107 research outputs found
PENGEMBANGAN E-MODUL MANAJEMEN PENDIDIKAN VOKASIONAL
Gilang Septian Wandiatama. Pengembangan E-Modul Mata Kuliah Manajemen Pendidikan Vokasional. Skripsi. Jakarta: Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Jakarta 2020
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk bahan ajar berupa E-Modul berbantuan aplikasi Adobe Indesign CS6 yang dapat digunakan untuk membantu dosen dalam mengajar, serta dapat dipergunakan untuk mengembangkan minat dan keahlian mahasiswa dalam bidang Pendidikan Vokasional (Kejuruan). Penelitian dilakukan menggunakan metode Penelitian dan Pengembangan (Research and Development) yang mengacu pada model penelitian Four-D. Penelitian dilakukan melalui 4 (empat) tahapan pengembangan yaitu, Define (Pendefinisian), Design (Perancangan), Develop (Pengembangan), dan Disseminate (Penyebaran). Penelitian ini menggunakan kuisioner sebagai instrumen pengumpulan data. Kelayakan produk dilakukan melalui validasi yang dilakukan oleh ahli materi dan ahli media. Data validasi ahli tersebut di analisis menggunakan rumus Aiken’s V untuk mengetahui seberapa layak e-modul tersebut.
Hasil pengembangan produk berupa e-modul yang di validasi oleh dosen ahli materi mendapatkan nilai 0,66 yang dikategorikan Valid. Penilaian oleh dosen ahli media mendapatkan nilai 0,78 yang dikategorikan Valid sedangkan dari hasil analisis respon mahasiswa diperoleh sebanyak 0,31 dengan kategori valid.
Kata kunci: E-Modul, 4D, Manajemen Pendidikan Vokasional
Gilang Septian Wandiatama. Development of Vocational Education Management E-Module Courses. Thesis. Jakarta: Building Engineering Education Study Program, Faculty of Engineering, Jakarta State University 2020
This study aims to produce teaching material products in the form of E-Modules assisted by Adobe Indesign CS6 application that can be used to assist lecturers in teaching, and can be used to develop students' interests and expertise in the field of Vocational Education (Vocational). The study was conducted using the Research and Development method which refers to the Four-D research model. The study was conducted through 4 (four) stages of development, namely, Define, Design, Develop, and Disseminate. This study uses questionnaires as data collection instruments. Product viability is carried out through validation carried out by material experts and media experts. The expert validation data was analyzed using the Aiken's V formula to find out how feasible the e-module was.
The results of product development in the form of e-modules validated by material expert lecturers get a value of 0.66 which is categorized as Valid. The assessment by the media expert lecturer got a value of 0.78 which was categorized as Valid while from the results of the analysis of student responses was obtained as much as 0.31 with a valid category.
