1,721,040 research outputs found
Konflik sengketa tanah pasar Sayati Kopo Kabupaten Bandung tahun 2016-2021
Pasar Sayati Kopo Kabupaten Bandung dengan kasus sengketa tanah dan perebutan wilayah dengan Pemda setempat sempat membuat sedikit kegaduhan mulai dari tahun 2006-2021 yang mengakibatkan naiknya gugatan yang diajukan oleh masyarakat kepada Pengadilan Tinggi dengan harapan yang menjadi hak
bagi masyarakat pasar Sayati yang mencari nafkah melalui pasar bisa terus berlangsung. Berdasarkan uraian diatas terdapat beberapa rumusan masalah sebagai berikut : Pertama, Bagaimana Profil Pasar Sayati Kopo Kabupaten Bandung ?
Kedua, Apa yang menjadi dasar Konflik Sengketa Tanah Pasar Sayati Kopo Kabupaten Bandung tahun 2016-2021 . Adapun tujuan penelitian terhadap konflik sengketa tanah Pasar Sayati Merekonstruksi Sejarah Pasar Sayati Kopo Kabupaten Bandung Mengetahui apa yang menjadi dasar Konflik Sengketa
Tanah Pasar Sayati Kopo Kabupaten Bandung tahun 2016-2021.
Metode yang digunakan dalam penulisan penelitian ini adalah metode penelitian sejarah dengan melalui empat tahapan. Tahapan yang dilalui yaitu heuristic, kritik (ekstern dan intern), interpretasi, dan yang terakhir adalah
penulisan atau rekonstruksi sejarah (historiografi).
Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Konflik sengketa tanah tentu tidak luput dari yang namanya perebutan wilayah pihak-pihak yang saling mengaku bahwa tanah tersebut adalah hak yang menjadi kepemilikannya. Tahun terus berlanjut konflik sengketa tanah Pasar Sayati Indah Kabupaten Bandung ini belum kunjung menemukan titik terang sampai pada tahun 2017 adanya perlawanan yang dilakukan oleh para pedagang terhadap Pemda. Kemudian setelah resmi di tanggal 5 Maret 2019 Pasar kembali menjadi milik para pedagang tahun-tahun berikutnya pengelolaan pasar kembali ke tangan pemilik pedagang sendiri tanpa adanya campur tangan dari pihak manapun
Pelaksanaan pembiayaan Murabahah di Koperasi Baiturrahim Syariah Kopo Sayati Bandung
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya perkembangan ekonomi syariah khususnya lembaga keuangan mikro syariah sebagai alternatif perekonomian konvensional yang memakai sistem riba. Salah satunya adalah Koperasi Baiturrahim Syariah yaitu lembaga keuangan syariah yang berkembang di masyarakat sebagai pengelola perekonomian dengan sistem syariah. Salah satu fasilitas produknya yaitu pembiayaan murabahah. Namun, pada pelaksanaan pembiayaan murabahah di koperasi ini belum sesuai dengan Fatwa DSN-MUI No. 04/DSN-MUI/IV/2000 Tentang Murabahah sehingga, dikhawatirkan dapat mengurangi nilai-nilai syariah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Bagaimana mekanisme pelaksanaan pembiayaan murabahah di Koperasi Baiturrahim Syariah Kopo Sayati Bandung; 2) bagaimana kesesuaian Fatwa DSN-MUI No. 04/DSN-MUI/IV/2000 Tentang Murabahah dengan pelaksanaan pembiayaan murabahah di Koperasi Baiturrahim Syariah Kopo Sayati Bandung. Penelitian ini berdasar pada teori jual beli murabahah yaitu jual beli barang dengan menyatakan harga perolehan dan keuntungan (margin) yang disepakati oleh penjual dan pembeli.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, yaitu metode yang menggambarkan secara objektif dalam pelaksanaan pembiayaan murabahah yang terjadi di Koperasi Baiturrahim Syariah Kopo Sayati Bandung, serta tehnik pengumpulan data dengan observasi dan wawancara langsung dengan pihak Koperasi Baiturrahim Syariah Kopo Sayati Bandung. Berdasarkan penelitian ini menunjukan bahwa, mekanisme Koperasi Baiturrahim Syariah dalam memberikan pembiayaan murabahah yaitu dengan cara menyerahkan uang kepada anggota (bukan barang) dengan alasan koperasi tidak bisa menyediakan barang tersebut. Praktek seperti