4,288 research outputs found
Analisis Perencanaan Tebal Perkerasan Kaku Lajur Pengganti pada Proyek Pembangunan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated
Pekerjaan pembuatan lajur pengganti merupakan tahapan konstruksi pada pembangunan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II elevated . Peningkatan efektivitas dan kemampuan pelayanan jalan akan berdampak pada aktivitas lalu lintas. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis alternatif desain dan tebal perkerasan kaku dengan menggunakan metode Manual Desain Perkerasan Jalan (MDPJ) 2017 dan American Association of State High-way and Transportation Officials Guide for Design of Pavement Structures (AASTHO) 1993. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret – Mei 2019. Berdasarkan data yang telah didapatkan, diperoleh alternatif desain perkerasan kaku dengan menggunakan metode MDPJ 2017 yaitu menggunakan pelat beton setebal 305 mm sedangkan dengan metode AASHTO 1993 digunakan tebal pelat beton setebal 320 mm. Pada keadaan kondisi existing digunakan pelat beton setebal 300 mm
Evaluasi Alinyemen Horizontal dan Alinyemen Vertikal di Ruas Jalan Dramaga, Kabupaten Bogor.
Salah satu penyebab kecelakaan adalah kondisi geometrik yang tidak sesuai
dengan kondisi lalu lintas aktual. Tujuan dari penelitian ini adalah mengevaluasi
kesesuaian alinyemen horizontal dan alinyemen vertikal berdasarkan data
perhitungan dengan data aktual di lapangan. Perhitungan evaluasi ini
menggunakan Tata Cara Perencanaan Geometrik Jalan Antar Kota yang
dikeluarkan oleh Departemen Pekerjaan Umum pada tahun 1997. Berdasarkan
hasil evaluasi dengan data volume kendaraan, didapat lebar jalur dan lebar bahu
ideal sebesar 7 m dan 2 m. Hasil evaluasi dengan data kecepatan rencana pada
alinyemen horizontal, parameter jari-jari tikungan (Rmin) serta superelevasi sudah
sesuai. Sementara itu, parameter daerah bebas samping (M) dan pelebaran pada
tikungan tidak sesuai dengan nilai M sebesar 4.9 m dan pelebaran di tikungan
sebesar 1.4 m. Pada alinyemen vertikal, parameter yang dievaluasi adalah
kelandaian dan panjang lengkung vertikal. Keduanya sudah sesuai dengan
ketentuan. Rekomendasi yang dapat diberikan yaitu pelebaran jalan perlu
dilakukan sesuai dengan hasil evaluasi
Improvement of customer satisfaction through OTAs website: Tri Giao Hotel, Vietnam
This thesis aims to, first and foremost, gain a more in-depth understanding of customer rates and reviews of Tri Giao Hotel on OTA websites. The author selected six leading OTA websites to conduct the research, i.e. TripAdvisor, Booking, Expedia, Agoda, Facebook, and Google. In addition, the study compared the Tri Giao Hotel with other four hotels, which are also local brand hotel and have 4-star international standard, in a competitive set. Finally, this thesis explored satisfaction and dissatisfaction determinants of service quality can affect customer satisfaction.
Since the main customers of Tri Giao Hotel are charters and from travel agencies, the customers from OTA have not been focused. Therefore, this research-oriented thesis selected Tri Giao Hotel as the commissioning company. This study used qualitative methods such as observation, interview with FOM, data collection on OTA websites, and content analysis. These methods are based on conceptual framework and theoretical framework, especially SERVQUAL model. After that, decisive factors that affect customers’ decisions to book a hotel room online were discovered. Hence, some suggestions on how to improve customer satisfaction through the OTA website were given.
