1,720,963 research outputs found
Jendela Pendidikan dan Kebudayaan : media komunikasi dan inspirasi XLIII/Mei 2020
Majalah JENDELA edisi kali ini mengulas
pokok-pokok kebijakan Kampus merdeka itu
sebanyak 19 halaman pada rubrik Fokus dan 2
halaman infografis utama untuk mempermudah
pemahaman pembaca tentang kebijakan Kampus
Merdeka tersebut
Jendela Pendidikan dan Kebudayaan : media komunikasi dan inspirasi XLIV/Juni 2020
Penjelasan lengkap tentang PPDB inilah yang tersaji
pada edisi kali ini. Pembaca dapat menyimaknya dengan
seksama sehingga mendapat gambaran yang lebih utuh
tentang PPDB dan kebijakannya yang wajib dipatuhi
bersama. Kebijakan PPDB ini diatur dengan tujuan
agar pemerataan akses dan mutu pendidikan dapat
terwujud.
Pada bagian lain, redaksi suguhkan resensi buku
dari sebuah buku koleksi terbaru Perpustakaan
Kemendikbud yang diterbitkan oleh Direktorat
Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Buku
ini merupakan hasil dari kajian yang dilakukan terhadap
guru-guru dalam mengimplemtasikan Kurikulum 2013.
Pembaca dapat menyimak resensi lengkapnya pada
halaman 3
Media Komunikasi dan Inspirasi: JENDELA Pendidikan dan Kebudayaan XXXIV/Mei 2019
Program Indonesia Pintar (PIP) yang diwujudkan
dalam bentuk Kartu Indonesia Pintar (KIP) pertama
kali diluncurkan pada 2014. Program ini menyasar
masyarakat usia sekolah, mulai 6 hingga 21 tahun
yang berasal dari keluarga tidak mampu. Program
yang diberikan berupa bantuan uang tunai yang
digunakan untuk membiayai kebutuhan pribadi siswa
bersekolah, sehingga meringankan beban orang
tua dalam pembelian peralatan sekolah, seperti
seragam, buku, tas, sepatu, dan kebutuhan lainnya,
seperti biaya transportasi dari tempat tinggal ke
sekolah.
Program yang dicanangkan oleh Presiden Joko
Widodo itu telah berjalan hampir lima tahun di tahun
2019 ini. Dalam perjalanannya, penyaluran KIP tidak
sepenuhnya berlangsung mulus. Evaluasi terhadap
penyaluran dan pencairan KIP terus dilakukan guna
memudahkan siswa penerima bantuan mendapatkan
manfaat dari dana PIP
Media komunikasi dan inspirasi: jendela pendidikan dan kebudayaan XLI/ Desember-2019
Berdasarkan Peraturan Presiden
Nomor 81 Tahun 2010 tentang Grand
Design Reformasi Birokrasi 2010—2025
dan Peraturan Menteri Pendayagunaan
Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor
11 Tahun 2015 tentang Peta Jalan Reformasi
Birokrasi 2015—2019, Kementerian Pendidikan
dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah menyusun
dokumen dan peta jalan reformasi birokrasi
Kemendikbud 2015—2019. Kemudian diterbitkan
Peraturan Presiden Nomor 7 Tahun 2015 tentang
Organisasi Kementerian Negara dan Peraturan
Presiden RI Nomor 14 Tahun 2015 tentang
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, maka
peta jalan reformasi birokrasi Kemendikbud
disesuaikan dan menghasilkan delapan program
area perubahan.
Delapan program yang menjadi fokus reformasi
birokrasi di lingkungan Kemendikbud yaitu
Manajemen Perubahan, Penguatan Pengawasan,
Penguatan Akuntabilitas Kinerja, Penguatan
Kelembagaan, Penguatan Tata Laksana, Penguatan
Sistem Manajeme SDM Aparatur, Penguatan
Peraturan Perundang-Undangan, dan Peningkatan
Kualitas Pelayanan Publik
Media Komunikasi dan Inspirasi: JENDELA Pendidikan dan Kebudayaan XXXVII/Oktober 2019
Good governance adalah istilah subyektif yang
menggambarkan bagaimana lembaga publik
melakukan urusan publik dan mengelola sumber
daya dengan cara yang dipilih. Dengan Good
governance, kekuasaan tidak semata-mata
dimiliki dan menjadi urusan pemerintah saja,
melainkan juga secara bersama-sama dikelola
oleh masyarakat dan pihak swasta.
Good governance memiliki beberapa prinsip di
antaranya yaitu transparansi dan akuntabilitas.
Transparansi adalah keterbukaan atas semua
tindakan dan kebijakan yang diambil, sedangkan
akuntabilitas adalah mempertanggungjawabkan
segala tindakan dan kebijakan yang dilakukan.
Prinsip ini tidak hanya harus dimiliki oleh lembaga
pemerintahan, tapi juga lembaga publik lainnya,
termasuk sekola
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Media komunikasi dan inspirasi: jendela pendidikan dan kebudayaan XL/Oktober-2019
Pekan Kebudayaan Nasional (PKN) adalah
perhelatan akbar seni budaya yang pertama kali
diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Direktorat
Jenderal Kebudayaan di Istora Senayan, Jakarta
pada 7 s.d. 13 Oktober 2019 lalu. PKN menampilkan
berbagai seni budaya dari seluruh Indonesia mulai
dari pasanggiri hingga pergelaran karya budaya
yang dikemas secara apik dan sukses menarik
pengunjung dari berbagai kalangan.
Mengusung tema “Ruang Bersama Indonesia
Bahagia”, PKN merupakan wujud implementasi
salah satu amanat dalam Kongres Kebudayaan
Indonesia 2018, yakni keragaman ekspresi budaya
yang mendorong keragaman interaksi antarbudaya
di Indonesia. Sentuhan kekinian serta modern
juga tak luput hadir mewarnai keragaman dalam
penyelenggaraan PKN.
JENDELA edisi 40 kali ini mengulas lengkap
kegiatan PKN yang dikemas dalam 17 halaman
pada rubrik Fokus. Ada lima kegiatan utama dalam
PKN, yaitu Pasanggiri, Pameran, Sawala Wicara,
Pergelaran Karya Budaya, dan Pawai Budaya.
Seluruh kegiatan itu, JENDELA sajikan dengan foto
dan infografis
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
- …
