56 research outputs found
APLIKASI ELEKTRONIK MUHAMMADIYAH DISASTER MANAGEMENT CENTER (E-MDMC) BERBASIS WEBSITE
Peran teknologi informasi dalam penanggulangan bencana semakin signifikan, terutama dalam menyediakan akses informasi yang cepat dan akurat, Namun, pengelolaan data dan informasi oleh lembaga sosial seperti Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) masih dilakukan secara konvensional, sehingga belum optimal dalam mendukung kegiatan tanggap darurat dan mitigasi bencana. Tujuan penelitian ini untuk membangun Aplikasi Elektronik Muhammadiyah Disaster Management Center (E-MDMC) berbasis web yang dapat digunakan untuk mengelola data keanggotaan, program kegiatan, laporan, serta sebagai media pelaporan bencana oleh masyarakat secara langsung. Penelitian ini menggunakan metode metode kualitatif dengan pendekatan rekayasa perangkat lunak, melalui tahapan observasi, analisis kebutuhan sistem, perancangan, implementasi, serta pengujian menggunakan teknik black box. Aplikasi ini dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman PHP, HTML, CSS, dan JavaScript, dengan MySQL sebagai basis data, serta dibangun menggunakan Visual Studio Code dan XAMPP sebagai lingkungan pengembangan Dengan adanya aplikasi E-MDMC ini, pengelolaan data oleh admin MDMC menjadi lebih efektif dan efisien, serta memudahkan masyarakat dalam melakukan pelaporan bencana secara langsung. Sistem juga mampu memberikan notifikasi otomatis kepada anggota MDMC, sehingga mempercepat proses tanggap darurat terhadap bencana yang dilaporkan. Kesimpulannya, aplikasi ini berkontribusi dalam memberikan kemudahan dalam mengakses data, serta membantu proses tanggap darurat melalui fitur notifikasi laporan bencana secara real-tim
Monitoring Ketinggian Air Sungai Berbasis IOT Dengan Notifikasi Pesan WhatsApp
Banjir merupakan salah satu bencana alam yang sering terjadi di Indonesia, khususnya di Dusun Pakka, Desa Nepo, Kabupaten Barru. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem monitoring ketinggian air sungai Dusun Pakka berbasis Internet Of Things (IOT) dengan notifikasi melaui WhatsApp. Sistem ini menggunakan sensor Ultrasonic HC-SR04 untuk mengukur ketinggian air, yang kemudian dikirimkan ke mikrokontroler ESP32. Data yang diperoleh disimpan dalam database firebase secara realtime dan dikirimkan pengguna melalui pesan WhatsApp menggunakan pihak ketiga API fonnte untuk memberikan peringatan dini serta melakukan panggilan telepon menggunakan SIM800L dan mengunakan buzzer sebagai alarm bunyi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa sistem ini dapat beroperasi dengan baik dalam mengukur ketinggian air dan mengirimkan notifikasi pesan waspada secara cepat melalui WhatsApp ketika ketinggian air melebihi batas ketinggian >14,5 cm dan buzzer mengeluarkan bunyi sebanyak dua kali ketika pesan berhasil dikirim, namun ketika air melebihi batas ketinggian maximum >17,3 cm sistem akan melakukan panggilan telepon selama 20 detik dan buzzer mengeluarkan bunyi terus menerus, sehingga diharapkan mampu memberikan peringatan dini bagi warga sekitar dalam mengantisipasi banjir. Dengan adanya sistem ini, masyarakat dapat memperoleh informasi secara realtime tanpa harus berada dilokasi sungai, sehingga meningkatkan keselamatan dan mitigasi risiko bencana.
