5 research outputs found
Efektivitas Metode Pembelajaran Jigsaw dalam Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Kolaboratif Siswa Kelas V Madrasah Ibtidaiyah
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penerapan metode pembelajaran Jigsaw sebagai salah satu model cooperative learning dalam meningkatkan keterampilan komunikasi kolaboratif siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuasi-eksperimen dengan melibatkan dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang menerapkan metode pembelajaran Jigsaw dan kelompok kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Instrumen pengumpulan data berupa angket dengan skala Likert digunakan untuk mengukur keterampilan komunikasi siswa, yang mencakup kemampuan berinteraksi, bekerja sama, serta menyampaikan pendapat dalam kegiatan pembelajaran kelompok. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dan uji Kolmogorov-Smirnov Two Independent Samples untuk mengetahui perbedaan peningkatan keterampilan komunikasi antara kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa pada kelompok eksperimen mengalami peningkatan keterampilan komunikasi kolaboratif yang lebih signifikan dibandingkan dengan kelompok kontrol, yang ditunjukkan oleh nilai rata-rata post-test kelompok eksperimen sebesar 85,35, lebih tinggi dibandingkan nilai rata-rata kelompok kontrol sebesar 76,50. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan metode Jigsaw memberikan pengaruh positif terhadap pengembangan keterampilan komunikasi siswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berbasis cooperative learning, khususnya metode Jigsaw, efektif dalam meningkatkan keterlibatan aktif siswa serta keterampilan komunikasi kolaboratif dalam proses pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Ulum Tunggak Cerme
Efektivitas Metode Pembelajaran Jigsaw dalam Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Kolaboratif Siswa Kelas V Madrasah Ibtidaiyah
Penelitian ini menyoroti efektivitas metode pembelajaran Jigsaw, salah satu bentuk cooperative learning, dalam meningkatkan keterampilan komunikasi kolaboratif siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah. Penelitian menggunakan Pendekatan kuasi-eksperimen diterapkan dalam penelitian ini dengan melibatkan dua kelompok: kelompok eksperimen yang menggunakan metode pembelajaran Jigsaw dan kelompok kontrol yang menjalani pembelajaran dengan metode konvensional.Instrumen penilaian yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala Likert, yang berfungsi untuk mengukur tingkat keterampilan komunikasi siswa. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan bahwa keterampilan komunikasi kolaboratif pada kelompok eksperimen mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan dengan kelompok kontrol.Skor rata-rata post-test kelompok eksperimen mencapai 85,35 Lebih tinggi daripada kelompok kontrol yang mendapatkan skor rata-rata sebesar. 76,50. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dan uji Kolmogorov-Smirnov 2 Independent Samples. mengonfirmasi bahwa metode Jigsaw efektif dalam mengembangkan keterampilan komunikasi siswa. Temuan ini menegaskan bahwa metode pembelajaran berbasis cooperative learning, khususnya Jigsaw, dapat memfasilitasi peningkatan komunikasi dan keterlibatan aktif siswa dalam proses belajar
The Concept of Manhaj Tarjih and Tajdid in a Muhammadiyah Perspective
Social development becomes an inevitable reality in the dynamics of social life. The social transformation that occurs in society certainly influences Islamic law as a system of social norms that are directly related to human behavior. This article aims to conduct a literature-based analysis, exploring manhaj tarjih and tajdid in the Muhammadiyah tradition as a basis for developing thinking. Islamic studies at Muhammadiyah are not only limited to the framework of religious studies, but also as a process of understanding Islam as a whole, with the aim of bringing Islam as a blessing for all of nature (rahmatan lil alamin). This approach is not limited to the conceptual realm, but rather focuses on real applications, in accordance with the philosophical principles of baldatun toyyibatun wa rabbun ghofur. Using a historical analysis approach, the author assesses that Muhammadiyah's ijtihad method in responding to social change is dynamic and progressive, adopting and developing three approaches, namely bayani, tahlili, and istislahi
Peningkatan wawasan dan kemampuan kepenulisan melalui pelatihan karya tulis sebagai sebuah sarana publikasi kegiatan OSIS MAN 1 Lamongan
Program pengabdian masyarakat dengan kegiatan pelatihan kepenulisan ini bertujuan untuk memaparkan pentingnya wawasan kepenulisan dalam publikasi kegiatan guna membangun citra atau branding suatu organisasi. Branding menjadi satu hal krusial berkenaan dengan citra serta identitas dari organisasi. Citra dari organisasi akan bermuara pada stigma masyarakat luas terhadap organisasi tersebut. Oleh karena itu, citra dari suatu organisasi harus dijaga guna membangun stigma positif dan kepercayaan masyarakat yang kuat terhadap organisasi tersebut. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di MAN 1 Lamongan, Kelurahan Jetis, Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan. Metode dalam pengabdian masyarakat ini adalah ABCD (Asset-Based Community Development) yang diramu dengan observasi, wawancara, dan penyampaian materi. Hasil dari pengabdian menunjukkan bahwa pelatihan karya tulis dapat meningkatkan pemahaman mengenai ranah kepenulisan, baik jenis-jenis karya maupun pemilihan kata yang tepat untuk membangun narasi. Dalam konteks ini, penulisan karya tulis diarahkan pada media-media online. Peserta juga mendapat pemahaman baru mengenai pentingnya publikasi kegiatan guna membangun citra positif organisasi kepada khalayak ramai
Penguatan nilai-nilai moderasi beragama melalui program kultum dalam kegiatan bulan ramadhan di MAN 1 Lamongan
Radikalisme merupakan problem yang telah masuk dalam berbagai lini di Indonesia, tidak terkecuali di lingkungan pendidikan. Hal ini menimbulkan kekhawatiran pada terkikisnya jiwa asli bangsa Indonesia yang berkarakter moderat. Fakta tersebut membutuhkan upaya penguatan nilai-nilai moderasi beragama dan penjabaran urgensitasnya di lembaga pendidikan. Dengan tujuan agar menambah pengetahuan kepada para siswa mengenai pentingnya moderasi beragama dan bagaimana cara mengamalkan nilai-nilai moderasi beragama dalam kehidupan bermasyarakat, Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melaksanakan kultum dalam kegiatan bulan ramadhan yang bernuansa moderasi beragama di MAN 1 Lamongan. Metode dalam pelaksanaan kegiatan kultum ini adalah observasi, wawancara, dan pemberian materi. Selain itu, terdapat sesi diskusi tentang toleransi umat beragama di dalam masyarakat dan bagaimana mengimplementasikan toleransi beragama dalam kehidupan bermasyarakat. Pengabdian ini menemukan bahwa awalnya sebagian siswa MAN 1 Lamongan yang masih mempunyai pengetahuan yang minim tentang moderasi beragama. Namun setelah mengikuti kegiatan kultum dalam kegiatan bulan ramadhan yang bernuansa moderasi beragama, para siswa yang menjadi peserta kegiatan mulai mengerti hakikat sebenarnya moderasi beragama serta memahami sikap toleransi beragama sangat penting untuk diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat. Toleransi beragama memiliki kedudukan penting sebagai wahana menyikapi perbedaan agama yang ada di masyarakat. Berdasarkan temuan pengabdian ini, maka kultum pada bulan ramadhan yang bertemakan moderasi beragama bisa menjadi salah satu metode dalam penyebaran paham moderat di lembaga pendidikan
