1,727,489 research outputs found

    I Nyoman Darma Putra: A Literary Mirror: Balinese Reflections on Modernity and Identity in the Twentieth Century, 2011

    No full text
    Suryadi . I Nyoman Darma Putra: A Literary Mirror: Balinese Reflections on Modernity and Identity in the Twentieth Century, 2011. In: Archipel, volume 84, 2012. pp. 250-253

    I Nyoman Darma Putra: A Literary Mirror: Balinese Reflections on Modernity and Identity in the Twentieth Century, 2011

    No full text
    Suryadi . I Nyoman Darma Putra: A Literary Mirror: Balinese Reflections on Modernity and Identity in the Twentieth Century, 2011. In: Archipel, volume 84, 2012. pp. 250-253

    POTRET PERJUANGAN HIDUP TOKOH SEKARWANGI DALAM CERBUNG MULIH NDESA KARYA SURYADI WS (Suatu Tinjauan Sosiologi Sastra)

    Full text link
    ABSTRAK Eri Merdekawati. C0112016. 2016. Potret Perjuangan Hidup Tokoh Sekarwangi dalam cerbung Mulih Ndesa karya Suryadi WS (Suatu Tinjauan Sosiologi Sastra). Skripsi: Progam Studi Sastra Daerah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret Surakarta. Perumusan masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimanakah struktur cerbung Mulih Ndesa karya Suryadi WS yang meliputi fakta-fakta cerita (alur, karakter, latar), tema, dan sarana-sarana cerita (judul, sudut pandang, gaya dan tone, simbolisme, ironi)? (2) Bagaimanakah potret perjuangan hidup tokoh Sekarwangi dalam cerbung Mulih Ndesa karya Suryadi WS? (3) Bagaimanakah kondisi sosial masyarakat yang terdapat dalam cerbung Mulih Ndesa karya Suryadi WS?.Tujuan penelitian ini yaitu (1) Mendeskripasikan struktur yang membangun cerbung Mulih Ndesa karya Suryadi WS. (2) Mendeskripsikan potret perjuangan hidup tokoh Sekarwangi. (3) Mendeskripsikan kondisi sosial masyarakat yang terdapat dalam cerbung Mulih Ndesa karya Suryadi WS. Manfaat teoritis penelitian ini yaitu hasil penelitian ini diharapkan dapat membentu memperkaya khasanah ilmu pengetahuan, khususnya dalam bidang penelitian terhadap karya sastra. Secara praktis hasil penelitian ini diharapkan dapat dimanfaatkan penelitian sejenis lainnya. Landasan teori yang digunakan dalam penelitian ini antara lain pengertian cerbung, teori struktural menurut Robert Stanton, pendekatan sosiologi sastra dan teori masalah-masalah sosial. Bentuk penelitian ini adalah penelitian sastra dengan metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah cerbung Mulih Ndesa karya Suryadi WS. Data primer dalam penelitian ini berupa isi teks cerbung Mulih Ndesa karya Suryadi WS berupa unsur-unsur intrinsik meliputi fakta-fakta cerita (alur, karakter, latar), tema dan sarana-sarana cerita (judul, sudut pandang, gaya dan tone, simbolisme, ironi), informasi perjuangan hidup tokoh Sekarwangi dan kondisi sosial masyarakat dalam cerbung Mulih Ndesa karya Suryadi WS. Data sekunder penelitian ini berupa informasi hasil wawancara dengan pengarang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik content analysis dan wawancara, dan studi pustaka. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah reduksi data, sajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah (1) Dilihat dari unsur struktural yang terdapat dalam cerbung Mulih Ndesa karya Suryadi WS menunjukkan adanya hubungan yang erat dan saling mengkait antar unsur satu dengan lainnya yang dirangkum menjadi satu kesatuan yang utuh. (2) Dilihat dari sosiologi sastra cerbung Mulih Ndesa karya Suryadi WS menunjukan adanya potret perjuangan hidup yang dilakukan oleh tokoh Sekarwangi sebagai tokoh utama. (3) serta menjelaskan kondisi sosial masyarakat yang ada di dalam cerbung Mulih Ndesa karya Suryadi WS yang meliputi hubungan sosial yang terdapat dalam masyarakat, kondisi ekonomi, kondisi pendidikan, dan kondisi religi. Kata kunci : perjuangan hidup, tokoh Sekarwangi, sosiologi Sastr

