49,717 research outputs found
Perjanjian Jual Beli Tanah Yang Diikuti Kuasa Untuk Menjual Menurut Kuhper (Contoh Kasus Jual Beli Tanah Antara Tuan Puspa Utama Soehardjono Dengan Nyonya Supartiningsih)/ oleh Steven
abstrak (A) Nama : Steven NIM : 205060177 (B) Judul : PERJANJIAN JUAL BELI TANAH YANG DIIKUTI KUASA UNTUK MENJUAL MENURUT KUHPER (CONTOH KASUS JUAL BELI TANAH ANTARA TUAN PUSPA UTAMA SOEHARDJONO DENGAN NYONYA SUPARTININGSIH) (C) viii + 77 halaman + lampiran, 2011 (D) Kata kunci : Pengikatan Jual Beli Tanah dan Pemberian Kuasa Menjual (E) Isi : Proses peralihan hak atas tanah dan/atau bangunan dapat dilakukan melalui jual-beli, sewa, atau pewarisan. Yang lazim dilakukan di masyarakat adalah melalui proses jual beli hak atas tanah yang tidak lagi menggunakan ketentuan KUHPerdata tetapi, berdasarkan Undang-Undang Pokok Agraria (selanjutnya disebut UUPA) dan PP No.24 tahun 1997 yang berdasarkan hukum adat. Penulisan skripsi ini mengangkat permasalahan mengenai perjanjian pengikatan jual beli tanah antara Tuan Puspa Utama Soehardjono dengan Nyonya Supartiningsih yang pembayaran atau pelunasan atas jual beli tanahnya dilakukan dengan angsuran sehingga belum berlangsung secara terang dan tunai. Sekalipun demikian, Tn. Puspa selaku pemilik tanah yang diperjanjikan dalam perjanjian pengikatan jual beli tersebut, juga memberikan kuasa kepada Ny. Supartiningsih untuk melakukan tindakan hukum dalam bentuk apapun yang sah menurut hukum untuk melakukan tindakan pengalihan hak atas tanah, padahal secara terang dan tunai tanah tersebut belum beralih kepada Ny. Supartiningsih. Apakah Perjanjian Pengikatan Jual Beli yang diikuti kuasa menjual antara Tuan Puspa Utama Soehardjono dengan Nyonya Supartiningsih tidak melanggar ketentuan hukum yang berlaku? Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode Penelitian Hukum Normatif. Data hasil penelitian menyatakan bahwa Perikatan jual beli antara Tn. Puspa dengan Ny. Supartiningsih memperjanjikan bahwa jual beli tanah dan segala sesuatu yang ada di atasnya telah dibayar sebagian oleh pihak kedua kepada pihak pertama sebesar Rp. 300.000.000,- (tiga ratus juta rupiah) pada tanggal 27 Mei 2010 dan sisanya dibayar secara angsuran. Bersamaan dengan pembuatan PPJB juga dibuatkan Kuasa Menjual dari Tuan Puspa Utama Soehardjono kepada Nyonya Supartiningsih. Pengikatan jual beli sebaiknya diatur lebih lanjut dalam peraturan perundang-undangan dengan format yang baku terutama yang berkaitan dengan masalah tanah. (F) Daftar acuan : 23 (1982-2010) (G) Pembimbing : Hasni, SH., MH. (H) Penulis : Steve
Special issue: Process safety in times of a pandemic
Green Open Access added to TU Delft Institutional Repository ‘You share, we take care!’ – Taverne project https://www.openaccess.nl/en/you-share-we-take-care Otherwise as indicated in the copyright section: the publisher is the copyright holder of this work and the author uses the Dutch legislation to make this work public.Safety and Security Scienc
Penyelesaian Tindak Pidana Peredaran DVD Porno (Studi Kasus Dalam Putusan Pengadilan Negeri No.389/Pid.B/2004/Pn.Jkt.Bar) Oleh Steven Haryanto
abstrak (A) Nama: Steven Haryanto (NIM: 205010007). (B) Judul Skripsi: Penyelesaian Tindak Pidana Peredaran DVD Porno (Studi Kasus dalam Putusan Pengadilan Negeri No.389/PID.B/2004/PN.JKT.BAR). (C) Halaman: viii + 79 + 26 + 2005 (D) Kata kunci: Pornografi, Hukum Pidana (E) Isi: Peredaran perangkat lunak (software) DVD (digital versatile disc), khususnya DVD porno saat ini sangat marak terjadi di negara Indonesia, khususnya di kawasan Pertokoan Harco Glodok, Taman Sari, Jakarta Barat. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 1992 tentang Perfilman mengatur masalah peredaran DVD tanpa lulus sensor, yang mana peredaran DVD porno dapat disamakan sebagai tindak pidana yang merusak moral bangsa. Bagaimanakah efektivitas Undang-undang Nomor 8 Tahun 1992 tentang Perfilman dalam memberantas peredaran DVD porno khususnya dalam Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Barat Nomor 389/PID.B/2004/PN.JKT.BAR? Penulis meneliti masalah tersebut dengan menggunakan metode penelitian kepustakaan. Data hasil penelitian memperlihatkan bahwa penyebab utama terjadinya suatu peredaran DVD porno secara bebas adalah disebabkan murahnya perangkat lunak (software) DVD porno tersebut yang beredar, sehingga masyarakat negara Indonesia, khususnya warga DKI Jakarta dapat dengan bebas dapat mendapatkannya secara bebas, hal ini juga