1,720,980 research outputs found
TEORI NASKH MAHMOUD MUHAMMAD TAHA DAN SUMBANGSIHNYA BAGI PEMBARUAN HUKUM ISLAM DI DUNIA MODERN
Dalam sejarahnya yang panjang, hukum Islam selalu berdialog dan berdialektika dengan realitas zamannya. Hal itu bisa dilihat dari kenyataan bahwa nabi, para sahabat, dan juga para ulama (fuqaha) selalu berusaha (berijtihad) untuk merespons dan mencarikan solusi bagi setiap persoalan hukum yang dihadapi oleh umatnya. Bahkan terdapat fakta bahwa sebagian ayat-ayat hukum juga diturunkan dalam konteks merespons atau memberi jawabatan atas suatu persoalan yang muncul atau dihadapi oleh nabi dan umatnya. Ini menunjukkan bahwa hukum Islam tidaklah statis (berjalan di tempat), melainkan dinamis dan bahkan progresif dalam merespons tuntutan zaman. Progresivitas hukum Islam juga tampak dari kenyataan bahwa para pemikir hukum Islam begitu peka dan responsif terhadap persoalan yang muncul di tengah-tengah umatnya. Mereka telah berusaha secara sungguh-sungguh (berijtihad) untuk menggali kandungan Al-Qur’an dan as-Sunnah demi menjawab problematika yang dihadapi umat. Untuk tujuan itu, tidak jarang dari mereka (para fuqaha) yang kemudian merumuskan metodologi penggalian hukum dari Al-Qur’an dan as-Sunnah. Artikel ini hendak mendiskusikan gagasan dari salah seorang pemikir muslim progresif asal Sudan, Mahmoud Muhammad Thaha, yang boleh dibilang sangat brilian, namun sekaligus kontroversial. Artikel ini akan difokuskan pada teori Naskh yang digagas oleh Muhammad Thaha tersebut bagi pembaruan hukum Islam di dunia modern
تلوين الكياهى في تحول الديمقراطية في بساعرين: دراسة عليلية لغوية عن الشيخ حمد صحارغزالى لي ضرء علم اللغة التطبيقية
مستخلص البحث
إن المعاهد التراثية )،كيانها مازال مجادلة بين المراقبين والملاحظين. في جانب أن لها قيم إيجابية للجسور من ضغط الحضلرة الغربية التي اصبحت عادة كعادة الإجتماعية الشاملة. وفي المكان الأخر، أنها غير مسرعة في الطرد علي فكرات التقدمية التي حضرت مع تقدم العلوم والنقنيلة ٠
من إحدى البحوث التي تضغط المعاهد هي البحوث عن الديمقراطية. هل توجد قيم الديمقراطية فيها ؟ وما المقاييس والمعايير المستعملة التى تدل علي الديمقراطية فيها ؟ وكيف تأثير الفتاوى واللغة اليومية في تحول الديمقراطية بالمعاهد ؟
وهذا المسح يحاول في إعادة البناء والنظر علي تناسب نظريلت التي القاها كثير من المراقبين حتى يقعوا في التساهل علي المشاهدة بالظاهرة الموجودة في المعاهد. فالان فقد تغيرت المعاهد تغيرا سريعا
٠ إذا اطلق هذا الاصطلاح فيما بعد فالمراد به الباسنترين في جزيرة جاوى على قدر النشوء والتطور في جميع نواحي الحياة الإجتماعية في الإقتصادية والثقافية والحضارة وهلم جرى.
