1,720,985 research outputs found
THE MILITARY SHARING AS AN ASEAN STRATEGY TO COUNTER TERRORISM IN INDONESIA
-This paper offers insights into how ASEAN (The Association of Southeast Asian Nations) tackle global issues of terrorism within the international system. The global war on terrorism, to a certain degree, has influenced the ASEAN leaders to securitize terrorism as a critical threat to ASEAN. However, it???s difficult to separate Indonesia and ASEAN in countering terrorism because as ASEAN member states are always together with other ASEAN states in maintaining peace and stability in the region and together in overcoming the problem of incorporating nontraditional issues. The ASEAN???s assistance to Indonesia in fighting terrorism in the country, such as, military sharing. The organization of terrorists transferred money, weapons, information and personnel across border with ease. Trans border organization terrorist activities indicated a border security was too weak. Therefore, the situation stressed the importance of multinational intelligence-sharing. By using these strategies, we attempt to examine to what extent the ASEAN strategies are more promising
Pengaruh Pemahaman Kurikulum Merdeka, Kompetensi Profesional, Dan Pelatihan Terhadap Kinerja Guru Dengan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Mediasi Di Sekolah Marsudirini
PENGARUH KEYAKINAN DIRI DAN KEDISIPLINAN TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA
Penelitian ini adalah penelitian ex post facto yang bertujuan untuk mengkaji pengaruh keyakinan diri dan kedisiplinan belajar terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VI SD di kecamatan Towuti Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah dasar yang ada dikecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur pada semester genap tahun ajaran 2019/2020. Teknik Pengambilan subjek yaitu teknik sampling acak proportional random sampling. Instrumen penelitian yaitu angket keyakinan diri, angket kedisiplinan dan tes prestasi belajar matematika. Data yang diperoleh dianalisis dengan statistik deskriptif dan statistik imferansial. Hasil penelitian yaitu Terdapat pengaruhkeyakinan diridan kedisiplinan belajar terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VI SD di kecamatan Towuti. artinya siswa yang memiliki keyakinan dan kemandiran belajar tinggi cenderung memiliki prestasi belajar yang tinggi juga.Keyakinan diri dan kedisiplinan memiliki kontribusipengaruh 22,7% terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VI SD di kecamatan Towuti dan 77,3% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain diluar keyakinan diri dan kedisiplinan
The Securitization Theory and Counter Terrorism in Indonesia
-The counter terrorism in Indonesia applies the theory of securitization. The theory of securitization is the new ways of counterterrorism and security studies. This article explores the emergence of securitization the end of the post-Cold War, securitization in security, securitization in international studies and securitization in fighting terrorism in Indonesia. Security studies emerged the end of the Cold War with focus on military and political deterrence from the Western and the Soviet Union perspectives. Finally, in the late 1980s, the security study has rapidly developed from the threat issues into international security. The national security state strengthen the orthodox concept in the first half of the 20th century
PEMANFAATAN MEDIA KIT ENZIM DALAM MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA KELAS XII IPA5 DI SMAN I BONTONOMPO
