1,720,988 research outputs found

    Intervensi Latihan Membaca untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca pada Siswa Slow Learner

    Full text link
    Membaca adalah kemampuan yang cukup penting untuk mendukung keberhasilan akademik di sekolah. Siswa yang mengalami larnban belajar (slow learner) pada tahun awal di SD terkadang belum mampu membaca secara lancar. Penelitian ini bertujuan memberikan intervensi pada seorang siswa lam ban belajar yang duduk di SD kelas 2 sekolah inklusi. Kesulitan membaca subjek terlihat pada kata dengan konsonan ganda di tengah dan di akhir kata "ng", kata dengan konsonan ganda "ny", konsonan "n" di tengah kata dan konsonan ganda yang mengandung bunyi "r" seperti "pr" dan "tr". Intervensi berupa Iatihan membaca yang didasarkan pada metode modeling yaitu subjek akan diminta menirukan cara membaca yang benar, metode repeated practice berupa pengulangan latihan dan metode shaping yaitu memberikan penguatan secara positif terhadap respon membaca yang benar oleh subjek serta memberitahukan pada subjek pada kesalahan baca yang dilakukannya. Pendekatan psikologi positif yaitu memberikan penguatan dan feedback secara positif pada keberhasilan yang dicapai subjek juga diberlakukan dalam proses pemberian intervensi sehingga subjek memiliki keterlibatan belajar yang lebih baik saat di kelas. Intervensi diberikan selama I 0 sesi dengan materi bacaan yang disesuaikan dengan materi pelajaran di kelas 2 SD. Hasil intervensi menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca secara benar pada rangkaian konsonan yang menjadi kesulitan subjek yaitu "ng'', "ny", "n", "pr" dan "tr". Saran yang dapat diberikan adalah intervensi dengan menggunakan metode modeling, repeated practice, shaping yang diberikan dengan menggunakan pendekatan psikologi positif dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan membaca pada siswa lamban belajar

    First Year Challenge: The role of self-regulated learning to prevent internet addiction among first-year university students.

    Full text link
    University students are categorized as digital natives group who use internet frequently in their daily life. Several studies mentioned that internet affects the way university students learn and socialize with peers. Referring to the university context, first year of university is a crucial periode where students learn to adjust with academic and social aspects after transforming from highschool period. Thus, first-year students are assumed to be more vulnerable to internet addiction due to academic and social adjustment issues. First-year students will look for support and escape from uncomfortable adjustment situation by accessing the internet. Regarding this situation, self-regulated learning (SRL) is a potential factor than can prevent students from internet addiction. This present study aims to explore the relationship between self-regulated learning (SRL) and internet addiction among first year university students. Participants are first-year students (N = 76), consisting of 14 males and 62 females. Data were collected by using Young’s internet addiction test (IAT), self-regulated learning scale (SRLS) adapted from SRSS scale by Kadioglu, Uzuntiryaki & Aydin (2011) and questionaire. Results showed that significant correlation is found between selfregulated learning and internet addiction (p < .05). Moreover, there is no significant correlation between GPA and internet addiction as well as SRL also does not correlate with GPA of the participants. SRL indicators of effort regulation and attention-focusing correlate with internet addiction. Further research should consider the improvement of measurement tools to identify internet access behavior and internet addiction among first-year students

    Pelatihan “Motivasi Sang Juara” dan Motivasi Belajar pada Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

    Full text link
    Motivasi belajar berhubungan dengan persepsi yang diberikan siswa pada aktivitas belajar yang dilakukannya sehingga persepsi yang positif pada aktivitas belajar akan membuat siswa bersedia untuk mempelajari materi belajamya. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh pelatihan "Motivasi Sang Juara" terhadap motivasi belajar siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) kelas X. Modul penelitian disusun berdasarkan teori motivasi belajar dan manajemen waktu untuk membangun persepsi positif siswa pada aktivitas belajar serta meningkatkan kemampuan siswa dalam mengatur waktu belajar. Jumlah peserta pelatihan ada 23 orang siswa SMK kelas X jurusan Otomotif yang mengikuti keseluruhan sesi pelatihan. Data penelitian dianalisa dengan menggunakan wilcoxon signed rank test yang menunjukkan nilai aspek pengetahuan siswa pada materi pelatihan sebesar Z = -3.961 (p<0.000), aspek afektif dan sikap siswa pada belajar, nilai Z = -2.797 (p<0.000) sedangkan pada aspek perilaku belajar siswa (behaviour) dengan nilai Z = -4.267. Pada aspek pengetahuan mean pretest sebesar 4.26 dan meningkat menjadi 8.57 pada saat posttest. Pada aspek afektif atau sikap belajar mean pretest sebesar 72.35 sedangkan pada saat posttest menjadi 75.22. Aspek perilaku menunjukkan mean pretest sebesar 1.22 dan meningkat menjadi 4.26. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pelatihan motivasi "Motivasi Sang Juara" terhadap motivasi belajar siswa SMK kelas X jurusan Otomotif. Sekolah tempat pelatihan ini dilaksanakan disarankan untuk dapat menindaklanjuti hasil penelitian dengan memberikan pelatihan motivasi ini pada para siswa di kelas lain sehingga dapat meningkatkan motivasi belajar siswa di sekolah tersebut

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Intensi Social Loafing Pada Tugas Kelompok Ditinjau Dari Adversity Quotient Pada Mahasiswa

    Full text link
    Tugas kelompok dalam perkuliahan dapat menimbulkan social loafing pada mahasiswa. Social loafing adalah kecenderungan seseorang untuk mengurangi usahanya ketika mengerjakan tugas secara kelompok dibandingkan ketika mereka dievaluasi secara personal. Intensi mahasiswa untuk melakukan social loafing diduga berhubungan dengan adversity quotient yang dimiliki oleh mahasiswa. Adversity quotient adalah kemampuan seseorang untuk bertahan dalam menghadapi dan mengatasi masalah, hambatan atau kesulitan yang dimilikinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara adversity quotient dengan intensi mahasiswa untuk melakukan social loafing pada tugas kelompok. Subyek penelitian adalah 85 orang mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala intensi social loafing dan skala adversity quotient. Hasil analisa data menunjukkan nilai -0.299 dengan p < 0.001 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara adversity quotient dengan intensi mahasiswa untuk melakukan social loafing pada tugas kelompok. Semakin tinggi adversity quotient yang dimiliki oleh mahasiswa maka semakin rendah intensi mahasiswa untuk melakukan social loafing pada tugas kelompok. Dosen disarankan untuk memberikan tugas-tugas perkuliahan yang dapat menstimulasi adversity quotient pada mahasiswa sehingga intensi mahasiswa untuk melakukan social loafing dapat menurun

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Full text link
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
    corecore