ونشاهد في المعاهد الصلة القوية بين الطلاب-الأستاذ، والكيا هى—الطلاب، والطلاب مع الطلاب. وهذه العلاقة تعتبر في نظر المراقبين كعلاقة السيد مع العابد PATRON DAN CLIEN. أن في هذه النظرة اثر قوي في كيان المعاهد بأنها غير قابل للقيم الديمقراطية. لأنها لا تناسب مع قيم الديموقراطية التي جائت من الغرب. كمثل الحرية CIVIL LIBERTIES والمسابقة الإنفتاحية
.HIGH TRUST و FAIR COMPETITION
وهذا البحث هو بحث لغوي الذي ينطلق من الظاهرة اللغوية والمقاييس اللغوية وركز في قيام التحليل على الفتاوى واللغة اليومية لشيخ محمد مختار غزالى- من كبار العلماء في قريته - وتأثيرها في تحول الديموقراطية بمعهد دار النجاح . والباحث يستخدم طريقة المراقبة والمحاورة معموضوع البحث, وهذا البحث يجرأ في مناسبة معينة لا سيما قبل الإنتخاب العام يولى ١٩٩٩ وفي مجالسه التعليميق. فالحاصل أن هذا البحث يركز على قيام التحليل بشخصية الشيخ حمد مختارغزالي
Budaya Organisasi Dan Displin Kerja Terhadap Kinerja Organisasi Pendidikan Tinggi
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi dan disiplin kerja karyawan terhadap kinerja organisiasi di STMIK-Akademi Bina Insani Bekasi. Penelitian ini menggunakan metode survey kuantitatif, dengan kuesioner sebagai instrumen. Metode sampling yang digunakan adalah sampling jenuh dari 32 (tiga puluh dua) orang. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil Penelitian menunjukan bahwa Budaya Organisasi, Disiplin Kerja baik secara parsial maupun secara bersama-sama (simultan) berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Organisasi atau karyawan.
Kata kunci: budaya organisasi, disiplin kerja, kinerja organisasi
Abstract: This study aims to find out the effect of organizational behavior and job discipline on the organizational performance of STMIK-Akademi Bina Insani Bekasi. This study used a quantitative survey research using questionnaires as its instrument of research. The sampling method used in this study was census with total 32 employments. The method of analysis used in this study is multiple linear regressions. The results showed that organizational behavior and job discipline simultaneously are having significant influence to the performance of STMIK-Akademi Bina Insani Bekasi. Partially organizational behavior has positive significant effect on the performance STMIK-Akademi Bina Insani Bekasi as well as job discipline. organizational behavior has bigger significant variable in influencing the performance of STMIK-Akademi Bina Insani Bekasi.
Keywords: organizational behavior, job discipline and organizational performanc
Pengaruh Pengawasan Dan Disiplin Kerja Terhadap Produktivitas Karyawan PT. Kideco Jaya Agung Kecamatan Batu Sopang
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel pengawasan dan Disiplin Kerja terhadap produktivitas karyawan pada Departemen Planning PT Kideco Jaya Agung Kecamatan Batu Sopang. Alat analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda yang diolah dengan bantuan perangkat SPSS. Dari hasil perhitungan analisis memperlihatkan adanya hubungan yang sangat kuat antara variabel pengawasan dan disiplin kerja terhadap produktivitas karyawan, sedangkan koefisien determinasi menunjukkan bahwa variabel pengawasan dan variabel disiplin kerja memberikan pengaruh sebesar 81% terhadap produktivitas karyawan, sedangkan sisanya 19% dipengaruhi variabel lain yang belum terdapat dalam penelitian ini. Nilai F hitung tergambar bahwa terdapat pengaruh secara bersama-sama antara variable pengawasan dan variabel disiplin kerja terhadap produktivitas karyawan. Demikian juga untuk hasil uji t menunjukkan bahwa variabel pengawasan berpengaruh dominan terhadap produktivitas karyawan
Peran Kompensasi dan E-Recruitment: Analisis Minat Melamar Pekerjaan Pada Calon Karyawan/Pegawai Generasi Millenial
