15 research outputs found

    ANALISIS PENGAMBILAN KEPUTUSAN PENENTUAN PRIORITAS MEDIA PROMOSI STMIK BALIKPAPAN

    No full text
    Setiap perguruan tinggi melakukan promosi dalam menjaring calon mahasiswa baru. Salah satu pengaruh kegiatan promosi agar berjalan efektif dan efisien adalah pemilihan media promosi yang tepat. Penelitian ini bertujuan melakukan analisis pengambilan keputusan menggunakan metode AHP (Analytical Hierarchy Process) dan TOPSIS (Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution) untuk menentukan prioritas media promosi. Metode AHP (Analytical Hierarchy Process) digunakan untuk menentukan bobot kriteria, sedangkan TOPSIS (Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution) digunakan untuk menentukan peringkat alternatif media promosi. Kriteria yang digunakan dalam penentuan prioritas media promosi perguruan tinggi adalah pembiayaan, jangkauan, tingkat pengaruh, capaian target dan kelengkapan informasi. Bobot kriteria yang dihasilkan dari metode AHP menjadi nilai input pada metode TOPSIS untuk mengurutkan alternatif media promosi yang dipilih. Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan kombinasi metode AHP dan TOPSIS menunjukkan bahwa alternatif media promosi yaitu media sosial berada pada urutan pertama dengan nilai bobot preferensi paling tinggi yaitu 0.788520. Dapat disimpulkan bahwa media sosial dari analisis pembiayaan relatif murah, daya jangkauan yang luas, capaian target fleksibel dan isi informasi lebih lengkap, layak diusulkan untuk lebih diprioritaskan sebagai media promosi perguruan tinggi di STMIK Balikpapan

    APLIKASI LAYANAN AKADEMIK SEKOLAH BERBASIS SMS PADA SMK AIRLANGGA BALIKPAPAN

    No full text
    Aplikasi Layanan informasi akademik sekolah berbasis SMS adalah suatu sistem yang menampilkan informasi mengenai akademik siswa di sekolah yang dapat diakses via ponsel, dengan format SMS yang telah ditentukan. Jadi siswa dapat mengakses informasi dari sekolah tanpa harus datang langsung ke sekolah atau ke warnet. Perkembangan teknologi ini hadir untuk memberikan kemudahan-kemudahan terhadap suatu masalah yang dihadapi oleh masyarakat. Pada tulisan ini, tujuannya adalah membuat suatu konsep sistem layanan informasi akademik sekolah berbasis SMS yang dapat memudahkan siswa dalam mengakses informasi tentang akademik dari sekolah. Sistem informasi sekolah ini terdiri dari beberapa konsep jenis layanan yaitu : jadwal harian pelajaran, nilai siswa, SPP, dan absensi siswa. Hasil dari konsep layanan ini, siswa dapat mengakses informasi dari sekolah tanpa harus datang langsung ke sekolah, cukup hanya mengirimkan SMS ke layanan informasi ini dengan format SMS yang telah ditentukan, maka secara otomatis akan direspon langsung oleh sistem informasi sekolah. Prosedurnya sama seperti dengan mengirimkan SMS biasa, tetapi format SMS-nya yang ditentukan oleh sistem. Jadi siswa dapat mengakses informasi dari sekolah kapan saja dan dimana saja

