1,721,480 research outputs found
SUPERVISI AKADEMIK TERHADAP GURU BIMBINGAN DAN KONSELING
The purpose of this research is to discribe the aspects of service in guidance and counseling covering the aspects of planning, qualitics, evaluation and follow up in MTs Negeri Ketahun North Bengkulu Regency. The method used in this research was descriptive to described the data more completly. Through the change on preparation guidance and counseling by usingqualitative approach. The result show that; 1) the plann academic supervision was done by MTs Negeri Ketahun North Bengkulu; 2) the action of academic supervision was done by MTs Negeri Ketahun North Bengkulu; 3) the evaluation of academic supervision was done by MTs Negeri Ketahun North Bengkulu; and 4) the follow up of academic supervision was done by MTs Negeri Ketahun North Bengkulu.Keywords: supervision, academic, guidance and counselin
Pengaruh Bencana Alam terhadap Keselamatan Struktur Bangunan
Pengaruh Bencana Alam terhadap Keselamatan Struktur Banguna
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATA DIKLAT ADAFTIF BERBASIS WEB BASED LEARNING PADA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN JURUSAN TEKNIK BANGUNAN
Development of teaching materials for adaptive subject using web-based learning in building engineering vocational high school. The purpose of this research is to develop instructional materials for training subject in Vocational High School Department of Building Engineering using Web-based learning as a part of E-Learning approach. This research uses development-research method. At the first year, the research activity is limited in producing teaching materials utilizing Web-based learning. Validity related testing for developed teaching material is conducted by experts and individual trials, particularly related to contents validity. Based on the data analysis, it can be concluded that this study have produced teaching materials utilizing Web-based learning for training adaptive subject. These teaching materials can be used by lecturer or teacher as a complement for classroom teaching activity.
Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan bahan ajar matadiklat adaftif di Sekolah Menengah Kejuruan Teknik Bangunan dengan pendekatan E-Learning berbasis Web-based learning. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan. Kegiatan penelitian tahun pertama ini hanya terbatas pada menghasilkan bahan ajar e-learning berbasis Web-based learning, maka uji coba bahan ajar hanya dilakukan uji pakar dan uji coba perorangan, khususnya terkait dengan validitas isi bahan ajar. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa penelitian ini menghasilkan produk bahan ajar e-learning berbasis Web-based learning matadikat adaftif. Bahan ajar ini hanya berfungsi sebagai pelengkap (komplemen) dari pembelajaran yang dilakukan dengan tatap muka di ruang kelas
ANALISIS KEBUTUHAN TERHADAP LULUSAN S2 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI DI JAKARTA
ABSTRACT
This study aimed to determine the needs of graduates S2 Economic Education Program which includes: (1) the number of applicants and the capacity of similar study programs in the last 3 years; (2) the number and the last teacher education; (3) documents graduate profile and learning outcomes (learning outcomes), the curriculum structure and distribution of similar subjects and sejenjang Prodi; (3) the structure of the curriculum and the distribution of subjects similar but different study program levels; (4) tracking studies alumnus that contains a waiting period of graduates get jobs, work field conformity with graduate skills, achievement of the graduate profile that is designed study programs in the workplace and so in the last 3 years; (5) Data job along with the necessary qualifications, and (6) estimate the number of jobs available per year. The results showed that: (1) number of applicants and the capacity program similar studies in the past 3 years has increased (2) Applicants primary education level S2 is teachers (3) Profile graduate courses Economic Education S2 is becoming educators / teacher / lecturer in economics, education personnel are qualified, researchers in the field of education and the economy, education managers, consultants, education and economics. (4) Economic Education at Bachelor (S1) there are 116 universities with 1,434 permanent lecturers and 49 526 active students. (5) Graduate Economics Education courses average S2 are people already working who want to improve or expand the choice of working careers, and (6) Data jobs for graduates S2 economic education is still a lot on the function as an educator at the College / Lecturer with amount per year of about 10 people.