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui peningkatan aktivitas belajar siswa kelas XII IPA5 di SMAN I Bontonompo, (2) Mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas XII IPA5 SMAN I Bontonompo. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Bontonompo dengan subjeknya adalah siswa kelas XII IPA5 SMA Negeri 1 Bontonompo yang berjumlah 35 orang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas (classroom action research) dengan. yang terdiri atas 2 (dua) siklus, tiap siklus 3 kali pertemuan. Teknik pengumpulan data dari penelitian tindakan kelas ini terdiri dari dua jenis yaitu, didapatkan dari data kehadiran dan aktivitas siswa mengikuti proses belajar diperoleh melalui observasi yang dibantu oleh guru (teman sejawat) sebagai observer dengan melakukan pengamatan menggunakan lembar observasi yang telah disediakan peneliti.Kata kunci: KIT Enzim, Aktivitas belajar, Hasil belajar
Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak melalui Kegiatan Mewarnai Gambar pada Kelompok B TK PGRI 02 Padamara
Tujuan dari pada kegiatan penelitian tindakan kelas yang penulis lakukan ini adalah ingin mengetahui peningkatan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan mewarnai gambar dengan menggunakan media APE modifikasi bahan alam pada kelompok B TK PGRI 02 PADAMARA kecamatan sukamulia tahun pelajaran 2017/2018. Subyek penelitian adalah anak kelompok B Pada TK PGRI 02 Padamara Kecamatan Sukamulia Kabupaten Lombok Timur tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 50 anak dan terdiri atas 27 anak laki-laki dan 23 anak perempuan dengan usia rata-rata 5-6 tahun. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan dua siklus, dengan setiap siklusnya dilaksanakan 2 kali pertemuan. Penelitian ini dilaksanakan selama kurang lebih tiga bulan, yaitu mulai Bulan Pebruari sampai dengan April 2017. Berdasarkan hasil analisis data pada tiap siklus, terlihat bahwa hasil dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan. Pada pelaksanaan pembelajaran dan hasil analisis data siklus I, untuk aktivitas anak diperoleh skor ketuntasan klasikal sebesar 45% dan meningkat pada siklus II menjadi 85 %. Pada pelaksanaan pembelajaran dan hasil analisis data siklus I, untuk aktivitas guru diperoleh nilai rata-rata sebesar 3,0 dan aktivitas guru pada siklus II diperoleh nilai rata-rata sebesar 3,57
HUBUNGAN KONFORMITAS TEMAN SEBAYA DENGAN PERILAKU MEROKOK PADA REMAJA DI RW 04 KRANGGAN KOTA BEKASI 2021
Masa remaja merupakan masa trasisi dari anak-anak menuju dewasa baik dari segi fisik maupun psikologis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran atau hubungan konformitas teman sebaya dengan perilaku merokok di RW 04 Kranggan kota Bekasi. Metode penelitian deskriptif korelatif dengan pendekatan cross- sectional. Jumlah populasi sebanyak 90 orang. Sampel diambil dengan teknik total sampling. Instrumen penelitiam menggunakan kuesioner. Analisis yang digunakan univariat dan bivariat menggunakan Chi-square α=5%. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 10 responden (11,1%) termasuk kedalam konformitas tinggi, 71 responden (78,9) termasuk kedalam konformitas sedang, 9 responden (10,0) termasuk kedalam konformitas rendah dan terdapat 10 responden (11,1) termasuk kedalam perilaku merokok berat, 69 responden (76,7%) termasuk kedalam perilaku merokok sedang, 11 responden (12,2%) termasuk kedalam perilaku merokok ringan. hasil analisis diperoleh nilai Chi-square didapatkan nilai p Value 0,001 ≤ 0.05. Simpulan ada hubungan yang signifikan antara konformitas teman sebaya dengan perilaku merokok remaja di RW 04 Kranggan kota Bekasi. Saran untuk remaja hendaknya remaja memilih musik atau bernyanyi ketika rasa bosan sedang muncul, membiasakan ketika selesai makan dengan makan yang bergizi seperti buah-buahan dan remaja memilih teman dan lingkungan dalam bergaul yang baik sehingga remaja satu sama lain tidak menggap bahwa merokok adalah bentuk kesetiakawanan terhadap teman.
