1,720,970 research outputs found

    PENGARUH FOOT MASSAGE TERHADAP BENGKAK KAKI PADA IBU HAMIL

    Full text link
    Bengkak kaki menjadi penyebab utama keluhan ketidaknyamanan pada ibu hamil. Bengkak kaki menjadi masalah yang sering ditemui pada usia kandungan >20 minggu atau memasuki trimester III. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh foot massage terhadap bengkak kaki pada ibu hamil di RSI Jemursari Surabaya. Desain penelitian Pra Eksperiment dengan pendekatan One Group Pre Test dan Post Test Design. Sampel 30 orang ibu hamil dengan bengkak kaki di RSI jemursari Surabaya. Diambil dengan teknik Non Probability Sampling jenis Purposive sampling. Variabel Independen Foot Massage dan variable dependen bengkak kaki. Instrumen menggunakan lembar checklist tentang derajat bengkak kaki dan lembar observasi foot massage. Analisa data menggunakan uji statistic Wilcoxon ranks test dengan tingkat signifikan α = 0,05. Hasil penelitian didapatkan dari 30 responden sebelum diberikan interverensi terdapat derajat bengkak I (3.3%), derajat II (56.7%) responden, derajat III (26.7%) dan derajat IV (13.3%). Setelah diberikan interverensi terdapat perubahan tingkat derajat derajat bengkak I (66.7%), derajat II (30%) responden, derajat III (3.3%). Analisa uji statistic Wilcoxon ranks test didapatkan nilai signifikansi p sebesar 0,000. Foot massage berpengaruh terhadap kejadian bengkak kaki, sehingga perawat sebagai educator diharapkan mambu memberikan edukasi tentang foot massage dan pemberi pelayanan diaharapkan mampu memberikan intervensi kepada ibu hamil berupa foot massage pada bengkak kaki agar ibu dapat mandiri dalam mengurangi bengkak kaki dengan nonfarmakologis

    Cover dan Daftar isi

    No full text

    Sistem Klasifikasi Jenis Jeruk Impor Menggunakan Metode Klasifikasi Logarithmic Generalized Classifier Neural Network (LGCNN)

    Full text link
    Jeruk merupakan salah satu jenis buah yang sering dikonsumsi oleh manusia. Selain karena rasanya yang cukup disukai, jeruk juga dipilih sebagai buah favorit karena manfaatnya yang begitu banyak bagi kesehatan karena kaya akan vitamin C. beberapa manfaat dari buah jeruk antaralain adalah mencegah kanker, menjaga kesehatan jantung dan ginjal, menjaga stamina, membantu kesehatan syaraf,  mencegah kerusakan kulit, membantu menjaga system imun dan masih banyak manfaat lainnya. Ada beberapa jenis jeruk yang dapat dibedakan melalui penginderaan. Namun jika orang tidak mengerti jenis jeruk maka sulit untuk membedakan jenis jeruk tersebut. Pada penelitian ini diusulkan Sistem klasifikasi jenis jeruk impor menggunakan metode klasifikasi LGCNN. Ada beberapa tahapan pada sistem yang dirancang yaitu preprocessing, segmentasi, ekstraksi fitur dan klasifikasi. Sistem ini dirancang untuk mengetahui jenis jeruk impor seperti jeruk ponkam, jeruk navel, jeruk valencia dan jeruk santang. Dari hasil ujicoba yang telah dilakukan menunjukkan sistem ini dapat mengklasifikasikan jenis jeruk dengan tingkat akurasi 95.75%

    Perancangan Sistem Pendeteksi Dan Pencegahan Penyebaran Malware Melalui SMS Gateway

    Full text link
    Internet network is a media or technology that is very useful at this time. Almost everyone who uses electronics using internet network. With this internet network, humans can access the virtual world with ease, either in browsing, streaming, social media access and others. On the other hand there is a lack of Internet network technology. With the internet, computers can connect with other computers, so many cases of malware attacks through the internet network. Recently there has been a very dangerous malware attack. The malware is known as wannacry ransomware. Wannacry can attack computers that use windows operating system. Computers that have been infected wannacry will make all existing data in the computer hard drive becomes encrypted, so the user can not open the data that has been infected with the virus.To solve the problem then it is proposed Design of Malware Detection and Prevention System Using Unified Modeling Language (UML). This system is designed using Router, Server, and SMS Gateway. Router is used for network configuration. The server is used for WEB-based storage systems that serve to detect ports. SMS Gateway is used to send SMS to the network admins. With the proposed system is expected to help detect the presence of malware that goes through the router, so that the system will automatically send notification of malware via SMSÂ

