1,721,002 research outputs found
Science Process Skills Characteristics of Junior High School Students in Lampung
The quality of international education is measured through PISA and TIMSS results and the member countries are very concerned about their students' ability to work on PISA and TIMSS. Countries with low PISA and TIMSS ratings indicate that students' science process skills in this country are low, including in Indonesia. Therefore, this research needs to be done to see the characteristics of science process skill (SPS) of junior high school students, especially in Indonesia. This study involved 9th-grade students of the academic year 2016/2017 in three randomly selected districts. The number of subjects involved in the study was 120 randomly selected respondents. The research was conducted by survey method, by giving SPSs questions to respondents. The results showed that the SPS of junior high school students in Lampung Province-Indonesia is low. Students from schools in the capital and school areas close to the provincial capitals have the characteristics of SPSs on "observing" and "classifying" indicators in the "moderate" category. Students from distant areas of the provincial capitals, the characteristics of their SPSs are "low", for all indicators (observing, classifying, predicting, interpreting, and communicating)
تأثير الكتاب ميسرة في ترقية مهارة القراءة بمدرسة نور الهدى الثانوية سورابايا Penganruh Kitab Muyassaroh terhadap kemajuan membaca di Madrasah Tsanmviyah (SMA) Nurul Huda Surabaya
Pelajaran Bahasa Arab selama ini dianggap sulit, karena selain hanya sebagai bahasa kedua, juga qowaid (grammer), susunan (structure), bahkan membaca sekalius mngerti akan maknanya. Dan fakta di lapangan menunjukan bahwa bahasa arab menjadi momok bagi siswa, baik di sekolah yang berbasis agma maupun di sekolah umum yang mengajarkan bahasa arab. Hal ini sangat ironis mengingat bahasa arab adalah bahasa intemational yang memegang peranan penting, terutama dalam duia islam. Tidak kalah penting lagi adalah bahasa arab juga yang menjadi bahasa Al-Qur'an, yang notabene kitab suci umat islam. Berangkat dari kenyataan tersebut, penulis ingin menjembatani berbagai macam kesulitan dengan metode pembelajaran yang dianggap paling cocok dalam mempelajari bahasa arab. Kebanyakan siswa merasa enggan jika berhadapan teks-teks arab. Apalagi dibanding pelajaran lainnya, bahasa arab sangat minoritas peminat. Untuk itu, metode Muyassaroh digunakan sebagai metode yang simpel dan mudah dalam memahami teks-teks arab, sebagai jahumya. Mentor atau guru merupakan salah satu inti pokok dalam berhasilnya pembelajaran. Untuk itu, pada metode muyassaroh ini, keaktifan guru dalam menyampaikan sangat diperlukan demi keberhasilan pemahaman siswa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif korelasional. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah interview, observasi dan angket untuk mengetahui tingkat pembelajaran bahasa arab dengan metode muyassaroh (variable X) dengan mengambil sebagian hasil test siswa scbagai variable Y. sedangkan rumus Product Moment digunakan untuk mengetahui pengaruh metode muyassaroh terhadap kemajuan membaca di madrasah tsanawiyah Nurul Huda Surabaya
Pengaruh Isu Sosiosaintifik dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis pada Materi Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit
Teachers’ and Students’ Perceptions of the Socio-Scientific Issues (SSI)-based Electronic Student Worksheets for Improving Scientific Literacy and Collaboration Skills
Pengaruh Scaffolding Pada Pembelajaran SiMaYang dalam Meningkatkan Penguasaan Konsep
This research was aimed to describe the effect of scaffolding strategy in SiMaYang learning in improving students concept mastery on electrolyte and non-electrolyte solution topic. This research was applied pretest-posttest control group design and it was conducted in 10th grade at SMAN 5 Bandar Lampung with cluster random sampling technique and it was obtained the 10th MIA-3 class as experiment class and the 10th MIA-4 as control class. The effect of scaffolding strategy was measured by implementation of SiMaYang learning model, implementation of scaffolding, students concept mastery were used difference of two average test and effect size test. The result showed that scaffolding strategy in SiMaYang learning has a big effect in improving students concept mastery.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh strategi scaffolding pada pembelajaran SiMaYang dalam meningkatkan penguasaan konsep siswa pada materi larutan elektrolit dan non-elektrolit. Penelitian ini menggunakan pretest-posttest control group design yang dilakukan di kelas X di SMAN 5 Bandar Lampung dengan teknik pengambilan sampel cluster random sampling dan didapatkan kelas X MIA 3 sebagai kelas eksperimen dan X MIA 4 sebagai kelas kontrol. Pengaruh strategi scaffolding ditentukan berdasarkan keterlaksanaan model pembelajaran SiMaYang, keterlaksanaan scaffolding, dan penguasaan konsep siswa ditentukan dengan uji perbedaan dua rata-rata dan uji effect size. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi scaffolding pada pembelajaran SiMaYang berpengaruh besar terhadap peningkatan penguasaan konsep siswa.Kata kunci: penguasaan konsep, SiMaYang, strategi scaffoldin
Pengaruh Penggunaan Isu Sosiosaintifik untuk Meningkatkan Kemampuan Metakognisi Siswa pada Materi Larutan Elektrolit dan Non-Elektrolit
