsumsi Kopi dan Alkohol Menggunakan Backpropagation

    Full text link
    Kualitas tidur seseorang biasanya diukur menggunakan kuesioner yang berisi parameter jumlah jam tidur, jam kebiasaan tidur, kondisi saat tidur, kondisi saat bangun tidur, dan variabel lain berdasarkan pengakuan responden. Berdasarkan data yang diperoleh kemudian dihitung menggunakan rumus perhitungan indeks seperti Pittsburg Sleep Quality Index atau metode lainnya. Namun formulasi matematika seperti ini bersifat statis karena tergantung pada variabel yang sudah ditentukan. Sementara kualitas tidur juga ditentukan beberapa faktor, antara lain konsumsi kopi, kandungan kopi, aktifitas fisik, konsumsi rokok, dan konsumsi alkohol. Hingga saat ini belum ada formulasi khusus menghitung kualitas tidur menggunakan variabel-variabel tersebut, sehingga membutuhkan pendekatan algoritma komputasi yang lebih fleksibel. Backpropagation merupakan algoritma komputasi yang mampu mempelajari pola melalui proses pelatihan sejumlah data dan mengujikan dengan data baru. Dalam penelitian ini, jaringan Backpropagation dilatihkan 852 data dan menguji 148 data baru. Hasil pengujian menunjukkan bahwa 135 data berhasil melakukan penilaian secara benar dan 13 data menunjukkan tidak cocok (salah dalam menilai). Sehingga kesimpulan dari penilaian kualitas tidur menggunakan Backpropagation Neural Network ini menunjukkan akurasi 91,22%. Penelitian ini memberikan kontribusi sebagai langkah prefentive menilai kesehatan melalui kualitas tidur dan diharapkan membuka peluang peneliti lain untuk memodifikasi variabel-variabel baru yang berpotensi meningkatkan akurasi penilaian kualitas tidur seseorang

    koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist

    No full text
    We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
    corecore