    Sistem Distribusi Pengairan dan Monitoring Kelembapan Tanah pada Tanaman Cabai Menggunakan Teknologi Internet of Things

    Full text link
    Penggunaan teknologi Internet of Things (IoT) dalam sistem pertanian modern dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan air, terutama dalam budidaya tanaman cabai yang membutuhkan kelembapan tanah optimal. Sistem pengairan tetes yang dikombinasikan dengan monitoring kelembapan tanah berbasis IoT memungkinkan otomatisasi pengairan berdasarkan kondisi real-time dari tanah, sehingga mengurangi pemborosan air serta menjaga produktivitas tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem distribusi pengairan tetes otomatis serta monitoring kelembapan tanah pada tanaman cabai dengan memanfaatkan sensor kelembapan tanah yang diintegrasikan dengan platform IoT untuk kontrol dan pemantauan jarak jauh. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mengatur irigasi secara otomatis berdasarkan data kelembapan tanah, yang diukur dalam waktu nyata melalui sensor dan dikirimkan ke pengguna melalui aplikasi berbasis web. Implementasi sistem ini dapat meningkatkan efisiensi penggunaan air hingga 30% dibandingkan dengan metode irigasi konvensional, serta menjaga kelembapan tanah pada tingkat yang optimal untuk pertumbuhan tanaman cabai

    Pengenalan Wajah Menggunakan Implementasi T-shape Mask pada Two Dimentional Linear Discriminant Analysis dan Support Vector Machine

    Full text link
    Abstract. Face recognition is the identification process to recognize a person's face. Many studies have been developing face recognition methods, one of which is the Two Dimensional Linear Discriminant Analysis (TDLDA) which has pretty good accuracy results with the method of classification Support Vector Machine (SVM). With more training data can add computational time. TDLDA using all the piksel image as input to be processed for feature extraction. Though not all the objects in the area of the face is a significant feature in face recognition. In this study, the proposed use of the T-shape with only use a significant part is the eyes, nose, and mouth are integrated with TDLDA and SVM. The result could reduce computing time on face recognition 21.56% faster than TDLDA method. The accuracy of the results in this study was 91% -96% which is close to the level of accuracy without using a mask on the face.Keyword: face recognition, T-shape, TDLDA, Support vector machine. Abstrak. Pengenalan wajah merupakan proses identifikasi untuk mengenali wajah seseorang. Telah Banyak penelitian yang mengembangkan metode pengenalan wajah, salah satunya adalah Two Dimensional Linear Discriminant Analysis (TDLDA) yang memiliki hasil akurasi yang cukup baik dengan metode klasifikasi Support Vector Machine (SVM). Dengan semakin banyak data training dapat menambah waktu komputasinya. TDLDA menggunakan semua piksel citra sebagai masukan yang akan diproses untuk ekstrasi fitur. Padahal tidak semua objek pada area wajah merupakan fitur yang signifikan dalam pengenalan wajah. Dalam penelitian ini diusulkan penggunaan T-shape dengan hanya menyimpan bagian yang signifikan yaitu mata, hidung, dan mulut yang diintegrasikan dengan TDLDA dan SVM. Hasilnya dapat mengurangi waktu komputasi pada pengenalan wajah 21,56% lebih cepat daripada metode TDLDA. Hasil akurasi pada penelitian ini adalah 91%-96% yang mendekati tingkat akurasi tanpa menggunakan mask pada wajah.Kata Kunci: pengenalan wajah, T-shape, TDLDA, Support vector machine.</jats:p

