196,255 research outputs found

    KONSEP TAKDIR MENURUT SYEKH JA’FAR SUBHANI(Kajian Buku Terjemah Al-Bada’ fi Dhau’ al-Kitab wa al-Sunnah)

    No full text
    Muhammad Arsyad, 1001431060, Konsep Takdir Menurut Syekh Ja’far Subhani (Kajian Buku Terjemah Al-Bada fi Dhau’ al-Kitab wa al-Sunnah),Skripsi, Jurusan Akidah Filsafat, Fakultas Ushuluddin dan Humaniora. Pembimbing Dr. Irfan Noor, M. Hum dan Drs. H. M. Kursani Ahmad, M. Ag. Penelitian ini bertolak dari perkembangan ilmu pengetahuan dan pemikiran dalam Islam, terutama dalam bidang teologi Islam.Teologi Islam atau yang sering disebut ilmu kalam ini turut mengalami perkembangan dari masa kemasa, baik karena dipengaruhi hasil temuan-temuan baru atau karena munculnya pemikiran-pemikiran baru dari hasil perdebatan, termasuk diantaranya adalah tentang takdir.Mengenai pembahasan tentang takdir, Syekh Ja’far Subhani salah seorang tokoh yang berlatar belakang Syiah menulis sebuah buku yang diberi judul Al-Bada fi Dhau’ al-Kitab wa al-Sunnah, yang mana di dalamnya terdapat sebuah konsep yang disebut Al-Bada’.Hal tersebut mendapat perhatian dari peneliti dan tertarik untuk meneliti. Adapun yang menjadi pokok permasalahan yaitu: bagaimana konsep takdir menurut Syekh Ja’far Subhani? dan bagaimana perbandingan konsep takdir Syekh Ja’far Subhani dengan aliran teologi Islam?. Tujuan dari penelitian ini adalah: Pertama, ingin mengenalkan sosok Syekh Ja’far Subhani yang mana beliau juga termasuk seorang teolog, sejarawan, dan fuqaha. Kedua, ingin mengungkap gagasan pemikiran beliau tentang takdir yang menjadi pembahasan utama dalam tulisan ini.Ketiga, ingin mengetahui sesuatu yang khas dari pemikiran Syekh Ja’far Subhani untuk membandingkannya dengan konsep takdir dalam pandangan aliran-aliran Kalam. Penelitian ini merupakan penelitian pustaka (library research), dengan menggali data dari sumber buku kepustakaan yang memadai untuk diambil dalam penelitian ini.Sumber yang diambil terdiri dari literatur-literatur yang ditulis Syekh Jafar Subhani sebagai sumber formal, serta literatur-literatur lain yang berhubungan dengan rumusan masalah sebagai sumber sekunder penelitian. Setelah melalui teknik analisis deskriptif kualitatif dalam penelitian ini menghasilkan temuan-temuan, yaitu: Pertama, Konsep Al-Bada’ menurut Syekh Ja’far Subhani adalah bagian dari konsep takdir, dan bukunya yang menjadi objek kajian disini berisikan tentang pembelaan terhadap konsep Al-Bada’. Kedua, Mengenai kehendak mutlak Tuhan, Ja’far Subhani sependapat dengan kelompok Jabariyah, namun menurutnya Tuhan tidak terikat dengan apa yang telah ditakdirkannya. Ketiga, mengenai kebebasan manusia, ia sependapat dengan Mu’tazilah, Menurutnya manusia memiliki kebebasan memilih, tidak digerakakan dan tidak dipaksa. Manusia memiliki hak untuk mengubah takdirnya

    Konsep ‘Adalah Dan Dhabth Menurut Muhammad ‘Ajjaj Al-Khatib Dan Ja’far Subhani (Studi Komparatif Kitab Ushul Al-Hadits dan UshulHadits wa Ahkamuhu)

