351 research outputs found

    (RETRACTED) PENGARUH MANAJEMEN LABA DAN KOMPOSISI KOMISARIS INDEPENDEN TERHADAP KUALITAS LABA DAN EFEKNYA TERHADAP NILAI PERUSAHAAN

    Full text link
    Sehubungan dengan pelanggaran yang dilakukan oleh penulis atas nama Eman Sulaeman yaitu artikel tersebut telah dipublikasikan pada Jurnal Akuntansi Multiparadigma, Volume 10, Nomor 3 Tahun 2019, maka Kami selaku Dewan Editor dan Tim Manajemen mengambil kebijakan untuk mencabut artikel tersebut dari peredaran

    Politik identitas : dalam perspektif Al-Qur`an dan teori modern

    No full text
    Kajian terhadap politik di Tanah Air belakangan ditandai dengan maraknya kajian di sekitar identitas dengan sasaran kajian yang lebih ditujukan kepada Muslim sebagai entitas terbesar. Beberapa kajian membingkai Politik Identitas sebagai perilaku politik kolektif yang menganggu proses demokratisasi. Kajian Eman Sulaeman menggunakan perspektif yang tidak lazim digunakan oleh kajian sebelumnya yang kemudian melahirkan hasil kajian yang berbeda. Dalam kajian ini, penulis mencoba mengeksplorasi ayat-ayat Al-Qur'an yang berkaitan dengan Politik Identitas. Dengan cara yang demikian, kajian ini setidaknya menurut perspektif penulisnya memperkuat keterkaitan Al-Qur'an dengan isu-isu politik kontemporer. Tidak berhenti di situ, kajian ini juga coba mengeksplorasi Al-Qur'an sebagai basis dan rujukan etis dalam merespon persoalan politik kontemporer. Kajian dalam buku ini patut diapresiasi dan pada gilirannya akan mengundang kajian kritis

    Pengembangan Sisten Informasi Bisnis Jasa Perbankan Internasional Pada PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk

    Full text link
    TIte Developmentof Information System of International Banking Service Business at PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tblr Eman Sulaeman The purpose of this study is to conduct an investigation and analysis on the Information System according to users' needs, by designing and developing an Information Sysfem of International Banking Service Business. The data were collectedfrom the Head Oflce and 2 branches in Jakara. At the Head Oflce, there is a collaboration among some units : Finance Control Division (iPKU), International Division (TNV, and Znformation Technology Division (TEK), A descriptive method and a combined method System Development Li$e Cycle (SDLC) and protowping development were used to analyze collected data. There are 3 processes of dataflow diagram that are automated, starting from data input, information process, and output informatzon. To optimize the overall system, we get the source of datafrom the present operational application, IBOC (International Banking Operation Center). The results of the study show that users' needs can be accommodated by the system using a Data Flow Diagram Model. Suggestion for this study is that the management should be more intensive on making evaluation on the implemented system and making system improvement

    BIMBINGAN KEAGAMAAN HUBUNGANNYA DENGAN MOTIVASI BELAJAR PADA BIDANG STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) SISWA KELAS VII SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) NEGERI 1 SINDANGWANGI KABUPATEN MAJALENGKA