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah kompensasi dan Erecruitment dapat menarik calon karyawan generasi millennial dalam bekerja dan apakah pemanfaatan internet yang telah menjadi pola hidup atau kebiasaan millennial dapat membantu mereka menemukan pekerjaan yang mereka inginkan. Hipotesis dalam penelitian ini adalah adanya kompensasi berpengaruh positif terhadap minat melamar bekerja dan E-recruitment berpengaruh positif terhadap minat melamar pekerjaan. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey. Teknik pengambilan sampel yaitu menggunakan purposive sampling responden dalam penelitian ini adalah alumni Universitas Borneo Tarakan yaitu berjumlah 225 orang dari jurusan manajemen dan ekonomi pembangunan. Lalu dianalisis menggunakan Spss yaitu uji t. hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kompensasi berpengaruh positif terhadap minat melamar pekerjaan dan E-recruitment juga berpengaruh positif terhadap minat melamar pekerjaan
Pengaruh Disiplin Kerja dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Paser
Penelitian dilaksanakan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Paser yang merupakan unsur pelaksana Pemerintah Kabupaten Paser yang secara umum bertugas untuk melaksanakan urusan pemerintahan daerah di bidang kependudukan dan pencatatan sipil berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan dengan tujuan untuk mengkaji besarnya pengaruh faktor disiplin dan lingkungan kerja secara simultan dan parsial serta untuk mengetahui faktor yang berpengaruh paling dominan dari kedua faktor tersebut terhadap kinerja pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Paser. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Disiplin (X1) dan Lingkungan Kerja (X2) terhadap Kinerja Pegawai (Y).Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan, populasi dalam penelitian ini meliputi seluruh pegawai pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Paser, alat pengukuranmenggunakan Skala Likert dan diolah menggunakan Regresi Linear Berganda. Dari hasil analisis diatas bertanda bahwa jika variabel independen yaitu disiplin dan lingkungan kerja = 0 maka variabel dependen yaitu kinerja pegawai mempunyai nilai -1,192 atau turun sebesar (119,2%), apabila variabel disiplin dinaikkan sebesar 1 tingkatan atau 1% dengan asumsi variabel lain tetap, maka variabel kinerja pegawai otomatis akan naik sebesar 0,858 atau (85,8%) dan apabila variabel lingkungan kerja dinaikkan sebesar 1 tingkatan atau 1% dengan asumsi variabel lain tetap, maka variabel kinerja pegawai otomatis akan naik sebesar 0,386 atau (38,6%). Berdasarkan hasil perhitungan yang menggunakan program SPSS 20 diperoleh hasil bahwa secara simultan disiplin dan lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Paser karena F hitung > F tabel (59,211>3,090) dan probabilitas signifikansinya 0,000 < 0,05 sehingga dapat dinyatakan Ha diterima H0 ditolak. Secara parsial lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Paser karena mempunyai nilai t hitung > t tabel (5,949 > 1,661) dan probabilitas signifikansinya 0,000 < 0,05. Lingkungan kerja juga berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap kinerja pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Paser karena mempunyai nilai t hitung > t tabel (3,582 > 1,661) dan probabilitas signifikansinya 0,001 < 0,05. Dari kedua variabel independen, variabel lingkungan kerja memberikan pengaruh paling dominan. Hal ini dibuktikan dengan nilai thitung sebesar 5,949 > ttabel sebesar 1,661, dan nilai signifikan 0,000< 0,05 sehingga dapat dinyatakan Ha diterima dan H0 ditolak
Investigasi dampak gaya kepemimpinan terhadap kinerja pegawai di lingkungan dinas pemadam kebakaran