    ANALISIS PENENTUAN PRIORITAS MEDIA PROMOSI PERGURUAN TINGGI MENGGUNAKAN KOMBINASI AHP DAN TOPSIS

    No full text
    Setiap perguruan tinggi melakukan promosi dalam menjaring calon mahasiswa baru. Salah satu pengaruh kegiatan promosi agar berjalan efektif dan efisien adalah pemilihan media promosi yang tepat. Penelitian ini bertujuan melakukan analisis pengambilan keputusan menggunakan metode AHP (Analytical Hierarchy Process) dan TOPSIS (Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution) untuk menentukan prioritas media promosi. Metode AHP (Analytical Hierarchy Process) digunakan untuk menentukan bobot kriteria, sedangkan TOPSIS (Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution) digunakan untuk menentukan peringkat alternatif media promosi. Kriteria yang digunakan dalam penentuan prioritas media promosi perguruan tinggi adalah pembiayaan, jangkauan, tingkat pengaruh, capaian target dan kelengkapan informasi. Bobot kriteria yang dihasilkan dari metode AHP menjadi nilai input pada metode TOPSIS untuk mengurutkan alternatif media promosi yang dipilih. Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan kombinasi metode AHP dan TOPSIS menunjukkan  bahwa alternatif media promosi yaitu media sosial berada pada urutan pertama dengan nilai bobot preferensi paling tinggi yaitu 0.788520. Dapat disimpulkan bahwa media sosial dari analisis pembiayaan relatif murah, daya jangkauan yang luas, capaian target fleksibel dan isi informasi lebih lengkap, layak diusulkan untuk lebih diprioritaskan sebagai media promosi perguruan tinggi di STMIK Balikpapan

    Systematic Literature Review: Analisis Forensik Digital untuk Investigasi Cyberbullying di Media Sosial

    Full text link
    Semakin berkembangnya teknologi membawa perubahan terutama pada gaya hidup, tatanan sosial, hingga moral masyarakat Indonesia. Manifestasi utama dari kemajuan ini adalah teknologi internet serta berbagai platform media sosial yang memungkinkan individu untuk terhubung, berinteraksi, dan berbagi informasi secara cepat dan efisien. Namun, penggunaan media sosial menjadi salah satu sumber kejahatan seperti fenomena cyberbullying. Bukti digital melalui investigasi forensik digital dapat menjadi sumber informasi yang berharga, di samping pernyataan saksi serta komentar tersangka dalam mengungkap sifat kejahatan cyberbullying. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji metode dan alat bantu forensik digital dalam kasus cyberbullying di media sosial. Metode yang digunakan berupa Systematic Literature Review (SLR). Hasil review terhadap 30 artikel relevan mengidentifikasi data yang diperoleh dari aktivitas forensik digital dapat berupa log komunikasi, riwayat video, deskripsi pesan, dan interaksi dalam media sosial. Metode investigasi yang digunakan adalah DFRWS, ACPO, NIST, Live Forensics, SVM, NIJ, IDFPM, IDFIF, dan Mobile Forensik. Kakas yang digunakan adalah Cosine Similarity Tool, Live Forensics Tools, SVM Classifier, Hunchly, dan Jaccard Similarity Tools. Platform media sosial yang ditemukan kasus cyberbullying adalah Beetalk, Facebook, IMO Messenger, Instagram, Instagram Messenger, Line Messenger, Michat, Skype, Threads, TikTok, Twitter, WhatsApp, serta WeChat

    PENGGUNAAN TEKNOLOGI BIOMETRIK FINGERPRINT UNTUK MENINGKATKAN APLIKASI KIMIA FARMA

    No full text
    Dalam era digital saat ini, penggunaan teknologi biometrik menjadi semakin penting untuk meningkatkan keamanan dan efisiensi aplikasi, terutama dalam konteks industri farmasi seperti Kimia Farma. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan aplikasi Kimia Farma berbasis Android dengan memanfaatkan teknologi biometrik fingerprint. Metode pengembangan aplikasi yang digunakan adalah metode Waterfall, yang mencakup tahapan analisis kebutuhan, desain aplikasi, implementasi, pengujian, dan penggunaan aplikasi. Teknologi biometrik fingerprint diterapkan untuk memverifikasi identitas pengguna secara unik dan aman sebelum memberikan akses ke fitur-fitur aplikasi Kimia Farma. Metode perancangan aplikasi menggunakan Unified Model Language (UML), seperti use case diagram dan activity diagram. Hasil penelitian ini adalah aplikasi Kimia Farma yang dilengkapi dengan teknologi biometrik fingerprint untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna. Pengujian aplikasi dilakukan dengan menggunakan metode Black Box Testing untuk menguji fungsi-fungsi dan fungsionalitasnya. Hasil pengujian menunjukkan bahwa aplikasi berjalan dengan baik sesuai dengan harapan pengguna, tanpa memerlukan pengetahuan tentang detail implementasi internal dari aplikasi. Dengan demikian, penerapan teknologi biometrik fingerprint dapat meningkatkan keamanan dan kemudahan pengguna dalam menggunakan aplikasi Kimia Farma

