1,721,012 research outputs found
Album pakaian tradisional
Buku ini berisi tentang Album pakaian tradisional dari daerah lampung, kalimantan selatan, bali, sulawesi utara, sulawesi tengah, dan Nusa Tenggara Timu
Ratu Boko yang terlupakan
Situs Kraton Ratu Boko terletak di atas perbukitan Boko dengan
ketinggian 195.9Tmeter di atas permukaan air laut. Luas situs sekitar 160.898 M2 yang terletak di wilayah dua desa, yaitu desa Dawung dan desa Sambirejo yang semuanya termasuk wilayah Keeamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta
HUBUNGAN KEPERDATAAN ANAK DENGAN BAPAKNYA: Kajian Kritis Penafsiran Pasal-Pasal Dalam Kompilasi Hukum Islam
Pasal 53 ayat (1) KHI : “Seorang wanita hamil di luar nikah, dapat dikawinkan dengan pria yang menghamilinya.” Secara gramatikal adanya Pasal 53 ayat (1) KHI bila ditafsirkan akan berdampak bahwa lelaki yang bukan menghamili wanita yang telah hamil di luar nikah juga dapat menikahi wanita yang hamil tersebut. Hal ini berdasarkan kata “dapat” dalam bunyi Pasal 53 ayat (1) KHI. Oleh sebab itu lelaki yang bukan bapak si anak tersebut, konsekuensi hukumnya terhadap hubung an keperdataan anak berdasarkan bunyi Pasal 53 ayat (1)
KHI, terikat secara hukum dan memiliki hubungan keperdataan dengan anak tersebut secara langsung, akibat perkawinan ibunya, walau pun lelaki tersebut bukan bapak biologis dari si anak tersebut. Berdasarkan uraian di atas dan adanya putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46/PUU-VIII/2010 tentang dihapusnya Pasal 43 ayat (1)
UU Perkawinan dan adanya Pasal 53 ayat (1) KHI telah membuka angin baru bagi pengakuan keperdataan anak hasil perkawinan di bawah tangan dan hasil perkawinan wanita hamil dengan lelaki yang tidak menghamilinya
Legislasi Mahkamah Konstitusi dalam Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor: 46/PUU-VIII/2010 di Tinjau dari Teori Hukum Hans Kelsen Tentang Konstitusi
The legacy of the authority of the Constitutional Court (abbreviated as MK) is as follows: (1) to examine laws against the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia; (2) to decide disputes over the authority of State institutions whose authority is granted by the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia; (3) to decide on the dissolution of political parties; and (4) to decide disputes over the results of general elections. From the Constitutional Court's legislation, the author is interested in seeing the extent of the Constitutional Court's legislation in making a decision based on the legal theory put forward by Hans Kelsen, regarding the constitution. Kelsen's thinking encouraged the establishment of an institution called Verfassungsgerichtshoft or MK (Constitutional Court) which stands alone outside the Supreme Court, often called The Kelsenian Model. The Constitutional Court decision No. 46/PUU-VIII/2010 is a legal product issued by the Constitutional Court. From the decision, it will be analyzed with regard to the legal basis and legal considerations used by the Constitutional Court in deciding cases that are in accordance with the legal theory put forward by Hans Kelsen in his constitutional theory or not and about the legislation of the Constitutional Court in making the decision based on Hans Kelsan's legal theory
