1,929 research outputs found

    Pemilihan bahasa Tobati-bahasa Indonesia di kalangan penutur jati bahasa Tobati

    Full text link
    Hadirnya buku Pemilihan Bahasa Tobati-Bahasa Indonesia di Kalangan Penutur Jati Bahasa Tobati ini merupakan hasil penelitian bahasa yang ditulis oleh Sitti Mariati S., Supriyanto Widodo, Suharyanto, dan Novaria Panggabean. Buku hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa telah terjadi pergeseran penggunaan bahasa oleh masyarakat Tobati dan Enggoros dari bahasa Tobati ke bahasa Indonesia. Dalam ranah keluarga misalnya, masyarakat Tobati juga Enggros ketika berbicara dengan ayah, ibu, dan kakaknya tentang persolan sehari-hari sama seringnya menggunakan bahasa Tobati dan bahasa Indonesia. Namun, ketika mereka berbicara dengan adiknya atau kakaknya, cenderung mendekati lebih sering menggunakan bahasa Indonesia daripada bahasa Tobati. Sedangkan ketika mereka berbicara dengan anak-anak, berkecenderungan sering menggunakan bahasa Indonesia. Kondisi dan situasi kebahasaan seperti itu tentu sangat memprihatinkan, lebih-lebih jumlah penutur bahasa Tobati berjumlah 617 orang. Oleh karena itu, penelitian pemilihan bahasa sangat penting untuk dikaji mengingat bahasa berkaitan dengan identitas. Penutur yang sudah tidak mampu berbahasa daerahnya, tentu kehilangan identitas kedaerahannya. Melihat rendahnya sikap masyarakat Tobati dan Enggros terhadap bahasa ibunya dapat dikatakan bahwa bahasa Tobati sudah tidak aman. Berdasarkan hasil penelitian ini Balai Bahasa Papua juga para pemangku kepentingan kebahasaan di Papua, khususnya di Kota Jayapura dapat terdorong untuk melakukan kegiatan nyata seperti menyusun kamus, menyusun bahan ajar, menyusun ortografi bahasa Tobati, dan lain-lain

    Pengaruh konsentrasi limbah air cucian beras dan lama fermentasi terhadap produksi alkohol oleh ( Saccharomyces cerevisiase 3012)

    Full text link
    SUPRIYANTO. HS. J201880109. PENGARUH KONSENTRASI LIMBAH AIR CUCIAN BERAS DAN LAMA FERMENTASI TERHADAP PRODUKSI ALKOHOL OLEH Saccharomyces cerevisiae 3012 (dibawah bimbingan HJ. SRIANI HENDARKO dan WIJANARKA). Beras menempati urutan pertama dalam konsumsi pangan sehari-hari bagi sebagian besar penduduk Indonesia. Sebagian besar air cucian beras dibuang ke alam, padahal didalamnya masih terkandung beberapa komponen yang bermanfaat seperti karbohidrat, protein, vitamin dan mineral. Sehingga memungkinkan sekali untuk dimanfaatkan serta dirombak menjadi produk yang bernilai ekonomis.Salah satunya dengan proses fermentasi oleh Saccharomyces cerevisiae 3012 untuk menghasilkan alkohol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan produksi alkohol yang dihasilkan oleh S. cerevisiae 3012 dari limbah air cucian beras pada konsentrasi dan lama fermentasi yang berbeda. Dalam penelitian ini menggunakan rancangan dasar Rancangan Acak Lengkap pola Faktorial. Ada 2 faktor yang dicoba : pertama, faktor konsentrasi liinbah air cucian beras yang mempunyai taraf 0% (K0), 10% (KI), 20% (K2), 30% (K3) clan kedua, faktor lama fermentasi : hari ke-0 (HO), hari ke-2 (H2), hari ke-4 (H4), hari ke-6 (H6), hari ke-8 (H8). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hari ke 0 sampai hari ke 6, kadar alkoholnya mengalami kenaikan pada semua konsentrasi. Kadar alkohol tertinggi diperoleh pada konsentrasi liinbah air cucian beras 30% pada hari ke-6 (K3H6) sebesar 24,70% dengan total asam 12,02% dan SUPRIYANTO. HS. J20188109. THE EFFECT OF RICE RINSE WATER CONCENTRATION AND LENGTH OF FERMENTATION FOR ALCOHOL PRODUCING BY Saccharomyces cerevisiae 3012. Rice take the first place in most Indonesian people consumption. The greater part of rice water has thrown away to environment, however it maybe still consist a number of essential component like carbohydrates, protein, vitamin and minerals. So it can be used and changed for an economical value product. One of them was the fermentation by Saccharomyces cerevisiae 3012 to produce alcohol. The aim of this research to know the differences of alcohol production from rice rinse water at the different of concentration and the length of fermentation by Saccharomyces cerevisiae 3012. The experiment used Complete Randomised Designs with factorial method. There were 2 factor tried : the first factor was rice rinse water concentration factor i.e 0% (KO), 10% (K1), 20% (K2), 30% (K3) and the second factor was length fermentation factor : first day (HO), second day (H2), fourth day (H4), sixth day (H6), eighth day (H8). The result of the research show that from the first day to the sixth day alcohol production increase in all concentration. The highest level of alcohol was taken at 30% of rice rinse water concentration in the sixth day (K3H6) that is 24,70% with total acid 12,02% and pH 2,262

    Hari akhir zaman

    No full text
    iv, 60 hlm. ; 22 cm

    Hari akhir zaman.