ini tidak sesuai dengan Fatwa DSN-MUI No. 04/DSN-MUI/IV/2000 Tentang Murabahah, dilihat dari bagian pertama poin (9) yang menyebutkan bahwa “Jika bank hendak mewakilkan kepada nasabah untuk membeli barang dari pihak ketiga, akad jual beli murabahah harus dilakukan setelah barang secara prinsip menjadi milik bank”. Dengan fatwa tersebut, maka pembiayaan murabahah bisa dilakukan setelah ada barang, bukan pada saat penyerahan uang oleh pihak koperasi kepada anggota. Syarat adalah unsur yang membentuk sahnya suatu akad. Sedangkan sahnya suatu akad tergantung pada terpenuhinya rukun dan syarat akad. Dengan demikian pelaksanaan pembiayaan murabahah di Koperasi Baiturrahim Syariah Kopo Sayati Bandung adalah fasid/rusak
Pelaksanaan tabungan Wadiah pada BMT Nurul Falah Sayati Bandung
BMT Nurul Falah merupakan Kelompok Simpan Pinjam (KSP), dalam menjalankan usahanya ada dua kegiatan yaitu berupa penghimpun dana dan penyalur dana melalui kegiatan pembiayaan dari dan untuk anggota atau non anggota. salah satu produk yang dhawarkan oleh BMT Nurul Falah adalah tabungan Wadiah yad Dhamanah, yaitu dana titipan yang selama belum dikembalikan kepada penitip dapat dimanf; latkan oleh penerima titipan, dengan motif utama untuk keamanan dana merek; dan memperoleh keleluasaan untuk menarik kembali dananya sewaktu-waktu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Prosedur Pelaksanaan Tabungan Wadiah pada bmt Nurul Falah Sayati Bandung dan (2) Faktor pendukung dan penghambat berkEmbangnya pelaksanaan Tabungan Wadiah di
BMT Nurul Falah. Dasar pemikiran penelitian ini adalah BMT merupakan salah satu instrumen penting dalam pembangunan ekonomi kerakyatan yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat kecil. peran umum BMT yang dilakukan
adalah mealakukan pembinaan dan pendanaan yang berdasarkan sistem syariah. salah satu produk yang ditawarkan oleh BMT Nurul Falah Sayati Bandung untuk menghimpun dana adalah Tabungan Wadiah Yad Dhamanah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, yaitu teknik mengumpulkan, mengolah dan menganalisa data sebanyak-banyaknya mengenai masalah-masalah yang diteliti, dengan melakukan observasi, wawancara serta
studi kepustakaan. sumber data primemya adalah: BMT Nurul Falah Sayati Bandung dengan beberapa staf karyawan, sedangkan sumber data sekundernya adalah: buku-buku dan dokumen-dokumen yang berhubungan dengan masalah yang diteliti. Temuan penelitian ini adalah: (1) Prosedur Tabungan Wadiah pada BMT Nurul Falah Sayati Bandung adalah dengan melakukan langkah-langkah yang telah ditentukan oleh BMT Nurul Falah Sukamenak Sayati Bandung mulai dari prosedur pendaftaran dan pembukaan rekening, penyetoran dan narikan,
pembukuan sampai dengan penutupan rekening. (2) Faktor Pendukung dan Penghambat berkembangnya Tabungan Wadiah adalah sebagai berikut: pertama, yang termasuk faktor pendukung adalah antara lain: etos keija yang tinggi dari seluruh jajaran yang ada di BMT Nurul Falah dalam menyikapi tantangan dan hambatan yang dihadapinya. Kedua, yang
termasuk faktor penghambat antara lain: masih rendahnya pemahaman masyarakat muslim akan konsep-konsep perbankan syariah, kurangnya sosialisasi berbagai produk perbankan yang dimiliki BMT Nurul Falah termas akumulasi kebutuhan dana masyarakat belum bisa dipenuhi BM
Pelaksanaan pembiayaan murabahah di koperasi jasa keuangan syariah Nurul Falah di Sayati Bandung
KJKS Nurul Falah adalah lembaga keuangan syariah berbentuk koperasi, dimasyarakat sebagai pengelola perekonomian dengan sistem syariah. Salah satu produk yang dihasilkan yaitu pembiayan murabahah. Akad pembiayaan dalam murabahah harus sesuai dengan prakteknya, syarat sahnya suatu akad itu harus terpenuhinya syarat dan rukun dari akad.