didukung oleh lemahnya tindakan penanganan para aparat penegak hukum baik yang bertugas di lapangan maupun yang bertugas di dalam suatu lembaga pemerintahan, sehingga para penegak hukum tersebut sampai saat ini masih belum dapat memberantas peredaran DVD porno. Dalam Putusan No.389/PID.B/2004/PN.JKT.BAR hendaknya para penegak hukum yang ada di dalam lembaga pemerintahan, khususnya Pengadilan Negeri Jakarta Barat agar lebih memperhatikan faktor-faktor peringan dan pemberat dalam menjatuhkan putusan dalam suatu persidangan yang memperkarakan tindak pidana mengenai peredaran DVD porno, dengan memberikan hukumam yang tegas dari aparat penegak hukum yang bertugas di lapangan maupun di lembaga pemerintahan, agar nantinya para pengedar DVD porno dapat berkurang dan DVD porno tersebut tidak beredar secara bebas. (F) Acuan: 26 (1985-2005). (G) Pembimbing P.C. Hadiprastowo, S.H. (H) Penulis Steven Haryant
Distributed human computation framework for linked data co-reference resolution
Distributed Human Computation (DHC) is a technique used to solve computational problems by incorporating the collaborative effort of a large number of humans. It is also a solution to AI-complete problems such as natural language processing. The Semantic Web with its root in AI is envisioned to be a decentralised world-wide information space for sharing machine-readable data with minimal integration costs. There are many research problems in the Semantic Web that are considered as AI-complete problems. An example is co-reference resolution, which involves determining whether different URIs refer to the same entity. This is considered to be a significant hurdle to overcome in the realisation of large-scale Semantic Web applications. In this paper, we propose a framework for building a DHC system on top of the Linked Data Cloud to solve various computational problems. To demonstrate the concept, we are focusing on handling the co-reference resolution in the Semantic Web when integrating distributed datasets. The traditional way to solve this problem is to design machine-learning algorithms. However, they are often computationally expensive, error-prone and do not scale. We designed a DHC system named iamResearcher, which solves the scientific publication author identity co-reference problem when integrating distributed bibliographic datasets. In our system, we aggregated 6 million bibliographic data from various publication repositories. Users can sign up to the system to audit and align their own publications, thus solving the co-reference problem in a distributed manner. The aggregated results are published to the Linked Data Cloud
Intersystem soft handover for converged DVB-H and UMTS networks
Digital video broadcasting for handhelds (DVB-H) is the standard for broadcasting Internet Protocol (IP) data services to mobile portable devices. To provide interactive services for DVB-H, the Universal Mobile Telecommunications System (UMTS) can be used as a terrestrial interaction channel for the unidirectional DVB-H network. The converged DVB-H and UMTS network can be used to address the congestion problems due to the limited multimedia channel accesses of the UMTS network. In the converged network, intersystem soft handover between DVB-H and UMTS is needed for an optimum radio resource allocation, which reduces network operation cost while providing the required quality of service. This paper deals with the intersystem soft handover between DVB-H and UMTS in such a converged network. The converged network structure is presented. A novel soft handover scheme is proposed and evaluated. After considering the network operation cost, the performance tradeoff between the network quality of service and the network operation cost for the intersystem soft handover in the converged network is modeled using a stochastic tree and analyzed using a numerical simulation. The results show that the proposed algorithm is feasible and has the potential to be used for implementation in the real environment
Beyond interfaces: A usability study of Chinese journal databases
A presentation at the Council on East Asian Libraries (CEAL) annual meeting in Boston, MA on March 21, 2007
Rose Galaida and the Central China Relief Records, 1946: Discovery, Investigation, and Implications