    Full text link
    EMAN SULAEMAN : Bimbingan Keagamaan Hubungannya dengan Motivasi Belajar Pada Bidang Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Siswa Kelas VII Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Sindangwangi Kabupaten Majalengka Bimbingan merupakan proses pemberian bantuan yang diberikan kepada seseorang agar ia mampu mengembangkan potensi diri untuk mengatasi persoalan yang dihadapinya. Namun berdasarkan studi pendahuluan dan hasil wawancara langsung dengan guru, masih ada sekitar 20% siswa yang masih tidak mengikuti bimbingan yang diberikan guru. Maka timbullah permasalahan bagaimana tanggapan siswa terhadap bimbingan keagamaan oleh guru, bagaimana motivasi belajar siswa pada mata pelajaran agama Islam, dan bagaimana hubungan antara keduanya. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pelaksanaan bimbingan keagamaan di sekolah, untuk mengetahui motivasi belajar siswa pada bidang studi pendidikan agama islam , dan untuk mengetahui hubungan antara bimbingan keagamaan dengan motivasi belajar siswa pada bidang studi pendidikan agama islam(PAI). Penelitian bertolak dari teoritis bahwa dengan adanya pelaksanaan bimbingan keagamaan maka motivasi belajar siswa pada bidang studi pendidikan agama islam akan meningkat, namun ternyata masih banyak siswa yang motivasi belajarnya masih rendah. Bimbingan merupakan proses pemberian bantuan yang diberikan kepada seseorang agar ia mampu mengembangkan potensi diri untuk mengatasi persoalan yang dihadapinya. Hipotesis yang diajukan adalah semakin positif tanggapan siswa terhadap bimbingan keagamaan , maka semakin tinggi pula motivasi belajar siswa pada bidang studi pendidikan agama Islam, begitupun sebaliknya. Secara umum, penelitian bersifat empirik dengan menggunakan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, studi kepustakaan dan angket. Sedangkan analisis kuantitatif dengan menggunakan analisis korelasi. Adapun sampel yang diteliti yaitu 90 orang siswa dan hanya siswa kelas IIV saja sebagai respondennya. Stelah melakukan penelitan dan perhitungan statistik, Mengenai bimbingan Keagamaan memperoleh skor nilai 41,6 % hal ini dapat di interpretasikan bahwa Bimbingan Keagamaan yang dilaksanakan disekolah SMPN 1 Sindangwangi Kab. Majalengka diketegorikan cukup baik karena berada pada wilayah kisaran 41% - 60 %. Sedangkan motivasi belajar siswa pada bidang studi Pendidikan Agama islam (PAI) menunjukkan skor 37,5 %. Hal ini juga dapat di interpretasikan bahwa motivasi blajar siswa pada bidang studi PAI diketegorikan kurang baik, karena berada pada wilayah kisarani 21 % - 40 %. Korelasi kedua variabel, antara Bimbingan Keagamaan dengan motivasi belajar siswa pada bidang studi Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 1 Sindangwangi Kabupaten Majalengka menunjukkan sekor/nilai 0,99, dan termasuk pada kualifikasi tinggi karena berada pada wilayah interpretasi (0,80-1,00

    Internalisasi Moderasi Beragama Dalam Kurikulum Pendidikan Agama Islam Di SMAN 1 Rajagaluh Kabupaten Majalengka Eman Sulaeman, Ahmad Asmuni, dan Septi Gumandari

    Full text link
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Maraknya aksi radikalisme, ekstrimisme dan terorisme atas nama Islam di dunia maupun Indonesia, sedikit banyak telah menempatkan umat Islam sebagai pihak yang dipersalahkan. Pendidikan Islam yang moderat dapat mencegah peserta didik untuk berperilaku radikal baik dalam sikap maupun pemikiran, sehingga output dari lembaga pendidikan dengan adanya pendidikan berbasis moderasi ini dapat berimplikasi kepada pemahaman semua umat Islam untuk menerima segala bentuk perbedaan dalam keagamaan dan dapat menghargai keyakinan yang diyakini oleh orang lain. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) Mendeskripsikan Struktur Kurikulum PAI di SMAN 1 Rajagaluh terkait dengan moderasi beragama; (2) Menganalisis Kebijakan Internalisasi Moderasi Beragama dalam Kurikulum PAI di SMAN 1 Rajagaluh; (3) Menganalisis Model Internalisasi Moderasi Beragama dalam Kurikulum PAI di SMAN 1 Rajagaluh. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Teknik analisa data menggunakan model interaktif terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, display data, dan verifikasi data. Teori yang digunakan dalam penelitian ini meliputi nilai moderat (wasatiyah), keseimbangan (balance), dan adil (justice). Hasil penelitian (1) Struktur kurikulum Pendidikan Agama Islam di SMAN 1 Rajagaluh Kabupaten Majalengka yang selama ini digunakan sebagai acuan pembelajaran dalam merespon mederasi beragama dengan mengacu pada Kurikulum 2013 (K13) yaitu : Pertama, Muatan kurikulum Pendidikan Agama Islam yang berisikan aspek, Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar, Tujuan pendidikan tingkat satuan pendidikan menengah, Struktur dan muatan kurikulum, Beban belajar peserta didik, Kalender pendidikan, dan Pengembangan Silabus Pendidikan Agama Islam; Kedua, Pembelajaran Pendidikan Agama Islam terdiri dari :program tahunan, program semester, rencana pelaksanaan pembelajaran, dan pelaksanaan pembelajaran di kelas, kegiatan ekstrkurikuler yaitu rekonstruksi rohis, Pemahaman Konsep Dakwa dan Jihad; (2) Kebijakan internalisasi Moderasi dalam Kurikulum Pendidikan di SMAN 1 Rajagaluh, Pertama, Melalui kegiatan belajar mengajar dengan mendesain perangkat pembelajaran yang mengandung keselarasan antara teori, praktik dan berwawasan Inklusif; Kedua, Melalui Program Deradikalisasi Berbasis Pendidikan Karakter, ketiga, Melalui Kegiatan Ekstrkurikuler, Keempat, Melalui Gerakan Literasi Sekolah (Budaya Literasi); (3) Model internalisasi moderasi beragama dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam di SMAN 1 Rajagaluh melalui penanaman nilai moderasi beragama di sekolah pada pembelajaran, terfokus pada pengembangan sikap siswa dan kebiasaan yang dilakukan siswa serta keteladanan yang dimunculkan oleh guru dan beragam kegiatan yang menunjang