Keywords: Needs Analysis, S2 Graduate Study Program of Economic Education
Identifikasi Kualitas Layanan Purna Jual Perusahaan Pengembang di Daerah Malang
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan visi perusahaan pengembang terhadap layanan purna jual, kualitas layanan purna jual, tingkat kepuasan konsumen terhadap layanan purna jual serta mengetahui hubungan dan perbedaan antar variabel tersebut. Data penelitian ini dikumpulkan dari 85 orang personal perusahaan pengembang dan 446 orang konsumen yang membeli rumah dari perusahaan pengembang. Hasil analisis data menunjukkan bahwa: (1) visi terhadap layanan purna jual, kualitas layanan purna jual perusahaan pengembang dari tingkat kepuasan konsumen terhadap layanan purna jual dari perusahaan pengembang memiliki kualifikasi baik, (2) ada hubungan positip antara visi terhadap layanan purna jual dengan kualitas layanan purna jual, serta kualitas layanan purna jual dengan kepuasan konsumen, (3) secara bersama- sama ada perbedaan visi terhadap layanan purna jual dan kualitas layanan purna jual antara perusahaan pengembang rumah tipe kecil, tipe sedang dan tipe besar, dan (4) secara bersama-sama ada perbedaan kepuasan konsumen terhadap layanan purna jual yang diberikan oleh perusahaan pengembang rumah tipe kecil, tipe sedang, dan tipe besar
PENGARUH TINGKAT UPAH DAN NILAI OUTPUT TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA INDUSTRI SKALA BESAR DAN SEDANG DI INDONESIA TAHUN 2000 - 2013
This research aims to find out whether wage rates and value of output have effect on job absorption in large and medium scale industry Indonesia 2000-2013. The research method used is time series data from year 2000-2013 and cross section data 6 sub sector using ex post facto approach. The data presented obtainedfrom Central Statistics Agency. This research uses panel data regression model obtained from random effect LnPTK equation = 14,20230 - 0,306130LnUPAH + 0,331084LnOUTPUT. Based on the results of the regression analysis partially known that the wage rates have negative and significant impact on job absorption in large and medium scale industry. Meanwhile the value of output have positive and significant impact on job absorption in large and medium scale industry. Based on the results of the regression analysis simultaneously, wage rates and the value of output together have impact on job absorption in large and medium scale industry. Variation of the influence of independent variables could be determined based on the value of R2 0.46. So it can be stated that 46 percent variation of the job absorption in large and medium scale industry influenced by wage rates and the value of output
Kajian Teoritis dan Empiris Terhadap Perawatan Gedung di Indonesia
Sebagaimana juga dialami negara-negara maju yang telah banyak membangun gedung tinggi, persoalan yang muncul adalah bagaimana merawat bangunan tersebut. Pada satu sisi data atau pola kajian ilmiah tentang perawatan gedung di Indonesia masih sangat langka. Padahal data tersebut sangat penting artinya bagi pengembangan ilmu teknik sipil dan juga bagi pelaksana bangunan dalam melakukan kegiatan di lapangan. Kurang lengkapnya data-data tentang perawatan gedung, seharusnya mendorong para pakar bangunan untuk melakukan penelitian. Pada dasarnya perawatan gedung yang menyeluruh (total building maintenance) meliputi aspek-aspek komponen elektrik, mekanikal, teknik sipil, pembersihan (cleaning), keamanan (security), dan pertamanan (landscaping). Kegiatan perawatan terhadap komponen-komponen dapat berupa pencegahan (protection), perbaikan (repairing), dan pembaharuan (renovation)
UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR BIDANG STUDI SEJARAH DENGAN MENGGUNAKAN METODE COOPERATIVE LEARNING TIPE KEPALA BERNOMOR TERSTRUKTUR
Upaya Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Bidang Studi Sejarah dengan Menggunakan Metode Cooperative Learning Tipe Kepala Bernomor Terstruktur Kelas XII IPS 1 Semester Ganjil di SMA Negeri 1 Punggur Tahun Pelajaran 2017/2018
Salah satu factor penunjang kemajuan bangsa adalah pendidikan karena dengan mutu pendidikan yang baik akan menghasilkan sumber daya manusia yang cerdas, terampil, dan mandiri. Proses pembelajaran yang memiliki kekuatan spiritual, keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya masyarakat bangsa dan negara.