Keywords: E-Module, 4D, Management of Vocational Educatio
Laman Website Interaktif: "Living with Leukemia"
Oleh: Gilang Fajar Septian Kanker merupakan salah satu penyakit yang menjadi momok bagi banyak orang. Penyakit ini sendiri terbagi menjadi beberapa jenis, salah satunya adalah kanker darah atau lebih dikenal sebagai leukemia. Bahaya dari leukemia ini sendiri tidak dapat dianggap remeh. Berdasarkan data Globocan 2018, di Indonesia leukemia berada di urutan ke-9 pada peringkat jumlah kasus kanker yang paling banyak muncul di tahun 2018, dengan 13.498 kasus atau 3.9% dari total keseluruhan. Di tahun yang sama, leukemia juga menyebabkan 11.314 kematian; jenis yang menyebabkan kematian kelima terbanyak, serta menyumbang 5.5% dari total kematian kanker secara keseluruhan. Berdasarkan hal tersebut, penulis pun berkeinginan untuk membuat laman web berisikan informasi seputar leukemia yang didapat dari Dokter-Konsultan onkologi dan hematologi Rumah Sakit Kanker Dharmais serta Ketua Indonesian Society of Hematology - Medical Oncology cabang DKI Jakarta. Selain itu, penulis juga berniat menghadirkan nilai human interest melalui cerita perjuangan serta sudut pandang dari salah satu pasien leukemia jenis chronic myeloblastic leukemia (CML) yang sudah sepuluh tahun hidup berdampingan dengan penyakitnya. Karya ini penulis tujukan sebagai sumber informasi seputar leukemia, khususnya di kala masih banyaknya miskonsepsi beresiko fatal mengenai penyakit ini. Selain itu, melalui kisah salah satu pasiennya yang sarat dengan nilai human interest, karya ini juga diharapkan dapat menjadi sumber motivasi dan inspirasi bagi para pasien leukemia, hingga anggota keluarganya
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Numbered Head Together untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Belajar Subtema Macam-Macam Sumber Energi Siswa Kelas IV Di SD Negeri 1 Selomanik Kabupaten Wonosobo
The purpose of classroom action research is to determine whether the understanding of the concept of various energy sources for fourth grade students of Selomanik Elementary School 1 Semester I Academic Year 2020/2021 can be increased by using the Cooperative Learning Model Numbered Head Together (NHT). The research was carried out in two cycles, with stages namely planning, implementing and observing, and reflecting. The research variable consisted of one variable, namely the student's science learning outcomes. The data collection technique used non-test through observation and tests which consisted of multiple choice questions. The results showed that learning with the Numbered Head Together (NHT) cooperative learning model gave a better effect than the class with conventional learning models. In the experimental class, the NHT learning action increased by 18% with 100% completeness, while in the control class that applied the conventional learning model, there was an increase of only 9% from the average value in cycle I with a learning completeness value of 86.6%
SME Credit Scoring Using Social Media Data
Credit analysis is required in a wide variety of decision of a modern economy.It includes understanding the credit risk of small-medium enterprises (SMEs),which today is the most significant contributor to the economy of almost everynation. Creditors usually use credit scoring as a tool to predict the probability ofthe SMEs to default in the future. The existing methods of SMEs credit scoringstill rely on traditional data, which may require high cost and have low scalability.This thesis proposed an alternative approach of credit scoring for small-mediumenterprises (SMEs), which incorporate a novel set of features extracted from socialmedia data.As a study case, we generate the credit scoring dataset which contains 20traditional features and 35 social media features to quantify the creditworthinessof more than 20,000 SMEs. The social media features are formulated basedon the previous studies in the adoption of social media data for personal creditscoring and the social media metrics for quantifying business social perception.To build the dataset, we develop the method to collect the information from somepublic websites and SMEs’ Facebook page.We conduct some experiments to develop credit scoring model for SMEs.We found that using only the social media features insufficient to model SMEsdefault in the future. However, by combining both social media features to buildthe credit scoring model, we will get better performance compared to the modeldeveloped using only traditional data
ANALISIS IMPLEMENTASI REBRANDING KAMPUNG KELUARGA BERENCANA MENJADI KAMPUNG KELUARGA BERKUALITAS DI KELURAHAN BANYUDONO KABUPATEN PONOROGO
ABSTRAK
Skripsi dengan judul Analisis Implementasi Rebranding Kampung Keluarga Berencana Menjadi Kampung Keluarga Berkualitas Dikelurahan Banyudono Kabupaten Ponorogo Oleh Rizqi Gilang Ramadhani / 18240662 dengan dosen pembimbing Bapak Oki Cahyo Nugroho, S.Sn., M.I. Kom
Penelitian ini didasari fenomena maraknya kampung KB yang menjunjung tinggi prestasi akan desanya, maka dari itu penulis mengambil system rebranding dari kampong keluarga berencana menjadi Kampung KB sebagai penelitian ini. Dengan menggunakan tiga tahap rebranding yang akan digunakan penulis dalam penelitian ini. Selain itu penulis juga melakukan penelitian dilapangan secara berkala untuk menemukan data yang akurat serta data yang dibutuhkan.Penelitian ini menggunakan metode penlitian kualitatif yang mana penulis akan melakukan wawancara dengan narasumber yang terkait dengan proses rebranding Kampung Keluarga Berencana di Kelurahan Banyudono ini. Selain itu juga menggunakan dokumnetasi serta referensi penelitian terdahulu. kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian ini akan mengarah pada kesuksesan rebranding kampung keluarga berencana menjadi Kampung KB Banyudono. Sumber data pada penelitian ini ada dua macam yaitu data primer yang berisikan wawancara dengan narasumber dan data sekunder yang mengambil video serta gambar yang ada sebelumnya. Hasil dari penelitian ini akan menunjukkan sudah efektif terbukti dengan semakin dikenalnya kampung KB Bayudono dikalangan masyarakat.