Penelitian ini adalah studi kuantitatif yang dilakukan di Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Paser Kalimantan Timur dengan fokus pada pegawai yang bekerja di instansi tersebut. Sampel terdiri dari 56 pegawai, yang diambil dengan metode survei google menggunakan kuesioner. Data kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas, dan analisis regresi linier berganda dengan menggunakan SPSS 21. Hasil analisis menunjukkan bahwa semua jenis gaya kepemimpinan yang terdiri dari Kepemimpinan Otokratis, Kepemimpinan Demokratis, dan Kepemimpinan Laissez-Faire memiliki pengaruh positif terhadap kinerja pegawai di Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Paser. Selain itu, terdapat hubungan yang sangat kuat antara variabel independen (Gaya Kepemimpinan Otokratis, Gaya Kepemimpinan Demokratis, Gaya Kepemimpinan Laissez-Faire) dengan variabel dependen (Kinerja Pegawai), dan variabel independen tersebut dapat menjelaskan sebanyak 68,2% variasi pada variabel dependen. Penemuan ini dapat digunakan untuk mengembangkan strategi dan program pelatihan yang dapat meningkatkan kinerja pegawai dengan memperhatikan gaya kepemimpinan yang sesuai dengan situasi dan kondisi di lapangan
Pendapat Ulama Kota Banjarmasin Tentang Musyawarah dalam Bernegara
Penelitian ini dilatarbelakangi adanya pendapat salah seorang ulama mengenai permasalahan musyawarah (syuro) dan demokrasi, sebagian ada yang memandang musyawarah (syuro) dan demokrasi itu adalah hal yang indentik. Namun, yang ingin diteliti disini adalah berfokus pada permasalah musyawarahnya, bagaimana ulama memposisikan musyawarah dalam hal bernegara. Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengetahui pendapat ulama kota Banjarmasin tentang musyawarah dalam bernegara. (2) Mengetahui apakah musyawarah sama dengan demokrasi. (3) Mengetahuialasan yang digunakan terhadap pendapat tersebut.
Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum empiris yaitu suatu metode penelitian hukum yang berfungsi untuk melihat hukum dalam artian nyata dan meneliti bagaimana berkerjanya hukum di lingkungan masyarakat. Penelitian ini mengambil lokasi kota Banjarmasin terbatas pada ulama yang masuk dalam ruang lingkup Majelis Ulama Indonesia kota Banjarmasin. Untuk memperoleh data yang dimaksud, peneliti menggunaan teknik wawancara, kemudian dilakukan pengolahan data dengan teknik editing dan deskripsi.Setelah data diperoleh, selanjutnya dilakukan analisis data secara kualitatif.
Hasil penelitian ini adalah: (a) Ulama kota Banjarmasin ada yang berpendapat bahwa musyawarah dalam bernegara adalah wajib dan sunnah hukumnya. (b) Diantara ulama yang telah di wawancarai, ada 3 (tiga) orang yang menyatakan bahwa musyawarah bukanlah demokrasi dan ada 2 (dua) orang yang dirasa ragu dalam memberikan jawaban. (c) Antaramusyawarah dan demokrasi memang ada perbedaan dan kesamaan. Namun demikian, bukan berarti musyawarah dan demokrasi itu sama
PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN PASER
Penelitian dilaksanakan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Paser yang merupakan unsur pelaksana Pemerintah Kabupaten Paser yang secara umum bertugas untuk melaksanakan urusan pemerintahan daerah di bidang kependudukan dan pencatatan sipil berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan dengan tujuan untuk mengkaji besarnya pengaruh faktor disiplin dan lingkungan kerja secara simultan dan parsial serta untuk mengetahui faktor yang berpengaruh paling dominan dari kedua faktor tersebut terhadap kinerja pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Paser. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Disiplin (X1) dan Lingkungan Kerja (X2) terhadap Kinerja Pegawai (Y).Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan, populasi dalam penelitian ini meliputi seluruh pegawai pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Paser, alat pengukuranmenggunakan Skala Likert dan diolah menggunakan Regresi Linear Berganda. Dari hasil analisis diatas bertanda bahwa jika variabel independen yaitu disiplin dan lingkungan kerja = 0 maka variabel dependen yaitu kinerja pegawai mempunyai nilai -1,192 atau turun sebesar (119,2%), apabila variabel disiplin dinaikkan sebesar 1 tingkatan atau 1% dengan asumsi variabel lain tetap, maka variabel kinerja pegawai otomatis akan naik sebesar 0,858 atau (85,8%) dan apabila variabel lingkungan kerja dinaikkan sebesar 1 tingkatan atau 1% dengan asumsi variabel lain tetap, maka variabel kinerja pegawai otomatis akan naik sebesar 0,386 atau (38,6%). Berdasarkan hasil perhitungan yang menggunakan program SPSS 20 diperoleh hasil bahwa secara simultan disiplin dan lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Paser karena F hitung > F tabel (59,211>3,090) dan probabilitas signifikansinya 0,000 < 0,05 sehingga dapat dinyatakan H
