561 research outputs found

    fish and fishery products microbiology bacteria causing fish spoilage

    Full text link
    This material describe bacteria which causing spoilage in fish and seafood products

    PERANCANGAN APLIKASI ELECTRONIC MEDICAL RECORD (EMR) PADA INSTALASI RAWAT INAP BERBASIS WEB

    Full text link
    Pelayanan medik dewasa ini membutuhkan sistem yang lebih efektif dan efisien, baik dalam penggunaan waktu, tenaga maupun sarana. Dalam pengelolaan rekam medik, kenyataan masih umumnya penggunaan rekam medik manual yang dinilai tak lagi andal menangani data medik melahirkan ide konversi rekam medik manual kertas ke rekam medik elektronik karena efektivitas dan efisiensinya. Penelitian ini bertujuan menciptakan aplikasi rekam medik elektronik yang lebih dikenal sebagai EMR (Electronic Medical Record) dari rekam medik kertas di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Umum Ananda Salatiga. Rekam medik elektronik dirancang dengan membuat form-form isian catatan-catatan medik dalam proses perawatan pasien selama dirawat. Data-data medik ini kemudian disimpan dalam basis data sistem dan dikelola secara digital. Setiap kali pengisian data medik pada form-form tertentu, sistem akan menghasilkan kode yang membawa informasi khusus. Pada akhirnya, sistem akan menghasilkan deret kode ICD (International Statistical Classification of Diseases and Related Health Problems) dari kode-kode yang dihasilkan pada pengisian form-form catatan medik. Deretan kode-kode ini mampu menggambarkan perkembangan kondisi pasien dan penanganan medik yang diberikan selama perawatan. Data-data medik yang tersimpan dapat ditampilkan kembali dalam bentuk catatan medik digital. Kata kunci: rekam medik, rawat inap, EMR, IC

    Current assets and inventory "Getlini EKO" Ltd

    No full text
    Maģistra darba mērķis ir pamatojoties uz apgrozāmo līdzekļu uzskaites teorētisko aspektu jautājumu izpēti, analizēt un novērtēt SIA „Getliņi EKO” apgrozāmo līdzekļu uzskaiti un izstrādāt priekšlikumus to uzskaites pilnveidošanai. Pētot sabiedrību SIA „Getliņi EKO” darba autore, konstatē, ka pastāv virkne nepilnības, kas saistītas ar apgrozāmo līdzekļu uzskaiti. Nav ieviesta kvalitatīva analītiskā uzskaite, kases aparātu uzskaitē nav ievērots vienlīdzīgas uzskaites princips, siltumnīcas ražas uzskaite ir primitīva. Pētījuma rezultātā, pamatojoties uz SIA „Getliņi EKO” esošo uzskaiti un iegūto informāciju pētot pieejamos literatūras avotus, darba autore izstrādā priekšlikumus uzskaites nepilnību novēršanai. Atslēgvārdi: apgrozāmie līdzekļi, krājumu uzskaite, nauda, debitori, novērtējums.The aim of the present paper is to analyse and evaluate the accounting of business assets of “Getliņi EKO” Ltd., as well as to develop suggestions for its improvement, basing on the research of theoretical aspects of business assets accounting. During the research of “Getliņi EKO” Ltd., the author finds several gaps in accounting of business assets. There is no qualitative analytical accounting, the accounting of cash registers lacks the principle of equal accounting, the greenhouse harvest accounting is primitive. As a result of the research, basing on the current accounting at “Getliņi EKO” Ltd., acquired information and available sources of literature, the author of the paper formulates suggestions for correction of accounting flaws. Keywords: business assets, stock accounting, money, debtors, evaluation

    The Lagos coast - Investigation of the long-term morphological impact of the Eko Atlantic City project

    No full text
    The Lagos coast has been suffering high rates of erosion since the construction of three harbour moles, i.e. the West Mole, East Mole and the Training Mole, at the tidal inlet connecting the Lagos Lagoon to the South Atlantic Ocean. To provide for a permanent erosion mitigation measure and to create residential and commercial area for circa 400,000 people, the Eko Atlantic City project has been initiated in 2008. In front of the eroded coast, approximately 9 km² of land will be reclaimed and protected by a revetment. In this study the long-term and large-scale morphological behaviour of the Lagos coast is investigated and subsequently the long-term morphological impact of the Eko Atlantic City project is assessed. First, a conceptual model is created, in which the historical development of the coast is discussed. The long-term morphological behaviour of the coast downstream of the inlet is determined by two main factors: sediment accumulation at the West Mole and sediment import into the tidal inlet and the lagoon, induced by disturbance of the morphological equilibrium by sea level rise and dredging activities. Using the numerical simulation model Unibest, the long-term impact of Eko Atlantic City is assessed. It is concluded that the construction of Eko Atlantic City will not change the total erosion volumes occurring downstream of the inlet. However, as the revetment of the project retains the coast, the erosion will be shifted towards downstream. Downdrift of the project, the erosion rates are locally relatively high. The shape of the sea defence has been designed to minimize the local erosion effect. A monitoring and mitigation strategy has been recommended to monitor this effect and to instruct coastal protection management actions to be implemented if required.Coastal EngineeringHydraulic EngineeringCivil Engineering and Geoscience

    The Lagos coast: Investigation of the long-term morphological impact of the Eko Atlantic City project