Kata Kunci : Rebranding, Banyudono, Kampung KB, Citra, BKKBN
ABSTRACT
Thesis with the title Analysis of Implementation of Rebranding of Family Planning Villages to Become Quality Family Villages in Banyudono Village, Ponorogo Regency By Rizqi Gilang Ramadhani / 18240662 with supervisor lecturer Mr. Oki Cahyo Nugroho, S.Sn., M.I. com
This research is in line with the phenomenon of the rise of family planning villages that uphold the high achievements of their villages, therefore the authors adopted a rebranding system from family planning villages to family planning villages as this research. By using a three-stage rebranding that will be used by the author in this study. In addition, the author also conducts field research on a regular basis to find accurate data and the data needed. This research uses a qualitative research method in which the author will conduct interviews with informants related to the process of rebranding the Family Planning Village in the Banyudono Village. Besides that, it also uses documentation and references to previous research. The conclusions that can be drawn from this research will lead to the success of rebranding the family planning village into Banyudono KB Village. There are two kinds of data sources in this study, namely primary data which contains interviews with informants and secondary data which takes videos and pictures that existed before. The results of this study will show that it has been proven effective by the increasing recognition of KB Bayudono village among the community.
Keywords: Rebranding, Banyudono, Kampung KB, Citra, BKKB
Pemidanaan Di Bawah Ancaman Pidana Minimal Terhadap Anak Pelaku Tindak Pidana Tanpa Hak Dan Melawan Hukum Memiliki, Menyimpan, Menguasai Atau Menyediakan Narkotika Golongan I Bukan Tanaman
Tulisan ini hendak mengkaji tentang tindak pidana “memiliki,menyimpan atau menguasai Narkotika Golongan I bukan Tanaman oleh Anak” sebagaimana dalam Putusan Nomor 02/Pid.Sus-Anak/2020/PN.Sda. Yang telah berkekuatan hukum tetap. Dalam perkara tersebut, perbuatan Terdakwa sebagaimana diatur dan diancam melanggar Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dalam amar Putusan perkara Nomor 02/Pid.Sus-Anak/2020/PN.Sda., Majlis Hakim menyatakan bahwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “memiliki Menyimpan, menyimpan atau menguasai Narkotika Golongan I bukan tanaman oleh Anak” dan menghukum terdakwa selama 1 (satu) tahun 6 (enam) bulan dan 10 (sepuluh) hari kerja di lapas Klas II-A Sidoarjo. Hakim menjatuhkan putusan tersebut dinilai bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang telah ditentukan pidananya dengan ancaman di bawah minimal.
Berdasarkan permasalajan di atas, skripsi ini akan membahas rumusan masalah yaitu mengapa hakim memberikan putusan di bawah minimal dalam putusan Nomor 02/Pid.Sus-Anak/2020/PN.Sda. tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui mengapa hakim memberikan putusan pidana dibawah pidana minimal terhadap perkara Nomor 02/Pid.Sus-Anak/2020/PN.Sda.