a diterima H0 ditolak. Secara parsial lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Paser karena mempunyai nilai t hitung > t tabel (5,949 > 1,661) dan probabilitas signifikansinya 0,000 t tabel (3,582 > 1,661) dan probabilitas signifikansinya 0,001 ttabel sebesar 1,661, dan nilai signifikan 0,000< 0,05 sehingga dapat dinyatakan Ha diterima dan H0 ditolak
Pelatihan Karyawan Baru PT Saptaindra Sejati
Abstrak: Pelatihan merupakan aktivitas dalam memberikan keterampilan yang dibutuhkan bagi karyawan baru. Pelatihan adalah suatu proses pendidikan dalam jangka pendek oleh karyawan baru untuk mendapatkan tambahan kemampuan dan keterampilan kerja dalam menjalankan pekerjaanya agar dapat mencapai tujuan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses dan hasil pelatihan karyawan dalam peningkatan kinerja perusahaannya. Pelatihan bagi karyawan baru merupakan sebuah proses mengajarkan pengetahuan dan keahlian tertentu serta sikap agar karyawan baru terampil dan mampu melaksanakan tangung jawabnya dilapangan nanti. Pelatihan memiliki ruang lingkup lebih luas, dapat berupa upaya meningkatkan pengetahuan dimasa depan. Adapun informan pada penelitian ini instruktur dan karyawan tetap kantor pelatihan PT Saptaindra Sejati Bogor. Metode yang dilakukan dalam penelitian pelatihan karyawan baru pada PT Saptaindra Sejati ini menggunakan metode data kualitatif yang diperoleh dari hasil wawancara. Dalam melakukan pelatihan PT Saptaindra Sejati mempunyai dua metode dalam pelatihan yaitu metode on the job trainning dan off the job trainning. Hasil dari pelatihan karyawan baru adalah karyawan baru mampu mengadapi segala kondisi yang sulit setelah dibekali pelatihan yang mumpuni dan berdampak positif bagi kinerja perusahaan. karyawan baru dilatih agar bisa mengoperasikan mesin, memperbaiki mesin, mengetahui secara benar bagian-bagian mesin alat pertambangan serta alat yang menjadi transportasi dan sigap dalam menangani kecelakaan pada kerja.
Kata kunci: Pelatihan, metode analisis pelatihan, hasil pelatihan karyawan baru
Abstract: Training is an activity in providing skills needed for new employees. Training is an educational process in the short term by new employees to gain additional work abilities and skills in carrying out their work in order to achieve company goals. This study aims to determine the process and results of employee training in improving company performance. Training for new employees is a process of teaching certain knowledge and expertise and attitudes so that new employees are skilled and able to carry out their responsibilities in the field later. Training has a wider scope, can be in the form of efforts to increase knowledge in the future. The informants in this study were instructors and permanent employees of the PT Saptaindra Sejati Bogor training office. The method used in the research of training new employees at PT Saptaindra Sejati uses qualitative data methods obtained from interviews. In conducting training PT Saptaindra Sejati has two training methods, namely the on the job trainning and off the job trainning methods. The result of the training of new employees is that new employees are able to face all difficult conditions after being equipped with qualified training and a positive impact on company performance. new employees are trained in order to be able to operate machinery, repair machines, know the correct parts of mining machine tools and tools that become transportation and be alert in handling work accidents.
Keywords:Training, training analysis methods, new employee training result
- …
