1,721,060 research outputs found

    Moderasi Beragama: Sebuah Diskursus Dinamika Keagamaan di Era Kontemporer

    Full text link
    Penguatan moderasi beragama menjadi salah satu indikatorutama sebagai upaya membangun kebudayaan dan karakter bangsa

    Teologi dan budaya islam masyarakat banjar

    Full text link

    Menjadi Guru Hebat:Dalam Membangun Kesiapan Belajar Perspektif Pendidikan Islam Abad 21 (Editor: Surawan)

    Full text link
    Buku Menjadi Guru Hebat: Dalam Membangun Kesiapan Belajar Perspektif Pendidikan Islam Abad 21 ini merupakan buku yang membahas tentang pembelajaran yang efektif dan berkualitas serta kemampuan guru dalam keterampilan mengaja

    Inovasi Pembelajaran PAI berbasis IT

    Full text link

    Akhlak Tasawuf : sebuah pengantar

    Full text link

    Pembelajaran Al-Qur’an Hadits Menggagas Format Pembelajaran yang Enjoy dan Menyenangkan Pada Generasi Z (Editor :Surawan)

    Full text link
    Buku ini membahas tentang Format pembelajaran Al-Qur'an Hadits yang enjoy dan menyenangkan pada generasi Z dalam menggali kemampuan belajar anak

    PERANAN KEPALA DESA DALAM RANGKA MENSOSIALISASIKAN UNDANG – UNDANG NOMOR 6 TAHUN 2014 TENTANG DESA TERHADAP MASYARAKAT DESA MIRICINDE KECAMATAN PURWANTORO KABUPATEN WONOGIRI

    Full text link
    Penelitihan ini bertujuhan untuk mengetahui Peranan Kepala Desa dalam rangka mensosialisasikan Undang Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa Terhadap masyarakat Desa Miricinde. Peranan Kepala Desa dalam mensosialisasikan Undang Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa Terhadap masyarakat Desa Miricinde adalah Bagai mana Pentingnya peran Kepala Desa dalam mensosialisasikan Undang Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa Terhadap masyarakat Desa Miricinde, dengan tujuhan supaya masyarakat mengerti dan memahami isi dari Undang Undang tersebut, dan tentuntya diharapkan peran serta dari masyarakat dalam Pembangunan. Informan utama dalam penelitian ini adalah 4 orang,yaitu Kepala Desa, BPD, dan 2 orang tokoh masyarakat. Cara penelitian dengan dengan mengumpulkan data dengan menggunakan metode wawancara , kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatip. Kesimpulan dari Penelitian ini sebagai berikut: 1. Kepala Desa Kepala Desa ternnyata benar bernar berperanan dan melaksanakan mensosialisasikan Undang Undang No 6 Tahun 2014 Tentang Desa terbukti telah melaksanakan sosialisasi yang dilaksanakan pada yang pertama hari Selasa 6 Desember 2016, yang kedua pada hari Rabu 14 Desember 2016, dan yang ketiga hari Rabu 21 Desember 2016. 2. merupakan tokoh sentral yang mempunyai tugas dan kewajiban sebagai pimpinan Pemerintah Desa, yaitu menyelenggarakan rumah tangga Desa dan merupakan penyelenggara dan penanggung jawab utama dibidang pembangunan dan kemasyarakatan dalam rangka penyelenggaraan Pemerintahan Desa. 3. Kepala Desa menjadi pemeran yang sangat penting dalam rangka suksenya Sosialisasi Undang Undang No 6 Tahun 2014 Tentang Des

