57 research outputs found

    Penyusunan Bahan Ajar Berdasarkan Analisis Struktur dan Nilai Moral pada Novel KKPK (Kecil-Kecil Punya Karya) di Sekolah Dasar

    No full text
    Penelitian yang berjudul Penyusunan Bahan Ajar Berdasarkan Analisis Struktur Dan Nilai Moral Pada Novel KKPK (Kecil-Kecil Punya Karya) Di Sekolah Dasar dilatarbelakangi oleh kurangnya bahan ajar tentang pembelajaran bahasa dan sastra di sekolah dasar. Penggunaan bahan ajar bahasa dan sastra yang ada masih belum dapat memaksimalkan pembelajaran  disebabkan oleh kurang menariknya bahan ajar tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan menulis narasi pada siswa sekolah dasar. Penggunaan metode dalam penelitian ini adalah mix method dimana dalam metode kualitatif digunakan analisis struktural dan nilai moral untuk mengungkap tema, alur, latar, tokoh, sudut pandang dan nilai moral dalam penokohan novel tersebut. Dalam metode kuantitatif digunakan kuantitatif one shot case untuk mengetahui pengaruh  dari bahan ajar yang telah disusun. Hasil penelitian ini  berupa tabel analisis struktur novel yang berisikan analisis tema, alur, latar, tokoh, penokohan, sudut pandang dari novel KKPK dan tabel analisis nilai moral seperti nilai kejujuran, otentik, tanggung jawab, kemandirian moral, keberanian moral, kerendahan hati serta realistik dan kritis dalam novel tersebut. Selain itu, hasil penelitian ini juga mengungkapkan bahwa bahan ajar yang telah disusun memberikan dampak yang signifikan terhadap kemampuan menulis narasi pada siswa kelas 5 sekolah dasar

    ANALISIS STRUKTUR DAN NILAI-NILAI MORAL NOVEL KKPK (KECIL-KECIL PUNYA KARYA) SERTA IMPLEMENTASINYA DALAM PENYUSUNAN BAHAN AJAR DI SEKOLAH DASAR

    No full text
    Penelitian yang berjudul Analisis Struktur dan Nilai Moral Pada Novel KKPK (Kecil-Kecil Punya Karya) serta Implementasinya dalam Penyusunan Bahan Ajar di Sekolah Dasar dilatarbelakangi oleh kurangnya bahan ajar tentang pembelajaran bahasa dan sastra di sekolah dasar. Penggunaan bahan ajar bahasa dan sastra yang ada masih belum dapat memaksimalkan pembelajaran disebabkan oleh kurang menariknya bahan ajar tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan menulis narasi pada siswa sekolah dasar. Penggunaan metode dalam penelitian ini adalah mix method dimana dalam metode kualitatif digunakan analisis struktural dan nilai moral untuk mengungkap tema, alur, latar, tokoh, sudut pandang dan nilai moral dalam penokohan novel tersebut. Dalam metode kuantitatif digunakan kuantitatif one shot case untuk mengetahui pengaruh dari bahan ajar yang telah disusun. Hasil penelitian ini berupa tabel analisis struktur novel yang berisikan analisis tema, alur, latar, tokoh, penokohan, sudut pandang dari novel KKPK dan tabel analisis nilai moral seperti nilai kejujuran, otentik, tanggung jawab, kemandirian moral, keberanian moral, kerendahan hati serta realistik dan kritis dalam novel tersebut. Selain itu, hasil penelitian ini juga mengungkapkan bahwa bahan ajar yang telah disusun memberikan dampak yang signifikan terhadap kemampuan menulis narasi pada siswa kelas 5 sekolah dasar

    PEMBELAJARAN MENGUKUR PANJANG BENDA PADA SISWA KELAS I SEKOLAH DASAR MELALUI PENGGUNAAN METODE DEMONSTRASI

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menelaah pembelajaran pemahaman matematika pada siswa kelas I dengan menggunakan metode demonstrasi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas I SDN 138 Gegerkalong Girang Kota Bandung dengan jumlah siswa sebanyak 28 orang yang terdiri dari 12 orang siswa laki-laki dan 16 orang siswa perempuan. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi guru dan siswa, soal evaluasi mengukur panjang benda, serta angket guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat peningkatan kualitas pembelajaran pemahaman matematika setelah menggunakan metode demonstrasi. Hal tersebut ditunjukan dengan nilai rata-rata pemahaman matematika kelas sebesar 77,68 yang tergolong dalam kategori baik, nilai tertinggi siswa sebesar 90 dan nilai terendah sebesar 650. Ketuntasan belajar siswa menunjukan 92,9% siswa mendapatkan nilai diatas kriteria ketuntasan minimum dan 7,1% masih mendapat nilai dibawah nilai kriteria ketuntasan minimu