    A case study: the development of Stephanie's algebraic reasoning

    No full text
    This research provides an analysis of the mathematical growth and development of one student, Stephanie, as she worked on early algebra tasks during her eighth-grade year as part of a teaching experiment. Stephanie was among the original participants in a longitudinal study which investigated how students develop mathematical ideas under conditions that fostered independent exploration, reasoning, and justification of ideas (Maher, 2005). A qualitative approach based on the analytical model described by Powell, Francisco, and Maher (2003), was taken in analyzing videotape data from the Robert B. Davis Institute of Learning archive, along with student work. Seven task-based interview sessions were analyzed, spanning a six month period, beginning from November 8, 1995 to April 17, 1996. The research focused on Stephanie’s algebraic reasoning; in particular, how she built an understanding of the binomial theorem and related it to Pascal’s triangle. Stephanie’s representations, her explanations and justifications, and her methods of dealing with obstacles to understanding, were all examined and provided the basis for this research. The analysis shows that Stephanie built her mathematical understanding through the development of multiple representations of concepts and moved fluidly between and among the representations that she organized into ‘symbolic’ and ‘visual’ representations. Symbolic representations included algebraic expressions, combinatorics notation, and Pascal’s triangle while visual representations included drawings, tables, models formed by algebra blocks and other manipulatives, and towers built with unifix cubes. Furthermore, through Stephanie’s explanations and justification of her representations and reasoning in general, she invented strategies to convince herself as well as the researchers that she had fulfilled the requirements of the problem task. When dealing with obstacles to her understanding such as lack of information, or calculating obstacles, Stephanie acquired the use of several heuristic methods in order to overcome them. These included the use of substituting in numbers in order to test a conjecture; returning to basic meaning; drawing diagrams; building models; and considering a simpler problem. Throughout the task-based interviews, Stephanie retrieved knowledge from her earlier problem solving and extended this knowledge to build new ideas, while tackling more challenging problems. In particular, Stephanie mapped the coefficients in the binomial expansion to particular rows in Pascal’s Triangle; she connected these ideas to her problem solving from earlier work in the elementary grades. The findings are relevant to the timing and method of early algebraic instruction in schools.Ed.D.Includes bibliographical referencesby Eman Y. Aboelnag

    PENGARUH PENGAJIAN KITAB AL AKHLAQ LILBANIN TERHADAP PERILAKU SOSIAL SANTRI USIA 13-15 TAHUN PONDOK PESANTREN IHSAN NURUL HUDA DESA LIGUNGLOR KECAMATAN LIGUNG KABUPATEN MAJALENGKA