    PENGENALAN SISTEM ISYARAT BAHASA INDONESIA MENGGUNAKAN KOMBINASI FITUR STATIS DAN FITUR DINAMIS LMC BERBASIS L-GCNN

    Full text link
    Jumlah karya ilmiah yang dihasilkan oleh akademisi dan peneliti di Indonesia semakin banyak, terutama setelah diterbitkannya surat edaran Dirjen DIKTI tahun 2012 dimana karya ilmiah dijadikan sebagai syarat kelulusan mahasiswa S1, S2 dan S3. Namun demikian, tidak semua karya ilmiah tersebut memiliki kualitas yang baik. Masih banyak karya ilmiah yang belum memenuhi standar baku Ejaan Yang Disempurnakan (EYD). Pada artikel ini, penulis mengembangkan sebuah kakas bantu untuk mendeteksi kesalahan tanda baca pada karya ilmiah, khususnya yang berbahasa Indonesia, sesuai dengan EYD. Aplikasi dirancang agar dapat mendeteksi kesalahan tanda baca pada tulisan karya ilmiah dengan format .doc atau .docx serta dapat menghasilkan keluaran berupa arsip Microsoft Word dengan tambahan hasil telaah pemeriksaan tanda baca yang dibangkitkan secara otomatis. Deteksi kesalahan tanda baca menggunakan metode pencarian kata dengan algoritma BoyerMoore. Aplikasi kakas bantu telah diuji coba dengan hasil rata-rata nilai presisi sistem sebesar 0,6806, recall sebesar 0,969 dan akurasi sistem sebesar 0,9636. Hasil tersebut menunjukkan bahwa aplikasi sudah mampu mendeteksi adanya kesalahan tanda baca meskipun masih ada keterbatasan deteksi karena tidak semua aturan tanda baca dicakup dalam pemeriksaannya

    Manajemen Mutu Pendidikan Agama Islam Di SMK Cendikia Lampung

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengetahui sejauh mana efektivitas Mutu Pendidikan Agama Islam di &nbsp;. Secara lebih detail, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyususnan perencanaan peningkatan mutu, pengorganisasian, pelaksanaan program dan bentuk pengawasan yang dilaksanakan dalam Mutu Pendidikan Agama Islam. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan pemanfaatan observasi (partisipant observation), wawancara (indept interview), dan pengajian dokumen (dokumen study). Adapun langkah yang ditempuh dalam menganalisis data yaitu dengan cara menyusun data, menghubungkan data, mereduksi penyajian dan kemudian disimpulkan. Sedangkan untuk mencapai kepercayaan data penelitian yang telah dikumpulkan berikutnya di lakukan uji tingkat kepercayaan (Credibilitas) dengan cara perpanjangan keterikatan yang lama, ketekunan pengamatan, melakukan tringulasi, mendiskusikan dengan teman sejawat dan pengecekan anggota. Berdasarkan analisis penelitian, ditemukan &nbsp;&nbsp;Kecamatan Lempuing sebagai berikut: Perencanaan dilakukan melalui pemilihan dan penetapan kegiatan. Bentuk perencanaan meliputi: Pengaturan sumber daya, pengaturan sumber dana, pengembangan kurikulum dan pembinaan personil organisasi sekolah. Pengorganisasian dilaksanakan dengan proses perincian seluruh pekerjaan yang harus dilaksanakan setiap personil organisasi sekolah dalam mencapai tujuan organisasi. Pelaksanaan belum sepenuhnya mengikuti tahapan pelaksanaan pedoman umum pelaksanaan. Konsep dan tujuan kebijakan Manajemen Mutu Pendidikan Agama Islam belum dipahami secara utuh oleh pelaku kebijakan sebagai akibat dari pelaksanaan sosialisasi kebijakan yang masih temporer dan kurangnya komunikasi dan koordinasi di antara pelaku kebijakan. Pengawasan meliputi tiga tahapan, yaitu: Pengawasan pendahuluan, pengawasan yang dilakukan bersama dengan pelaksanaan kegiatan dan pengawasan umpan balik untuk mengukur hasil-hasil dari suatu kegiatan yang telah diselesaikan. Proses pengawasan yang dilakukan antara lain: Penetapan standar kegiatan, penentuan pengukuran kegiatan, pengukuran pelaksanaan kegiatan nyata, membandingkan pelaksanaan kegiatan dengan standar dan penganalisaan penyimpangan-penyimpangan

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
    corecore