    PEMBELAJARAN DARING MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM PADA MATERI SIKLUS AIR DI KELAS V SEKOLAH DASAR (SD) DALAM MASA PANDEMI COVID-19

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pembelajaran daring pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) pada materi siklus air di Kelas 5 SDN 055 Jatihandap Kota Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah Siswa Kelas V SDN Jatihandap Kota Bandung sebanyak 90 orang serta Guru Kelas 5 dan sampel yang diambil dalam penelitian sebanyak 12 siswa dan 2 guru. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen wawancara dan kuesioner. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran daring berpengaruh pada proses pembelajaran bagi guru dan siswa, belum adanya kesiapan dan fasilitas yang memadai, serta kesulitan dan kendala yang dihadapi guru dan siswa dialami selama pembelajaran daring. Kata kunci: Pembelajaran Daring, Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam, Siklus Air        Â

    THE USE OF AUDIO-VISUAL LEARNING MEDIA IN IMPROVING STUDENT CONCENTRATION IN ENERGY MATERIALS

    No full text
    Learning Natural Sciences is learning done in elementary schools. During this time, science learning was still difficult for most teachers and prospective elementary school teachers. These difficulties include the difficulties of students in remembering subject matter due to the lack of suitable learning media. In the learning process, teachers should use learning media that can increase students' concentration on the material, in this case, the use of audiovisual media. The purpose of this study was to analyze the difficulties experienced by teachers and prospective teachers in the matter of learning natural science materials. The research method used is quantitative descriptive research method. The study population was 25 elementary school students. The method of data collection is to conduct evaluations conducted in several classroom action research cycles. Classroom learning methods are done classically, students learn by cooperative learning methods. The results showed that audio-visual learning media can be utilized optimally to help students achieve learning goals, and the use of audio-visual learning media is basically intended to make learning activities more effective in learning goals can be achieved well

    PENDAMPINGAN KEGIATAN BEBAS MELA (BELAJAR CERDAS MENDUKUNG LITERASI ANAK) KEPADA GURU-GURU SEKOLAH SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN BANDUNG

    No full text
    Secara umum, tujuan jangka panjang program pengabdian ini adalah mengembangkan suatu proses pengabdian yang  inovatif melalui penyuluhan bagi guru-guru Sekolah Dasar dalam upaya meningkatkan kesadaran tentang literasi anak sehingga dapat menunjang proses belajar peserta didik secara maksimal. Secara khusus, target khusus yang ingin dicapai sebagai berikut: (1). Meningkatkan pemahaman guru-guru tentang pentingnya kemampuan literasi anak; (2). Meningkatkan kemampuan literasi anak khusunya peserta didik usia sekolah dasar. Metode pelaksanaan dalam pencapaian tujuan tersebut sebagai berikut: (a). perizinan terhadap Dinas setempat terkait pengabdian terhadap guru-guru sekolah dasar; (b). Memberikan gambaran umum mengenai kegiatan pengabdian yang akan dilakukan; (c). Melakukan refleksi dan diskusi mengenai berbagai kegiatan pengabdian yang akan dilakukan; (d). Melakukan kolaborasi dengan ahli dalam menyusun materi yang menunjang literasi anak, (e). Pelaksanaan kegiatan penyuluhan ; (f). Evaluasi kegiatan penyuluhan, (f) Penarikan kesimpulan pelaksanaan penyuluhan, dan (g) Publikasi luaran pengabdian

    ANALISIS PENERAPAN MODEL TIME TOKEN PADA PEMBELAJARAN PKN KELAS V SD NEGERI CIBIRU KOTA BANDUNG

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menelaah pembelajaran PKn pada siswa kelas V dengan pendekatan model pembelajaran time token. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 050 Cibiru Kota Bandung dengan jumlah siswa sebanyak 25 orang yang terdiri dari 12 orang siswa laki-laki dan 13 orang siswa perempuan. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi guru dan siswa, soal evaluasi, serta angket guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat peningkatan kualitas pembelajaran setelah menggunakan model pembelajaran time token. Hal tersebut ditunjukan dengan nilai rata-rata hsil belajar siswa sebesar 78,00 yang tergolong dalam kategori baik, nilai tertinggi siswa sebesar 100 dan nilai terendah sebesar 60. Ketuntasan belajar siswa menunjukan 88,0% siswa mendapatkan nilai diatas kriteria ketuntasan minimum dan 12,0% masih mendapat nilai dibawah nilai kriteria ketuntasan minimum