    Pola Internalisasi Nilai Keislaman Keluarga Muhammadiyah Dan Islam Abangan

    No full text
    Family is a very effective school in instilling the value of internalization. For this reason, the purpose of this study are 1) What is the diversity of Muhammadiyah and Islam Abangan families? 2). What is the pattern of internalization of Islamic values ​​that occurs in the family of Muhammadiyah and Islam Abangan? 3). What is the problem encountered in the effort to internalize Islamic values ​​and what is the solution to overcome it? This study used a qualitative descriptive design with a research cite in the Kulon Progo Regency Kokap District. The research subjects consisted of 5 main families in the Head of Muhammadiyah Hargomulyo consisted of 3 Muhammadiyah families and 2 Muslim families of Abangan Hargomulyo. The research method used interview, observation and documentation while data analysis used reduction, display and verification. The results of this study were 1). The religious diversity of the Muhammadiyah and Abangan families in principle has similarities, both Muhammadiyah and Abangan, faithfully believe in God. Only in the Abangan family did the belief system occur syncretism between the teachings of Islam and the culture of anismism, Hinduism and Buddhism. In prayer worship activities, most Abangan families did not carry out Islam faithfully, for the implementation of fasting was same, only Abangan families knew a number of fasts that the Prophet had never taught. In the activity of family charity, the abangan family did a lot of slametan, while Muhammadiyah did not. For social issues, both Muhammadiyah and Abangan there was no difference. 2). The pattern of internalization of religious values ​​included material internalization in the creed (faith), worship and morals. The method used in the internalization process was indoctrination, exemplary and habitual behavior. 3). The problems of internalizing religious values ​​included parenting, the level of children's association, technological advances and bustle, caused communication patterns to be constraine

    MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM (Studi Kasus di Sekolah Dasar Standar Nasional Muhammadiyah Parakan Temanggung Tahun 2008/2009)

    Full text link
    Sekolah adalah lembaga pendidikan tempat mendidik siswa tentang ilmu pengetahuan umum dan keagamaan. Proses belajar mengajar pada dasarnya merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan siswa dengan guru untuk mencapai tujuan yang diharapkan. Akan tetapi yang paling inti di dalamnya adalah tentang manajemennya. Keberhasilan manajemen akan menjadi barometer keberhasilan pendidikan sendiri. SD Muhammadiyah Parakan Temanggung berdasarkan visinya ”Dengan Sadar Menjadi Sekolah Unggul”, maka perhatian terhadap prestasi belajar diupayakan semaksimal mungkin serta menerapkan sistem manajemen berbasis sekolah (MBS) dalam menjalankan kegiatan manajerial sekolahnya. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimanakah pelaksanaan manajemen pendidikan Islam di SD Standar Nasional Muhammadiyah Parakan Temanggung tahun 2008/2009 dan faktor apa saja yang mendukung dan menghambat manajemen pendidikan Islam di SD Standar Nasional Muhammadiyah Parakan Temanggung tahun 2008/2009? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan manajemen pendidikan Islam yang diberlakukan di Sekolah Dasar Standar Nasional Muhammadiyah Parakan Temanggung pada tahun 2008/2009, serta mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan manajemen pendidikan Islam di Sekolah Dasar Standar Nasional Muhammadiyah Parakan pada tahun 2008/2009. Jenis penelitian yang dipakai adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini ada 2 (dua) jenis. Pertama, sumber data primer yaitu Kepala Sekolah dan guru. Kedua, sumber data sekunder, yaitu karyawan dan dokumen. Metode pengumpulan data penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Untuk menganalisis faktor pendukung dan penghambat, digunakan metode analisis SWOT Strength (kekuatan), Weaknes (Kelemahan), Opportunity (peluang) dan Treath (ancaman). Penelitian ini menyimpulkan bahwa, pelaksanaan manajemen pendidikan Islam di SD Muhammadiyah Parakan Temanggung tahun 2008/2009 telah menerapkan kurikulum yang menyatu dengan keislaman, tenaga kependidikan yang professional, pengelolaan kesiswaan yang sesuai dengan kebutuhan anak, pengelolaan keuangan yang rapi dan transparan, sarana dan prasarana yang memadai, pengelolaan hubungan dengan masyarakat yang solid, serta layanan khusus yang memadai. SD Muhammadiyah Parakan Temanggung telah menerapkan prinsip-prinsip manajemen dalam pendidikan Islam yaitu prinsip amar ma’ruuf nahi munkar, prinsip menegakkan kebenaran, prinsip menegakkan keadilan, dan prinsip menyampaikan amanah kepada yang ahli. Adapun faktor pendukung SD Muhammadiyah Parakan di dorong oleh visi dan misi mutu menjadi sekolah unggulan di segala bidang dan faktor penghambatnya belum optimalnya dalam pelaksanaan manajerialnya
    corecore