    No full text
    Skripsi ini berjudul “Konsep 'Adalah Dan Dhabth Menurut Muhammad Ajjaj Al-Khatib Dan Ja’far Subhani (Studi Komparatif Kitab Ushul Al-Hadis dan UshulHadis wa Ahkamuhu)”. Menurut Penulis, tema ini perlu diangkat karna dapat mengetahui sejauhmana pemahaman Muhammad ‘Ajjaj al-Khatib dan Ja’far Subhani tentang Adalahdan Dhabth.dikarnakan dua tokoh ini memahami ilmu hadis secara dua sisi yang berbeda, Ajjaj al-Khatib memahami hadis secara pemahaman orang sun’ni dan Ja’far Subhani memahami hadis secara pemahaman orang syi’ah juga berdampak pada penggalamanya dikalangan masyarakat. dengandemikian,hal ini sangat menarik untuk diteliti. Masalah yang akan diteliti dalam penelitan ini adalah bagaimana konsep 'Adalah Dan Dhabth menurut Muhammad ‘Ajjaj al-Khatib dan Ja’far Subhani?Untuk meningkatkan wawasan dalam berfikir dan memperdalam pemahaman tentang Adalah dan dhabit dalam sebuah hadis serta untuk menaggapi sejauh mana perbedaan antara Muhammad Ajjaj al-Khatib dan Ja’far Subhani dalam menetapkan kesahihan sanad hadis. Dalam penulisan Skripsi ini penulis menggunakan metode library research sebagai penelitian, yakni: dengan membaca dan menelaah beberapa buku yang berhubungan dengan skripsi ini terutama buku-buku yang ditulis oleh pakar Islam ini penulis menggunakan dua sumber: yaitu sumber primer dan sumber sekunder. Sumber primer terdiri dari Kitab Ushul Al-Hadis dan Ushul Hadis wa Ahkamuhu, dan buku sekunder, selanjutnya setelah dianalisa dan dipahami,Persamaan pendapat bagi periwayat yang bersifat ‘Adalah,beragama islam,baligh,berakal,memelihara muru‘ah,Menjauhi perbuatan dosa kecil dan besar.Perbedaan Pendapat,Pada keadilan Imam yang dua belas, Ja’far Subhani menetapkan keadilan Imam yang dua belas itu dinyatakan sebagai ma‘sum dan merupakan syarat mutlak hadis yang diriwayatkannya dijadikan sebagai hujjah, sedangkan M ‘Ajjaj al-Khatib menetapkan keadilan yang pertama pada tingkat sahâbat selanjutnya tabi‘in.Kedabitan.Muhammad M ‘Ajjaj Al-Khatı̂b membedakan atau memisahkan pembahasan mengenai kriteria adil dan dabit sedangkan Ja’far Subhani menyatukan persaratan kriteria Dhabth dengan ‘Adalah, alasannya sebab keadilan keadilan para imam yang dua belas itu adalah sudah pasti Dhabth namun tidak demikian sebaliknya orang yang Dhabth belum tentu ‘Adalah

    Dr. Duane M. Jackson, Morehouse College, July 2011

    No full text
    This video is a conversation with Dr. Duane M. Jackson. Dr. Jackson talks about his paper, "Recall and the Serial Position Effect: The Role of Primacy and Recency on Accounting Students' Performance." Jackie Daniel, AUC Woodruff Library, is the interviewer

    "Reflections on the subject of Emigration from Europe with a view to Settlement in the United States" By M. Carey.

    No full text
    "Reflections on the subject of Emigration from Europe with a view to Settlement in the United States: containing bried sketches of the moral and political character of those states. By M. Carey, member of the American philosophical, and of the American Antiquarian Society, and author of The Olive Branch, Cindiciae Hibernicae, essays on banking, on political economy, and on internal improvement. To which are now added the English editor's comments on the subject; together with Important Advice to Emigrants, and Cautions Against Impositions Practiced in the Outports

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    No full text
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods

    Dr. Glendon Swarthout

    No full text
    Hosted by Roger M. Busfield, MSU Assistant Professor of Speech and Theater, Meet the Author is designed to introduce a general audience to a contemporary author and their work through in-depth interviews. This episode features a conversation between Dr. Glendon Swarthout, prolific author and English professor at MSU, and assistant professors Sam S. Baskett and Theodore B. Strandness
    corecore