Penelitian ini memiliki tujuan diantaranya, pertama untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pembiayaan murabahah di KJKS Nurul Falah Sayati Bandung. Kedua untuk mengetahui bagaimana pandangan DPS terhadap pelaksanaan pembiayaan murabahah di KJKS Nurul Falah Sayati Bandung. Ketiga untuk mengetahui bagaimana tinjauan hukum ekonomi syariah terhadap pelaksaanaan pembiayaan murabahah di KJKS Nurul Falah Sayati bandung.
Penelitian ini bertolak dari pemikiran bahwa di dalam berbagai aspek muamalah, termasuk dalam akad murabahah di KJKS Nurul Falah Sayati Bandung, baik dalam terpenuhinya rukun dan syarat akad, maupun dalam pelaksanaannya harus jelas dan sesuai dengan ketentuan syariah.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, yaitu metode yang memaparkan atau menggambarkan pelaksanaan pembiayaan Murabahah yang terjadi di KJKS Nurul Falah Sayati Bandung. Adapun teknik pengumpulan data yaitu observasi dan wawancara lansung dengan pihak KJKS Nurul Falah Sayati Bandung.
Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukan bahwa, faktor-faktor penyebab pihak KJKS Nurul Falah memberikan pembiayaan murabahah yakni dengan adanya analisis kelayakan jadi nasabah diharuskan mempersiapkan dokumen tentang data diri nasabah sebagai langkah awal pengajuan pembiayaan. Dan hal yang paling menentukan adalah analisis kelayaakan yang mencakup mulai dari analisis karakter atau kepribadian, kemampuan, modal, jaminan, dan kondisi nasabah, yang dilakukan oleh account officer dan jajaran manajemen.
Praktek semacam ini bertentangan dengan Fatwa DSN-MUI No. 04/DSN-MUI/IV/2000 tentang murabahah. Ketentuan pertama poin (9) yang menyebutkan bahwa, “jika bank hendak mewakilkan kepada nasabah untuk membeli barang dari pihak ketiga, akad jual beli murabahah harus dilakukan setelah barang dibeli, jadi secara prinsip barang menjadi milik bank”. Dengan Fatwa tersebut, maka pembiayaan murabahah harus dilakukan setelah ada barang bukan pada saat penyerahaan uang oleh pihak KJKS kepada nasabah. Syarat adalah unsuk yang membentuk keabsahan suatu akad. Sedangkan sahnya suatu akad sangat tergantung pada terpenuhi atau tidaknya rukun dan syarat akad. dengan demikian pelaksanaan Pembiayaan murabahah di KJKS Nurul Falah sayati Bandung adalah fasid/rusak
PERANCANGAN SISTEM PENCARIAN LOKASI TOKO DI BURSA SAYATI CENTER (BSC)
Bursa Sayati Center (BSC) atau yang lebih dikenal dengan BSC adalah salah satu dari sekian banyak pusat perbelanjaan di Bandung yang mengutamakan kepuasan bagi pengunjung atau konsumennya, dengan memfasilitasi beragam toko yang selalu mengikuti trend. Banyaknya toko yang dikemas dalam konsep yang berbeda, luasnya bangunan serta kurangnya informasi yang diberikan, dapat membuat pengunjung kesulitan untuk menentukan dan mencari lokasi toko atau tempat yang akan mereka tuju.
