1,721,855 research outputs found

    MEMAHAMI PERBEDAAN BUDAYA SEBAGAI SARANA KONSELING LINTAS BUDAYA

    No full text
    Abstrak Manusia dalam ajaran agama diciptakan terdiri dari beragam suku dan bangsa yang kesemuanya itu ditujukan untuk saling mengenal budaya, adat istiadat, cara beribadah, cara bermuamalah dan sebagainya. Di Indonesia saja terdiri atas beragam suku yang mendiami pulau-pulau yang bertebaran di seluruh pelosok Indonesia. Belum lagi penduduk dunia yang dihuni milyaran manusia juga terdiri dari berbagai suku, bangsa, agama, dan bahasa. Kesemuanya memiliki cara pandang dan cara hidup yang berbeda antara satu dengan lainnya. Namun, tidak selamanya keragaman budaya, agama, dan bahasa dapat berjalan beriringan, adakalanya terjadi gesekan-gesekan kecil maupun besar yang apabila tidak diselesaikan akan menjadi masalah yang lebih besar. Maka dari itu konseling dibutuhkan sebagai solusi atas permasalahan yang timbul. Terlebih lagi yang dihadapi konselor terdiri dari manusia yang berbeda latar belakang budayanya. Karenanya, konselor lintas budaya harus memiliki karakteristik tertentu yakni, pertama: konselor lintas  budaya harus sadar terhadap nilai-nilai pribadi yang dimilikinya, kedua, konselor lintas budaya harus sadar terhadap karakteristik konseling secara umum, ketiga, konselor lintas budaya harus mengetahui pengaruh kesukuan, dan mereka harus mempunyai perhatian terhadap lingkungannya, keempat, konselor lintas budaya tidak boleh mendorong seseorang klien untuk memahami budayanya (nilai-nilai yang dimiliki konselor), dan kelima, konselor lintas budaya dalam melaksanakan konseling harus mempergunakan pendekatan eklektik.   Abstract UNDERSTAND THE DIFFERENCE AS A MEANS OF CROSS-CULTURAL COUNSELING. Man in the teachings of the religion created consists of various tribes and nations all of which aimed to get to know one another culture, customs, how to serve, how to scribe and etc. In Indonesia only consists of various tribes inhabiting the islands are scattered all across Indonesia. Yet the population of the world is inhabited by billions of people also consists of various tribes, nations, religion and the Bible. All of them have perspective and a different way of life with one another. But not forever cultural diversity, religion and language can walk hand in hand, rarely happened friction-swipe was big and small that when not completed will become the bigger problem. So the counseling needed as solutions to the problems that arise. Moreover faced counselors consist of people of different cultural background. Therefore, cross-cultural counselor must have certain characteristics i.e. first: cross-cultural counselor must be aware of the personal values which possesses, second, cross-cultural counselor must be aware of the characteristics of counseling in general, third, cross-cultural counselor must be aware of the influence of ethnicity and they must have attention to their surroundings, fourth, cross-cultural counselor could not encourage one client to understand the culture (The values owned counselors), and fifth cross-cultural counselor in implementing counseling must use eclectic approach

    Analisis Kritik Sosial Dalam Kumpulan Lakon Monolog Suwarna-Suwarni Karya Whani Darmawan

    Full text link
    Karya sastra khususnya drama memiliki kecenderungan mencerminkan kondisi sosial di masyarakat. Oleh karena itu, kritik sosial sering kali disuarakan dalam drama sebagai upaya menyikapi gejala sosial yang ada di masyarakat. Kumpulan lakon monolog Suwarna-Suwarni karya Whani Darmawan merupakan salah satu naskah drama monolog yang memiliki muatan kritik sosial. penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah  kumpulan lakon monolog Suwarna-Suwarni karya Whani Darmawan. Sedangkan objek penelitian dalah unsur intrinsik dan kritik sosial dalam kumpulan lakon monolog Suwarna-Suwarni karya Whani Darmawan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik pustaka, simak, dan catat. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kumpulan lakon monolog Suwarna-Suwarni karya Whani Darmawan memuat kritik sosial dalam beberapa bentuk, yaitu: (1) kritik sosial permasalahan politik mengkritik tentang penyalahgunaan kekuasaan, (2) kritik sosial permasalahan ekonomi mengkritik tentang kebutuhan rumah tangga yang tidak dapat tercukupi, dan ketimpangan ekonomi di masyarakat, (3) kritik sosial permasalahan moral mengkritik tentang sikap dan tingkah laku masyarakat, (4) kritik sosial permasalahan  hak asasi manusia (HAM) yang mengkritik tentang derita korban kasus pelanggaran HAM