    KEDUDUKAN PARTAI POLITIK LOKAL DI NANGGROE ACEH DARUSSALAM DITINJAU DARI ASAS DEMOKRASI

    Full text link
    EDWIN YUSTIAN DRIYARTANA. 2010. LOCAL POLITICAL PARTIES IN NANGGROE ACEH DARUSSALAM POSITION VIEWED FROM PRINCIPLES OF DEMOCRACY. Fakultas Hukum. Universitas Sebelas Maret Surakarta. This study aim to determine the background and implications of local political parties in Nangro Aceh Darussalam in Indonesia party system in terms of the principles of democracy. This research is a descriptive normative using secondary data types. Data collection techniques used by writer is literature study using a number of books, literature, legislation, documents and other written sources in order to obtain material relating to the problems examined. Data analysis techniques used in this study is qualitative data analysis techniques, namely by collecting data, to qualify, then connect the theories related to the problem and finally draw conclusions to determine the outcome. The results reveal about the background of local political parties in Aceh and the implications for local political parties in the Indonesian party system in terms of the principles of democracy. Based on the research and data analysis, we conclude that the background of the emergence of local parties in Aceh was the endorsement requirements of the Free Aceh Movement in the form of local political parties in Aceh by the Indonesian government in Helsinki Memorandum Of Understanding as an effort to end the prolonged armed conflict in Nangro Aceh Darussalam. In this study also concluded that the presence of local political parties in Indonesia have implications for party system in the form of amendments to the law governing Aceh in order to accommodate the existence of local political parties in Aceh, which applies as lex specialis derograt lex generale. The existence of local political parties in Aceh also have implications in the form of declining national political party votes in local elections held in 2009 in Aceh, where the Aceh Party managed to dominate the vote well above the national political parties and other local political parties. From the research, the author gives suggestions for the government to review the existence of local political parties in Papua by providing a more applicable rules of implementation given the success of local political parties as a means of dampening the conflict in Aceh. Government should provide a channel for the aspirations of Aceh local political parties at national level considering the space for local political parties in delivering the aspirations of the people of Aceh at the national level are limited. Keywords: Position, Local Political Part

    SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN DALAM MENENTUKAN TENAGA RADIOGRAFER DENGAN MENGGUNAKAN METODE MULTI ATTRIBUTE UTILITY THEORY (MAUT)

    Full text link
    Radiografer adalah tenaga kesehatan profesional yang mengoperasikan peralatan medis berbasis radiasi seperti LINAC dan CT Simulator, khususnya di instalasi onkologi radiasi rumah sakit. Proses perekrutan radiografer memerlukan pendekatan sistematis agar sesuai dengan kebutuhan klinis dan operasional. Penelitian ini bertujuan membangun sistem pendukung keputusan (SPK) menggunakan metode Multi-Attribute Utility Theory (MAUT) untuk membantu seleksi tenaga radiografer secara objektif. MAUT digunakan karena mampu menangani banyak kriteria dan menghasilkan perangkingan alternatif berdasarkan nilai utility. Kriteria yang digunakan meliputi pendidikan terakhir, pengalaman kerja, komunikasi dan etika wawancara, penguasaan alat radioterapi, penggunaan software RIS/PACS, serta sertifikasi tambahan. Bobot ditentukan melalui diskusi bersama ahli dari instalasi onkologi dan SDM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandidat A2 dan A3 memiliki nilai utility tertinggi sebesar 0,80, diikuti A1 dengan 0,70, sehingga direkomendasikan sebagai 3 kandidat radiografer di Instalasi Onkologi Radiasi RSUD dr. Kanujoso Djatiwbowo Balikpapan. Sistem ini terbukti dapat meningkatkan keakuratan seleksi, mengurangi subjektivitas, dan mempercepat proses rekrutmen. SPK ini berpotensi diterapkan lebih luas dan dikembangkan dalam bentuk aplikasi berbasis web ataupun mobile dengan penambahan variabel seperti uji praktik atau psikotes

