1,720,992 research outputs found

    Penerapan Teori Konstruktivisme untuk Meningkatkan Prestasi Belajar PKn Pada Siswa Kelas VI SD Negeri 1 Punjul Tulungagung

    Get PDF
    Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di Kelas VI pada waktu pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan diperoleh hasil bahwa Prestasi belajar siswa kurang memuaskan. Untuk itu agar dapat meningkatkan prestasi belajar siswa dalam menyelesaikan soal tentang Nilai kebersamaan dalam proses perumusan Pancasila serta untuk tercapainya tujuan pembelajaran perlu diadakan perbaikan pembelajaran dengan menerapkan Teori Konstruktivisme. penerapan pembelajaran Nilai kebersamaan dalam proses perumusan Pancasila melalui Teori Konstruktivisme dapat meningkatkan Prestasi belajar siswa. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan Prestasi belajar siswa berdasarkan nilai post test per siklus dengan nilai di atas KKM yaitu persentase pada siklus I 66,7% dan pada siklus II 90,5%

    KEEFEKTIFAN PENDEKATAN KONSRUKTIVISME DALAM UPAYA MELURUSKAN KESALAHAN KONSEP KEMAMPUAN MENULIS PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA GURU SEKOLAH DASAR

    Get PDF
    Abstract: Learning PGSD research aims to obtain: (1) the progress of students in mastering the concept of the author, (2) mahassiswa progress in mastering the skills of scientific work / writing skills. (3) determine the sequence in which students PGSD skills. In general, this research carried out in three cycles and each cycle teridiri of the planning, action, observation and evaluation -refleksi.Subjek this study are students PGSD Semester 3 FKIP UNS Surakarta. The time course of a study for 6 months (July-December 2009). The data collection is done by observation. Data were analyzed descriptively Abstrak: Penelitian Pembelajaran di PGSD bertujuan untuk memperoleh: (1) kemajuan mahasiswa dalam penguasaan konsep penulis, (2) kemajuan mahassiswa dalam menguasai keterampilan karya ilmiah/ ketrampilan menulis. (3) mengetahui urutan keterampilan yang dilakukan mahasiswa PGSD. Secara umum peneltian ini dilakukan dalam 3 siklus dan tiap siklus teridiri dari atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi –refleksi.Subjek penelitian ini adalah mahasiswa PGSD Semester 3 FKIP UNS Surakarta . Waktu peneltian selama 6 bulan (Juli- Desember 2009). Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi. Data di analisis secara deskriptif. Kata Kunci: pembelajaran konstruktivisme, kemampuan menulis

    PERBEDAAN PENGARUH METODE INQUIRY- DISCOVERY DAN KONVENSIONAL TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPA DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR PADA SISWA SEKOLAH DASAR