The materials in the Central China Relief Records (CCRR) collection provide a window to the experiences of Rose Galaida in Hubei. The collection consists of about 100 documents totaling over 300 pages (excluding duplicate copies) and 5 photographs.Peer reviewedPublished in the Journal of East Asian Libraries and available from the journal at: https://scholarsarchive.byu.edu/jeal/vol2011/iss153/
Breaking New Ground in East Asia Library History
Review of Peter X. Zhou. Collecting Asia: East Asian Libraries in North America (2010).Published in H-Net Reviews in the Humanities and Social Sciences and available at: http://www.h-net.org/reviews/showrev.php?id=32231March 201
Penetrasi sosial dan dakwah Steven Indra Wibowo dalam pembinaan Mualaf di Mualaf Center Indonesia
Maraknya isu-isu teroris yang membuat citra negatif pada umat Islam, muncullah seorang mualaf yang dilatarbelakangi oleh keingintahuannya mengenai kebenaran dalam agama Islam. Keraguan dan kebimbangan atas apa yang dipelajarinya saat memeluk agama Katholik, membuat Steven Indra Wibowo mengalami krisis kepercayaan dalam dirinya. Memulai dengan belajar Islam secara bertahap sampai mendirikan Mualaf Center Indonesia untuk membantu para mualaf mempelajari tentang agama Islam. Steven melakukan proses komunikasi antar pribadi dengan langkah-langkah penetrasi sosial dan melakukan dakwah fardiyah terhadap calon mualaf dan mualaf dimana latar belakang Steven bukanlah seorang ulama melainkan seorang mualaf juga. Berdasarkan latar belakang diatas, maka timbul pertanyaan bagaimana penetrasi sosial yang dilakukan Steven Indra Wibowo pada Orientation Stage, Exploratory Stage, Affective Stage, Stable Stage and Depenetration Stage? Dan bagaimana tahapan dakwah Steven Indra Wibowo dalam membina mualaf di Mualaf Center Indonesia?. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme dimana realitas ada merupakan hasil konstruksi dari kemampuan berfikir seseorang. Pendekatan penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan sifat penelitian deskriptif. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah studi kasus yang merupakan strategi penelitian dimana didalamnya menyelidiki secara cermat suatu program, peristiwa, aktifitas, proses, atau sekelompok individu. Kasus-kasus dibatasi oleh waktu, aktifitas, dan peneliti mengumpulkan informasi secara lengkap dengan menggunakan berbagai prosedur pengumpulan data berdasarkan waktu yang telah ditentukan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori penetrasi sosial Irwin Altman dan Taylor yang membahas tentang bagaimana proses komunikasi interpersonal. Teori ini menjelaskan tentang proses terjadinya pembangunan hubungan interpersonal secara bertahap dalam pertukaran sosial. Tahapan dalam teori ini adalah Orientation Stage, Exploratory Stage, Affective Stage, Stable Stage and Depenetration Stage. Berdasarkan temuan peneliti, komunikasi interpersonal dengan langkah penetrasi sosial Steven terjadi pada lima tahap. Pada Orientation Stage, perkenalan berawal dari website. Steven maupun mualaf sangat berhati-hati untuk menyampaikan sesuatu sehingga yang dibicarakan hanya hal yang bersifat umum saja. Pada Exploratory Stage, mereka mulai membuka diri dengan informasi yang bersifat pribadi. Pada Affective Stage, mereka mengalami perasaan kritis dan evaluatif pada level yang lebih dalam. Komunikasi mereka berjalan spontan karena satu sama lain sudah merasa nyaman. Pada Stable Stage, informasi yang mereka bicarakan sudah sangat dalam mengenai soal nilai ataupun konsep diri. Pada Depenetration Stage, mereka mengalami konflik berdebat tentang agama. Akan tetapi, hubungan mereka kembali membaik dimana Steven meningkatkan informasi pengalaman-pengalaman pribadi untuk mengevaluasi pada level yang lebih dalam. Dalam tahapan dakwah, Steven mengutamakan untuk menyampaikan kebenaran karena Allah SWT, memberikan pengetahuan disesuaikan pada rukun Islam dan rukun iman serta menumbuh kembangkan dakwahnya dengan memberikan tugas yang berhubungan tentang pengetahuan Islam karena mualaf juga dibina untuk meneruskan perjalanan dakwah Steven Indra wibowo
PENGARUH KOMUNIKASI PERSUASIF KREATOR GAMING STEVEN AGE TENTANG ITEM KARAKTER AOV TERHADAP KOMUNITAS ARENA OF VALOR REGIONAL MOJOKERTO
