1,721,030 research outputs found
PENGEMBANGAN WEBSITE KEBUTUHAN UMKM DI PT. GROWLAB DIGITAL SOLUTION (GROWLAB)
UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia, namun masih banyak yang menghadapi tantangan dalam hal digitalisasi, akses terhadap edukasi bisnis, dan pendampingan strategis. Kurangnya pengetahuan tentang pengelolaan usaha berbasis digital membuat banyak UMKM kesulitan berkembang di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif. Untuk menjawab permasalahan tersebut, PT. Growlab Digital Solution hadir sebagai startup inovatif yang menyediakan solusi digital terintegrasi berupa kelas bisnis, konsultasi usaha, komunitas bisnis, serta berbagai layanan tambahan lainnya yang dirancang khusus untuk mendorong transformasi dan pertumbuhan UMKM di Indonesia.
Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Growlab membangun sebuah sistem manajemen konten (CMS) yang mempermudah pengelolaan informasi di platform mereka. Website Growlab dirancang menggunakan teknologi modern, dengan React.js pada sisi frontend untuk menghadirkan tampilan antarmuka yang responsif dan interaktif, serta Express.js dan MySQL pada sisi backend untuk memastikan kestabilan dan keamanan pengelolaan data. Selama kegiatan praktik kerja lapangan yang berlangsung selama empat bulan, pengembangan difokuskan pada fitur Create, Read, Update, dan Delete (CRUD) untuk CMS serta optimalisasi tampilan dan pengalaman pengguna, khususnya pada bagian pengelolaan kelas bisnis.
Hasil dari kegiatan ini adalah terbentuknya sistem CMS yang dinamis, efisien, dan mudah digunakan oleh admin Growlab dalam memperbarui konten secara real-time. Sistem ini tidak hanya meningkatkan kualitas layanan platform Growlab, tetapi juga mendukung upaya digitalisasi UMKM secara lebih nyata. Selain memberikan kontribusi langsung terhadap pengembangan platform, kegiatan praktik ini juga menjadi sarana penguatan keterampilan teknis, pemahaman arsitektur sistem digital, serta kesiapan menghadapi tantangan di dunia industri teknologi informasi
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
PENGARUH KECERDASAN MAJEMUK DAN KEAKTIFAN BELAJAR PESERTA DIDIK TERHADAP HASIL BELAJAR FIKIH DI MADRASAH ALIYAH KECAMATAN BUNGARAYA KABUPATEN SIAK
ABSTRAK
Agus Subairi (2021) : Pengaruh Kecerdasan Majemuk dan Keaktifan Belajar Peserta Didik terhadap Hasil Belajar Fikih di Madrasah Aliyah Kecamatan Bungaraya Kabupaten Siak.
Penelitian ini dilaksanakan dengan latar belakang kecerdasan majemuk, keaktifan belajar peserta didik dalam proses pembelajaran, dan rendahnya hasil belajar fikih di Madrasah Aliyah Kecamatan Bungaraya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kecerdasan majemuk terhadap hasil belajar fikih, pengaruh keaktifan belajar terhadap hasil belajar fikih, dan seberapa besar pengaruh kecerdasan majemuk dan keaktifan belajar peserta didik secara simultan terhadap hasil belajar fikih. Penelitian ini adalah penelitian survei dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian dilakukan di Madrasah Aliyah Al-Muttaqien dan Madrasah Aliyah Sultan Syarif Kasim Kecamatan Bungaraya Kabupaten Siak. Sampel penelitian ini adalah 135 Responden dari total populasi 203 peserta didik. Analisis data menggunakan uji regresi linier sederhana dan regresi linier berganda dengan hasil: 1) Terdapat pengaruh yang signifikan sebesar 14,6% kecerdasan majemuk terhadap hasil belajar fikih dengan tingkat signifikansi 0,000 F_tabel 3,06. Pengaruh kecerdasan majemuk dan keaktifan belajar peserta didik secara simultan terhadap hasil belajar fikih sebesar 0,151 dapat diartikan bahwa setiap penambahan 1% pada nilai kecerdasan majemuk dan keaktifan belajar peserta didik, maka nilai hasil belajar bertambah sebesar 15,1%.
Kata kunci: Kecerdasan Majemuk, Keaktifan Belajar, Hasil Belaja
ANALISIS PENYEBAB JANGKAR PATAH SAAT BERLABUH JANGKAR PADA MV. H WHALESHARK
ABSTRAKSI
Subairi, Abdurrahman 572011127808 N, 2024, “Analisis Penyebab Jangkar
Patah saat Berlabuh Jangkar pada MV. HWhaleshark”, “Skripsi, Program
Diploma IV, Program Studi Nautika, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang,
Pembimbing I : Capt. Dian Kurnianingsari., S.St., Mm, Pembimbing Ii : Dr.
Andy Wahyu Hermanto, Mt.
Shelter adalah salah satu kegiatan ketika menghadapi cuaca buruk dengan
cara berlabuh jangkar darurat ditempat yang aman guna mengamankan crew
kapal, kapal dan muatannya. Tujuan dari penelitian ini yaitu : 1). untuk
mengetahui faktor yang dapat membuat jangkar patah pada saat berlabuh
jangkar pada MV. H Whaleshark, 2) untuk mengetahui dampak ketika kapal
mengalami jangkar patah pada MV. H Whaleshark, 3) untuk mengetahui upaya
mencegah jangkar patah ketika kapal sedang berlabuh jangkar pada MV. H
Whaleshark.
Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, yaitu menerangkan
kejadian fenomena dan mengumpulkan data secara mendalam. Teknik
pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi, wawancara dan
dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan 3
komponen yaitu : Reduksi data, Penyajian data, Kesimpulan dan verifikasi.
Keabsahan data pada penelitian ini menggunakan triangulasi sumber data,
triangulasi metode, dan triangulasi teori.
Hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti menunjukkan bahwa (1)
jangkar patah saat berlabuh jangkar pada kapal MV. H Whaleshark disebabkan
oleh faktor eksternal dan faktor internal. Faktor eksternalnya ialah dari cuaca
buruk. Faktor internalnya ialah dari kondisi jangkar dan alat bantu berlabuh
jangkar tidak terawat, kurang tepatnya pemilihan tempat berlabuh jangkar, tidak
mempersiapkan diri untuk menghadapi keadaan darurat dan tidak
mempersiapkan posisi untuk berlabuh jangkar darurat. (2) kerugian akibat dari
jangkar patah saat berlabuh jangkar pada MV. H Whaleshark seperti kerugian
materil berupa jangkar dan alat bantu jangkar kemudian untuk kerugian
inmateril berupa pengalaman buruk dan trauma bagi kapal. (3) Upaya yang
dilakukan untuk mencegah jangkar patah saat berlabuh jangkar yaitu memilih
tempat berlabuh jangkar yang lebih aman, mempersiapkan posisi berlabuh
jangkar darurat sesuai dengan prosedur pembuatan passage plan, dan
menghubungi vessel traffic service (VTS) terdekat untuk meminta rekomendasi
posisi berlabuh jangkar darurat
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Kompetensi Profesional dan Pedagogik Guru dalam Penerapan Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Madrasah Tsanawiyah Negeri Kabupaten Siak.
ABSTRAK
Agus Subairi (2024): Kompetensi Profesional dan Pedagogik Guru dalam Penerapan Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Madrasah Tsanawiyah Negeri Kabupaten Siak.
Penelitian ini dilaksanakan dengan latar belakang kompetensi profesional dan pedagogik guru dalam penerapan strategi pembelajaran pendidikan agama Islam yang meliputi mata pelajaran Al-Qur’an Hadits, Akidah Akhlak, Fiqih, dan Sejarah Kebudayaan Islam di Madrasah Tsanawiyah Negeri Kabupaten Siak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi profesional dan kompetensi pedagogik dalam penerapan strategi pembelajaran, penguatan penggunaan strategi pembelajaran, faktor pendukung dan faktor penghambat implementasi dan penguatan strategi pembelajaran, strategi pembelajaran ideal yang dapat diterapkan pada pendidikan agama Islam, dan untuk mengetahui strategi pembelajaran ideal di Madrasah Tsanawiyah Negeri Kabupaten Siak. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif, serta menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Penelitian ini dilakukan di Madrasah Tsanawiyah Negeri Kabupaten Siak dengan hasil: 1) Guru dengan kompetensi prosfesional yang cukup tinggi belum maksimal dalam penguasaan materi ditandai dengan penyusunan program pengajaran tanpa penetapan strategi pembelajaran, 2) Guru dengan kompetensi pedagogik yang tinggi dan sangat tinggi telah menerapkan strategi pembelajaran ekspositori, inkuiri, kontekstual, dan strategi pembelajaran mandiri, 3) Penguatan kompetensi professional dan pedagogik guru dalam penerapan strategi pembelajaran Pendidikan agama Islam dilakukan dengan cara melatih menghubungkan strategi dan metode pembelajaran dengan kecerdasan guru, keaktifan belajar peserta didik, tujuan, serta hasil belajar, 4) faktor pendukung terlaksananya strategi pembelajaran didominasi oleh kualifikasi keilmuan tenaga pendidik yang secara keseluruhan adalah sarjana dengan kompetensi prosfesional yang cukup tinggi, kompetensi pedagogik yang tinggi dan sangat tinggi, sedangkan faktor penghambatnya adalah pemahaman guru terhadap strategi pembelajaran yang hanya fokus pada metode pembelajaran dan kurang memanfaatkan kompetensi professional dan pedagogik yang dimiliki, 5) strategi pembelajaran yang ideal digunakan pada proses pembelajaran pendidikan agama Islam di Madrasah Tsanawiyah Negeri Kabupaten Siak adalah strategi pembelajaran ekspositori dan inkuiri sesuai kompetensi pedagogik dan professional guru, strategi pembelajaran baru yang dapat diterapkan pada pembelajaran pendidikan agama Islam di Madrasah Tsanawiyah Negeri Kabupaten Siak adalah strategi pembelajaran muhadharah yang merupakan kegiatan pembiasaan dan mampu berkontribusi pada hasil belajar peserta didik meliputi ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik.
Kata Kunci: Kompetensi Guru, Strategi Pembelajaran, PA
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
- …
