1,720,990 research outputs found

    Analisis Perilaku Tokoh Utama Penderita Alexithymia dalam Novel Almond Karya Sohn Won Pyung

    No full text
    Novel merupakan salah satu jenis cerita fiksi yang menggambarkan kehidupan manusia tentang perjalanan dan pengalaman hidup layaknya kehidupan nyata, namun dengan bahasa yang indah. Novel merupakan hasil dari imajinasi dari seorang penulis dan dibangun melalui beberapa unsur, yakni unsur intrinsik dan ekstrinsik. Salah satu unsur intrinsik yang berperan penting dalam sebuah cerita yakni tokoh. Tokoh yang ditampilkan oleh penulis, memiliki berbagai macam sifat dan perilaku yang berkaitan dengan pengalaman psikologis dan kejiwaan seperti yang dialami oleh manusia dalam kehidupan nyata. Novel yang diteliti dalam penelitian ini adalah sebuah novel terjemahan dari Korea Selatan yang berjudul Almond karya Sohn Won Pyung. Dalam penelitian ini, dibahas tentang beberapa hal mengenai psikologi sastra berupa karakteristik tokoh utama dengan menggunakan teori psikoanalisis Sigmund Freud dan penggambaran karakteristik tokoh utama yang menderita Alexithymia. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data yang diambil dari novel Almond karya Sohn Won Pyung berupa percakapan tokoh, pikiran tokoh, luapan perasaan tokoh, aktivitas yang dilakukan tokoh, dan penggambaran dari pengarang sebagai orang yang serba tahu. alur pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut, (1) membaca novel Almond, (2) menentukan tokoh utama, (3) mengkaji tokoh dan penokohan, (5) menganalisis karakteristik Alexithymia, dan (6) membuat simpulan. Berdasarkan hasil penelitian yang ditemukan, maka dapat dikathui bahwa penggambaran karakteristik tokoh Yoonjae dalam novel Almond karya Sohn Won Pyung dengan menggunakan teori psikoanalisis Sigmund Freud terdiri dari perilaku ceroboh dan antipati yang dipengaruhi oleh Id, sedangkan untuk perilaku perhatian, empati, dan rendah hati dipengaruhi oleh Ego, dan perilaku jujur, peduli, simpati, menolong sesama, dan setia kawan dipengaruhi oleh Super Ego. Adapun karakteristik tokoh utama dalam novel Almond karya Sohn Won Pyung sebagai penderita Alexithymia yakni, kesulitan dalam mengidentifikasi dan menggambarkan perasaan, kesulitan dalam membedakan antara perasaan dan reaksi tubuh yang berasal dari dorongan emosional, proses imajinasi yang terbatas, dan gaya kognitif yang berorientasi eksternal. Kata Kunci: Perilaku Tokoh Utama, Alexithymia, Novel Almon

    Psikologi Sastra Dalam Novel Almond Karya Sohn Won Pyung

    Full text link
    Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya sebuah tuntutan yang mengharuskan peserta didik mempunyai kondisi psikologis yang baik sesuai dengan kriteria bahan ajar ketika mengikuti proses pembelajaran. Namun pada faktanya, bahan ajar yang tersedia kurang mengandung kondisi psikologis. Tujuan penelitian ini yaitu, mendeskripsikan psikologi sastra dalam novel Almond karya Sohn Won Pyung yang dapat dijadikan sebagai bahan ajar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif, dengan langkah-langkah sesuai dengan teknik pengumpulan dan analisis datanya, yaitu (1) teknik studi pustaka, (2) teknik baca dan catat, dan (4) teknik analisis data. Hasil penelitian dan pembahasan menunjukan dalam novel Almond karya Sohn Won Pyung terdapat psikologi sastra yang dapat diimplementasikan sebagai bahan ajar, dengan aspek yang dikaji dalam penelitian ini yaitu unsur-unsur kepribadian yang meliputi, (1) id, terdiri dari, tokoh berusaha memenuhi dorongan/keinginan naluriahnya dalam bentuk dorongan untuk mempertahankan hidup, dorongan yang bersifat biologis, dorongan untuk bergaul dengan sesama, dorongan untuk berbakti, dan tokoh yang menggambarkan proses bayangan (khayalan) mengenai suatu hal, (2) ego, terdiri dari, tokoh mampu mengambil keputusan dan tokoh mampu mengontrol dorongan/keinginannya, dan (3) superego, terdiri dari, tokoh memiliki nilai-nilai moral dan tokoh yang menerapkan norma-norma yang berlaku dimasyarakat. Kata kunci: Psikologi sastra, id, ego, superego, novel, toko

