1,721 research outputs found
ANALISIS LATIHAN FISIK TERHADAP HASIL PRESTASI LOMPAT JAUH PELATNAS B JAWA TIMUR
ABSTRAK ANALISIS LATIHAN FISIK TERHADAP HASIL PRESTASI LOMPAT JAUH PELATNAS B JAWA TIMUR Nama : Moh Muhlis NIM : 15060474161 Prodi : S-1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga Jurusan : Pendidikan Kepelatihan Olahraga Fakultas : Ilmu Keoalahragaan Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya Dosen Pembimbing : Prof. Dr. H. Hari Setijono, M.Pd. Olahraga merupakan kegiatan kerja fisik yang bertujuan untuk menjaga dan meningkatkan kualitas kesehatan dan kebugaran jasmani seseorang. Olahraga bisa juga digunakan untuk membentuk badan yang lebih bagus dan ideal. Olahraga juga bisa di lompakan atau di pertandingkan ada beberapa macam cabang olahraga yang di lompakan ataupun di pertandingkan seperti Bola Basket, Bola Voli, Sepak Bola, Silat, Renang, Atletik, dan masih banyak lagi. Atletik adalah cabang olahraga yang paling tua dibandingkan dengan cabang olahraga lain. Berdasarkan sejarah, atletik dinamakan “ibu dari semua cabang olahraga” atau mother of sport, hal ini dapat diketahui melalui gerakan-gerakan dalam atletik seperti jalan, lari, lompat, dan lempar dan itu semua merupakan gerak dasar manusia sehari-hari. Lompat jauh adalah suatu aktivitas dalam atletik dengan gerakan yang dilakukan di dalam lompatan untuk mencapai lompatan yang sejauh-jauhnya. Dengan dilakukannya latihan yang baik dapat meningkatkan prestasi lompat jauh yang maksimal dan untuk mendapatkan prestasi maksimal maka atlet harus di di bimbing ke tempat yang benar, sedangkan di Jawa Timur ada pemusatan latihan nasional B yang di singkat Pelatnas B Jawa Timur cabang olahtaga Atletik. Pelatnas B merupakan pemusatan untuk mencari bibit-bibit atlet baru di daerah Jawa timur, dan saya berkesempatan pkl di tempat tersebut dan mendapatkan banyak ilmu yang saya pelajari kemudian saya menemukan permasalahan yang kemudian menjadi tujuan penelitian saya yaitu untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan pengaruh latihan fisik terhadap prestasi lompat jauh Pelatnas B Jawa Timur. Penelitian ini merupakan penelitian pendekatan kuantitatif, yang digunakan adalah penelitian dengan pendekatan deskriptif, data yang di Data yang diperoleh dari penelitian ini adalah dengan hasil tes fisik, program latihan, hasil prestasi, kemudian di analisis. Di mulai dari tahap awal pengumpulan popolasi atlet lompat jauh Pelatnas B Jawa Timur kemudian di dapatkan dua sampel untuk dapat di teliti. Hasil penelitian ini adalah tes fisik kedua atlet mengalami peningkatan tes fisik, sedangkan program yang di buat pelatih sudah tersusun baik dari persiapan umum sampai persiapan pra kompetisi, dan pada kejuraanya Jatim Open 2019 hasilnya pengalami penurunan prestasi di karenakan faktor cedera ankle sama cedera punggung. Kata Kunci : Olahraga, Atletik, Hasil Prestasi Lompat Jau
Hari Kunzru: Twenty-First Century Perspectives
This book is the first edited collection to focus on the work of contemporary author Hari Kunzru. It contains major new essays on each of his novels – The Impressionist, Transmission, My Revolutions, Gods Without Men, White Tears and Red Pill – as well as his short fiction and non-fiction writings. The collection situates Kunzru’s work within current debates regarding postmodernism, postcolonialism, metamodernism and post-postmodernism, and examines how Kunzru’s work is central to major thematic concerns of the contemporary novel including whiteness, national identity, Britishness, cosmopolitanism, music, space, memory, art practice, trauma, Brexit, immigration and populist politics. Discussing Kunzru both as a British-Asian and global author, the book engages with current debates regarding the politics of publishing of ethnic writers, examining how Kunzru has managed to shape a career in resistance of narrow labelling where many other writers have struggled to achieve long-term recognition.</p
Hari Kunzru: Twenty-First Century Perspectives
