1,720,958 research outputs found

    PENGARUH METODE OUTDOOR LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI SAINS PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS IV UPTD SD NEGERI 1234388 PEMATANGSIANTAR

    Full text link
                Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode outdoor learning terhadap kemampuan literasi sains siswa kelas IV UPTD SD Negeri 124388 PematangSiantar. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kemampuan literasi sains siswa yang disebabkan kurangnya penggunaan metode pembelajaran yang bervariasi.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen tipe one group pretest-postest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV, dengan sampel berjumlah 20 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes dengan 5 butir soal essai sebelum dan sesudah perlakuan. Data diolah dengan menggunakan uji N-Gain sehingga dapat disimpulkan bahwa uji N-Gain skor dengan hasil 0,7079. Pada hasil uji normalitas hasil yanga diperoleh yaitu 0,20 Nilai 0,20 > 0,05 maka dapat disimpulkan data tersebut variabel penelitian kemampuan literasi sains terdistribusi normal. Pada uji hipotesis (uji-t) diperoleh t­hitung 12,880 > t­tabel 2,093 maka dapat ditarik kesimpulan terdapat pengaruh penggunaan metode outdoor learning terhadap kemampuan literasi sains siswa pada mata pelajaran IPAS Kelas IV UPTD SD Negeri 124388 PematangSianta

    Pengaruh Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah IPAS Siswa Kelas V UPTD SD Negeri 122365 Pematangsiantar Pada Materi Cahaya

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis kemampuan pemecahan masalah IPAS siswa kelas V UPTD SD Negeri 122365 Pematangsiantar pada materi Cahaya, dengan adanya perlakuan berupa model pembelajaran Contextual Teaching And Learning (CTL). Pendekatan yang dilakukan pada penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik pre Eksperimental  dengan One group desain. Subjek penelitian adalah kelas V yang berjumlah 24 orang sebagai kelas ekspreimen.. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini berupa tes pilihan berganda untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah IPAS siswa dalam proses penelitian yang dilakukan. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan uji normalitas dan uji hipotesis. Hasil uji-t  dapat dilihat bahwa thitung  sebesar 5,353 sedangkan ttabel dengan taraf 23 sehingga ttabel berjumlah 1714 dengan taraf signifikan ( 2-tailed) sehingga di peroleh 5,353>1714. Dari hasil analisis data di peroleh nilai rata-rata kelas eksperimen tanpa menggunakan model pembelajaran CTL=46,67 dan nilai rata-rata kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran CTL=83,96. Nilai signifikan antara variabel awal dan akhir. Maka dapat disimpulkan dengan menerapkan model pembelajaran Contextual Teaching And Learning (CTL) dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah IPAS siswa kelas V UPTD SD Negeri 122365 Pematangsiantar pada materi Cahaya

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI SAINS PADA MATERI WUJUD ZAT DAN PERUBAHANNYA KELAS IV UPTD SD NEGERI 124394 PEMATANGSIANTAR

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Literasi Sains pada Materi Wujud Zat dan Perubahannya Kelas IV UPTD SD Negeri 123494 Pematangsiantar. Metode penelitian yang digunakan adalah eksprimen dengan pendekatan kuantitatif pre-eksprerimental design  menggunakan desain One Group pretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 20 siswa. teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan tes uraian untuk mengetahui kemampuan literasi sains siswa dalam proses penelitian dilakukan. Teknik analisis data dilakukan dengan analisis N-Gain. Hasil analisis N-Gain dapat dilihat dari nilai rata-rata skor ternormalisasi yaitu 0,704 dengan interpretasi cukup efektif. Nilai Post-test 85,2 yang dimana N-Gain score terendah 0,39 dan N-Gain scroe tertinggi 0,91, sehingga memperoleh gain 0,70 artinya kelas tersebut mengalami peningkatan kemampuan literasi sains dengan kategori tinggi (g) > 0,70. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran problem based learning terhadap kemampuan literasi sains pada materi wujud zat dan perubahannya jelas IV UPTD SD Negeri 1234394 Pematangsiantar Tahun Ajaran 2025/2026

    PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA SUBTEMA 2 KEWAJIBAN DAN HAKKU KELAS III UPTD SDN 122380 KAIN SUJI

    Full text link
    Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh bahwa penggunaan Model Problem Based Learning (PBL) bepengaruh dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada subtema 2 kelas III UPTD SD Negeri 122380 Kain Suji TA 2022/2023. Data penelitian mendukung kesimpulan ini. Peneliti menemukan bahwa nilai pretest siswa kelas III adalah 48,79 dan nilai posttest mereka adalah 80,93. Hipotesis pada uji t sampel berpasangan menunjukkan nilai sig (2-tailed) lebih kecil dari 0,05 (0,00 < 0,05) dan > (22,273 > 2,064), menunjukkan bahwa Model Problem Based Learning (PBL) berpengaruh terhadap hasil belajar siswa pada sub tema 2 tema 4 kelas III UPTD SD Negeri 122380 TA 2022/2023.Kata kunci: Model Problem Based Learning (PBL

    Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) terhadap Kemampuan Berpikir Kritis IPAS Siswa Kelas V SD Negeri 091608 Sinaksak

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Ipas Siswa Kelas V SD. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen. Penelitian ini menggunakan desain Pre-Eksperiemental jenis One-Group Pretest-Posttest. Analisis data bersifat kuantitatif, dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Populasi penelitian di kelas V SD Negeri 091608 Sinaksak yang berlokasi di Jl. Medan, KM 10 Sinaksak. Sampel dalam penelitian ini diambil di satu kelas yang digunakan sebagai kelas One Group sehingga yang menjadi sampel di penelitian yaitu seluruh siswa kelas V SD Negeri 091608 Sinaksak. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu sebanyak 28 siswa. Hasil penelitian dapat diperoleh dari tingkat kemampuan berpikir kritis siswa yaitu dengan nilai rata-rata pretest berjumlah 49,71 dan nilai rata-rata posttest berjumlah 82,5. Pengaruh model Problem Based Learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dengan menggunakan uji N-Gain diperoleh nilai sebesar 0,63 dengan kategori sedang

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Full text link
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Full text link
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods
    corecore