Untuk menyelesaikan sistem yang akan dibangun, dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif Analisis. Deskriptif Analisis yaitu suatu metode penelitian dengan cara menggambarkan secara tepat dan tepat data yang ada di lapanagn kemudian membandingkannya dengan teori- teori yang berlaku. Adapun untuk mengembangkan perangkat lunaknya menggunakan metoda prototyping. Adapun perangkat lunak yang digunakan adalah Visual basic 6.0, Microsoft Access, dan Map Info 9.0
Perangkat lunak pencarian toko di Bursa Sayati Center (BSC) merupakan sebuah perangkat untuk membantu pengunjung mencari toko yang akan mereka tuju. Hasil dari pencarian toko di Bursa Sayati Center (BSC) dengan mengakses perangkat lunak ini, didapatkan sebuah informasi toko berupa nama toko, lantai tempat toko berada, kategori toko, informasi diskon, informasi event toko
Pelaksanaan tabungan Wadlah pada BMT Nurul Falah Sayati Bandung
BMT Nurul Falah merupakan Kelompok Simpan Pinjam (KSP), dalam menjalankan usahanya ada dua kegiatan yaitu berupa penghimpun dana dan penyalur dana melalui kegiatan pembiayaan dari dan untuk anggota atau non anggota. salah satu produk yang dkawarkan oleh BMT Nurul Falah adalah tabungan Wadiah yad Dhamanah, yaitu dana titipan yang selama belum dikembalikan kepada penitip dapat dimanf: iatkan oleh penerima titipan, dengan motif utama untuk keamanan dana merekc dan memperoleh keleluasaan untuk menarik kembali dananya sewaktu-waktu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Prosedur Pelaksanaan Tabungan Wadiah pada bmt Nurul Falah Sayati Bandung dan (2) Faktor pendukung dan penghambat berkEmbangnya pelaksanaan Tabungan Wadiah di BMT Nurul Falah. Dasar pemikiran penelitian ini adalah BMT merupakan salah satu instrumen penting dalam pembangunan ekonomi kerakyatan yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat kecil. peran umum BMT yang dilakukan adalah mealakukan pembinaan dan pendanaan yang berdasarkan sistem syariah. salah satu produk yang ditawarkan oleh BMT Nurul Falah Sayati Bandung untuk menghimpun dana adalah Tabungan Wadiah Yad Dhamanah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, yaitu teknik mengumpulkan, mengolah dan menganalisa data sebanyak-banyaknya mengenai masalah-masalah yang diteliti, dengan melakukan observasi, wawancara serta studi kepustakaan. sumber data primemya adalah: BMT Nurul Falah Sayati Bandung dengan beberapa staf karyawan, sedangkan sumber data sekundernya adalah: buku-buku dan dokumen-dokumen yang berhubungan dengan masalah yang diteliti. Temuan penelitian ini adalah: (1) Prosedur Tabungan Wadiah pada BMT Nurul Falah Sayati Bandimg adalah dengan melakukan langkah-langkah yang telah ditentukan oleh BMT Nurul Falah Sukamenak Sayati Bandung mulai dari prosedur pendaftaran dan pembukaan rekening, penyetoran dan penarikan, pembukuan sampai dengan penutupan rekening. (2) Faktor Pendukung dan Penghambat berkembangnya Tabungan Wadiah adalah sebagai berikut: pertama, yang termasuk faktor pendukung adalah antara lain: etos keija yang tinggi dari seluruh jajaran yang ada di BMT Nurul Falah dalam menyikapi tantangan dan hambatan yang dihadapinya. Kedua, yang termasuk faktor penghambat antara lain: masih rendahnya pemahaman masyarakat muslim akan konsep-konsep perbankan syariah, kurangnya sosialisasi berbagai produk perbankan yang dimiliki BMT Nurul Falah termas^ Y^dr,v‘. akumulasi kebutuhan dana masyarakat belum bisa dipenuhi BMT Nurul Falah
Analisis Pemanfaatan Larva Black Soldier Fly sebagai Agen Biokonversi Sampah Organik di Desa Sayati
