9,393 research outputs found
Questioning in court: Ascription of causality
Il modello di analisi dell'attribuzione implicita del linguaggio proposto da Semin e Fiedler riesce ad evidenziare come possa essere veicolato un messaggio implicito di attribuzione all'autore o alla vittima di un evento. questo modello viene applicato in questa ricerca sperimentale nelle domande poste durante l'interrogatorio di vittime e imputati in casi di processi per violenza sessual
Didier Semin
Didier Semin est professeur d’histoire de l’art à l’École Nationale Supérieure des Beaux-arts à Paris. Il a été conservateur au musée des Sables d’Olonne, au musée d’Art moderne de la Ville de Paris et, de 1991 à 1998, au Musée national d’art moderne, Centre Georges Pompidou à Paris. Domaines d’intérêt : Art contemporain et occidental. Didier Semin ist Professor für Kunstgeschichte an der École Nationale Supérieure des Beaux-arts in Paris. Zuvor war er Konservator am Musée des Sables d’Olonn..
Didier Semin
Didier Semin est professeur d’histoire de l’art à l’École Nationale Supérieure des Beaux-arts à Paris. Il a été conservateur au musée des Sables d’Olonne, au musée d’Art moderne de la Ville de Paris et, de 1991 à 1998, au Musée national d’art moderne, Centre Georges Pompidou à Paris. Domaines d’intérêt : Art contemporain et occidental. Didier Semin ist Professor für Kunstgeschichte an der École Nationale Supérieure des Beaux-arts in Paris. Zuvor war er Konservator am Musée des Sables d’Olonn..
GAMBARAN PENGELOLAAN SAMPAH DI PASAR SEMIN KECAMATAN SEMIN KABUPATEN GUNUNGKIDUL TAHUN 2019
Sampah yang terdapat di Pasar Semin masih berserakan baik di area dalam
(blok A-F) maupun area luar. Lokasi TPS masih berada di dekat los pedagang.
Pasar Semin memiliki luas 9.936 m2 dengan jumlah pedagang sebanyak 615 orang.
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengelolaan sampah yang
terdapat di Pasar Semin Kecamatan Semin Kabupaten Gunungkidul.
Jenis penelitian ini adalah survei, dengan metode survei deskriptif dengan
menggunakan instrument checklist dan alat ukur timbangan. Objek dalam penelitian
ini adalah pengelolaan sampah yang meliputi penyimpanan, penimbulan,
penanganan ditempat, pengangkutan sampah (los ke TPS), kondisi TPS,
pengangkutan sampah (TPS ke TPA), dan pengolahan sampah.
Hasil dari penelitian ini antara lain untuk tempat penyimpanan sampah
terdapat 3 jenis yaitu keranjang anyaman bambu, bis beton dan tong sampah dengan
kriteria tidak memenuhi syarat. Timbulan sampah yang dihasilkan di Pasar Semin
berasal dari area luar dan area dalam (blok A-F) dengan jumlah sampah yang paling
banyak dihasilkan pada hari Selasa, 28 Mei 2019 sebesar 0,064 kg/m2
/hari dan hasil
tersebut masih memenuhi standar (0,1-0,3 kg/m2
/hari). Sampah yang terdapat di
Pasar Semin tidak dilakukan penanganan seperti pemilahan, pemanfaatan kembali,
dan daur ulang. Pengangkutan sampah dari los ke TPS dilakukan setiap sehari 3 kali
yaitu pada pagi hari pukul 10:00-11;00. siang hari pukul 12:00-13:00, sore hari
pukul 17:00 WIB. Kondisi TPS pasar tidak memenuhi syarat, jarak TPS kurang dari
10 meter dari bangunan pasar yaitu 3,93 meter. Pengangkutan sampah dari TPS ke
TPA Wonosari dilakukan tepat waktu yaitu setiap 3 kali dalam seminggu oleh
petugas DPU. Sampah yang terdapat di Pasar Semin tidak dilakukan pengolahan
seperti transformasi fisik pembuatan kompos, dan energy recorvery baik dari
sampah yang berada di area los, kios maupun sampah yang sudah berada di TPS.
