1,720,963 research outputs found

    AN ANALYSIS OF SPEAKING ANXIETY AND AFFECTIVE LANGUAGE LEARNING AMONG STUDENTS OF ENGLISH LITERATURE IN MEDAN

    Full text link
    This study examines the speaking anxiety level and the employment of affective language learning strategies among English Applied Linguistics students in Medan, including the relationship between the two aforementioned variables.  The research data were collected by administering a set of questionnaire encompassing 11 items assessing the comprehension apprehension factor and 6 items assessing fear of negative evaluation factor which were adopted from Foreign Language Classroom Anxiety Scales and also 6 items assessing the affective language strategies. There were 60 students of English Applied Linguistics participated in the study, comprising of 16 male students and 44 female students. This study found that the level of the speaking anxiety of the respondents was generally moderate, with the level of comprehension apprehension factor and the fear of evaluation were also moderate. The results suggest that the respondents in the present study moderately employed the affective language learning strategies in English medium classes. This study also found that students’ speaking anxiety level is negatively correlated with the involvement of affective language learning strategies in the process of language learning

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) PADA KOMUNITAS BELAJAR DTSE

    Full text link
    Dare to Speak English (DTSE) merupakan salah program komunitas belajar yang diselenggarakan oleh LKP Pistar Medan secara daring bagi para pembelajar Bahasa Inggris untuk mengasah kemampuan berbicara. Keikutsertaan peserta dengan level pemahaman dan kemampuan bahasa Inggris yang berbeda menjadi kendala terutama dalam hal partisipasi dan keaktifan peserta dalam setiap pertemuannya. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk menerapkan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) sebagai satu usaha untuk meningkatkan partisipasi dan keaktifan para peserta DTSE. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan secara daring dengan menggunakan platform Google meet. Penerapan model pembelajaran CTL dilaksanakan pada setiap pertemuan DTSE di hari Sabtu selama periode September-Oktober 2020. Pada setiap pertemuan, kegiatan dilaksanakan dalam tiga tahapan, yaitu pendahuluan, kegiatan inti, dan penutup. Berdasarkan hasil evaluasi, penerapan model pembelajaran CTL pada kegiatan pengabdian masyarakat terhadap komunitas belajar DTSE mampu meningkatkan keaktifan dalam topik-topik diskusi yang diberikan. Selain itu, CTL juga mampu meningkatkan motivasi dan pandangan positif peserta dalam mengembangkan kemampuan berbicara (speaking skill)

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Full text link
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Simbol-Simbol dalam Tradisi Pernikahan Skotlandia dan Gorontalo (Suatu Analisis Semiotik)

    Full text link
    Penelitian ini berjudul “Simbol-Simbol dalam Tradisi Pernikahan Skotlandia dan Gorontalo (Suatu Analsisi Semiotik)”. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan simbol-simbol yang terdapat dalam tradisi pernikahan Skotlandia dan Gorontalo. Penelitian ini juga bertujuan untuk menganalisis persamaan dan perbedaan simbol-simbol dalam tradisi pernikahan Skotlandia dan Gorontalo. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan teori Peirce dan Johansson. Penulis menggunakan metode deskriptif dari Walliman. Data-data dalam simbol-simbol pernikahan Skotlandia dikumpulkan dari beberapa sumber di internet dan juga menonton beberapa video di kanal Youtube. Sementara itu, data dalam simbol pernikahan Gorontalo dikumpulkan dengan cara menghadiri langsung upacara pernikahan dan juga mewawancarai beberapa informan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 11 simbol dalam tradisi pernikahan Skotlandia yang terdiri dari 5 simbol aktivitas, 4 simbol benda, 1 simbol makanan, sedangkan simbol tanaman non-pangan tidak ditemukan oleh penulis dan 15 simbol dalam tradisi pernikahan Gorontalo yang terdiri dari 2 simbol aktivitas, 3 simbol benda, 5 simbol makanan, 1 simbol pakaian, dan 4 simbol tanaman non-pangan. Persamaan antara simbol kedua budaya ini yaitu simbol cincin pernikahan. Pebedaan antara simbol-simbol dari kedua budaya tersebut yaitu tradisi pernikahan Skotlandia memiliki tradisi mencuci kaki, menghitamkan, puasa tangan, mencium pernikahan, menari ceilidh, alat musik bagpipe, bros luckyenbooth, cangkir quaich, kue pengantin, dan gaun pengantin, sedangkan di Gorontalo tidak memilikinya. Tradisi pernikahan Gorontalo memiliki mongakaji 'akad nikah', menyentuh dahi, tonggu dan kati 'uang adat', toyungo 'payung', limu bongo 'jeruk bali', nanati 'nenas', patodu 'tebu', langge 'nangka', tumula 'tunas kelapa', pakaian adat, luhuto 'pinang', gambele 'gambir', tembeh 'sirih', dan taba'a 'tembakau', sedangkan di Skotlandia tidak memilikinya.