    No full text
    The Lagos coast has been suffering high rates of erosion since the construction of three harbour moles, i.e. the West Mole, East Mole and the Training Mole, at the tidal inlet connecting the Lagos Lagoon to the South Atlantic Ocean. To provide for a permanent erosion mitigation measure and to create residential and commercial area for circa 400,000 people, the Eko Atlantic City project has been initiated in 2008. In front of the eroded coast, approximately 9 km² of land will be reclaimed and protected by a revetment. In this study the long-term and large-scale morphological behavior of the Lagos coast is investigated and subsequently the long-term morphological impact of the project is assessed. First, a conceptual model is created, in which the historical development of the coast is discussed. The long-term morphological behavior of the coast downstream of the inlet is determined by two main factors: sediment accumulation at the West Mole and sediment import into the tidal inlet and the lagoon, induced by disturbance of the morphological equilibrium by sea level rise and dredging activities. Using the numerical simulation model Unibest, the long-term impact of Eko Atlantic City is assessed. It is concluded that the construction of Eko Atlantic City will not change the total erosion volumes downstream of the inlet. However, as the revetment of the project retains the coast, the erosion will be shifted towards downstream. Downdrift of the project, the erosion rates are locally relatively high. The shape of the sea defence has been designed to minimize the local erosion effect. A monitoring and mitigation strategy has been recommended to monitor this effect and instruct coastal protection management actions to be implemented if required.Water ManagementCivil Engineering and Geoscience

    ANALISIS KUALITAS PANGGILAN LAYANAN SUARA PADA JARINGAN GSM BERDASARKAN HOSR TERHADAP DROP CALL RATE PADA MODEL PROPAGASI OKUMURA-HATTA

    Full text link
    Setiap penyedia jaringan komunikasi bergerak (provider), termasuk jaringan GSM, berusaha memberikan pelayanan yang terbaik. Handover adalah elemen penting dari komunikasi seluler. Salah satu cara untuk meningkatkan kinerja jaringan seluler adalah dengan mengoptimalkan prioritas skema handover ketika pengguna bergerak dari sel satu ke sel lainnya. Penelitian ini bertujuan menganalisa pengaruh Handover Successfull Rate (HOSR) terhadap kualitas panggilan suara pada jaringan GSM dengan menggunakan TEMS Investigation. Dilakukan pengukuran parameter kualitas panggilan yang meliputi RxLevel, RxQual dan SQI dengan cara drive test di daerah Denpasar pada site cluster Gunung Soputan, juga dihitung Link Budget dari suatu BTS atau site. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari kelima site pada site cluster Gunung Soputan, site BERAWAMNMD yang memiliki performansi jaringan paling buruk diantara keempat site lainnya dengan prosentase CSSR dan HOSR yang lebih buruk dibanding keempat site lainnya. Sehingga membuat prosentase drop call rate 20,83% dan block call 19,23% yang melebihi batas yang sudah ditentukan sebesar ≤5%. Dan hanya site JELEKUNGKANGMG yang memenuhi standar dari PT. Telkomsel ini sesuai dengan analisis event drive test site JELEKUNGKANGMG yang tidak terdapat satupun kasus ataupun permasalahan

    Sosial media marketing

    Full text link
    Modul pelatihan “sosial media marketing” yang berisi salah satu paduan untuk “marketpleace dan youtube market”. Naskah modul ini berisi tentang tata cara penggunaan media dalam proses memasarkan produk usaha secara onlin

    Kurikulum Kampung Nelayan digital

    Full text link
    Pengembangan model ini ditujukan kepada peserta didik kampung nelayan digital untuk meningkatkan kemampuan dalam pengembangan kampung nelayan digital. Dalam rangka melaksanakan kegiatan pembelajaran yang berkualitas dan bermutu, maka perlu dirumuskan kurikulum yang memuat tentang standar kompetensi lulusan, kompetensi dasar, indikator pencapaian kompetensi, materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, alokasi waktu, penilaian, dan sumber belajar. Kurikulum Kampung Nelayan Digital ini diharapkan dapat menjadi acuan penyelenggaraan program kursus dan pelatihan oleh PKBM, SKB dan mitra penyelenggara program lainnya sehingga terciptanya hasil belajar peserta didik yang sesuai dengan standar kompetensi lulusan kursus dan pelatihan

    Bahan ajar manajemen usaha kecil

    No full text
    Buku berisi mengenai bahan ajar manajemen usaha kecil

    E-tutorial Stimulasi Bagi Anak dengan Keterlambatan Bicara (E-Stara)

    No full text
    Pengembangan model E-Tutorial stimulasi anak dengan keterlambatan bicara ini dilakukan berawal dari kepedulian tim pengembang terhadap cukup banyaknya jumlah anak yang mengalami speech delay (berketerlambatan bicara) di satuan PAUD daerah NTB. Sedangkan selama ini dalam penanganannya, anak-anak berkebutuhan khusus termasuk anak berketerlambatan bicara belum mendapat perlakuan/stimulasi khusus sesuai kebutuhan mereka. Sehingga sebagai salah satu solusi yang diharapkan dapat mengurangi masalah tersebut dirancanglah sebuah model yakni e-Tutorial Stimulasi Bagi Anak dengan Keterlambatan Bicara atau yang disingkat dengan “E-Stara” yang dapat dimanfaatkan oleh pendidik PAUD dan orang tua. Naskah model ini memuat latar belakang, landasan, tujuan, konsep, penyelenggaraan dan penjaminan mutu dari model yang akan dikembangkan dalam menerapkan model E-Stara bagi anak usia 5—6 Tahun di PAUD, dimana tujuannya adalah untuk meningkatkan kemampuan pendidik dan orang tua dalam menstimulasi kemampuan anak dengan keterlambatan bicara yangmana selama ini notabene masih belum banyak dikuasai oleh masyarakat pada umumnya dari mengidentifikasi hingga menangani anak dengan keterlambatan bicara
    corecore