Kata kunci : Pengelolaan Sampah, Pasa
PERAN KELOMPOK USAHA BERSAMA (KUBE) DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN WIRAUSAHA DI KUBE MANUNGGAL KAREP DESA SEMIN SEMIN, GUNUNGKIDUL, YOGYAKARTA
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) peran Kelompok
Usaha Bersama (KUBE) dalam meningkatkan kemampuan wirausaha di (KUBE)
Manunggal Karep Desa Semin, Semin, Gunungkidul, (2) faktor pendukung dan
penghambat Kelompok Usaha Bersama (KUBE) dalam meningkatkan
kemampuan wirausaha di (KUBE) Manunggal Karep Desa Semin, Semin,
Gunungkidul.
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif. Subjek
penelitian ini adaalah KUBE Manunggal Karep, dan informannya adalah
pengelola, anggota dan tokoh masyarakat di KUBE Manunggal Karep Desa
Semin, Semin, Gunungkidul. Metode pengambilan data yang digunakan adalah
observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model
interaktif Miles & Huberman yang terdiri dari 3 (tiga) proses, antara lain reduksi
data, display data, dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data yang
digunakan adalah teknik triangulasi sumber.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) KUBE dalam meningkatkan
kemampuan wirausaha berupa memampuan mengatur strategi dan
memperhitungkan resiko, kemampuan kreatif (menciptakan ide dan gagasan
baru), keterampilan memimpin dan mengelola program, keterampilan
berkomunikasi dan berinteraksi, dan keterampilan teknik usaha (strategi bisnis,
mengkombinasikan sumber daya, pembukuan dan administrasi). (2) Faktor
pendukungnya yaitu, dukungan masyarakat dan tokoh masyarakat, dukungan
mitra kerjasama, dukungan Pemerintah Kecamatan Semin, dukungan Dinas
Kelautan dan Perikanan, komunikasi yang baik. Faktor penghambatnya yaitu,
kurangnya partisipasi anggota dan kurangnya ketersediaan ai
Semin-R
Voici un lien vers la présentation qu'Hadrien Commenges et moi avons donnée lors du Semin-R du MNHN à Paris : Du point à la surface : interpolation et interaction spatiale. Il s'agissait de donner un aperçu de différentes méthodes d'interpolation et d'interaction spatiale et de comparer leurs finalités
Semin-R
Voici un lien vers la présentation qu'Hadrien Commenges et moi avons donnée lors du Semin-R du MNHN à Paris : Du point à la surface : interpolation et interaction spatiale. Il s'agissait de donner un aperçu de différentes méthodes d'interpolation et d'interaction spatiale et de comparer leurs finalités
PENGEMBANGAN POTENSI BAMBU SEBAGAI KERAJINAN DAN WISATA DI KAPANEWON SEMIN, GUNUNGKIDUL
The 81st period KKN was held with the theme Society 5.0 where Atma Jaya Yogyakarta University students did not carry out work program activities directly in the field. The author is a member of KKN from group 31 who was given the responsibility to develop skills and expand knowledge in Gunungkidul district, Semin sub-district. The potential found by the author for Semin Village is in several fields. Some of them are tourism potential, agricultural potential, and artistic potential. The author also finds that Semin Village has very good bamboo potential to be developed. Therefore, the author supports the use of bamboo as a craft and tourism potential in the Semin area, Gunungkidul. By utilizing weaving techniques such as single weaving techniques, two-by-two weaving techniques, three and four braid weaving techniques, lotus weaving techniques, and clove weaving techniques, the selling value of bamboo crafts in Semin Village can increase. With good training, this weaving technique can develop the potential of bamboo that has developed in Semin Village even better.  
- …