    PEMBELAJARAN MEMBACA MATERI MENEMUKAN GAGASAN POKOK PADA KELAS V SD DENGAN MENGGUNAKAN MODEL DISCOVERY LEARNING

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil pembelajaran membaca materi menemukan gagasan pokok dalam paragraf pada kelas V dengan menggunakan model Discovery Learning. Tujuan penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui cara membedakan atara gagasan pokok dengan kalimat penjelas dalam paragraf dikelas V 2) Mendeskripsikan respon guru dan respon siswa kelas V terhadap pembelajaran menemukan gagasan pokok dengan model Discovery Learning 3) Mendeskripsikan kesulitan yang dialami oleh siswa dalam mempelajari gagasan pokok dalam paragraf dikelas V. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptive kualitatif. Dalam penelitian ini, data dikumpulkan dengan menggunakan instrument yaitu lembar observasi dalam bentuk wawancara,lembar kerja siswa dan tes hasil belajar siswa. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan Spss 18. Dari hasil penelitian selama enam kali pertemuan dengan menggunakan model Discovery Learning bahwa hasil pembelajaran Bahasa Indonesia dalam materi menemukan gagasan pokok berhasil meningkatkan siswa lebih aktif dalam waktu pembelajaram. Populasi penelitian berjumlah 30 siswa. Siswa yang tidak tuntas berjumlah enam siswa atau 20% dan yang tuntas 24 siswa atau 80%. Sehingga disimpilkan bahwa siswa SD Plus darussurur mampu atau tuntas dalam pembelajaran membaca materi menemukan gagasan pokok dalam paragraf pada kelas V SD mengunakan model Discovery Learning

    PENERAPAN LEARNING MANAGEMENT SYSTEM (GOOGLE CLASSROOM) PADA MGMP GURU BAHASA INGGRIS DIWILAYAH KECAMATAN CIHAMPELAS KABUPATEN BANDUNG BARAT

    No full text
    ABSTRAKPandemik meciptakan proses pembelajaran Bahasa Inggris menjadi lebih sulit, selain kemampuan kebahasaan yang harus terpenuhi, masalah keterlibatan siswa, proses pengumpulan tugas dan ketercapaian tujuan pembelajaran yang lebih sulit dicapai melalui pembelajaran daring merupakan masalah yang dihadapain oleh para guru mitra yaitu guru-guru Bahasa Inggris pada tingkat SMP dan sederajat dilingkungan MGMP Kab Bandung Barat. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan solusi kepada para guru untuk menciptakan pembelajaran yang lebih menarik dengan mengintegrasikan Google Clasroom dengan berbagai macam platform online. Pengabdian ini dilaksanakan dalam bentuk workshop luring, yang dilaksanakan pada tanggal 18 Feruari 2021 di salah satu SMP dilingkungan Bandung Barat. Terdapat dua puluh tiga peserta yang juga merupakn anggota dari MGMP Guru Bahasa Inggris Tingkat SMP di Bandung Barat. Pengabdian ini dilakukan dalam 3 tahapan yaitu: a) tahap 1 (tahapan analisis), b) tahap 2 (tahap penyusunan materi), c) tahap 3 (tahapan pelaksanaan), dan d) tahapan  4 (penyusunan laporan kegiatan ). Hasil dari pengabdian ini menunjukan bahwa; 1) para guru peserta workshop sudah mengetahui bahkan sudah memiliki dan mengunakan goggle classroom dalam proses pembelajaran,  2) para guru memliki kesulitan dalam mengiintergasikan Google Classroom dengan platform pembelajaran lainnya, 3) para guru pada akhirnya mampu mengintergrasikan goggle classroom dengan platform pembelajaran lainnya. Namun demikin masalah ketersiadaan alat pemeblajaran yang mampu mendukung pengunaan berbagia platform daring masih terbatas sehingga perlu dibentuknya sinergitas antara guru, orang tua, siswa, sekolah dan otoritas lainny

    EFFECT OF TEACHING MATERIALS BIKIN DONGENG YUK! LEARNING OUTCOMES OF CLASS V PRIMARY SCHOOL

    No full text
    The research entitled the influence of teaching materials bikin dongeng yuk! towards the learning outcomes of elementary school students. This research is motivated by the low student learning outcomes in Indonesian language learning, especially the material elements of the story and the lack of teaching materials about language learning in elementary schools. The use of existing language teaching materials still cannot maximize learning due to the lack of interesting teaching materials. The purpose of this study was to improve the learning outcomes of elementary students in Anggrawati I Elementary School, Maja Subdistrict, Majalengka District and Sukaraja Elementary School I, Sukaraja District, Sukabumi Regency. The use of the method in this study is pre-experimental with one group pretest-posttest design which aims to determine the effect of teaching materials to make a fairy tale !. The instrument used in this study is the observation sheet in the form of a checklist with the indicators are the intrinsic elements of the story. The results of the study were an increase in the learning outcomes of elementary school students, especially in the material elements of the story. Keywords: Teaching Materials bikin dongeng yuk!, Learning Outcome
    corecore