Pengelolaan sampah organik di wilayah perkotaan, termasuk Desa Sayati, Kabupaten Bandung, menghadapi tantangan akibat tingginya volume sampah dan keterbatasan sistem pengangkutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi larva Black Soldier Fly (BSF) dalam mereduksi Sampah Organik di RW 09 Desa Sayati serta mengukur hasil reduksi BSF. Data timbulan sampah diperoleh dari 20 rumah tangga dan 1 pedagang jus selama 7 hari. Penelitian menggunakan pendekatan eksperimen dengan dua jenis pakan: campuran sampah dapur dan sampah buah-buahan. Hasil menunjukkan bahwa pakan campuran sampah dapur menghasilkan reduksi sampah terbaik dengan rata-rata 0,76 kg/hari, WRI 76%, survival rate (SR) 82,25% dan ECD 77,4%. Sebaliknya, pakan buah-buahan menghasilkan reduksi yang lebih rendah, yaitu 0,41 kg/hari, WRI 41%, SR 26% ECD 22,7%. Perbedaan ini dipengaruhi oleh kandungan nutrisi dan kadar air pada pakan. Kesimpulannya, jenis pakan sangat memengaruhi keberhasilan biokonversi sampah menggunakan larva BSF, dengan pakan bergizi seimbang mendukung pertumbuhan optimal larva dan meningkatkan efektivitas pengolahan sampah organik.Pengelolaan sampah organik di wilayah perkotaan, termasuk Desa Sayati, Kabupaten Bandung, menghadapi tantangan akibat tingginya volume sampah dan keterbatasan sistem pengangkutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi larva Black Soldier Fly (BSF) dalam mereduksi Sampah Organik di RW 09 Desa Sayati serta mengukur hasil reduksi BSF. Data timbulan sampah diperoleh dari 20 rumah tangga dan 1 pedagang jus selama 7 hari. Penelitian menggunakan pendekatan eksperimen dengan dua jenis pakan: campuran sampah dapur dan sampah buah-buahan. Hasil menunjukkan bahwa pakan campuran sampah dapur menghasilkan reduksi sampah terbaik dengan rata-rata 0,76 kg/hari, WRI 76%, survival rate (SR) 82,25% dan ECD 77,4%. Sebaliknya, pakan buah-buahan menghasilkan reduksi yang lebih rendah, yaitu 0,41 kg/hari, WRI 41%, SR 26% ECD 22,7%. Perbedaan ini dipengaruhi oleh kandungan nutrisi dan kadar air pada pakan. Kesimpulannya, jenis pakan sangat memengaruhi keberhasilan biokonversi sampah menggunakan larva BSF, dengan pakan bergizi seimbang mendukung pertumbuhan optimal larva dan meningkatkan efektivitas pengolahan sampah organik
Analisis Kredit Bermasalah Pada Kredit Cepat Aman (KCA) Dengan Metode Non Performing Loan PT. Pegadaian (Persero) Kantor Cabang Sayati Bandung Periode 2009-2013
Penelitian ini dilakukan pada PT. Pegadaian (Persero) Cabang Sayati Bandung. Di era modernisasi dan kemajuan teknologi seperti saat ini, masyarakat dituntut untuk selalu berkembang dan mengikuti jaman. Dalam modernisasi tersebut masyarakat tidak terlapas dari kebutuhan akan uang. Fenomena yang terjadi adalah di ketahui bahwa dalam kegiatan pemberian kredit, PT. Pegadaian (Persero) Cabang Sayati sering mengalami kredit bermasalah. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan pemberian KCA pada PT. Pegadaian (Persero) Cabang Sayati, perkembangan Kredit bermasalah dan untuk mengetahui perhitungan kredit bermasalah dengan metode NPL PT. Pegadaian (Persero) cabang Sayati Bandung. Penulisan Laporan Tugas Akhir ini menggunakan teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik pengolahan data yang telah diperoleh secara sistematis, kemudian data tersebut dimasukkan ke dalam komputer, dan metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode deskriptif. Objek yang dijadikan penelitian bagi penulis adalah mendata serta mengumpulkan data kredit yang bermasalah pada PT. Pegadaian (Persero) kantor cabang Sayati Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan pemberian kredit KCA yang terjadi di PT. Pegadaian (Persero) cabang Sayati rata-rata mengalami kenaikan, namun pada tahun 2013 terjadi penurunan hraga emas yang menyebabkan pemberian kredit mengalami penurunan. Nilai NPL mengalami fluktuasi dan pada tahun 2013 mengalami kenaikan cukup signifikan menjadi sebesar sebesar 2,43%, hal ini di sebabkan oleh penurunan harga emas yang cukup lama sehingga Barang Jaminan Dalam Proses Lelang (BJDPL) tidak laku di jual