    Kajian Sosiologi dalam Cerkak "Pedhot Neng Sungginan" Karya Suryadi WS

    No full text
    Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan yang seluruhnya diperoleh dari sumber tertulis. Penelitian ini difokuskan pada cerkak Suryadi WS yang berjudul "Pedhot Neng Sungginan". Tujuan penulisan ini untuk mendeskripsikan aspek sosiologi sastra dalam cerkak karya Suryadi WS ,dan hubungan pengarang dan karyanya. Pemilihan cerpen ini didasari oleh persoalan kritik soaial masyarakat bersikap acuh terhadap perempuan kaya yang sombong yang tercermin dalam cerkak tersebut. teori yang digunakan adalah sosiologi sastra

    PERANAN R SURYADI SURYADHARMA DALAM MEMBANGUN ANGKATAN UDARA REPUBLIK INDONESIA (AURI) TAHUN 1946-1962

    No full text
    Skripsi ini berjudul “Peranan R. Suryadi Suryadharma dalam membangun Angkatan Udara Republik Indonesia (AURI) Tahun 1946-1962”. Penelitian ini berbicara mengenai peranan KSAU R. Suryadi Suryadharma dalam merintis dan membangun Anggkatan Udara Republik Indonesia. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk memenuhi sebagian dari syarat memperoleh gelar Sarjana Pendidikan program studi Pendidikan Sejarah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode historis, karena permasalahan yang dikaji merupakan permasalahan yang berkaitan dengan masa lalu. Adapun langkah-langkah yang dilakukan dalam menggunakan metode historis ini adalah heuristik, kritik, interpretasi, serta historiografi. Adapun teknik yang digunakan dalam penulisan skripsi adalah dengan menggunakan studi literatur, sebagai suatu cara yang digunakan untuk mendapatkan data-data yang relevan dengan permasalahan yang dikaji, sehingga diperoleh data yang dibutuhkan untuk penelitian skripsi ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa R. Suryadi Suryadharma memiliki berbagai peran dalam merintis dan membangun AURI khususnya pada masa menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU). Latar belakang keluarga dan pendidikan R. Suryadi Suryadharma mempengaruhi karir beliau di bidang penerbangan. R. Suryadi Suryadharma pantang menyerah dalam menempuh pendidikan, hal tersebut dilakukan untuk mencapai cita-cita beliau untuk menjadi seorang perwira. Peranan yang dilakukan oleh R. Suryadi Suryadharma dalam membangun AURI pada tahun 1946-1962 telah menjadikan AURI salah satu Angkatan Udara yang cukup disegani di wilayah Asia Tenggara. Berbagai kebutuhan yang dibutuhkan oleh AURI maka R. Suryadi Suryadharma melakukan perbaikan pesawat bekas peninggalan Belanda dan Jepang. Selain itu untuk meningkatkan ilmu pengetahuan yang dimiliki oleh anggota-anggota AURI, maka R. Suryadi Suryadharma mendirikan sekolah Menengah Atas untuk para anggota AURI. Selain Sekolah Menengah Atas yang didirikan oleh R. Suryadi Suryadharma belau juga mendirikan Sekolah Polisi Angkatan Udara. Tujuan didirikannya sekolah tersebut adalah untuk menangani kasus-kasus kriminal yang ada di pangkalan-pangkalan udara, sehingga dengan adanya polisi angkatan udara berbagai hal yang bersifat kejahatan atau kriminal bisa diselesaikan berdasarkan norma dan sanksi yang berlaku. Selain pendirian sekolah-sekolah, beliau juga berperan ketika menumpas pemberontakan di daerah-daerah Indonesia serta pada saat terjadinya Agresi Militer Belanda. Sehingga dengan melakukan operasi udara membuktikan bahwa AURI turut serta dalam mempertahankan Republik Indonesia.Selain itu, pada tahun 1952 R. Suryadi Suryadharma juga melakukan suatu susunan komando/kesatuan yang kemudian dijadikan dasar dalam penyusunan komando. Rencana kerja yang merupakan program dari KSAU R. Suryadi Suryadharma terus dilakukan sejak tahun 1950 sampai dengan tahun 1955. Peranan yang dilakukan KSAU R. Suryadi Suryadharma juga melakukan penumpasan pemberontakan DI/TII pada tahun 1953. Kemudian penumpasan PRRI/Permesta pada tahun 1958. Hingga pada tahun 1962 ketika tengah hangat-hangatnya operasi pembebasan Irian Barat, KSAU R. Suryadi Suryadharma digantikan oleh Laksamana Muda Omar Dhani. This essay entitled "The Role of R. Suryadi Suryadharma in building Indonesian Republic Air Force (AURI) Year 1946-1962". This study speaks about the Air Force Chief R. Suryadi Suryadharma role in initiating and building Anggkatan Indonesian Air. The purpose of this study to meet most of the requirements to obtain a Bachelor's Degree Education History Education courses. The method used in this research is to use historical methods, because of the problems studied the problems. The steps are performed using the historical method is heuristic, criticism, interpretation, and historiography. The techniques used in the thesis is to use the study of literature, as a means used to obtain data relevant to the issues that were examined, in order to obtain the data required for this essay research ciated with the past.The results showed that R. Suryadi Suryadharma have various roles in initiating and building the Air Force in particular in the past served as Chief of Staff of the Air Force (Air Force Chief). Family background and educational R. Suryadi Suryadharma affect his career in the field of aviation. He role performed by R. Suryadi Suryadharma in building the Air Force in 1946-1962 have made the Air Force one Air Force who was well respected in the Southeast Asian region. Various needs required by the Air Force then R. Suryadi Suryadharma perform aircraft repair former Dutch and Japanese heritage. In addition to increasing the knowledge possessed by members of the Air Force, then R. Suryadi Suryadharma school founded SMA for the members of the Air Force. In addition to a high school that was founded by R. Suryadi Suryadharma he also founded the School of the Air Force Police. The objective of establishing the school is to handle criminal cases in air bases, so that the air force police matters of crime or criminal nature can be resolved based on the norms and sanctions applicable.In addition to the establishment of schools, he also plays a role when the insurgency in areas of Indonesia as well as at the time of the Dutch Military Aggression. So as to conduct air operations prove that the Air Force take part in maintaining the Indonesia.Besides in 1952 R. Suryadi Suryadharma also perform a command structure / union then used as the basis for preparing. The work plan is a program of the Air Force Chief R. Suryadi Suryadharma continued since 1950 until 1955. The role that made Air Force Chief R. Suryadi Suryadharma also conduct counterinsurgency DI / TII in 1953. Then crackdown PRRI / Permesta in 1958. Until the year 1962 when the middle raged liberation of West Irian operations, Air Force Chief R. Suryadi Suryadharma replaced by Rear Admiral Omar Dhani

