1,720,960 research outputs found
Perancangan Desain Category Banner Di PT Shopee International Indonesia
PT Shopee International Indonesia adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang E-commerce, berdiri tahun 2015 di Singapura dan masuk ke dalam pasar Indonesia pada Desember 2015. Meskipun baru, PT Shopee International Indonesia dapat dikatakan merupakan salah satu e-commerce yang berkembang cukup pesat, oleh karena itu penulis melakukan praktik kerja magang di PT Shopee International Indonesia untuk memenuhi syarat kelulusaan. Selama pelaksanaan kerja magang penulis mendapatkan beberapa hal yang dapat dipelajari yaitu bagaimana mengimplementasikan apa yang dipelajari selama kuliah di tempat magang, belajar untuk tidak menunda pekerjaan, bagaimana menempatkan prioritas, dan mendapat pengetahuan baru mengenai sistem kerja tim desain pada departemen marketing di PT Shopee International Indonesia
Implementasi Strategi Customer Relationship Management PT Nadi Digital Indonesia dalam Mempertahankan Brand Loyalty
Oleh: Sheren Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena perkembangan pesat sektor industri digital marketing, yang menciptakan persaingan tajam diantara agency-agency untuk memperoleh pengiklan atau klien. Next Digital sebagai salah satu digital agency berupaya memperoleh dan mempertahankan hubungan dengan kliennya. Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi PT Nadi Digital Indonesia dalam mengelola hubungan dengan klien. Konsep yang menjadi landasan penelitian ini adalah mengenai biro iklan dan hubungan biro iklan dengan pengiklan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara terhadap empat narasumber yaitu sales manager, account executive, account manager, dan manage account PT Nadi Digital Indonesia. Analisis data dilakukan penjodohan pola. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Nadi Digital Indonesia memisahkan tugas untuk memperoleh klien yang dilakukan sales department melalui account executive, sedangkan untuk mengelola hubungan dilakukan oleh manage account. Strategi PT Nadi Digital Indonesia dalam mengelola hubungan dengan klien dilakukan dengan menganalisis tipe klien yang sesuai dengan segmennya, memahami budaya perusahaan klien, dan mencari tahu objective perusahaan klien sehingga memberikan insight yang tepat dan klien merasa puas dengan layanan iklan
Perancangan Buku Ilustrasi Narasi Kisah Drupadi
UNESCO menetapkan wayang sebagai World Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity pada 2003, dimana wayang diakui sebagai warisan budaya dunia yang sangat perlu dilestarikan dan dijaga eksistensinya. Setiap karakter dan sifat dalam tokoh wayang mencerminkan nilai-nilai adiluhung yang erat kaitannya dengan manusia dan kemanusiaannya. Dari survey yang dilakukan penulis, belum banyak generasi muda yang mengetahui cerita dan karakter tokoh-tokoh dalam wayang, kebanyakan generasi muda hanya mengetahui Gatot Kaca dan Arjuna, padahal banyak tokoh-tokoh yang patut untuk diketahui oleh generasi muda. Salah satu tokoh yang kurang diketahui adalah Drupadi. Ia adalah tokoh wiracarita yang sangat vokal dalam memperjuangkan hak-hak perempuan ketika mengalami ketidakadilan. Penggalian informasi kisah mengenai Drupadi dilakukan dengan pengumpulan data kuantitatif (survey) dan kualitatif (wawancara dengan narasumber). Hasil dari perancangan tugas akhir ini berupa desain buku ilustrasi reinterpretasi kisah Drupadi dengan tujuan meceritakan kembali sosok wiracarita yang fenomenal ini secara kontemporari ke generasi muda
Redesain pasar bunga Cikini