    No full text
    Buku ini mengupas berbagai hal seputar hari kiamat, tandanya, kronologi, serta apa yang akan terjadi setelah hari akhir itu.iv, 60 hlm.: ilus.; 25 cm

    IMPLEMENTASI PENGAWASAN PROSES PRODUKSI TEMBAKAU NA-OOGST BAHAN CERUTU DALAM RANGKA MENJAGA MUTU PADA UD. HARI BASOEKI JEMBER

    No full text
    Jember merupakan salah satu produsen utama dan menjadi penyumbang terbesar produksi tembakau nasional dan menjadi penyumbang 25 % permintaan dunia. Prospek yang sangat menguntungkan dari tembakau mendorong perkembangan perusahaan eksportir tembakau Jember dan dapat menyebabkan timbulnya persaingan berkaitan dengan hasil produksi serta produk yang dihasilkannya. Kondisi tersebut membuat perusahaan UD. Hari Basoeki Jember terus dituntut untuk dapat meningkatkan aktivitas produksinya agar mampu bersaing dalam mempertahankan kelangsungan hidup suatu perusahaan. Permasalahan yang sering terjadi dalam kegiatan proses produksi perusahaan ialah input yang diperoleh dan hasil produksi UD. Hari Basoeki Jember dari tiga tahun terakhir mengalami fluktuasi utamanya pada hasil produksi tahun 2013-2014 yaitu dari angka 2.560 bal menjadi 2.400 bal. Hal ini terjadi karena ketidaktersediaan bahan baku akibat kualitas mutu yang ditawarkan tidak sesuai harapan perusahaan dan keteledoran yang dilakukan pekerja sehingga barang hasil pembelian tersebut diproses tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan perusahaan sehingga mengalami kerusakan dan berdampak pada penurunan kualitas serta produktivitas hasil produksi. Sedemikian pentingnya kegiatan produksi dalam suatu perusahaan sehingga sudah menjadi tanggungjawab UD. Hari Basoeki Jember jika perusahaannya selalu memperhatikan kegiatan produksi salah satunya dengan kegiatan pengawasan proses produksi. Jenis penelitian ini menggunakan tipe penelitian deskriptif yang didasarkan pada paradigma kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pengawasan proses produksi tembakau na-oogst bahan cerutu dalam menjaga mutu yang diterapkan pada UD. Hari Basoeki, baik dari segi kuantitas bahan baku yang ix diinginkan maupun kualitas produk akhir yang dihasilkan dari proses produksi perusahaan. Penentuan informan didasarkan melalui teknik snowball dimana informan ditentukan dengan beberapa pertimbangan tertentu. Proses pengumpulan data dibagi menjadi 2 yaitu: pengumpulan data primer (dengan observasi dan wawancara) serta data sekunder berupa dokumentasi. Untuk menguji keabsahan data, peneliti menggunakan perpanjangan keikutsertaan, ketekunan pengamatan, triangulasi, dan diskusi teman sejawat. Sedangkan tahap analisis data menggunakan analisis domain dan taksonomi yang berguna untuk memilah-milah dan memfokuskan data yang dibutuhkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan proses produksi tembakau yang dijalankan UD. Hari Basoeki Jember sangat berhubungan dengan kualitas hasil produksi yang nantinya mengarah pada peningkatan hasil produksi perusahaan itu sendiri. Pelaksanaan pengawasan efektif yang dilakukan UD. Hari Basoeki dimulai dengan cara mengadakan pengawasan sejak tahap input meliputi pengawasan faktorfaktor produksi utamanya dalam penyediaan bahan baku, tahap transformasi (pengawasan dalam proses), dan pengawasan terhadap hasil produksi (output) pasca proses produksi

    Hari Kunzru: Twenty-First Century Perspectives

    No full text
    This book is the first edited collection to focus on the work of contemporary author Hari Kunzru. It contains major new essays on each of his novels – The Impressionist, Transmission, My Revolutions, Gods Without Men, White Tears and Red Pill – as well as his short fiction and non-fiction writings. The collection situates Kunzru’s work within current debates regarding postmodernism, postcolonialism, metamodernism and post-postmodernism, and examines how Kunzru’s work is central to major thematic concerns of the contemporary novel including whiteness, national identity, Britishness, cosmopolitanism, music, space, memory, art practice, trauma, Brexit, immigration and populist politics. Discussing Kunzru both as a British-Asian and global author, the book engages with current debates regarding the politics of publishing of ethnic writers, examining how Kunzru has managed to shape a career in resistance of narrow labelling where many other writers have struggled to achieve long-term recognition.</p