    Pola Asuh Orang Tua terhadap Kesehatan Mental Anak Berkebutuhan Khusus dalam Novel Almond Karya Sohn Won Pyung

    No full text
    ABSTRAK Sarantika, Pipin Alvia. 2022. Pola Asuh Orang Tua Terhadap Anak Berkebutuhan Khusus Dalam Novel Almond karya Sohn Won Pyung. Skripsi. Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultus Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing, Yuentie Sovia Puspidalia, M.Pd. Kata Kunci: Pola asuh orang tua, Kesehatan Mental Anak Berkebutuhan Khusus, Novel Almond karya Sohn Won Pyung. Pola asuh orang tua merupakan hubungan pola interaksi antara orang tua dan anak. Salah satu cara orang tua untuk berinteraksi kepada anak dengan cara penerapan aturan yaitu memberikan perhatian dan kasih sayang kepada anak. Pola asuh yang diterapkan setiap orang tua kepada anak tentunya berbeda-beda. Pola asuh orang tua yang berbeda-beda tersebut akan mempengaruhi kesehatan mental anak. Zaman sekarang kesehatan mental perlu dipandang sebagai suatu hal yang penting. Maka dari itu, orang tua perlu memikirkan kesehatan mental anak dengan menerapkan pola asuh yang baik sehingga kesehatan mental anak akan menjadi baik. Anak berkebutuhan khusus haruslah memiliki kesehatan mental yang baik yang dapat diwujudkan melalui penerapan pola asuh orang tua yang baik kepada anak. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui kesehatan mental pada tokoh Yoonjae dalam novel Almond, dan (2) mendeskripsikan pola asuh orang tua terhadap kesehatan mental dalam novel Almond. Selanjutnya, data penelitian ini diperoleh menggunakan kajian pustaka dengan pendekatan deskriptif kualitatif, teknik pegumpulan data melalui dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis isi. Sumber data primer yang digunakan, yaitu novel Almond karya Sohn Won Pyung dan sumber data sekunder yang digunakan, yaitu beberapa jurnal, buku dan artikel yang berkaitan dengan pola asuh orang tua terhadap kesehatan mental anak berkebutuhan khusus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) kesehatan mental pada tokoh Yoonjae yang dalam novel Almond dilihat dari teori Freund melalui aspek id berupa dari sikap peduli, kasih sayang dan rendah hati. Aspek ego ditunjukkan dengan sikap ketakutan dan kecemasan pada tokoh Yoonjae sedangkan super ego ditunjukkan sikap kepribadian moral pada tokoh. (2) pola asuh orang tua terhadap kesehatan mental anak berkebutuhan khusus dalam novel Almond karya Sohn Won Pyung, yaitu pola asuh otoriter, otoritatif dan pola asuh permisif

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    ANALISIS TOKOH SEON YOONJAE DALAM NOVEL ALMOND (아몬드) KARYA SOHN WON PYUNG: Kajian Psikologi Sastra