Berdasarkan penelitian dapat diketahui bahwa pidana yang dijatuhkan hakim dalam putusan Nomor 02/Pid.Sus-Anak/2020/PN.Sda adalah pidana 1 (satu) tahun 6 (enam) bulan dan 10 (sepuluh) hari kerja di lapas Klas II-A Sidoarjo. Penulis sependapat dengan pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pidana di bawah pudana minimal dalam putusan Nomor 02/Pid.Sus-Anak/2020/PN.Sda. dikarenakan terdakwa menguasai narkotika untuk pertama kalinya dan digunakan untuk dirinya sendiri tidak untuk diperjual belikan namun untuk tujuan hukum yang meliputi kepastian, kemanfaatan dan keadilan belum sepenuhnya tercerminkan dalam pertimbangan putusan tersebut
Tingkat Ketahanan Keluarga Pada Pernikahan Usia Remaja Di Desa Cijambu Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Sumedang
Pernikahan usia remaja dapat menyalahi aturan pemerintah
mengenai batas minimal pernikahan 19 tahun, menurut BKKBN remaja
adalah individu yang berusia 10 sampai 24 tahun dan belum menikah.
Pernikahan usia remaja umumnya terjadi pada kawasan pedesaan
dengan mayoritas perempuan antara usia 7 sampai 15 tahun. Seperti di
Desa Cijambu, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang
menunjukkan angka pernikahan usia remaja yang tinggi dengan
persentase setiap tahunnya sebanyak lebih dari 70%. Adapun dampak
dari pernikahan usia remaja ini bisa berpengaruh terhadap aspek
ekonomi, pendidikan, kesehatan ibu dan anak, hingga berujung kepada
perceraian yang semua hal itu berhubungan dengan tingkat ketahanan
keluarga.
Atas latar belakang yang telah diangkat maka tingkat ketahanan
keluarga di Desa Cijambu penting untuk dikaji dengan pertanyaan
penelitian bagaimana tingkat ketahanan keluarga pada pernikahan usia
remaja di Desa Cijambu?
Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan tingkat ketahanan
keluarga pada pernikahan usia remaja di Desa Cijambu. Metode
penelitian adalah kuantitatif deskriptif dengan subjek penelitian yaitu
30 remaja yang lahir di Desa Cijambu dan memutuskan untuk menikah.
Teknik pengumpulan data menggunakan penyebaran kuesioner,
wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun analisis data
menggunakan teknik deskriptif persentase dengan melalui tahapan data
codding, data entering, data cleaning, dan data output.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat ketahanan
keluarga pada pendidikan usia remaja di Desa Cijambu termasuk ke
dalam kategori sangat tinggi yang mencapai persentase 84%. Dimensi
tingkat ketahanan paling tinggi yaitu sosial dan psikologi dengan
persentase 92% dan dimensi tingkat ketahanan paling rendah yaitu
tingkat ketahanan fisik dengan persentase 70%
EKSISTENSI TOKOH PEREMPUAN DALAM NOVEL NYAI DUESSELDORF KARYA ZEVENTINA (Analisis Kritik Feminisme)
Thesis Yngwie Pramudya Gilang Budi W., NIM 13010111140104, entitled Existence of Women in the Novel Nyai Duesseldorf by Zeventina Literary Works.
This research is a literature research entirely obtained from written sources. Novel Nyai Duesseldorf is closely related to the existence of the main character. The author uses the theoretical basis of feminism critic Simone de Beauvoir to see the struggle of the main character of women in reaching her true love and and the existence of the main character of women in the novel Nyai Duesseldorf Karya Zeventina, previously the author uses structural theory as a forming element of literary works of character and character, background or setting in its story. The method used is data collection, data analysis, and presentation of analysis results.
