1,720,971 research outputs found
Da'wa in the Netherlands:Five reflections as contribution to a methodology of da'wa in the European Union
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Genealogi pemikiran kontemporer Islam dan aplikasinya di Perguruan Tinggi
Alhamdulillahirrobbil 'alamin, buku tentang Genealogi Pemikiran Kontemporer Islam dan Aplikasinya di Perguruan Tinggi akhimya dapat diselesaikan penulisannya. Buku ini merupakan pengembangan basil penelitian tentang "Genealogi Prodi Sosiologi Fakultas Dakwah IAIN Sunan Ampel" yang berusaha menelusuri dan mencari jawaban tentang keberadaan Prodi Sosiologi di IAIN. Dengan telaah genealogis diharapkan dapat menguak apa yang terjadi dan sedang terjadi dengan bangunan intelektual sarjana muslim yang dilahirkan oleh Perguruan Tinggi Agama Islam. Konsep penempatan Sosiologi di Fakultas Dakwah sebagai institusi formal pencetak da'i atau ilmuwan da'wah yang nantinya banyak bergelut dengan masalah-masalah sosial utamanya sosial keagamaan secara langsung di masyarakat religius, adalah Sosiologi Profetik atau osiologi Perspektif Islam, dengan minat studi antara lain Sosiologi Agama, dalam kurun waktu sepuluh tahun mendatang diharapkan dapat dikembangkan berbagai minat studi yang lebih spesifik. Melalui kajian ini, telah dapat ditemukan bagaimana perkembangan Sosiologi agama melalui buku-buku yang berkembang di era Kebangkitan dan Kapitalis Global ini, yaitu Sosiologi yang mumi melihat bagaimana perilaku masyarakat secara umum, kini perilaku tersebut sudah banyak dikaitkan dengan agama, sehingga kajian sosiologi dapat melahirkan bagaimana wujud agama dalam masyarakat (internalisasi), bagaimana fungsi agama dalam masyarakat (subyektivasi), bagaimana polarisari pemikiran masyarakat tentang keberagamaannya (objektivasi) dan bagaimana masyarakat religius itu berusaha "mendekonstruksi" keberagamaannya
Metodologi Penelitian Kualitatif
Methodologi penelitian merupakan salah satu cara untuk membangun, memperkuat, mengembangkan suatu konsep yang akhirnya melahirkan suatu teori yang tidak terbantahkan. Metodologi penelitian kualitatif dengan pendekatan phenomenology merupakan suatu langkah kehati-hatian seorang peneliti atau pemerhati keberagamaan masyarakat. Oleh karena itu, buku ini sangat bermanfaat untuk para pembaca yang ingin mengembangkan kemampuan penelitian kualitatifnya ke arah yang lebih rigit. Alhamdulillah, karya tulis ini telah dikonsultasikan kepada Prof. Romo Eko Armada, Ph.D, oleh karena itu disampaikan terima kasih
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
Trancam Lapindo: studi makna religiusitas masyarakat korban Lapindo
Bencana Luapan Lumpur Panas "Lapindo" Sidoarjo yang dimulai tanggal 29 Mei 2006, telah merendam dan merusak sebagian infrastrukur yang menjadi sendi utama perekonomian Jawa Timur, sekaligus merusak tatanan sosial keagamaan yang berdampak kepada rcligiusitas masyarakat. Sampai penelitian ini dilakukan, masih belum menunjukkan adanya tanda-tanda surut, bahkan menjadi tidak terkendali. Kajian tentang "Trancam Lapindo: Studi Makna Religiusitas Masyarakat Korban Lapindo" dimana warga masyarakat terdampak langsung ini tercerabut tatanan sosial keagamaannya. dianalisis dengan menggunakan theory a9ent . Kajian ini adalah merupakan kelanjutan dari kajian sosial ekonomi, penelitian yang dilaksanakan oleh Pusat Penelitiaa clan Pengembangan Ekonomi Sosial Budaya dan Peran Masyarakat (Puslitbang SEBRANMAS) Badan Penclitian dan Pcngembangan Departcmen Pckerjaan Umum yang pelaksanannya dikordinasikan Balai Pemberdayaan Bidang Ke-PU-an Surabaya dengan menggunakan alat analisis social action theory Talcott Parsons mclalui kacamata statecorporate-civil society. Hasil kajian ini diharapkan dapat memberikan konstrihusi akademis terhadap upaya penyelesaian pennasalahan religiusitas masyarakat korhan langsung "luapan lumpur panas-Lapindo", sehingga mereka dapat menata kembali kehidupan keberagamaannya di tempat yang baru dengan lebih baik
- …
