2 research outputs found

    Perencanaan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Pada Pembangunan Gedung Apartemen Cornell Citraland Surabaya Dengan Metode JHA

    Get PDF
    Setiap proyek kontruksi pasti memiliki suatu Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) sehingga hal-hal yang tidak diinginkan bisa diminimalisi. Sistem Manajemen K3 adalah suatu sistem yang ber tujuan untuk mengurangi terjadinya kecelakaan dan meminimalkan dampaknya. Penerapan Sistem Manajemen K3 mencangkup hal-hal berupa identifikasi sumber bahaya, penilaian, pengenalan dan pengendalian risiko di tempat kerja. Dalam tugas akhir ini penulis akan membuat suatu sistem manajemen K3 untuk proyek apartemen Cornell dengan metode Job Hazard Analysis (JHA). JHA merupakan suatu metode analisa bahaya yang berfokus berdasarkan tugas pekerjaan atau uraian pekerjaan sebagai cara untuk mengidentifikasi bahaya sebelum terjadi. Dari hasil analisa perencanaan Sistem Manajemen Keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3) pada pembangunan struktur atas Apartemen Cornell Surabaya lantai 2,5 dan 10 terdapat 381 analisa potensi bahaya yang bisa terjadi dengan 75 diantaranya tergolong risiko rendah, 156 risiko sedang, 150 risiko tinggi. Untuk hasil perhitungan Rencana Anggaran Biaya K3 pada pembangunan struktur atas apartemen Benson Pakuwon ini sejumlah Rp. 3,299,430,000 ===================================================================================================== Each construction project must have an Occupational Health and Safety (OHS) Management System so that undesirable things can be minimized. OHS Management System is a system that aims to reduce the occurrence of accidents and minimize their impact. The application of the OHS Management System covers matters in the form of identification of sources of danger, assessment, introduction and control of risks in the workplace. In this thesis the author will create an OHS management system for the Cornell apartment project using the Job Hazard Analysis (JHA) method. JHA is a hazard analysis method that focuses on work tasks or job descriptions as a way to identify hazards before they occur. From the analysis of the planning of the Occupational Safety and Health Management System (OHS) in the construction of the upper structure of the Cornell Apartment Surabaya floors 2,5 and 10 there are 381 potential hazard analysis that can occur with 75 of them classified as low risk, 156 as moderate risk, and 150 as high risk. For the calculation of the OHS Cost Budget Plan on the building structure of the Benson Pakuwon Apartment amounting to Rp.3,299,430,00

    Perencanaan Park and Ride Stasiun Lintas Rel Terpadu (LRT) Cikunir 1

    Get PDF
    Transportasi adalah hal yang sangat penting dalam kehidupan penduduk suatu kota. Tranportasi adalah bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan manusia karena menjadi sarana dalam memperlancar kehidupan sehari hari dan juga sebagai roda perekonomian suatu wilayah. Permasalahan transportasi di Jabodetabek salah satunya adalah kemacetan yang selalu terjadi di pagi hari. Hal ini dikarenakan pada pagi hari kendaraan bergerak bersamaan untuk memulai aktivitas sehari hari. Salah satu penyebab kemacetan tersebut adalah kecenderungan warga untuk lebih memilih kendaraan pribadi dibanding dengan transportasi umum. Melihat permasalahan dan penyebabnya, dengan adanya moda transportasi baru yaitu Lintas Rel Terpadu (LRT) yang dapat meningkatkan minat masyarakat dalam menggunakan transportasi umum, maka salah satu gagasan yang dapat dilakukan adalah memaksimalkan fasilitas penunjang didalam stasiun yang saat ini masih belum tersedia seperti ketersediaan area parkir (Park and ride). Dalam perencanaan ini dibutuhkan beberapa data yaitu data traffic counting dan survey wawancara dengan calon pengguna Park and ride yaitu pengguna kendaraan pribadi. Data data tersebut digunakan untuk menganalisis berapa banyak demand yang didapat menggunakan metode regresi linear, dan analisis logit model split sederhana berbasis selisih cost. Hasil dari perencanaan Park and ride ini didapatkan demand untuk sepeda motor sebanyak 5752 kendaraan, dan untuk mobil sebanyak 903 kendaraan. Dari demand tersebut dibangun gedung Park and ride diatas lahan seluas ±6313 m2 yang dapat menampung parkir sepeda motor sebanyak 6770 Kendaraan dan mobil sebanyak 936 kendaraan
    corecore