Kata Kunci: Monitoring ketinggian Air, Internet Of Things, WhatsApp, ESP32, Firebase
Sistem Keamanan Mobil Menggunakan GPS dan Penyadap Suara
Sistem proteksi atau keamanan saat ini sudah menjadi kebutuhan yang sangat penting bagi mereka yang mempunyai kendaraan mobil. Saat ini sudah banyak GPS tracker yang dijual dipasaran yang sangat bervariasi, namun belum ada yang dilengkapi dengan penyadap suara. Sehingga pada penelitian ini dirancang alat untuk melacak lokasi kendaraan sekaligus melakukan penyadapan suara. Sistem dirancang menggunakan mikrokontroller arduino uno, SIM800L, GPS Beitian BN dan Modul voice recorder. Sistem akan memonitor lokasi mobil menggunakan sensor GPS dan mengirim lokasi lewat SMS berisi URL yang terhubung ke Google MAPS jika ada permintaan lokasi yang juga melalui perintah SMS dari no HP yang telah ditentukan, serta merekam dan menyimpan suara dengan voice recorder melalui perintah SMS dari pengguna. Hasil uji coba menunjukkan bahwa fungsionalitas sistem telah tercapai, pembacaan koordinat oleh GPS cukup akurat, proses pengiriman permintaan lokasi dan penerimaan informasi lewat SMS sangat bergantung pada sinyal provider yang digunakan, hasil dari perekam suara cukup jelas dan penyadapan suara melalui panggilan suara dari atau ke sistem cukup jelas  walupun masih ada sedikit noise
PENDAMPINGAN LITERASI KEUANGAN UMKM KERANG INDAH BERBASIS ANDROID KECAMATAN SOREANG KOTA PAREPARE
MSMEs are now getting attention from the government and the general public now, because MSMEs can improve the community's economy, such as MSMEs of Kerang Indah Craftsmen in Soreang District which are able to produce various handicraft products from sea shells, but so far there are still many MSMEs that have not been able to make financial reports. able to distinguish or classify production costs such as the cost of Raw Materials, Labor Costs, and Factory Overhead Costs to make financial reports with MSME standards. The method used is Community Service, the first is observation, the second is socialization of MSME financial reports, the third is assistance in preparing financial reports, the fourth is training in preparing financial reports, evaluating whether MSME Shellfish Craftsmen are able to generate profits or losses as a shellfish craftsman business. the. The benefit of this community service is that it will gradually provide knowledge and skills in classifying production costs such as the cost of Raw Materials, Labor Costs, and Overhead Costs to make financial reports with MSME standards
RANCANG BANGUN SMART HOME ERBASIS INTERNET OF THINGS
Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem Smart Key Home berbasis Internet of Things (IoT) yang memungkinkan pengguna untuk mengunci dan menutup pintu secara otomatis menggunakan smartphone, serta memberikan informasi status pintu secara langsung melalui smartphone. Komponen utama dari alat ini menggunakan NodeMCU ESP32, Keypad , Buzzer, motor servo dan Solenoid Lock Door dalam membuka dan menutup pintu , serta terhubung ke internet untuk memungkinkan akses jarak jauh. Hasil pengujian dari perancangan alat bahwa sistem berfungsi dengan baik , dengan dua metode akses yaitu melalui aplikasi IoT dan keypad manual. Keypad terbukti lebih responsif dibandingkan aplikasi, karena langsung berkomunikasi dengan ESP32 tanpa perlu koneksi internet. Sistem ini juga dilengkapi dengan tombol reset untuk mengatasi kesalahan input serta tombol tutup pada keypad untuk mengunci pintu secara manual. Meskipun demikian, stabilitas jaringan internet masih menjadi faktor penting dalam akses jarak jauh. keamanan rumah menjadi lebih praktis dan modern, serta memungkinkan pemantauan dan pengendalian pintu dari jarak jauh.
prototipe alat pengering cengkeh berbasis arduino
Pengeringan cengkeh secara tradisional masih mengandalkan sinar matahari, sehingga rentan terhadap fluktuasi cuaca dan gangguan eksternal yang dapat menurunkan kualitas panen. Metode konvensional ini juga memiliki keterbatasan dalam hal efisiensi waktu dan pengendalian parameter pengeringan. Oleh karena itu, penelitian ini mengusulkan perancangan prototipe pengering cengkeh berbasis Arduino yang mampu mengendalikan suhu dan memantau perubahan massa secara otomatis selama proses pengeringan.