    KAJIAN KETAHANAN PANGAN RUMAH TANGGA DAN STUNTING DI DAERAH PEDESAAN PESISIR DAN PULAU KECIL TERLUAR

    Full text link
    Stunting yang merupakan manifestasi dari kekurangan gizi kronis pada anak di bawah lima tahun, masih menjadi tantangan kesehatan yang signifikan di Indonesia. Meskipun upaya nasional telah dilakukan untuk mengatasi masalah ini, prevalensi stunting masih relatif tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara ketahanan pangan rumah tangga dan stunting pada anak di daerah pedesaan pesisir dan pulau kecil terluar Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan desain penelitian cross-sectional, di mana data dikumpulkan dari 59 anak beserta orang tua pada tahun 2021. Lokasi pengumpulan data meliputi Kecamatan Siau Timur sebagai pedesaan pesisir, serta Pulau Makalehi sebagai pulau kecil terluar. Ketahanan pangan rumah tangga diukur menggunakan US-FSSM (US Household Food Security/Hunger Survey Module), sementara status stunting ditentukan dengan mengukur z-score tinggi badan anak menurut usia (TB/U). Penelitian ini menemukan bahwa 6,8% rumah tangga mengalami kerawanan pangan rumah tangga, 15,3% anak mengalami stunting. Analisis lebih lanjut menggunakan uji Fisher Exact menemukan bahwa p-value untuk hubungan variabel ketahanan pangan rumah tangga dan stunting yaitu sebesar 0.494 (> 0.05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ditemukan hubungan yang signifikan secara statistik antara ketahanan pangan rumah tangga dan stunting. Temuan ini menegaskan kompleksitas masalah stunting dan menyoroti perlunya penelitian lebih lanjut untuk memahami faktor-faktor yang mendasari kondisi ini

    Pemanfaatan Media Pembelajaran Online untuk Meningkatkan Pembelajaran Mandiri Di Masa New Normal

    Full text link
    Pandemi Covid-19 yang telah terjadi beberapa bulan terakhir berdampak terhadap pembelajaran siswa yang awalnya diselenggaran secara luring menjadi daring. Sebagai langkah antisipasi, pemerintah telah bekerja sama dengan berbagai pengelelola situs belajar daring agar memberikan akses gratis kepada siswa. Akan tetapi kompensasi akses pada sumber-sumber belajar online ini masih belum dimanfaatkan secara maksimal . Oleh karena itu, pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk mensosialisasikan pemanfaatan media pembelajaran online untuk meningkatkan pembelajaran mandiri di masa new normal. Pengabdian ini dilakukan kepada anak-anak di Panti Asuhan Yayasan Talenta Delpita Medan. Adapun metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dalam tiga tahapan, yaitu 1) persiapan; 2) kegiatan sosialisasi; dan 3) evaluasi. Berdasarkan hasil pengamatan dan evaluasi, pengabdian kepada masyarakt ini mampu memberikan pengalaman belajar yang berbeda kepada anak. Pemanfaatan media belajar online juga meningkatkan antusiasme dan motivasi belajar anak. Selain itu, motivasi anak untuk belajar secara mandiri juga meningkat dengan memanfaatkan sumber-sumber belajar yang tersedia di internet

    KESALAHAN GRAMATIKA BAHASA INGGRIS DALAM MENULIS TEKS DESKRIPTIF OLEH MAHASISWA FARMASI SEMESTER DUA UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

    Full text link
    This research title is Grammatical Errors in Writing Descriptive Text by Second Semester of Pharmacy Students of Sari Mutiara Indonesia University. This Research was conducted to find out the kinds of grammatical errors in writing descriptive text by second semester of Parmacy students of Sari Mutiara Indonesia University and to find out the dominant error. This research was conducted through descriptive qualitative by documentary research. This research was conducted to the pharmacy students of Sari Mutiara Indonesia University through survey and documentary research. This research found that errors in producing verb group (130), subject verb agreement (57), preposition (19), articles (13), plural (11), pronoun (27), conjunction (8). It was concluded that the dominant error was in producing verb group
    corecore