1,720,954 research outputs found

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    BERBAGI KEBAHAGIAAN DENGAN MASYARAKAT SEKITAR TAMBANG

    No full text
    Pertambangan adalah usaha kegiatan yang mengambil sumber daya alam di dalam bumi dari mulai eksplorasi, pembukaan tambang, operasi sampai pasca tambang. Sumber daya alam yang ada diperut bumi haruslah diambil dengan cara dan kaidah pertambangan yang baik. Oleh karena itu pertambangan haruslah legal/berizin. Karena dengan legal maka akan diketahui apakah penambang itu paham kaidah penambangan yang baik dan apakah lahan itu ekonomis ditambang. Jangan sampai pola penambangannya akan membuat masalah pada komponen lingkungan yang ada disekitar tambang. Faktor evaluasi untuk mengetahui tingkat kepentingan dampak pada usaha pertambangan adalah jumlah masyarakat yang terkena dampak. Jika banyak masyarakat terkena dampak yang tidak mendapatkan manfaat lebih banyak dibandingkan masyarakat terkena dampak dan mendapat manfaat maka kegiatan usaha pertambangan ini masuk kategori dampak penting. Manusia yang ada di sekitar tambang harus mendapatkan manfaat yang besar dari usaha pertambangan tersebut. Mereka adalah kelompok masyarakat pertama yang harus diperhatikan oleh pelaku usaha pertambangan. Masyarakat sekitar tambang banyak dirugikan dengan adanya operasional tambang. Kebanyakan dari mereka terusir dari lingkungannya. Padahal seharusnya merekalah yang paling bahagia dengan adanya aktivitas pertambangan. Tambang yang legal saja banyak masyarakat sekitarnya yang diabaikan , kalaupun dapat kontribusi tapi sangat tidak sebanding dengan hasil yang mereka dapatkan. Apalagi tambang ilegal yang mana tidak ada pengawasan dari instansi resmi. Harus ada program CSR dan Sosial Pertambangan yang terencana dan terukur. Program sebaiknya tidak hanya memberikan ikan yang berpotensi memelihara kemiskinan. Tapi haruslah dirancang program yang memberikan kail sehingga mereka tergerak untuk aktif bangkit dari kemiskinan atau dari keadaannya yang sekarang. Pada peneltian ini Saya ingin memberikan salah satu resep CSR yang bisa dicoba oleh perusahaan tambang untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat sekitarnya. Metode penelitiannya yaitu metode deskriptif. Metode ini berusaha menggambarkan objek atau subjek  apa adanya, dengan tujuan menggambarkan secara fakta dan karakteristik objek  yang  diteliti secara tepat.Program CSR dan Sosial Pertambangan haruslah menjadi jalan keluar dari cerita suram nan kelam dari keluarga – keluarga disekitar lokasi tambang. Tenaga SDM yang ada dibidang tersebut sebaiknya SDM yang berkompeten dalam bidang CSR dan Sosial Pertambangan. Bukanlah SDM yang asal rekrut tidak sekompetitif rekrutment SDM di bagian teknisnya. Sumber daya alam ini adalah karunia dari Tuhan Yang Maha Esa, maka sudah tentu bentuk syukur kita dengan menambang yang baik dan nantinya mengembalikan ke rona awal bukan merusaknya.Selain itu bentuk syukur lainnya adalah berbagi kebahagiaan dengan masayarakat sekitarnya karena mereka berhak atas kekayaan yang ada disekitar tenpat tinggalnya.Â

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    KAJIAN ANALISIS RAWAN LONGSOR DI AREA TAMBANG

    No full text
     Kabupaten Bogor merupakan daerah yang mempunyai tingkat kerawanan cukup tinggi terhadap kejadian tanah longsor. Berdasarkan pemetaan yang telah dilaksanakan oleh pemerintah daerah, Kecamatan Tanjungsari Bogor merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Bogor yang mempunyai tingkat kerawanan sedang tinggi terhadap kejadian tanah longsor. Kajian saya ambil di lahan WIUP PT. Arto Bangun Cemerlang yang terletak di Desa Sirnarasa Kecamatan Tanjungsari Bogor. Pada lokasi kegiatan didominasi dengan kemiringan lereng antara 0-30% dengan formasi Batuan Andesit, breksi dan lempung pasiran dan juga curah hujan yang cukup tinggi sebesar 2.000 mm/tahun – 4.000 mm/tahun maka termasuk ke dalam daerah yang memiliki pergerakan tanah yang sedang sampai dengan tinggi. Penyebab terbesar kemungkinan terjadinya longsor pada lokasi kegiatan adalah curah hujan yang cukup tinggi sebesar 2.000 mm/tahun – 4.000 mm/tahun. Untuk mengantisipasi terjadinya longsor pada lokasi kegiatan yaitu dengan kajian geoteknik dengan rekomendasi teknis tinggi lereng 5-10 meter dan kemiringan 650 sehingga memiliki faktor keamanan (FK) yang dihasilkan sebesar 1,35-2,43 (kategori aman). Disisi lain juga harus dibuatnya aliran air untuk mengantisipasi terjadinya curah hujan yang tinggi dengan dimensi drainase tinggi (H) = 20 cm; lebar atas (La) = 50 cm; dan lebar bawah (Lb) = 20 cm.Â

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Full text link
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Full text link
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods

    Author Index

    No full text
    Nao informado

    koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist

    No full text
    We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
    corecore