This research was aimed to describe the effect of using socioscientific issues to improve students’s metacognition ability in electrolyte and non-electrolyte solutions topic. The method used was quasi experiment with pretest-postest control group design. Population in this research were all students of X MIA of a senior highschool in Lampung Tengah. The sample were X MIA 1 as experiment class and X MIA 3 as control class, obtained using clauster random sampling technique. The effect of socioscientific issues was determined by t-test of n-Gain and supported by teacher's ability and effect size test. The results showed that average value of n-Gain of students’s metacognition ability criteria in experiment class was ‘average’, teacher's teaching ability criteria was ‘very high’, and effect size criteria was ‘large’. The conclution of this research was the using of socioscientific issues has given large effect to improve students’s metacognition ability in electrolyte and non-electrolyte solutions topic, with the effect size about 0,931.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh penggunaan isu sosiosaintifik untuk meningkatkan kemampuan metakognisi siswa pada materi larutan elektrolit dan non-elektrolit. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen, pretest-posttest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MIA di salah satu SMA di Lampung Tengah. Sampel diambil dengan teknik cluster random sampling, diperoleh kelas X MIA 1 sebagai kelas eksperimen dan X MIA 3 sebagai kelas kontrol. Pengaruh ditentukan berdasarkan uji-t terhadap n-Gain dan didukung dengan kemampuan guru mengelola pembelajaran dan uji ukuran pengaruh. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata nilai n-Gain kemampuan metakognisi siswa pada kelas eksperimen berkriteria ‘sedang’, kemampuan guru ‘sangat tinggi’, dan ukuran pengaruh ‘besar’. Kesimpulan penelitian ini yaitu penggunaan isu sosiosaintifik berpengaruh untuk meningkatkan kemampuan metakognisi siswa pada materi larutan elektrolit dan non-elektrolit dengan ukuran pengaruh sebesar 0,931.Kata Kunci: metakognisi, isu sosiosaintifik, larutan elektrolit dan non-elektrolit
Analisis Kemampuan Literasi Kimia Peserta didik SMA Negeri 6 Bandar Lampung Terhadap Tingkat Level Soal Materi Larutan Penyangga
Abad 21 berpusat pada perkembangan Era Revolusi Industri 4.0 yang mengedepankan pengetahuan sebagai tombak utama. Mengasah keterampilan melalui pembiasaan diri dan pemenuhan kebutuhan hidup dalam berbagai macam hal yang didasari oleh pengetahuan. Kemampuan literasi kimia merupakan salah satu kemampuan yang penting untuk dimiliki oleh calon pendidik di era moderen saat ini. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kemampuan literasi kimia berdasarkan tingkat soal yang diberikan menggunakan instrumen tes yang sesuai dengan menggunakan pemodelan Rasch. Berdasarkan data kemampuan literasi kimia peserta didik kelas XI di SMA N 6 Bandar Lampung. Penelitian ini dilakukan menggunakan desain penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas XI MIPA di SMA N 6 Bandar Lampung berjumlah 69 terdiri dari dengan cara simple random sampling.Hasil data penelitian dan pembhasan diperoleh simpulan bahwa kemampuan literasi kimia peserta didik kelas XI MIPA SMA N 6 Bandar Lampung masih mendominasi pada kategori tingkat sedang dengan jumlah 36 peserta didik sedangkan untuk kategori soal tinggi dengan jumlah 14 peserta didik dan kategori soal rendah dengan jumlah 19 peserta didik dengan demikian kemampuan literasi kimia peserta didik kelas XI SMA N 6 Bandar Lampung pada materi larutan penyangga masih rendah
Pengaruh Isu Sosiosaintifik dalam Meningkatkan Sikap Kreatif Siswa pada Materi Larutan Elektrolit Dan Non-Elektrolit
MULTICULTURAL APPROACH BASED EDUCATION MODEL CONTRIBUTION TOWARDS APPRECIATION OF THE VALUES OF LOCAL WISDOM OF ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS IN BANDAR LAMPUNG INDONESIA
Pengembangan Instrumen Asesmen Portofolio Untuk Mengukur Kemampuan Berbahasa Indonesia Tulis Peserta Didik Kelas IV Sekolah Dasar
Pendidik masih merasa kesulitan mengembangkan portofolio untuk penilaian, sehingga asesmen portofolio belum dapat dilakukan secara optimal. Pendidik mengajar hanya menuntut peserta didik untuk menghafal dan proses asesmen yang dilakukan selama ini semata-mata hanya menekankan pada penguasaan konsep yang dijaring dengan kertas dan pensil. Penelitian ini bertujuan mengembangkan instrumen asesmen portofolio berbasis karya tulis yang layak dan efektif untuk mengukur kemampuan berbahasa Indonesia tulis peserta didik kelas IV di Sekolah Dasar. Penelitian dan pengembangan merupakan penelitian yang bertujuan untuk menghasilkan produk tertentu. Produk yang dihasilkan diuji validasi oleh ahli, kemudian diuji validitas dan reliabilitasnya. Subjek penelitian ini peserta didik sebanyak 22 peserta didik. Data dikumpulkan melalui lembar angket dan observasi. Kelayakan teoritis instrumen asesmen portofolio berdasarkan pada penilaian dari 3 ahli yang memperoleh nilai rata-rata sebesar 85,38 pada kategori sangat baik. Kelayakan praktisi instrumen asesmen portofolio berdasarkan analisis butir soal angket pada uji validitas, reliabilitas,dan uji efektivitas. Berdasarkan hasil analisis instrumen asesmen portofolio berbasis karya tulis yang dikembangkan layak dan efektif untuk mengukur kemampuan berbahasa Indonesia tulis peserta didik</jats:p
- …