    Full text link
    EMAN SULAEMAN AFIF (07410090) : Pengaruh Pengajian Kitab Al Akhlaq Lilbanin terhadap Perilaku Sosial Santri Usia 13-15 tahun Pondok Pesantren Ihsan Nurul Huda Kabupaten Majalengka Pondok pesantren sebagai lembaga yang berakar dalam masyarakat, telah berupaya untuk tetap eksis dengan turut pula menjadikan peranannya sebagai lembaga pendidikan Islam, lembaga dakwah, dan lembaga pengembangan masyarakat Pada awal didirikannya, pesantren tidak semata-mata ditujukan untuk memperkaya pikiran santri (murid), tetapi meninggikan moral (Akhlaq), melatih mempertinggi semangat, menghargai nilai-nilai spiritual dan kemanusiaan, mengajarkan tingkah laku yang jujur dan bermoral, dan mempersiapkan para santri untuk hidup sederhana serta bersih hati. Penggalian khazanah budaya Islam melalui kitab-kitab klasik salah satu unsur yang terpenting dari keberadaan sebuah pesantren. Begitu pula Pondok Pesantren Ihsan Nurul Huda yang ada di Desa Ligunglor Majalengka yang mengajarkan ilmu pengetahuan islam melalui pengajian Kitab Kuning, dimana anak-anak dan remaja khususnya di Dusun Tipar menggali ilmu agama di pesantren itu, hal ini bertujuan untuk menanamkan sikap moral (Akhlaq) yang tinggi agar senantiasa mereka bisa menjadi contoh yang baik di masyarakat nanti. Namun dewasa ini perilaku sosial di masyarakat khususnya anak-anak dan remaja di Desa Ligunglor Majalengka cenderung dipengaruhi oleh budaya barat, mulai dari berpakaian, hingga sikap atau perilaku yang tidak sesuai dengan ajaran Islam. Ini terbukti dengan cara berpakaian yang tidak menutupi aurat, kurang patuh dan hormat pada orangtua, dan lain sebagainya. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh data tentang proses pengajian kitab Al Akhlaq Lilbanin, untuk memperoleh data tentang perilaku sosial santri usia 13-15 tahun dalam mengamalkan isi kitab Al Akhlaq Lilbanin, untuk memperoleh data tentang pengaruh pengajian kitab Al Akhlaq Lilbanin terhadap perilaku sosial santri usia 13-15 tahun dalam mengamalkan isi kitab tersebut di pondok pesantren Ihsan Nurul Huda Desa Ligunglor Kecamatan Ligung Kabupaten Majalengka Penelitian ini menggunakan pendekatan empirik/lapangan. Sumber data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Populasi penelitian diambil dari seluruh santri yang berjumlah 118 santri dengan teknik random sederhana, sampel yang diambil sebanyak 15% dari 118 siswa yaitu 18 santri. Setelah data terkumpul dilakukan tahap analisis data melalui perhitungan prosentase dan korelasi, kemudian ditafsirkan untuk memperoleh kesimpulan penelitian. Hasil penelitian mengenai pengajian kitab Al Akhlaq Lilbanin (variable x) menunjukan nilai rata-rata sebesar 2,42. Secara prosentase diperoleh perhitungan (2,42 : 3) x 100% = 80.67% yang berada pada interval 76% - 100% berada pada kriteria baik, perilaku sosial santri usia 13-15 tahun (variable y) menunjukan nilai rata-rata 2,4. Secara prosentase diperoleh perhitungan (2,4 : 3) x 100% = 80.00% yang berada pada interval 76% - 100% berada pada kriteria baik, pengaruh pengajian kitab Al Akhlaq Lilbanin terhadap perilaku sosial santri usia 13-15 tahun Pondok Pesantren Ihsan Nurul Huda Kabupaten Majalengka (variabel xy) diperlihatkan koefisien korelasi sebesar 0,425. Hal ini menunjukan angka korelasi sedang, yaitu berada pada interval nilai 0,40 – 0,60 berada dalam interpretasi korelasi yang sedang

    Perancangan Web Jasa Penyewaan Sound System Pada Eman Sounds: Penyewaan, Sound System, Web

    Full text link
    Eman Sounds is a business venture in the field of sound system rental services. The Eman sounds does not currently have a website application. The leasing service transaction system is still done conventionally, where if anyone wants to rent a sound system for a wedding or other official event can come directly to the Eman Sounds to see and rent it. For transaction reports sound system rental services are still recorded with paper so as to allow for data loss and errors in recording transactions. The purpose of this study is that the author will design a web sound system rental service for Eman Sounds so that it is expected to simplify the process of leasing transactions and making rental reports. The author uses the system development method, namely the waterfall model for this study. The use of PHP and HTML programming languages ​​the author uses to create web rental services and MYSQL as the database. The results of this study are expected that with a web design sound system rental service can help Eman Sounds in the process of managing rental transactions and reports
    corecore