1,720,954 research outputs found
Aktivitas Mahasiswa KKN UIN Antasari dalam Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Masjid di Dusun Cabai, Desa Patikalain, Kecamatan Hantakan Hulu Sungai Tengah
Masjid Ar-Rahim yang terletak di Dusun Cabai, Desa Patikalain,
Kecamatan Hantakan Hulu Sungai Tengah ini merupakan salah satu dari dua masjid
yang ada di desa Patikalain. walaupun hanya terdapat dua Masjid di desa ini, jumlah
jemaah yang beribadah di Masjid Ar-Rahim sangat sedikit. Seringkali pada salat
Zuhur, Asar dan Subuh masjid ini kosong. Hal ini melatarbelakangi penelitian yang
bertujuan untuk kembali memakmurkan masjid Ar-Rahim melalui pemberdayaan
masyarakat yang mampu mandiri secara kegiatan serta kepengurusannya.
Penelitian ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research
(PAR), dimana masyarakat terlibat dalam mengidentifikasi masalah dan resolusi
bersama. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan teknik observasi,
wawancara, Forum Group Discussion (FGD), dan dokumentasi. Kemudian data
dianalisis dan terakhir dilakukan pengecekan keabsahan data.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan memberikan contoh kepada
masyarakat dan menambah kegiatan keagamaan di masjid dapat menggerakkan
masyarakat untuk kembali rutin beribadah di masjid. Bertambahnya jumlah jemaah
merupakan salah satu indikasi bahwa penelitian ini berjalan dengan baik dan
berhasil. Proses ini diawali dengan upaya membangun interaksi dan integrasi
dengan masyarakat guna menumbuhkan kepercayaan. Selanjutnya, diberikan
keteladanan dalam kehidupan beragama serta dilakukan upaya persuasif untuk
mengajak masyarakat kembali berperan aktif dalam memakmurkan masjid.
Pendekatan Participatory Action Research (PAR) mendorong masyarakat untuk
ikut serta dalam memakmurkan masjid Ar-Rahim. Yaitu dengan melibatkan
masyarakat dalam kepengurusan masjid. Masyarakat juga yang menjadi tokoh
utama dalam kepengurusan masjid Ar-Rahim yang baru. Pelibatan aktif masyarakat
dalam perencanaan dan pelaksanaan program sosial keagamaan dapat secara efektif
meningkatkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat dalam memakmurkan masji
Aktivitas Mahasiswa KKN UIN Antasari dalam Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Masjid di Dusun Cabai, Desa Patikalain, Kecamatan Hantakan Hulu Sungai Tengah
Masjid Ar-Rahim yang terletak di Dusun Cabai, Desa Patikalain,
Kecamatan Hantakan Hulu Sungai Tengah ini merupakan salah satu dari dua masjid
yang ada di desa Patikalain. walaupun hanya terdapat dua Masjid di desa ini, jumlah
jemaah yang beribadah di Masjid Ar-Rahim sangat sedikit. Seringkali pada salat
Zuhur, Asar dan Subuh masjid ini kosong. Hal ini melatarbelakangi penelitian yang
bertujuan untuk kembali memakmurkan masjid Ar-Rahim melalui pemberdayaan
masyarakat yang mampu mandiri secara kegiatan serta kepengurusannya.
Penelitian ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research
(PAR), dimana masyarakat terlibat dalam mengidentifikasi masalah dan resolusi
bersama. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan teknik observasi,
wawancara, Forum Group Discussion (FGD), dan dokumentasi. Kemudian data
dianalisis dan terakhir dilakukan pengecekan keabsahan data.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan memberikan contoh kepada
masyarakat dan menambah kegiatan keagamaan di masjid dapat menggerakkan
masyarakat untuk kembali rutin beribadah di masjid. Bertambahnya jumlah jemaah
merupakan salah satu indikasi bahwa penelitian ini berjalan dengan baik dan
berhasil. Proses ini diawali dengan upaya membangun interaksi dan integrasi
dengan masyarakat guna menumbuhkan kepercayaan. Selanjutnya, diberikan
keteladanan dalam kehidupan beragama serta dilakukan upaya persuasif untuk
mengajak masyarakat kembali berperan aktif dalam memakmurkan masjid.
Pendekatan Participatory Action Research (PAR) mendorong masyarakat untuk
ikut serta dalam memakmurkan masjid Ar-Rahim. Yaitu dengan melibatkan
masyarakat dalam kepengurusan masjid. Masyarakat juga yang menjadi tokoh
utama dalam kepengurusan masjid Ar-Rahim yang baru. Pelibatan aktif masyarakat
dalam perencanaan dan pelaksanaan program sosial keagamaan dapat secara efektif
meningkatkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat dalam memakmurkan masji
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist
We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
Author-wise bibliometric analysis based on entropy.
Author-wise bibliometric analysis based on entropy.</p
- …