    No full text
    Abstrac : The purpose of this study was to determine: (1). The difference in the effect of the implementation of inquiry-discovery method and conventional on science learning achievement, (2). The difference in the effect of high and low learning motivation toward science learning achievement, and (3). The influence of the interaction between the method of inquiry-discovery and conventional with high and low learning motivation toward science learning achievement method used in this study is the experimental method. The population in this study were all students of class V Elementary School in District Gatak Sukoharjo. Samples were taken by using random sampling techniques duster 122 students. Data collection techniques using questionnaires to students' motivation variables, and test techniques to determine the science learning achievement data were analyzed using two-way analysis of variance with that analysis prerequisite test with Liliefors normality test and homogeneity test with F test Level of significance of the research study 5%. Based on the results of this study concluded: (1) there are differences in the effect of the implementation of inquiry-discovery method and conventional on science learning achievement (F count> F table or 67.21> 3.92) so that the hypothesis put forward verified, (2) there are differences in the influence of motivation learn high and low on the learning achievement IPA (F count> F table or 13.22> 3.92) so that the hypothesis put forward verified, and (3). There is an interaction effect between methods (inquiry-discovery and conventional) and motivation toward science learning achievement (F count> F table or 5.41> 3.92) so that the hypothesis put forward verified.Abstrak : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1). Perbedaan pengaruh penerapan metode inquiry-discovery dan konvensional terhadap prestasi belajar IPA, (2). Perbedaan pengaruh motivasi belajar tinggi dan rendah terhadap prestasi belajar IPA, dan (3). Pengaruh interaksi antara metode inquiry-discovery dan konvensional dengan motivasi belajar tinggi dan rendah terhadap prestasi belajar IPA Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri di Kecamatan Gatak Kabupaten Sukoharjo. Sampel penelitian diambil dengan menggunakan teknik duster random sampling sebanyak 122 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan metode angket untuk variabel motivasi belajar siswa, serta dengan teknik tes untuk mengetahui prestasi belajar IPA Teknik analisis data menggunakan analisis variansi dua jalan dengan uji prasyarat analisis yaitu uji normalitas dengan liliefors dan uji homogenitas dengan uji F. Taraf signifikansi penelitian penelitian sebesar 5%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan : (1) terdapat perbedaan pengaruh penerapan metode inquiry-discovery dan konvensional terhadap prestasi belajar IPA (Fhitung > Ftabel atau 67,21 > 3,92) sehingga hipotesis yang dikemukakan teruji kebenarannya, (2) terdapat perbedaan pengaruh motivasi belajar tinggi dan rendah terhadap prestasi belajar IPA (Fhitung > Ftabel atau 13,22 > 3,92) sehingga hipotesis yang dikemukakan teruji kebenarannya, dan (3). Terdapat pengaruh interaksi antara metode (inquiry-discovery dan konvensional) dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar IPA (Fhitung > F tabel atau 5,41 > 3,92) sehingga hipotesis yang dikemukakan teruji kebenarannya.Kata Kunci : lnquiry-discovery, Konvensional, Prestasi dan Motivas

    Analisis kelayakan isi buku siswa kelas v tema ekosistem di sekolah dasar

    Get PDF
    This study aims to describe the acceptability of the contents of the Grade V Student Book by the Ecosystem Theme. This research used descriptive qualitative research methods. The research approach is contents analysis. As a data collection technique, the writer used documentation technique. As data analysis, the writer used descriptive qualitative technique. As a data validity technique, the writer used investigator triangulation technique. In this study, there are four dimensions were analyzed which are the spiritual dimension, the dimension of social attitudes, the dimension of knowledge, and the dimension of skills. The results showed that the grade V Student Book by the Ecosystem Theme is included in the very acceptable category with the percentage of the acceptability score in the spiritual dimension is 65.28%, the acceptability of the social attitude dimension is 100%, the acceptability of the knowledge dimension is 93.52%, and the acceptability of the  the skill dimension is 86.11%. This study has theoretical implications, namely that book can support the implementation of curriculum learning 2013 in schools. The study also has pratical implications, this study can be used as a reference material for teachers and schools to choosing books that suit the needs of students

    Penerapan Metode Demonstrasi Untuk Mengembangkan Kemampuan Memahami Konsep Penjumlahan Dan Pengurangan Pada Siswa Kelompok B TK Giriwondo 01 Jumapolo Karanganyar Tahun Ajaran 2012/2013

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk pengembangan kemampuan memahami konsep penjumlahan dan pengurangan anak di Taman Kanak-Kanak Giriwondo 01 Jumapolo, Karanganyar. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode demonstrasi untuk mengembangkan kemampuan memahami konsep penjumlahan dan pengurangan dimana jumlah subyek penelitian 16 anak. Metode penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah anak kelompok B tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini bersifat kolaboratif antara peneliti dan teman seprofesi serta kepala sekolah. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis komparatif. Dari hasil penelitian ini menunjukkan ada pengembangan kemampuan motorik halus anak anak yaitu sebelum tindakan 45,83% di kondisi pra siklus menjadi 63,28% di siklus I dan akhirnya sebesar 84,11% di siklus II. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa dengan metode demonstrasi dapat mengembangkan kemampuan memahami konsep penjumlahan dan pengurangan

    Upaya Mengembangkan Kemampuan Berkomunikasi Melalui Bermain Peran Pada Anak Kelompok B2 Taman Kanak-Kanak Aisyiyah Nangsri Kebakkramat Karanganyar Tahun Pelajaran 2012/2013