Pasar Bunga Cikini yang dahulu terkenal sebagai surga bunga di Jakarta, kini hadir dengan wajah berbeda. Saat ini, pasar ini beroperasi di pinggir jalan, berjajar rapi di satu gang dengan sekat-sekat yang memisahkan antar kiosnya. Suasana pasar yang dulu semakin semarak dengan kehadiran para pedagang parsel yang menjajakan dagangannya di pinggir trotoar, meskipun tak jarang membuat kawasan pasar terlihat kurang tertata rapi. Daripada kembangnya yang terkenal, justru di masa kini, kuliner kaki lima di daerah ini lebih dikenal padahal merupakan pasar kembang. Sayangnya, keberadaan para pedagang ini mampu membuat sekitar Stasiun Cikini terlihat lebih kumuh dari yang seharusnya. Perubahan fisik dari kawasan ini mampu menghilangkan karakter awal yang terbentuk dari Pasar Bunga Cikini yang dulunya adalah penguasa di Jalan Cikini Kramat. Tujuan dari penelitian ini untuk membangkitkan kembali wajah Pasar Bunga Cikini menjadi pasar dengan edukasi tentang bunga yang ada di Jakarta. Penelitian ini dilakukan melalui kegiatan survey, analisis, serta wawancara terhadap pelaku-pelaku terlibat di Pasar Bunga Cikini. Hasil dari penelitian adalah pembangunan kembali pasar kembang dan pengembangan sekitar pasar dengan karakter dari bunga yang dapat menarik para pengunjung. Temuan utama dari penelitian ini adalah perubahan ruang publik Cikini menjadi kawasan berkarakter bunga dengan hubungan antara warga lokal dan pengunjung. Aspek baru yang diharapkan adalah membentuk kembali wajah Jalan Cikini Kramat menjadi kawasan berkarakter
Aktivitas Marketing Communication di PT Nadi Digital Indonesia
PT Nadi Digital Indonesia (Next Digital) adalah perusahaan Digital Marketing terkemuka di Indonesia yang didukung oleh tim profesional dan berpengalaman hingga lebih dari 10 tahun dalam Paid Search Marketing dan menjadi salah satu Google Partner di Indonesia dan Yahoo / BING certified professional sehingga dapat menjadi sarana online marketing terpercaya di Indonesia. Google Partner akan menjadi cara terbaik untuk beriklan yang dapat mendongkrak keberhasilan bisnis melalui digital marketing. PT Nadi Digital Indonesia memiliki tim profesional yang selalu memiliki solusi, kreatifitas, dan teknologi yang efektif untuk memenuhi kebutuhan digital marketing. Dengan praktik kerja magang ini, penulis dapat mengimplementasikan pengetahuan praktis marketing communication di PT Nadi Digital Indonesia dan meningkatkan keterampilan softskill melalui teamwork dan komunikasi
Redesain pasar bunga Cikini
Pasar Bunga Cikini yang dahulu terkenal sebagai surga bunga di Jakarta, kini hadir dengan wajah berbeda. Saat ini, pasar ini beroperasi di pinggir jalan, berjajar rapi di satu gang dengan sekat-sekat yang memisahkan antar kiosnya. Suasana pasar yang dulu semakin semarak dengan kehadiran para pedagang parsel yang menjajakan dagangannya di pinggir trotoar, meskipun tak jarang membuat kawasan pasar terlihat kurang tertata rapi. Daripada kembangnya yang terkenal, justru di masa kini, kuliner kaki lima di daerah ini lebih dikenal padahal merupakan pasar kembang. Sayangnya, keberadaan para pedagang ini mampu membuat sekitar Stasiun Cikini terlihat lebih kumuh dari yang seharusnya. Perubahan fisik dari kawasan ini mampu menghilangkan karakter awal yang terbentuk dari Pasar Bunga Cikini yang dulunya adalah penguasa di Jalan Cikini Kramat. Tujuan dari penelitian ini untuk membangkitkan kembali wajah Pasar Bunga Cikini menjadi pasar dengan edukasi tentang bunga yang ada di Jakarta. Penelitian ini dilakukan melalui kegiatan survey, analisis, serta wawancara terhadap pelaku-pelaku terlibat di Pasar Bunga Cikini. Hasil dari penelitian adalah pembangunan kembali pasar kembang dan pengembangan sekitar pasar dengan karakter dari bunga yang dapat menarik para pengunjung. Temuan utama dari penelitian ini adalah perubahan ruang publik Cikini menjadi kawasan berkarakter bunga dengan hubungan antara warga lokal dan pengunjung. Aspek baru yang diharapkan adalah membentuk kembali wajah Jalan Cikini Kramat menjadi kawasan berkarakter
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
- …