    Analisis Forensik Digital Pada Aplikasi Media Sosial Facebook Menggunakan Metode Statik Forensik

    No full text
    The rapid development of internet technology and the increasing number of social media users have led to a rise in crime on social media platforms, including Facebook. This freedom of expression can make users both victims and perpetrators. A significant amount of crime occurs on social networks like Facebook, including the spread of fake news. Unfortunately, many Indonesians readily believe unverified information, leading to disputes and divisions. Additionally, pornography, hate speech, harassment, and other criminal activities can occur online. However, no crime is truly without a trace. This research, "Digital Forensic Analysis on the Facebook Social Media Application using the Static Forensic method," aims to assist legal processes based on applicable laws to uncover and expose crimes committed on the internet

    PELATIHAN GURU SMK TKJ DALAM MENGGUNAKAN CISCO PACKET TRACER BERBASIS MODEL PROBLEM BASED LEARNING

    No full text
    Guru Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) berperan penting dalam mempersiapkan siswa  menghadapi tantangan dan peluang yang dihadirkan dunia digital, terutama kemampuan di bidang teknologi jaringan komputer. Model pembelajaran berbasis masalah (PBL) adalah suatu pendekatan pembelajaran dimana siswa  belajar dengan memecahkan masalah-masalah terkait jaringan komputer dan teknologinya, yang dapat meningkatkan pemahamannya terhadap konsep dan keterampilan yang diajarkan. Pelatihan ini dirancang untuk membekali guru TKJ dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mengintegrasikan Cisco Packet Tracer secara efektif ke dalam praktikum dan mempersiapkan mereka untuk menerapkan pendekatan PBL di kelas mereka. Hasil dari pelatihan ini akan meningkatkan mutu pendidikan TKJ di SMK dan menjamin peserta didik memperoleh keterampilan yang diperlukan untuk menghadapi tantangan dan peluang  dunia digital serta menjadi tenaga profesional TKJ yang kompeten dan berdaya saing terapan masa depan

    Implementasi Metode Additive Ratio Assessment sebagai Penentuan Penerimaan Karyawan Baru

    No full text
    Proses perekrutan sangat perlu dilakukan karena melibatkan proses tenaga kerja jangka panjang. Kualitas kerja karyawan di suatu perusahaan sangat dipengaruhi oleh banyak faktor yang berbeda, termasuk sistem rekrutmen yang benar dan remunerasi yang sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kandidat yang layak untuk proses perekrutan dengan mengimplementasikan metode Additive Ratio Assessment (ARAS) dalam sistem pendukung keputusan dengan studi kasus pada Permata Abadi Group. Metode ARAS digunakan pada sistem pendukung keputusan karena memiliki konsep perankingan yang berdasarkan pada konsep Utility Degree dengan membandingkan nilai metrik keseluruhan dari alternatif terbaik dengan nilai metrik keseluruhan dari setiap kriteria dan menentukan peringkat alternatif dan sangat membantu dalam mengidentifikasi kandidat terbaik menurut kriteria kelayakan perusahaan. Pada penelitian ini digunakan 10 alternatif dan 8 kriteria yaitu, wawancara pimpinan, tes tertulis, keterampilan, wawancara HRD, pengalaman, usia, catatan medis, dan jarak tinggal. Dari hasil pengujian didapat hasil bahwa ARAS dapat diterapkan dalam sistem pendukung keputusan penerimaan karyawan pada Permata Abadi Group
    corecore