 
Nutrition Status and Psychosocial Stimulation with the Development of Infants Aged 6-12 Months
One of the factors influencing growth and development is nutritional status. Growth and developmental disorders in infants may result in delays in neuromuscular development, speech ability, emotional regulation, socialization, auditory sensory function, and even autism. This study aimed to examine the relationship between nutritional status and psychosocial stimulation with the growth and development of infants aged 6–12 months in the working area of Tabaringan Health Center, Makassar. A cross-sectional design was employed. The sample consisted of 30 mothers with infants aged 6–12 months who met the inclusion criteria, selected using an accidental sampling technique. The collected data included maternal characteristics, nutritional status, and infant characteristics. Psychosocial stimulation data were obtained through interviews using the HOME questionnaire, consisting of 17 questions. Infant social-personal and language development was assessed using the Denver Developmental Screening Test II (DDST), which included 20 items. Data were analyzed using the Pearson correlation test (Chi-square). The results showed no significant relationship between psychosocial stimulation and both language and personal-social development. However, there was a significant relationship between nutritional status and personal-social development in infants, while no significant relationship was found with language development. Further research is recommended to explore other factors that may influence infant language and personal-social development
Pengaruh Media Clay dan Magic Sand terhadap Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan Anak Usai 4-5 Tahun
Tujuan penelitian ini yaitu untuk: 1) mengetahui adanya pengaruh penggunaan media clay terhadap kemampuan mengenal lambang bilangan pada anak usia 4-5 tahun; 2) mengetahui adanya pengaruh penggunaan media magic sand terhadap kemampuan mengenal lambang bilangan pada anak usia 4-5 tahun; dan 3) mengetahui adanya perbedaan yang signifikan dalam pengaruh penggunaan media clay dan media magic sand terhadap kemampuan mengenal lambang bilangan pada anak usia 4-5 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment, desain yang diterapkan adalah two group pretest-posttest. Subjek penelitian berjumlah 30 anak TK ABA Perumnas Condongcatur yang dibagi dalam dua kelompok perlakuan. Data dikumpulkan melalui observasi dan dianalisis menggunakan uji paired sample t-test dan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh dalam penggunaan media clay terhadap kemampuan mengenal lambang bilangan pada anak usia 4-5 tahun. (2) terdapat pengaruh dalam penggunaan media Magic sand terhadap kemampuan mengenal lambang bilangan pada anak usia 4-5 tahun. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai signnifikansi sebesar 0,000 < 0,05. (3) terdapat perbedaan signifikan antara kedua media, dengan rata-rata peningkatan skor lebih tinggi pada kelompok clay. Dengan demikian, media clay memiliki pengaruh yang lebih besar dibandingkan magic sand
Obesitas dan Obesitas Sentral pada Masyarakat Usia Dewasa di Daerah Perkotaan Indonesia
Obesity is a problem in various parts of the world where its prevalence is increasing rapidly, both in developed and developing countries Obesity can occur because of an imbalance between the energy from the food that comes in, which is greater than the energy used by the body. This study aimed to see the characteristics of obesity and central obesity in adult society in urban areas of Indonesia. This study used a cross-sectional study, by analyzing advanced data on Basic Health Research (Riskesdas) in the biomedical field. The results of this study indicated that in general obesity and central obesity increase with age, with the highest prevalence being at the age of 40-59 years. Both obesity and central obesity were more prevalent in female subjects. Obesity and central obesity were also more common among subjects who graduated from high school and who work as housewives. Subjects of obesity and central obesity experienced more abnormalities in biomedical examination than those with normal BMI and abdominal circumference. For this reason, it is advisable to maintain a normal BMI and abdominal circumference, especially for adults. This study proves that there are significant differences in biomedical examination in those who are obese and not obese.Obesitas menjadi masalah di berbagai belahan dunia dimana prevalensinya meningkat dengan cepat, baik di negara maju maupun negara berkembang. Obesitas dapat terjadi karena adanya ketidakseimbangan antara energi dari makanan yang masuk lebih besar dibanding dengan energi yang digunakan tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk melihat karakteristik obesitas dan obesitas sentral pada masyarakat usia dewasa di daerah perkotaan Indonesia. Penelitian ini menggunakan studi cross sectional, dengan menganalisis lanjutan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) bidang biomedis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada umumnya obesitas dan obesitas sentral meningkat seiring dengan pertambahan usia, dengan prevalensi tertinggi berada pada usia 40-59 tahun. Baik obesitas maupun obesitas sentral lebih banyak terjadi pada jenis kelamin perempuan. Obesitas dan obesitas sentral juga lebih banyak ditemukan pada mereka dengan tingkat pendidikan tamat SLTA dan pekerjaan sebagai ibu rumah tangga. Mereka dengan obesitas dan obesitas sentral lebih banyak mengalami ketidaknormalan pemeriksaan biomedis daripada mereka dengan IMT dan lingkar perut yang normal. Untuk itu disarankan perlu menjaga IMT dan lingkar perut yang normal, khususnya bagi orang dewasa agar mengurangi risiko mengalami ketidaknormalan pemeriksaan biomedis. Penelitian ini membuktikan bahwa ada perbedaan bermakna pada pemeriksaan biomedis pada mereka yang obesitas dengan tidak obesitas
- …