Masalah yang melatarbelakangi penelitian ini adalah rendahnya aktivitas belajar siswa yang rendah,siswa kurang termotivasi mengikuti mata pelajaran sejarah, siswa kurang disiplin dalam mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh guru, begitu juga hasil belajar sejarah yang rendah, dengan demikian peneliti menggunakan metode cooperative learning tipe kepala bernomor terstruktur untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar sejarah.
Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subyek penelitian adalah siswa kelas XII IPS 1 semester ganjil pada SMA Negeri 1 Punggur Tahun Pelajaran 2017/2018 pada materi Perjuangan bangsa Indonesia sejak Proklamasi hingga lahirnya Orde. Pada tanggal 21 Agustus – 25 September 2017 yang dilaksanakan dalam 2 siklus dan pada setiap siklus dilaksanakan evaluasi.
Dari hasil analisis data diperoleh aktivitas memperhatikan guru menjelaskan dengan indicator 80% diperoleh 92,1%, aktivitas menyelesaikan masalah dengan indicator 80% diperoleh 89,1%, aktivitas aktif berdiskusi dengan teman dengan indicator 70% diperoleh 78,3%, aktivitas memberikan tanggapan dengan indicator 25% diperoleh 27,4%, dan aktivitas bertanya dengan indicator 15% diperoleh 18,5%. Hasil belajar siswa pada siklus I dengan persentase 70,5% siswa yang tuntas belajar, pada siklus II meningkat menjadi 99%.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa metode cooperative learning tipe kepala bernomor terstruktur dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar sejarah siswa kelas XII IPS 1 semester ganjil pada SMA Negeri 1 Punggur Tahun Pelajaran 2017/2018
Keefektifan Program Pembinaan Kepala Sekolah Dasar dalam Era Pendidikan Dasar 9 Tahun
Effectiveness of Development Program for the Elementary School Principals in the Nine-Year Compulsory Education Era. The aim of the research was to know the success of elementary school principals in their supervision program. The population was all elementary school principals in the district of Sitiung, Sawahlunto Sijunjung, West Sumatra. A questionnaire was used to collect data, which were then analyzed statistically by percentages. The result revealed that 36 % of the elementary school principals were moderately effective, 60 % were highly effective and 4 % were very highly effective in their job as administrators. In addition, 28% of them were moderately effective, 32 % were highly effective and 40% were highest effective in their job as instructional supervisors
Kajian Teoritis dan Empiris terhadap Kinerja Mandordalam Penerapan Manajemen Just in Time pada Pembangunan Perumahan Graha Bunder Asri di Gresik
Belajar dari pengalaman perusahaan-perusahaan besar di Jepang yang berhasil dalam menerapkan manajemen just in time , P.T. Tulen Graha Amerta, salah satu perusahaan pengembang perumahan di Gresik mulai menerapkan manajemen tersebut dalam melaksanakan proyek pembangunan perumahan Graha Bunder Asri. Berbeda dengan perusahaan industri manufaktur yang pengerjaannya dilakukan oleh tenaga tetap sehingga dapat dengan mudah dilakukan training agar para karyawan dapat menyesuaikan dengan pola manajemen yang telah ditetapkan, untuk perusahaan pengembang, pelaksanaan pembangunan perumahan dilakukan oleh tenaga kerja tidak tetap yang dikelola oleh mandor. Agar dapat memenuhi tuntutan manajemen just in time , maka mandor sebagai ujung tombak di lapangan harus mampu melaksanakan perintah pelaksana dan sekaligus terampil mengatur para tukang dan pekerjanya agar: (1) pekerjaan dapat selesai tepat waktu sesuai dengan job order , (2) kualitas pekerjaan dapat sesuai dengan spesifikasi yang diterapkan, (3) penggunaan material sesuai jatah yang ditetapkan dan (4) inventori material di lapangan menjadi seminimal mungkin
- …