    Tingkat kesadaran sejarah siswa smta di Kota Ujung Pandang

    Full text link
    Buku ini berisi tentang tingkat kesadaran sejarah siswa smta di Kota Ujung Pandang yang meliputi gambaran umum simbol sejarah, sasaran kesadaran sejarah dan bentuk kesadaran sejarah

    Indonesian Local Learning Ecosystem in Energy Transition Era Ensure Wealth Stay in Local Economies

    Full text link
    The aim of this study is to elaborate the impact of collaborative work among stakeholders in Indonesia upstream oil gas industry for create value through supply chain management by prioritizing local products. Challenges of local products are not only from qualities and quantities as per industrial demands, but also from sustainable principles that start applying by Upstream Oil Gas Industry. The implementation of sustainable principles is very important to ensure that Indonesia can fulfil the target of energy transition as mentioned on the Paris Agreement in 2015. In this moment, Indonesia oil and gas industry and supported by the Government of Indonesia already prepared the roadmap to support the energy transition by reducing emissions, applying new technology for CCU/CCUS, and emphasizing the crucial role of the supply chain sustainability. As part of supply chain management (SCM) sustainability principles, the government and industry need to prepare the local companies to support the energy transition target. The landscape of the Indonesian petroleum industry, focusing on specific regulations for local content improvement and their alignment with supply chain sustainability in the energy transition era. Indonesian oil and gas companies operate under Production Sharing Contracts (PSC) with the government. The PSC has agreed to target local content with the government during exploration and operation. To achieve this, local companies must enhance their capabilities through research and development (RD) to remain competitive and support decarbonization strategies without compromising local content and emissions reduction initiatives. This paper discusses, according to the research, local companies have limitations to get access of new technologies that will be implemented during energy transition era. Therefore, collaborative work among Government and Industries is required to ensure local companies can be ready by the time the energy transition begins. Overcoming the challenge and limitation, this paper belief that collaboration among Government, Oil Gas Company, Supporting Industries (Vendor), Financial and Education Institution in Indonesia during the energy transition has pivotal role. By fostering collaboration, embracing sustainability principles, and investing in research and development, stakeholders can create a thriving ecosystem that supports local economic growth and environmental stewardship. Successful development programs through collaboration are ultimately expected to enhance job creation for Indonesian citizens, addressing the needs of the country with large population like Indonesia

    Teori graf dasar/ Suryadi

    No full text
    147 , hal.; 23 cm

    Teori graf dasar/ Suryadi

    No full text
    147 , hal.; 23 cm

    Knowledge management/ Suryadi

    No full text
    299 hal.; 29 cm
    corecore