    Pengaruh Metode Bermain Peran terhadap Kecerdasan Emosional Anak Usia 4-5 Tahun di Ra Bunda Suwarni Kecamatan Marpoyan Damai Kota Pekanbaru

    Full text link
    This study aims 1) To determine the emotional intelligence before the method of playing a role in children aged 4-5 years in RA Bunda Suwarni District of Marpoyan Peace Pekanbaru. 2) To know the emotional intelligence as a method of playing a role in children aged 4-5 years in RA Bunda Suwarni District of Marpoyan Peace Pekanbaru. 3) To determine the effect of the method of playing the role of emotional intelligence in children aged 4-5 years RA Bunda Suwarni Marpoyan Peace District of the city of Pekanbaru. This type of research used in this research is the experimental approach of a study that sought influence of certain variables on other variables in strictly controlled conditions. In this case that is the subject of this research is in RA Bunda Suwarni District of Marpoyan Peace Pekanbaru City with the number of children 15, 7 boys and 8 girls. Collecting data using observation and documentation. Based on the survey results revealed that 1) the ability of emotional intelligence of children aged 4-5 years in RA Bunda Suwarni District of Marpoyan Peace Pekanbaru before treatment is given in the form of role-playing method is low. 2) The ability of emotional intelligence of children aged 4-5 years in RA Bunda Suwarni District of Marpoyan Peace Pekanbaru City after being given treatment in the form of a method of playing a role has increased and is high. 3) Method of playing a role has a significant impact on the ability of emotional intelligence of children aged 4-5 years in RA Bunda Suwarni District of Marpoyan Peace Pekanbaru. It can be seen that there are differences related to increase the child's emotional intelligence before and after treatment. Method of playing a role has the effect of 33.48% of the emotional intelligence abilities of children aged 4-5 years in RA Bunda Suwarni District of Marpoyan Peace Pekanbaru

    MANAJEMEN PEMBIAYAAN DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI UNIVERSITAS DEHASEN BENGKULU

    Full text link
    Suwarni; The purpose of this study was to determine objectively and depth of policy and implementation of financial management in particular in relation to the financing of education quality improvement. The method used in this research is descriptive research method is a method in researching the status of groups of people, one object, one condition, with a system of thought or one class of events in the present. The results achieved in the quality of education in the University Dehasen Bengkulu, although the implementation of the financing has not run optimally, does not mean not having good results. The delivery of the results achieved; competence of graduates is very supportive in the world of work, have a good work ethic, and have a high motivation to continue their education to a higher level. Key words: Financial Management, Quality Of Educatio

    PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK PUPUK GRANULE PHOSPAT P20 DENGAN PENDEKATAN STATISTICAL PROCESS CONTROL (SPC) PADA PT. SUWARNI AGRO MANDIRI PLANT MOJOKERTO

    Full text link
    PT. Suwarni Agro Mandiri Mojokerto Plant adalah perusahaan yang bergerak di bidang industri pupuk. PT. Suwarni Agro Mandiri Mojokerto plat menghasilkan produk berupa pupuk granule, baik organik maupun anorganik. PT. Suwarni Agro Mandiri mengalami masalah kualitas pada kekerasan produk granule. Masalah terjadi karena kompisisi bahan baku yang kurang optimal. Dengan standart kekerasan 0.8 kilogram Force (kgf), banyak komplain dari konsumen, dikarenakan setelah produk di terima konsumen, banyak granule yang hancur dan berupa tepung kembali.Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi penyebab cacat pupuk organik phospat granule dan mencari solusi mengatasi produk cacat pada pupuk organik phospat granule dengan metode Statistical Process Control (SPC), untuk mengurangi cacat produk yang dihasilkan dan menghindari komplain dari konsumen.Penelitian ini menghitung banyak produk cacat selama 1 bulan sebelum perbaikan, kemudian dianalisis menggunakan peta kontrol setelah itu dilakukan perbaikan dengan penambahan perekat (clay), dan menghitung banyak cacat setelah perbaikan
    corecore