KARAKTERISTIK PEMBAKARAN BRIKET CAMPURAN ARANG KAYU DAN JERAMI
Dewasa ini, harga bahan bakar minyak semakin membumbung tinggi, sebagai alternatif maka dilakukan penelitian tentang potensi biomass jerami dan arang kayu sebagai sumber energi alternatif. Tujuan penelitian ini adalah mencampur jerami dan arang dengan komposisi tertentu dan menentukan karakter pembakarannya, sehingga nantinya dapat diketahui komposisi mana yang paling baik digunakan. Dalam penelitian ini komposisi yang diuji adalah biobriket dengan perbandingan prosentase jerami: arang kayu = 30% : 70%, 40% : 60%, 50% : 50%. Pengujian pembakaran dilakukan dengan kecepatan udara konstan untuk mengetahui besarnya laju pengurangan massa, laju pembakaran dan temperatur pembakaran, kemudian dilanjutkan dengan pengujian emisi polutan. Berdasarkan percobaan dan parameter yang telah diuji, biobriket dengan campuran 50% jerami dan 50% arang kayu mempunyai laju pembakaran yang tinggi. Penambahan biomasa juga dapat menurunkan emisi polutan yang dihasilkan pada saat pembakaran. Komposisi biobriket terbaik yang dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari adalah komposisi arang kayu : jerami = 50% : 50% karena lebih ramah lingkungan, sedangkan untuk kebutuhan industri, komposisi terbaik dengan pencapaian temperatur tertinggi adalah komposisi arang kayu : jerami = 70% : 30%
Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Pengganti Ibu Terhadap Perkembangan Sosial Anak Usia Prasekolah Di Kecamatan Dempet Kabupaten Demak
PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA PENGGANTI IBU TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL ANAK USIA PRASEKOLAH DI KECAMATAN DEMPET KABUPATEN DEMAK
48 hal + 9 tabel + xv
Latar belakang: Tahun- tahun pertama kehidupan anak merupakan kurun waktu yang penting untuk tumbuh kembang fisik, mental, psikososial yang berjalan begitu cepat sehingga menetukan masa depanya. Dari studi yang dilakukan oleh national longitudinal survey of youth Amerika Serikat 2004 tentang keterikatan antara pekerjaan orang tua dengan perkembangan anak. Banyak anak usia dini menunjukan perilaku sosial yang kurang optimal, karena perlakuan orang tua dalam memperlakukan anak usia dini yang kurang kondusif dan pelayanan bimbingan perkembangan perilaku sosial anak yang belum sistematik dan terarah. di Kecamatan Dempet banyak terdapat ibu-ibu yang bekerja di luar negeri yang meninggalkan anak usia prasekolah dengan menitipkan kepada saudara ibunya. Ibu tidak memahami bagaimana dengan perkembangan anak terutama perkembangan sosialnya.
Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, pendekatan yang digunakan korelasional terhadap 54 responden pada Periode Maret – April 2014 di Kecamatan Dempet Kabupaten Demak. Pengaruh pola asuh orang tua pengganti terhadap perkembangan anak usia prasekolah dianalisis dengan menggunakan rank spearman corelational.
Hasil penelitian : Hasil peneltian menunjukan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua pengganti ibu terhadap perkembangan sosial anak usia prasekolah (r = 0,297).
Simpulan : pola asuh orang tua pengganti ibu menentukan perkembangan sosial anak usia prasekolah.