The results revealed that the service quality of Tri Giao Hotel has a significant impact on customer satisfaction. Combining all the reviews on six main OTA websites, the hotel received 301 customer reviews and 199 written comments. The hotel review index was 90.6% and the management response was 58.8%. The service, staff, and value of the hotel makes the customer the most satisfied. However, the location of hotel and quality of the food were the main weaknesses that need to be improved. Besides, some other factors also affected customer satisfaction. Suggestions and new ideas were briefly discussed to improve customers’ satisfaction to Tri Giao Hotel
Analisis Lalu Lintas Harian Rata-rata dengan Kondisi Perkerasan Jalan Raya Jati Asih Kota Bekasi
Peningkatan jumlah kendaraan darat menimbulkan pembebanan berlebih
pada jalan yang dilalui kendaraan darat tersebut. Hal ini dapat menimbulkan
kerusakan jalan yang merugikan bagi pengguna jalan. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis hubungan antara intensitas arus lalu lintas harian rata-rata
dengan tingkat kerusakan jalan dan merancang tebal perkerasan yang baru bila
diperlukan. Penelitian ini dilakukan di Jalan Raya Pekayon arah Jati Asih dan
Juanda, Bekasi. Perhitungan tebal perkerasan lentur menggunakan metode manual
desain perkerasan (MDP) 2013 dengan pemeriksaan metode Pt T-01-2002-B dan
metode SNI 03-1732-1989-F. Intensitas arus lalu lintas harian rata-rata yang
tinggi yaitu DS = 0.81 merupakan salah satu penyebab kerusakan jalan di kedua
arah Jalan Raya Pekayon. Dibandingkan dengan Pt T-01-2002-B dan SNI 03-
1732-1989-F, maka tebal perkerasan yang efektif didapatkan dari metode MDP
2013 dengan tebal lapisan permukaan 150 mm CTB, 150 mm LPA kelas A, 220
mm AC BC serta 50 mm AC WC
Analisis Kemacetan dan Perkiraan Tingkat Pelayanan Jalan pada Masa Mendatang.
Pertumbuhan ruas jalan yang cenderung lebih kecil dibanding dengan
pertumbuhan volume lalu lintas menyebabkan penurunan tingkat pelayanan jalan.
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kinerja kondisi eksisting dari geometri dan
lalu lintas Jalan Raya Sawangan serta merumuskan program untuk mengatasi
kemacetan. Kinerja kondisi eksisting Jalan Raya Sawangan pada segmen 1 dan 2
ialah F dan E sedangkan kinerja simpang tak bersinyal yang terdapat pada ruas jalan
tersebut ialah F. Perbaikan geometri dipilih untuk mengatasi kemacetan yang terjadi
sehingga diperoleh tingkat pelayanan rencana untuk 15 tahun ke depan ialah D.
Peningkatan kinerja simpang dilakukan dengan mengubah kondisi simpang tak
bersinyal menjadi bersinyal dan mengubah kondisi simpang bersinyal menjadi tak
sebidang. Kondisi simpang bersinyal hanya mampu menerima beban lalu lintas
selama 10 tahun sehingga diperlukan peningkatan kembali agar sesuai dengan
sasaran umur rencana, yaitu mengubahnya menjadi simpang tak sebidang. Tingkat
pelayanan simpang tak sebidang tergolong pada tingkat A karena memenuhi
persyaratan yang berlaku
Evaluasi Geometri dan Perlengkapan Jalan Lingkar Leuwiliang Bogor
Pada Jalan Lingkar Leuwiliang terdapat tikungan, tanjakan dan perlengkapan
jalan berupa rambu, marka dan lampu penerangan jalan yang tidak nyaman bagi
pengendara. Tujuan dari penelitian ini adalah mengevaluasi geometrik jalan
berdasarkan RSNI T-14-2004 dan pedoman No. 038/TBM/1997 serta perlengkapan
jalan berdasarkan pedoman No. 01/P/BNKT/1991 dan SNI 7391:2008 di Jalan
Lingkar Leuwiliang Bogor. Hasil dari penelitian menunjukan disain geometri dan
perlengkapan jalan ini belum sesuai Standar. Kecepatan yang digunakan sebagai
batas kecepatan adalah 50 km/jam. Daerah bebas samping pada tikungan ke-4
sebesar 3 m kurang dari Standar (3.04 m). Kelandaian melebihi 9% terdapat pada
segmen 2 (14.21%), 4 (10.94%), 13 (9.01%), 14 (9.19%), 26 (9.20%), 27 (9.20%),
28 (9.49%), 29 (12.15%) dan 30 (19.36%). Tidak terdapat marka pada jalan ini
maka dibuat disain marka garis utuh pada tepi jalan. Marka garis putus – putus
didisain pada Sta 0+000 sampai Sta 0+200 dan marka garis utuh pada Sta 0+200
sampai Sta 0+974.5 pada pembatas jalan. Tidak terdapat lampu penerangan jalan
pada tiang ke-7 sampai tiang ke-22. Untuk itu dibuat disain lampu penerangan pada