This book is the first edited collection to focus on the work of contemporary author Hari Kunzru. It contains major new essays on each of his novels – The Impressionist, Transmission, My Revolutions, Gods Without Men, White Tears and Red Pill – as well as his short fiction and non-fiction writings. The collection situates Kunzru’s work within current debates regarding postmodernism, postcolonialism, metamodernism and post-postmodernism, and examines how Kunzru’s work is central to major thematic concerns of the contemporary novel including whiteness, national identity, Britishness, cosmopolitanism, music, space, memory, art practice, trauma, Brexit, immigration and populist politics. Discussing Kunzru both as a British-Asian and global author, the book engages with current debates regarding the politics of publishing of ethnic writers, examining how Kunzru has managed to shape a career in resistance of narrow labelling where many other writers have struggled to achieve long-term recognition.</p
Author TONY CURTIS on history’s worst, forgotten serial killer in DARKNESS IN THE CITY OF LIGHT
After over 40 years as a successful poet and creative writing lecturer, Tony Curtis released his first novel in 2021. Darkness In The City Of Light, focused on WWII-era serial killer Marcel Petiot, has recently been shortlisted for the Paul Torday Prize for best debut novel from an author over 60. In the run-up to the awards, Hari Berrow speaks to Curtis about his fascinating book
"Fan fiction" in komunikacijski krog knjige
Ne glede na fanovstvo oboževalci ustvarjajo besedila, računalniško obdelane slike, avatarje, računalniško obdelane videoposnetke, ocene, analize itd. kot odziv na izvirno delo, ki jih je prvotno navdihnilo. Z istim namenom nastajajo tudi "fan fiction" zgodbe, ki so tesno vezane na izvirna dela. Predvsem leta 2011 s prodorom "fan fiction" avtorice E. L. James na profitni trg s svojo trilogijo 50 odtenkov sive je "fan fiction" prejel večjo pozornost. Njeno delo je bilo v osnovi "fan fiction" zgodba s knjižnega fanovstva Somrak, avtorice Stephenie Meyer. Od tu izvira ideja magistrske naloge, ki "fan fiction" dela primerja z Darntonovim komunikacijskim krogom knjige. Naloga pregleda široko področje "fan fiction" del, od zgodovine, oblik do pregleda nad tujimi in slovenskimi spletnimi arhivi in tudi fanzini. V nadaljevanju se avtorica naveže še na komunikacijski krog knjige, kjer primerja "fan fiction" na točkah komunikacijskega kroga. V sklopu raziskave je bilo izvedenih pet intervjujev s slovenskimi avtoricami "fan fiction" zgodb, vprašanja so bila osnovana na primerjavi "fan fiction" zgodb s komunikacijskim krogom knjige in so zajemala tako poglede s strani avtorstva, kot branja "fan fiction" del.No matter what fandom it is, fans create texts, fanarts, avatars, fanvideos, reviews, analysis etc. as a reply to original work that inspired them. Fan fiction stories come to life with same purpose and are tightly connected to the canon. Fan fiction mainly gained bigger attention in 2011 with E.L. James\u27s trilogy 50 shades of grey and its entrance into profit publishing market. Her work was primary a fan fiction story based on literal fandom of Twilight written by Stephenie Meyer. This is the origin for master thesis that compares fan fiction with Darnton\u27s book communication circuit. The work overviews broad area of fan fiction from it\u27s history, forms to foreign and Slovenian web archives and fanzines. Further, the author includes comparison between fan fiction and segments of the communication circuit. Research included five interviews with Slovenian fan fiction authors, questions based on the comparison between fan fiction and communication circuit and included the view of authors as well as readers
Model Bermain Gands Campuran Pada Cabang Olahraga Bulutangkis
MODEL BERMAIN GANDA CAMPURAN PADA CABANG OLAHRAGA BULUTANGKIS (Studi pada pemain ganda campuran Liliyana Natsir/Tontowi Ahmad) ULIL ELBAB ABSTRAK Bulutangkis adalah olahraga tepok bulu cock melintasi jaring atau net yang dimainkan menggunakan raket oleh dua orang (tunggal) atau dua pasangan (ganda). Sedangkan ganda campuran adalah permainan bulu tangkis antar dua pasangan dimana satu pasangan terdiri dari pemain putra dan putri. Saat ini gengsi ganda campuran Indonesia mengalami kemajuan, sehingga menarik untuk diteliti karena ganda campuran berbeda dengan ganda putra atau ganda putri. Pada ganda campuran, pemain putri secara fisik, power, kecepatan dan reflek berbeda atau di bawah pemain putra, dengan demikian pemain putri merupakan titik lemah yang akan menjadi lumbung poin bagi lawan, namun demikian kenyataannya kemenangan pada pasangan ganda campuran banyak ditentukan oleh peran pemain putri walaupun penguasaan di lapangan lebih banyak dikuasai oleh pemain putra. Inilah yang menjadi hipotesa dari penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persentase penguasaan pemain putra dan pemain putri dalam sebuah permainan, untuk mengetahui bahwa apakah pemain putri yang banyak berhasil menurunkan bola akan memaksa lawan mengangkat bola, sehingga akan memberi umpan kepada pemain pria untuk melakukan serangan smash. Untuk mengetahui keberhasilan pemain putra dan putri melakukan eksekusi setelah pemain putri berhasil menurunkan bola dan menghasilkan bola smash dari lawan. Untuk mengetahui seberapa bagus defend pemain putra dan putri jika harus terpaksa mengangkat bola. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, pendekatan deskriptif yaitu membuat deskripsi secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta, sifat serta hubungan antar fenomena yang diselidiki ( Nazir, 1988: 63). Sedangkan teknik analisa data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisa statistik deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi pertandingan Liliyana Natsir/Tontowi Ahmad di turnamen Asian Games 2018 pada babak 16 besar, 8 besar dan semi final. Berdasarkan data yang telah terkumpul, diolah dan dianalisa sebagaimana telah dijelaskan secara umum, penelitian ini telah menjawab permasalahan yang diajukan. Dapat disimpulkan bahwa pemain putra mempunyai cover lapangan yang lebih dibanding pemain putri, setiap pasangan berusaha menerapkan strategi menurunkan bola melalui pukulan netting, bola setengah, dan drive untuk memaksa lawan mengangkat bola untuk memperoleh bola serang smash. Strategi menyerang menurunkan bola akan efektif jika pemain putra mempunyai pukulan yang keras dan mematikan. Jika lawan mempunyai kemampuan dan strategi yang sama dalam menurunkan bola maka diperlukan defend yang kuat khususnya pemain putri. Strategi menurunkan bola akan efektif jika mempunyai kematangan pukulan agar tidak banyak melakukan unforce error. Kata kunci : Ganda campuran, model, strateg
PROFIL KONDISI FISIK PENJAGA GAWANG SEPAKBOLA INDONESIA (STUDI PERSEBAYA, MADURA UNITED, PERSIPURA, PUSLATDA SEPAKBOLA JAWA TIMUR, DAN PETRO KIMIA JUNIOR)
Pengaruh Latihan Traditional Push Up, Plyometric Push Up, dan Incline Push Up Terhadap Kekuatan Otot Lengan, Power Otot Lengan, dan Daya Tahan Otot Lengan
Tujuan penelitian ini adalah untuk peningkatan performa fisik otot lengan siswa ekstrakulikuler putra SMAN 2 Lamongan yang memiliki kelemahan saat dilakukan evaluasi fisik. Empat puluh siswa sehat dengan melihat status gizi melalui indeks masa tubuh (IMT) dipilih sesuai dengan kriteria dan dilakukan pretest dan pemeringkatan sehingga masuk dalam pengelompokan traditional push up, plyometric push up, incline push up dan kelompok kontrol. Push up 30 detik, push up 60 detik dan medicine ball test digunakan untuk mengukur peningkatan kinerja. Ketiga kelompok berpartisipasi dalam penelitian tiga hari dalam seminggu selama enam minggu dan menyelesaikan 18 sesi pelatihan, pada frekuensi 3 sesi per minggu. Hasil uji paired sample t-test dalam kelompok traditional push up menunjukkan pengaruh yang signifikan pada variabel kekuatan dan daya tahan, kelompok plyometric push up menunjukkan pengaruh yang signifikan pada variabel kekuatan dan power, dan kelompok incline push up menunjukkan pengaruh yang signifikan pada variabel kekuatan dan daya tahan. Disimpulkan dari penelitian ini bahwa pelatihan traditional push up, plyometric push up dan incline push up ketiganya efektif untuk peningkatan kinerja tubuh bagian atas.The purpose of this study was to improve the physical performance of arms extracurricular students arm of SMAN 2 Lamongan students who have weaknesses during physical evaluation. Forty healthy students by looking at nutritional status through body mass index (BMI) were selected according to criteria and performed pretest and rankings so that they were included in traditional push up, plyometric push up, incline push up and control group. 30 seconds push up, 60 seconds push up and medicine ball test are used to measure performance improvement. All three groups participated in the study three days a week for six weeks and completed 18 training sessions, at a frequency of 3 sessions per week. The result of paired sample t-test in traditional push-up group showed significant influence on strength and endurance variables, plyometric push up group showed significant influence on strength and power variables, and incline push up group showed significant influence on strength and endurance variables. It was concluded from this research that the training of traditional push up, plyometric push up and incline push up are effective for improving upper body performance
- …