Kata kunci : pola asuh, perkembangan sosial
Daftar pustaka : 23 (2000-2013
Investasi Dalam Kacamata Islam
This study aims to analyze the concept of investment in the Islamic perspective and the principles that distinguish it from conventional investment. The method used is qualitative with a normative-descriptive approach, through a literature review of Islamic law, fatwas from scholars, and sharia investment regulations. The results show that investment in Islam must be based on the principles of fairness, transparency, and freedom from the elements of usury, uncertainty, and chance. Investment instruments that are sharia-compliant include sharia stocks, sukuk, and mudharabah, which emphasize the fair distribution of risk and profit. This study emphasizes that sharia-based investment is not only oriented towards financial gain, but also pays attention to the ethical aspects and the interests of the community, thus creating a more stable and equitable economic system
Peranan differential aptitude test terhadap penjurusan siswa kelas I SMA Negeri Uteran Madiun tahun ajaran 1986-1987
KINERJA TUNGKU GASIFIKASI DOWNDRAFT CONTINUE BAHAN BAKAR SEKAM PADI
Gasifikasi adalah mengambil gas metana yang terkandung pada bahan bakar padat sehingga jika digunakan pembakarannya akan lebih bersih. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan desain tungku gasifikasi yang efisien dengan merancang bangun dan menguji kinerja tungku tersebut. Kinerja tungku gasifikasi diuji dengan cara melihat karakteristik pembakarannya. Parameter karakteristik pembakaran meliputi temperatur pembakaran, waktu awal penyalaan dan lama nyala efektif pembakaran. Penelitian dimulai dengan merancang bangun tungku gasifikasi tipe downdraft continue, dimana aliran udara gasifikasi mengalir searah dengan gas metana yang dihasilkan. Bahan bakar dimasukan ke tungku secara periodik terus menerus selama proses pembentukan gas metana berlangsung, setelah terjadi pembentukan gas langsung dinyalakan. Gas asap hasil pembakaran dipakai untuk mendidih kan air, kemudian dicatat data temperatur pembakaran, waktu penyalaan awal, lama nyala efektif, temperatur air, dan lama pendidihan. Penelitian menghasilkan temperatur pembakaran tertingggi rata-rata hampir sama dengan isi ulang bahan bakar maupun tanpa isi ulang. Waktu penyalaan awal lebih cepat dengan isi ulang bahan bakar dibandingkan tanpa isi ulang. Lama nyala efektif pembakaran lebih lama dengan isi ulang dibandingkan tanpa isi ulang dan kalor hasil pembakaran lebih besar dengan isi ulang dibandingkan tanpa isi ulang
Perubahan Interior Rumah Tinggal Kolonial Belanda Di Kota Yogyakarta : Studi Kasus Aspek Elemen Pembentuk Ruang Pada Bangunan Yang Beralih Fungsi
Seiring dengan perkembangan kota di jaman modem ini, kemajemukan dan tingkat kesibukan aktivitas manusia tidak dapat terelakkan lagi. Aktivitas tersebut membutuhkan ruang fisik sebagai wadah dari aktivitas itu sendiri. Ruang fisik itu berupa penataan ruang yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan itu. Rumah-rumah tinggal kolonial Belanda di kota Yogyakarata ini oleh pemerintah tidak boleh dirubah karena termasuk benda cagar budaya. Altematif jalan untuk memenuhi ruang fisik tersebut dengan jalan merubah ruang dari rumah tinggal kolonial Belanda itu. Sehingga rumah-rumah kolonial Belanda tersebut banyak yang mengalami perubahan interiomya dan elemen pembentuk ruangnya.
Skripsi ini merupakan studi pada bangunan rumah tinggal kolonial Belanda di kota Yogyakarta yang mengalami peralihan fungsi bangunan. Dimana bangunan tersebut banyak yang mengalami perubahan pada elemen pembentuk ruangnya setelah adannya alih fungsi. Jenis Penelitian merupakan penelitian kuantitatif deskriptif tentang perubahan interior di tinjau dari aspek elemen pembentuk ruang yang terkait dengan masalah konservasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan interior pada rumah tinggal kolonial Belanda di kota Yogyakarta yang beralih fungsi tersebut ditinjau dari aspek elemen pembentuk ruangnya, apakah perubahan interior tersebut sesuai dengan prinsip-prinsip konservasi.
Hasil survey penelitian terhadap rumah-rumah kolonial Belanda yang mengalami perubahan fungsi di kota Yogyakarta ini, diperoleh data mengenai 5 buah rumah tinggal. Kelima rumah tinggal tersebut yaitu 1 rumah di kawasan Kotabaru, 1 rumah di Jetis, dan 3 rumah di kawasan Bintaran. Kelima rumah tinggal kolonial Belanda tersebut setelah diidentifikasi terdapat 44 ruang.
Diharapakan rumah tinggal bekas peninggalan Belanda ini yang merupakan aset kota Yogyakarta untuk kepariwisataan, keberadaannya harus dijaga dan dilestarikan. Untuk melestariakan bangunan ini, pemeliharaan fisik bangunan sangatlah diperlukan
- …