    Hari Kunzru: Twenty-First Century Perspectives

    No full text
    This book is the first edited collection to focus on the work of contemporary author Hari Kunzru. It contains major new essays on each of his novels – The Impressionist, Transmission, My Revolutions, Gods Without Men, White Tears and Red Pill – as well as his short fiction and non-fiction writings. The collection situates Kunzru’s work within current debates regarding postmodernism, postcolonialism, metamodernism and post-postmodernism, and examines how Kunzru’s work is central to major thematic concerns of the contemporary novel including whiteness, national identity, Britishness, cosmopolitanism, music, space, memory, art practice, trauma, Brexit, immigration and populist politics. Discussing Kunzru both as a British-Asian and global author, the book engages with current debates regarding the politics of publishing of ethnic writers, examining how Kunzru has managed to shape a career in resistance of narrow labelling where many other writers have struggled to achieve long-term recognition.</p

    Author TONY CURTIS on history’s worst, forgotten serial killer in DARKNESS IN THE CITY OF LIGHT

    No full text
    After over 40 years as a successful poet and creative writing lecturer, Tony Curtis released his first novel in 2021. Darkness In The City Of Light, focused on WWII-era serial killer Marcel Petiot, has recently been shortlisted for the Paul Torday Prize for best debut novel from an author over 60. In the run-up to the awards, Hari Berrow speaks to Curtis about his fascinating book

    PENGARUH LAMA PEMBERIAN PAKAN BERHORMON AKRIFLAVIN TERHADAP MASKULINISASI IKAN NILA GIFT (Oreochromis niloticus)

    No full text
    Hasil penelitian diuji dengan Anova dilanjutkan dengan uji BNT 5%, hasil dari anatisis menyatakan bahwa lama pemberian pakan berhonnon akriflavin berpengaruh terhadap maskulinisasi ikan Nila Gift, pada kontrol terdapat persentase jantan 52,50%, 40 hari - 66,67%, 41 hari = 68,34%, 42 hari r 80,84%, 43 hari - 78,04%, 44 hari - 77,17%. Setelah diuji BNT5% menunjukkan bahwa lama pemberian pakan berhormon akriflavin yang optimal untuk maskulinisasi ikan Nila Gift adalah 42 hari sebesar 80,84%. Pcmberian pakan berhormon akrillavin berpengaruh terhadap maskulinisasi ikan Nila Gift (Orecchromis niloticus)

    "Fan fiction" in komunikacijski krog knjige

    Full text link
    Ne glede na fanovstvo oboževalci ustvarjajo besedila, računalniško obdelane slike, avatarje, računalniško obdelane videoposnetke, ocene, analize itd. kot odziv na izvirno delo, ki jih je prvotno navdihnilo. Z istim namenom nastajajo tudi "fan fiction" zgodbe, ki so tesno vezane na izvirna dela. Predvsem leta 2011 s prodorom "fan fiction" avtorice E. L. James na profitni trg s svojo trilogijo 50 odtenkov sive je "fan fiction" prejel večjo pozornost. Njeno delo je bilo v osnovi "fan fiction" zgodba s knjižnega fanovstva Somrak, avtorice Stephenie Meyer. Od tu izvira ideja magistrske naloge, ki "fan fiction" dela primerja z Darntonovim komunikacijskim krogom knjige. Naloga pregleda široko področje "fan fiction" del, od zgodovine, oblik do pregleda nad tujimi in slovenskimi spletnimi arhivi in tudi fanzini. V nadaljevanju se avtorica naveže še na komunikacijski krog knjige, kjer primerja "fan fiction" na točkah komunikacijskega kroga. V sklopu raziskave je bilo izvedenih pet intervjujev s slovenskimi avtoricami "fan fiction" zgodb, vprašanja so bila osnovana na primerjavi "fan fiction" zgodb s komunikacijskim krogom knjige in so zajemala tako poglede s strani avtorstva, kot branja "fan fiction" del.No matter what fandom it is, fans create texts, fanarts, avatars, fanvideos, reviews, analysis etc. as a reply to original work that inspired them. Fan fiction stories come to life with same purpose and are tightly connected to the canon. Fan fiction mainly gained bigger attention in 2011 with E.L. James\u27s trilogy 50 shades of grey and its entrance into profit publishing market. Her work was primary a fan fiction story based on literal fandom of Twilight written by Stephenie Meyer. This is the origin for master thesis that compares fan fiction with Darnton\u27s book communication circuit. The work overviews broad area of fan fiction from it\u27s history, forms to foreign and Slovenian web archives and fanzines. Further, the author includes comparison between fan fiction and segments of the communication circuit. Research included five interviews with Slovenian fan fiction authors, questions based on the comparison between fan fiction and communication circuit and included the view of authors as well as readers
    corecore