Steven Age merupakan mantan anggota pro player Bigetron AOV. Saat ini Steven Age menjadi pelatih tim Mobile Legends Bigetron Alpha. Namun hal tersebut tidak lupa dengan latar belakang -nya sebagai pemain AOV yang sampai saat ini memainkan game tersebut. Sembari melatih tim Mobile Legends nya, Steven merupakan youtuber AOV yang top di Indonesia. Dalam menjadi seorang youtuber Arena Of Valor, Steven Age harus mampu memberikan komunikasi persuasif dengan jelas mengenai item karakter yang digunakan saat live streaming game Arena Of Valor yang ditujukan kepada anggota komunitas Arena Of Valor Regional Mojokerto. Komunitas Arena Of Valor Regional Mojokerto mempunyai 50 anggota. Fenomena yang saat ini terjadi banyak anggota komunitas Arena of Valor Regional Mojokerto yang mencari youtuber pro player untuk dijadikan mentornya dalam bermain game tersebut. Salah satu youtuber pro player tersebut adalah Steven Age. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komunikasi persuasif Steven Age mengenai penggunaan item karakter terhadap Komunitas Arena of Valor Regional Mojokerto. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan penyebaran kuisioner dan teknik analisis data menggunakan Spss25. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah komunikasi persuasif Steven Age tentang item karakter berpengaruh terhadap anggota komunitas Arena of Valor Regional Mojokerto, hal tersebut dikarenakan adanya sifat kognitif saat Steven memperkenalkan item, afektif saat Steven menawarkan item yang digunakan dan afektif saat Steven memulai gameplay bermain AOV. Hal tersebut didukung dari persepsi interpersonal anggota komunitas AOV Mojokerto melalui motivasi, pengalaman, dan kepribadian. Dilihat dari analisis regresi sederhana bahwa Y = 22,247 + 0,737X1. Berdasarkan persamaan tersebut maka dapat dijelaskan hasil uji regresi linier sederhana adalah apabila anggota komunitas Arena Of Valor (Y) mengalami peningkatan sebesar satu satuan maka komunikasi persuasif tentang item karakter (X) akan mengalami peningkatan sebesar 0,737. Artinya, jika anggota komunitas mengalami peningkatan kepercayaan maka hal itu merupakan bagian dari peningkatan komunikasi persuasif tentang item karakter AOV. Komunikasi persuasif yang dilakukan oleh kreator gaming steven age kepada anggota komunitas Arena Of Valor memberikan kemudahan bagi anggota komunitas Arena Of Valor untuk mengenali dan menggunakan item karakter AOV.Steven Age merupakan mantan anggota pro player Bigetron AOV. Saat ini Steven Age menjadi pelatih tim Mobile Legends Bigetron Alpha. Namun hal tersebut tidak lupa dengan latar belakang -nya sebagai pemain AOV yang sampai saat ini memainkan game tersebut. Sembari melatih tim Mobile Legends nya, Steven merupakan youtuber AOV yang top di Indonesia. Dalam menjadi seorang youtuber Arena Of Valor, Steven Age harus mampu memberikan komunikasi persuasif dengan jelas mengenai item karakter yang digunakan saat live streaming game Arena Of Valor yang ditujukan kepada anggota komunitas Arena Of Valor Regional Mojokerto. Komunitas Arena Of Valor Regional Mojokerto mempunyai 50 anggota. Fenomena yang saat ini terjadi banyak anggota komunitas Arena of Valor Regional Mojokerto yang mencari youtuber pro player untuk dijadikan mentornya dalam bermain game tersebut. Salah satu youtuber pro player tersebut adalah Steven Age. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komunikasi persuasif Steven Age mengenai penggunaan item karakter terhadap Komunitas Arena of Valor Regional Mojokerto. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan penyebaran kuisioner dan teknik analisis data menggunakan Spss25. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah komunikasi persuasif Steven Age tentang item karakter berpengaruh terhadap anggota komunitas Arena of Valor Regional Mojokerto, hal tersebut dikarenakan adanya sifat kognitif saat Steven memperkenalkan item, afektif saat Steven menawarkan item yang digunakan dan afektif saat Steven memulai gameplay bermain AOV. Hal tersebut didukung dari persepsi interpersonal anggota komunitas AOV Mojokerto melalui motivasi, pengalaman, dan kepribadian. Dilihat dari analisis regresi sederhana bahwa Y = 22,247 + 0,737X1. Berdasarkan persamaan tersebut maka dapat dijelaskan hasil uji regresi linier sederhana adalah apabila anggota komunitas Arena Of Valor (Y) mengalami peningkatan sebesar satu satuan maka komunikasi persuasif tentang item karakter (X) akan mengalami peningkatan sebesar 0,737. Artinya, jika anggota komunitas mengalami peningkatan kepercayaan maka hal itu merupakan bagian dari peningkatan komunikasi persuasif tentang item karakter AOV. Komunikasi persuasif yang dilakukan oleh kreator gaming steven age kepada anggota komunitas Arena Of Valor memberikan kemudahan bagi anggota komunitas Arena Of Valor untuk mengenali dan menggunakan item karakter AO
- …