tiang tersebut dengan jenis lampu SON 100 W pada tiang dengan ketinggian 6 m
dari permukaan tanah
Penilaian Kondisi Jalan dengan Menggunakan Metode Pavement Condition Index (PCI) serta Rekomendasi Desain Perkerasan Jalan
Perbaikan untuk meningkatkan kualitas jalan perlu dilakukan seiring dengan pentingnya fungsi jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi jalan dengan menggunakan metode visual berdasarkan banyaknya kerusakan. Berdasarkan ASTM D6433-07 2007, kondisi perkerasan dapat dinilai menggunakan pavement condition index (PCI) dan kemudian diklasifikasikan berdasarkan nilai PCI. Penelitian ini berlokasi di Jalan Salabenda Raya Bogor sepanjang 550 m mulai dari Sta 0+000 koordinat 106o 45’ 22” LS dan 6o 32’ 34” BTsampai Sta 0+550 pada koordinat 106o 45’ 49” LS and 6o 32’ 26” BT. Jalan ini memiliki 2 arah dengan lebar 2.5 m dan tipe perkerasan adalah perkerasan lentur. Nilai PCI berdasarkan keseluruhan unit perhitungan adalah 28.8 dengan kategori sangat buruk. Usaha penanganan yang digunakan ialah dengan rekonstruksi ulang jalan berdasarkan nilai PCI. Rekomendasi perkerasan baru yang disarankan berdasarkan metode MDP 2017 adalah lapis AC WC 40 mm, AC BC 60 mm, AC base 75 mm, CTB 150 mm, dan pondasi agregat kelas A 150 mm
Pengaruh Limbah Keramik dan Abu Terbang Terhadap Kuat Tekan dan Daya Serap Air Bata Beton.
Pertumbuhan sektor pembangunan di Indonesia mengakibatkan tingginya
permintaan akan semen dan pasir. Penelitian dilakukan dari bulan Februari hingga
Juli 2018 dengan tujuan menganalisa dan mengetahui pengaruh campuran limbah
keramik dan abu terbang terhadap kuat tekan dan daya serap bata beton. Penelitian
dimulai dari persiapan alat dan bahan, pembuatan benda uji, serta pengujian kuat
tekan dan daya serap bata beton. Baku mutu yang digunakan mengacu pada SNI
03-0691-1996. Berdasarkan hasil analisis, kuat tekan terbesar yaitu 26.56 Mpa
diperoleh dari bata beton dengan 9% abu terbang dan 6% limbah keramik sehingga
termasuk dalam bata beton kelas mutu B. Penyerapan air terbesar yaitu 18.29%
diperoleh bata beton dengan campuran limbah keramik 15% dan penyerapan air
terkecil yaitu 9.65% diperoleh pada bata beton normal. Bata beton dengan
campuran 6% limbah keramik dan 9% abu terbang memiliki beberapa keuntungan
yaitu biayanya lebih murah, memiliki kuat tekan dan daya serap air lebih tinggi
dibandingkan bata beton normal, lebih ramah lingkungan, serta memiliki bobot
yang lebih ringan dan mempermudah pemasangan
Dave and Dottie Seibold : founding members of the Grand Haven Area Historical Society
Grand Haven historian, author, and dentist Dave Seibold has a passionate interest in community heritage. Prior to relocating to Grand Haven, Dr. Seibold served in Hawaii at a dental clinic for children. In this interview, Dr. Seibold and his wife Dottie discuss the founding of the Grand Haven Area Historical Society, which began its existence as the Tri-Cities Historical Society in 1959, and the Tri-Cities Historical Museum. Dr. Seibold explains the efforts to save the Grand Haven railroad depot from demolition for possible use as a museum and his project to write a history of northern Ottawa County to continue the work of historian Leo C. Lillie. In 1990, Dr. Seibold authored and published Coast Guard City, U.S.A: A History of the Port of Grand Haven. The Seibolds also recall how they met in their hometown of Jackson, Michigan, married, and chose Grand Haven as their home in 1955
Tri-State High School student report, Usui, Teruko
A mid-quarter student repot on physical education for Teruko Usui, 7th grade at Tri-State High School at the Tule Lake camp, California.The Usui Family Papers consist of documents pertaining to the family's experiences of the forced evacuation and incarceration during World War II. The Usui Family was incarcerated in the Tule Lake camp, California, and transferred to the Minidoka camp, Idaho. Included are correspondence, gate pass, receipts, census conducted among Issei incarcerees, student report cards, lists of transfers from Tule Lake to Minidoka, a directory of the incarcerees in the Minidoka camp, and publications. All items originally belonged to the Donald Teruo Hata and Nadine Ishitani Hata Asian Pacific Studies Collection
- …