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan berkomunikasi melalui bermain peran pada anak Kelompok B2 di TK Aisyiyah Nangsri Kebakkramat Karanganyar Tahun Pelajaran 2012/2012. Jenis Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subyek Penelitian ini adalah anak kelompok B2 jumlah 20 anak TK Aisyiyah Nangsri Kebakkramat Karanganyar tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini bersifat kolaboratif antara peneliti, teman seprofesi, dan kepala sekolah. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumen dan wawancara. Data kemampuan berkomunikasi anak dianalisis dengan teknik komparatif, data proses pembelajaran dianalisis dengan teknik interaktif. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berkomunikasi anak, yaitu sebelum tindakan hasilnya 47,32%, siklus I 61,43% dan siklus II mencapai 82,14 %. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bermain peran dapat mengembangkan kemampuan berkomunikasi pada anak kelompok B2 TK Aisyiyah Nangsri Kebakkramat Karanganyar tahun pelajaran 2012/2013. Metode bermain peran bisa dilaksanakan secara maksimal di dalam konteks penelitian ini dengan kondisi semua anak dilibatkan secara aktif di dalam kegiatan bermain peran

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    PENGGUNAAN MEDIA POWERPOINT UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR IPA SEKOLAH DASAR

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan minat belajar dan hasil belajar siswa muatan pelajaran IPA melalui penggunaan media powerpoint pada siswa kelas IV SD Negeri Tegalmade 02. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas yang diadakan di SD Negeri Tegalmade 02. Subjek penelitian adalah 10 siswa kelas IV, subjek pelaksana tindakan adalah peneliti, obyek penelitian adalah minat belajar dan hasil belajar melalui penggunaan media Powerpoint. Teknik pengumpulan data melalui teknik observasi, angket, dokumentasi dan tes. Teknik analisis adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode alur yaitu pengumpulan data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan adanya sebuah peningkatan minat belajar dan hasil belajar siswa, dapat dilihat dari peningkatan minat belajar siswa kelas IV siklus I katagori tinggi sebanyak 4 siswa persentasenya 40%, siklus II katagori tinggi sebanyak 8 siswa persentasenya 80%. Hasil belajar siswa kelas IV pada muatan pelajaran IPA meningkat, sebelum tindakan hasil belajar siswa mencapai KKM (?70) sebanyak 3 siswa, persentase ketuntasan sebanyak 30%, siklus I sebanyak 6 siswa atau 60%, pada siklus II sebanyak 9 siswa atau 90%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan media powerpoint dapat meningkatkan minat belajar dan hasil belajar muatan pelajaran IPA pada siswa kelas IV SD Negeri Tegalmade 02 semester II tahun pelajaran 2020/2021

    PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA MELALUI METODE BERCAKAP-CAKAP PADA ANAK KELOMPOK B BUSTANUL ATHFAL AISYIYAH PURBAYAN BAKI SUKOHARJO TAHUN AJARAN 2016/2017

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara melalui penerapan metode bercakap-cakap pada anak kelompok B BA Aisyiyah Purbayan tahun ajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian anak kelompok B BA Aisyiyah Purbayan yang berjumlah 39 anak. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, tes unjuk kerja dan dokumentasi. Validitas data kuantitatif menggunakan validitas konstruk. Validitas data kualitatif menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisis data menggunakan teknik statistik deskriptif komparatif dan analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan berbicara pada setiap siklus. Pada prasiklus ketuntasan klasikal keterampilan berbicara sejumlah 14 anak atau 35,8%. Pada siklus I ketuntasan klasikal meningkat menjadi 21 anak atau 53,84%. Pada siklus II diperoleh ketuntasan keterampilan berbicara anak meningkat menjadi 30 anak atau 76,92%. Peningkatan tersebut dibuktikan dengan meningkatnya keterampilan berbicara dalam menjawab pertanyaan yang lebih kompleks, memiliki lebih banyak kata-kata untuk mengekspresikan ide pada orang lain, melanjutkan sebagian cerita atau dongeng yang telah diperdengarkan.Kata Kunci: keterampilan berbicara, metode bercakap-cakap, pendidikan anak usia dini
    corecore