Alat yang dikembangkan dilengkapi dengan sensor load cell 10 kg untuk pengukuran berat secara real-time, pemanas sebagai sumber panas, kipas untuk distribusi udara, dan termokopel untuk pemantauan suhu, serta LCD I2C sebagai antarmuka tampilan data. Sistem ini dirancang untuk membuat proses pengeringan lebih stabil dengan pengaturan suhu yang terkendali dan pemantauan berat yang akurat, sehingga dapat mengoptimalkan kualitas panen.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat ini mampu menurunkan kadar air cengkeh secara signifikan dalam durasi yang lebih singkat dibandingkan dengan metode konvensional. Penurunan berat siung dari 1,00 kg menjadi 3,00 ons dicapai pada suhu akhir 67,50°C, 66,37°C, dan 64,25°C. Dengan kontrol otomatis berbasis Arduino, efisiensi energi meningkat dan kualitas hasil pengeringan menjadi lebih seragam, menjadikan teknologi ini sebagai solusi inovatif untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas pengeringan siung, serta mengurangi ketergantungan pada kondisi cuaca.
Kata Kunci: Arduino, Pengeringan, Pemanas, Kipas, Cengke
Oceanographic Parameter Measurement System Based on LoRA Communication Module
Measurement of oceanographic parameters is needed to determine the condition of the ecosystem in the water area so that it can be the basis for carrying out conservation activities in marine waters. Measurement of physical and chemical parameters used manually which causes the data obtained is still susceptible to observational errors. In this study, a system was designed that can measure oceanographic parameters periodically. The designed system consists of a temperature sensor, turbidity sensor, pH sensor and TDS sensor integrated with a microcontroller device. The system consists of two main parts, a sensor node that has a function as a transmitter and a gateway that has a function as a receiver. Initial testing is done by calibrating and validating data for each sensor used. The next test was carried out by testing the transmission of data from the measurement of oceanographic parameters in the form of water pH, salinity, water temperature and water turbidity from the sensor node to the gateway using the LoRA Ebyte E220 communication module. The test results show that the sensor node measurement data can be sent to the gateway by setting the distance between devices as far as 500 meters. The resulting data transmission delay is in the range of 2-10 second
Prediksi Persediaan Voucer Kuota Internet pada Toko Umega Cell menggunakan Metode Regresi Linier
Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat memengaruhi kebutuhan masyarakat terhadap layanan internet. Hal ini berdampak pada meningkatnya penjualan voucer internet yang memerlukan manajemen stok secara tepat agar tidak terjadi kekurangan maupun kelebihan persediaan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem prediksi penjualan voucer internet dengan menggunakan metode regresi linear berganda. Variabel independen yang digunakan adalah jumlah penjualan voucer pada hari kerja (Senin–Jumat) dan akhir pekan (Sabtu–Minggu), sedangkan variabel dependen adalah jumlah penjualan total dalam satu minggu. Metode penelitian dilakukan melalui pengumpulan data penjualan voucer pada toko Umega Cell selama sepuluh bulan. Data kemudian diolah menggunakan pendekatan regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak Python Flask untuk membangun aplikasi prediksi berbasis web. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model regresi linear berganda dapat memberikan prediksi persedian stok voucer. Implementasi sistem prediksi ini membantu pemilik usaha dalam menentukan jumlah stok voucer yang optimal, sehingga dapat meminimalisir kerugian akibat kelebihan stok maupun kehilangan peluang penjualan karena kekurangan sto
Oceanographic Parameter Measurement System Based on LoRA Communication Module
Measurement of oceanographic parameters is needed to determine the condition of the ecosystem in the water area so that it can be the basis for carrying out conservation activities in marine waters. Measurement of physical and chemical parameters used manually which causes the data obtained is still susceptible to observational errors. In this study, a system was designed that can measure oceanographic parameters periodically. The designed system consists of a temperature sensor, turbidity sensor, pH sensor and TDS sensor integrated with a microcontroller device. The system consists of two main parts, a sensor node that has a function as a transmitter and a gateway that has a function as a receiver. Initial testing is done by calibrating and validating data for each sensor used. The next test was carried out by testing the transmission of data from the measurement of oceanographic parameters in the form of water pH, salinity, water temperature and water turbidity from the sensor node to the gateway using the LoRA Ebyte E220 communication module. The test results show that the sensor node measurement data can be sent to the gateway by setting the distance between devices as far as 500 meters. The resulting data transmission delay is in the range of 2-10 second
- …