Perilaku masyarakat Pribumi dan masyarakat Pendatang dalam mengelola Sampah : Studi Desa Sayati Kecamatan Margahayu Kabupaten Bandung
Permasalahan sampah menjadi salah satu permasalahan sosial yang ada dimasyarakat hingga saat ini. Hal ini dipengaruhi oleh jumlah penduduk, perkembangan era globalisasi dan tingginya tingkat konsumsi di masyarakat. Permasalahan sampah dapat diminimalisir dan diatasi melalui pengelolaan sampah. Masyarakat pribumi dan masyarakat pendatang di Desa Sayati memiliki peranan penting dalam pengelolaan sampah, dimana perilaku atau tindakan pengelolaan sampah yang dilakukan oleh masyarakat berperan sebagai Extanded Producer Responsibility atau tanggung jawab atas sampah yang dihasilkan oleh setiap masyarakat pribumi dan masyarakat pendatang dalam mengatasi dan mengurangi tingkat volume sampah.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku masyarakat pribumi dan masyarakat pendatang dalam mengelola sampah di Desa Sayati, dan untuk mengetahui apa saja langkah-langkah yang dilakukan oleh masyarakat pribumi dan masyarakat pendatang dalam mengelola sampah di Desa Sayati.
Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori tindakan sosial Max Weber sebagai pisau analisis untuk mengkaji tindakan masyarakat pribumi dan masyarakat pendatang dalam mengelola sampah dan teori pilihan rasional James Samuel Coleman sebagai teori pendukung dalam mengkaji dan menganalisis perilaku masyarakat pribumi dan masyarakat pendatang dalam mengelola sampah di Desa Sayati Kecamatan Margahayu Kabupaten Bandung.
Penelitian ini dikaji dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data, wawancara mendalam (In depth interview) secara terstruktur kepada 5 masyarakat pribumi, 4 masyarakat pendatang dan 6 petugas pemerintahan Desa Sayati, observasi non-partisipan, dan kajian pustaka. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode analisis data narasi. Tahapan analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah model Miles dan Hubermas, dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil Penelitian menunjukkan bahwa perilaku masyarakat pribumi dan masyarakat pendatang dalam mengelola sampah didasari oleh adanya pemahaman terkait pengelolaan sampah, tindakan mengumpulkan, memilah, dan menjual sampah dari rumah, serta adanya keterlibatan pemerintah setempat dalam memberikan sosialisasi serta kebijakan dalam pengelolaan sampah. Kemudian langkah yang dilakukan oleh masyarakat pribumi dan masyarakat pendatang dalam mengelola sampah adalah dengan melalui memilah sampah, mendaur ulang sampah, menggunakan produk yang ramah lingkungan, serta penyediaan sarana dan prasaran dari pemerintah setempat dalam menunjang pengelolaan sampah yang efektif dan efisien di masyarakat Desa Sayati
ANALISIS LAPORAN KEUANGAN SEBAGAI DASAR DALAM PENILAIAN KINERJA KEUANGAN SPBU SAYATI 34-40251
The purpose of thus study is to identify changes in the company\u27s financial condition and operating performance over several periods, provide management insights and projections regarding the growth and decline of the company\u27s financial condition in the future. This research method uses descriptive quantitative method. Four significant figures are used when analyzing the financial statements of the Sayati gas station 34-40251: liquidity ratio, solvency ratio, profitability ratio and activity ratio. Based on our research and analysis of the financial statements for the period 2017 to 2020, the financial performance of the Sayati 34-40251 gas station is liquid and stable because it can fulfill all its obligations, can earn income from all its activities, can use company resources efficiently despite a decline in financial performance. in 2020 due to the spread of Covid 19, but this did not have a negative impact on business operations.
Keywords : Ratio Liquidity, Ratio Solvability, Ratio Profitabilitas, Ratio Activity, Financial Report
 
- …