    Full text link
    Penelitian ini berangkat dari ketertarikan penulis melihat adanya fenomena psikologi yang melihat karya sastra sebagai bagian dari gejala kejiwaan yang menampilkan aspek-aspek kejiwaan yang ada pada manusia yang juga memberikan pengaruh besar bagi manusia dalam mengenal baik dan buruk, salah dan benar, serta cara berpikir dan bertindak dalam kehidupan. Gejala kejiwaan tersebut ada pada sebuah cerita dalam novel. Berawal dari ketertarikan tersebut, maka penelitian ini merupakan sebuah penelitian psikologi sastra pada novel Almond berbahasa Korea, yang di dalamnya bertujuan untuk mendeskripsikan unsur intrinsik yang ada dalam novel serta mencari keterkaitan antar unsur yang ada yang dianalisis dengan teori struktural Nurgiyantoro. Kemudian, penelitian ini juga bertujuan menemukan konflik batin yang ada pada tokoh utama Yoonjae serta usahanya dalam menyelesaikan konflik batin tersebut yang dianalisis menggunakan pendekatan teori psikoanalisis Sigmund Freud. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan sumber data penelitian berasal dari novel Almond berbahasa Korea karya Sohn Won Pyung. Hasil penelitian unsur intrinsik, yaitu (1) novel Almond memiliki unsur intrinsik yang lengkap dan saling keterkaitan antar unsur lainnya, (2) tokoh dalam novel Almond berjumlah 8 orang, dengan tokoh Yoonjae sebagai tokoh utama, (3) tema dalam novel mengisahkan seorang remaja pengidap Alexithymia dalam melewati peralihan dari masa muda menuju masa kedewasaannya. Kemudian, hasil penelitian konflik batin, yaitu (1) konflik batin yang sering dialami tokoh utama yaitu obsesi dan rasa tidak mampu dan tidak puas, (2) usaha yang dilakukan tokoh utama dalam menyelesaikan konflik batinnya banyak menggunakan mekanisme pertahanan diri represi, reaksi formasi, dan intelektualisasi. This research departs from the author's interest in seeing a psychological phenomenon that sees literary works as part of psychological symptoms that display psychological aspects that exist in humans which also have a major influence on humans in recognizing good and bad, wrong and right, and how to think and act in life. These psychological symptoms exist in a story in a novel. Starting from this interest, this study is a literary psychology research on the Korean novel Almond by Sohn Won Pyung, which aims to describe the intrinsic elements in the novel and find the relationship between the existing elements analyzed by Nurgiyantoro's structural theory. Then, this study also aims to find the inner conflict that exists in the main character Yoonjae and his efforts in resolving the inner conflict which is analyzed using Sigmund Freud's psychoanalytic theory approach. The research method uses descriptive qualitative with the research data source comes from the Korean novel Almond by Sohn Won Pyung. The results of research on intrinsic elements, are: (1) Almond's novel has complete intrinsic elements and is interrelated between other elements, (2) the characters in Almond's novel features 8 characters, with Yoonjae as the main character, (3) the theme in the novel tells the story of a teenager with Alexithymia in passing the transition from youth to adulthood. Then, the results of internal conflict, are: (1) the main character frequently experiences internal conflicts such as obsession and feelings of inadequacy and dissatisfaction, (2) the main character's efforts to resolve his internal conflicts often involve defense mechanisms such as repression, reaction formation, and intellectualization. 이 연구는 문학 작품을 인간 내면에 존재하는 심리적 양상을 보여주는 심리적 증상의 일부로 보고, 인간이 선과 악, 옳고 그름을 인식하고 삶을 사고하고 행동하는 데 큰 영향을 미치는 심리 현상에 대한 저자의 관심에서 출발합니다. 이러한 관심에서 출발하여, 본 연구는 손원평의 한국 소설 알몬드를 대상으로 하는 문학 심리학 연구로서, 소설 내의 내재적 요소를 설명하고, Nurgiyantoro의 구조적 이론을 통해 분석된 요소들 간의 관계를 찾는 것을 목표로 합니다. 또한, 본 연구는 주인공 윤재의 내적 갈등과 그 갈등을 해결하기 위한 노력을 찾는 것을 목표로 하며, 이는 Sigmund Freud의 정신분석 이론 접근법을 사용하여 분석됩니다. 연구 방법은 기술적 질적 접근을 사용하며, 연구 데이터 출처는 손원평의 한국 소설 알몬드입니다. 내재적 요소에 대한 연구 결과는 다음과 같습니다: (1) 알몬드 소설은 완전한 내재적 요소를 가지고 있으며, 다른 요소들 간의 상호 관련성이 있습니다, (2) 알몬드 소설의 등장인물은 총 8명이며, 윤재가 주인공입니다, (3) 소설의 주제는 알렉시티미아를 가진 청소년이 청년기에서 성인기로의 전환을 겪는 이야기를 담고 있습니다. 내적 갈등에 대한 연구 결과는 다음과 같습니다: (1) 주인공은 집착과 무능감, 불만 등의 내적 갈등을 자주 경험하며, (2) 주인공의 내적 갈등을 해결하기 위한 노력은 억압, 반동형성, 지적화와 같은 방어 기제를 자주 포함합니다

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Full text link
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Full text link
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods

    Author Index

    No full text
    Nao informado
    corecore