This research resulted in the struggle of the main character of women in achieving true love in the novel Nyai Duesseldorf Works Zeventina, namely: true love Nyai to his lover Ardy. The existence of female characters In the novel Nyai Duesseldorf by Zeventina, among others, 1) Nyai is a beautiful girl from the physical and his heart, 2) Nyai is a tea picker women who care about an education, 3) Nyai village girl who attracted the attention of Indonesian men and Germany, 4) Nyai women Ciwiday village who won the hearts of German men, 5) Nyai shows his loyalty as a wife, and 6) Nyai shows that the heart of women is only for one man.
Keywords: Nyai Duesseldorf, Criticism of Feminism, Existence of Main Leader
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN DANA DESA PADA MASA PANDEMI COVID 19 DI DESA GEMBOR KECAMATAN PAGADEN KABUPATEN SUBANG
Penelitian berjudul ”Implementasi Kebijakan Dana Desa Pada Masa Pandemi Covid-19 di Desa Gembor Kecamatan Pagaden Kabuapaten Subang” penelitian ini berangkat dari permasalahan kebijakan pemerintah mengenai Dana Desa pada masa Pandemi Covid-19 bahwa permasalahan dalam Implementasi Kebijakan, dengan meliat data yang ada bahwa belum optimalnya Penyaluran Bantuan Langung seperti keterlambatan penyaluran dana tersebut, kurangnya informasi terkait bantuan tersebut kepada masyarakat sehingga penyaluran tersebut tidak tepat sasaran dan belum optimalnya pembangunan infrastuktur dan pemberdayaan masyarakat sehingga terjadinya permasalahan - permasalahan
Dalam penelitian ini menggunakan teori Implemntasi Menurut Edward III ( dalam Subarsono, 2011 : 90-92)yaitu pertama Komunikasi, Sumberdaya, Disposisi, Struktur Birokrasi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumen. Adapaun Jumlah informan dalam penelitian ini adalah 6 orang. Teknik analisis data yaitu meredaksi kata, menyajikan data dan menyimpulkan data.
Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa Implementasi Kebijakan Dana Desa pada Masa Pandemi Covid-19 di Desa Gembor Kecamatan Pagaden Kabupaten Subang di nilai belum maksimal hal ini dilihat belum tercapainya tujuan kebijakan dari Pemerintah. Implementasi Kebijakan Dana Desa belum optimal dapat dilihat dengan masih adanya permasalahan mengenai program pemerintah pada masa Pandemi Covid-19 yaitu Penyaluran Bantuan Langung tunai untuk masyarakat ,seperti kurangnya informasi terkait bantuan tersebut kepada masyarakat sehingga penyaluran tersebut tidak tepat sasaran dan belum optimalnya pembangunan infrastuktur dan pemberdayaan masyarakat
RANCANG BANGUN KUMPARAN STATOR GENERATOR AC 1 FASA 2 KUTUB DAN ANALISIS PENGUJIAN DENGAN BEBAN
Listrik sangat penting bagi kehidupan masyarakat untuk menghidupkan berbagai macam alat listrik. Bila tidak ada listrik maka perlu suatu alat konversi energi yaitu generator yang fungsinya mengubah energi gerak menjadi listrik. Penelitian ini merupakan perancangan kumparan stator generator AC 1 fasa yang bekerja pada kisar daya output 800 watt. Kumparan stator memiliki model kumparan jerat dengan diameter tembaga 0.75 mm, yang dililit pada slot yang berjumlah 30 buah dan jumlah lilitan 550 lilitan. Pengujian resistansi mendapatkan nilai resistansi kumparan stator 9.0866 Ω. Generator digerakkan pada kecepatan putar 3000 rpm yang dihubungan dengan prime mover. Generator yang telah dililit ulang kumparan statornya ini menghasilkan tegangan 275.5 volt dan frekuensi 49.7 Hz saat kondisi tanpa beban. Saat pengujian berbeban, ternyata generator mampu menyuply beban lampu pijar yang disusun pararel dengan total 975 watt, tegangan 224 volt dan frekuensi 49.7 Hz
- …
