1,720,960 research outputs found

    HUBUNGAN ANTARA SELF-EFFICACY DENGAN MOTIVASI BELAJAR DI SMA DARUL FATTAH BANDAR LAMPUNG

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan antara Self Efficacy dengan Motivasi Belajar pada Siswa SMA Darul Fattah Bandar Lampung. Hipotesis yang diajukan adalah ada hubungan antara self efficacy dengan motivasi belajar. Variabel independent dalam penelitian ini adalah  self efficacy dan variabel dependen dalam penelitian ini adalah motivasi belajar. Pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan Teknik korelasi Product Moment dari Pearson. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 59 orang dari Siswa SMA Darul Fattah Bandar lampung. Hasil korelasi menunjukkan bahwa secara umum ada hubungan yang signifikan antara self efficacy dengan motivasi belajar, hal ini ditunjukkan dari hasil koefisien korelasi r = 0,717 dengan nilai signifikansi P=0,000. Dimana semakin tinggi self efficacy maka semakin tinggi pula motivasi belaja

    STUDENTS’ SELF-PRESENTATION STRATEGIES ON INSTAGRAM

    Full text link
    This study explores online self-presentation strategies among Indonesian university students who actively use Instagram. Employing a descriptive qualitative design, two participants (SR and MT) were selected based on their high level of engagement on the platform and their willingness to provide access to both primary and secondary Instagram accounts. Data were collected through in-depth interviews, observational analysis of Instagram activities, and content documentation. The data were analyzed using Miles and Huberman’s interactive model to identify key patterns of digital self-presentation. The findings reveal five core self-presentation strategies aligned with Hogan’s (2010) digital dramaturgy framework: performance, exhibition, curation, audience selection, and archive control. SR demonstrated a spontaneous and reflective self-presentation style grounded in authenticity, whereas MT employed deliberate curation to construct a professional and aesthetically refined digital identity. These findings indicate that Instagram functions as a dynamic digital stage in which students strategically manage impressions in accordance with social contexts and identity goals. This study contributes to the growing discourse on digital culture by illustrating how Indonesian university students negotiate authenticity and professionalism in their online self-presentation practices

    Work Life Balance Sebagai Prediktor Komitmen Organisasi: Suatu Studi Pada Pegawai Generasi Milenial di Kemenko PMK

    Full text link
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara work life balance dengan komitmnen organisasi. Untuk penelitian ini yang menjadi subjek penelitian adalah pegawai milenial pada Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, yaitu sebanyak 98 pegawai dengan menerapkan purposive sampling. Alat yang digunakan dalam metode pengumpulan data adalah dengan metode skala likert. Perhitungan dilaksanakan dengan menggunakan metode uji hipotesis untuk mengetahui analisis regresi linier berganda. Untuk melakukan analisis data maka digunakan analisa menggunakan SPSS 25 for Mac.Os. Diperoleh nilai r = 0.543, dan p = 0.001 (p0.05) dari hasil analisis yang mengindikasikan adanya hubungan positif antara work life balance dengan komitmen organisasi. Disamping itu, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa menurut (R2) yang diberikan variabel work life balance dengan komitmen organisasi adalah sebesar 29.5 persen, dan sementara 70.5 persen dipengaruhi oleh faktor-faktor lainnya yang tidak diuji dalam studi. Untuk peneliti selanjutnya yang tertarik untuk meneliti dengan judul yang sama sebaiknya menambahkan dan menggunakan variabel lain

    HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI KERJA DENGAN KINERJA GURU DI SMK NEGERI 1 INDRALAYA UTARA TAHUN AJARAN 2013/2014

    Full text link
    ABSTRAK: Penelitian ini berjudul hubungan antara motivasi kerja dengan kinerja guru di SMK  Negeri 1 Inderalaya Utara tahun ajaran 2013/2014 dan memiliki rumusan masalah  bagaimana tingkat motivasi guru SMK Negeri 1 Indralaya Utara,Bagaimana tingkat kinerja guru SMK Negeri 1 Indralaya Utara, dan adakah hubungan antara motivasi kerja dengan kinerja guru SMK Negeri 1 Indralaya Utara. Variabel pada penelitian ini adalah motivasi kerja dan kinerja guru. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru SMK Negeri 1 Inderalaya Utara .Sampel penelitian ini menggunakan Snowball Sampling.Berdasarkan teknik sampling didapat 36 sampel.Teknik pengumpulan data menggunakan metode angket dan wawancara.Metode angket untuk mengetahui tinggi-rendahnya tingkat motivasi kerja dan kinerja guru. Sedangkan metode wawancara  sebagai pelengkap untuk mendeskripsikan bagaimana tingkat motivasi kerja dan kinerja guru. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa  motivasi kerja memiliki hubungan positif dan signifikan dengan kinerja guru di SMK Negeri 1 Inderalaya Utara. Hal ini ditunjukkan melalui hasil uji persamaan regresi koefisien korelasi product moment dan uji t, dari hasil analisis didapat nilai rxy = 0,336 dan thitung = 2,09 yang lebih besar dari ttabel = 2,03 serta tingkat motivasi kerja dan kinerja guru dalam kategori tinggi yaitu 73,88% dan 79,03%. Kata kunci: Motivasi kerja,kinerja guru,korelas

    KEMAMPUAN KOMUNIKASI SOSIAL ANAK AUTIS

    Full text link
    Autis merupakan permasalahan perkembangan yang banyak diperbincangkan karena gangguan yang dialami memberikan dampak yang kompleks, serta semakin meningkatnya angka penyandang autis. Pemahaman mengenai penyebab, kompleksitas gangguan serta dampak terhadap perkembangan menjadi kebutuhan untuk dijadikan landasan dalam membuat program intervensi bagi penyandang autis. Salah satu ciri autis adalah gangguan komunikasi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai kemampuan komunikasi sosial. Aspek yang diukur adalah perilaku verbal, non-verbal serta upaya untuk menjalin komunikasi dan interaksi dengan lingkungan. Subyek penelitian adalah tiga anak autis yang sedang menjalani terapi di Biro Psikologi Harmoni. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi terhadap anak autis serta wawancara dengan terapis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada dua subyek yang mengalami gangguan komunikasi sosial level sedang. Kemampuan bahasa ekspresifnya sudah ada, meski masih sebatas memberikan respon, adanya perilaku non-verbal yang bertujuan untuk menjalin komunikasi secara timbal balik dalam tingkat yang sederhana. Anak masih kesulitan bila berkomunikasi dengan lingkungan yang lebih kompleks. Satu subyek mengalami gangguan level berat, yang ditandai dengan belum adanya bahasa ekspresif, respon yang sangat jarang muncul serta tidak adekuat, tidak adanya upaya untuk berkomunikasi secara non-verbal

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Full text link
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Full text link
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods
    corecore