1,720,966 research outputs found
Hasil belajar kognitif siswa pada isi kandungan Q.S Al-Fajr: 15-18, Q.S Al-Baqarah: 254, dan Q.S Al-Baqarah: 261 hubungannya dengan sifat kedermawanan mereka di sekolah: penelitian korelasional di kelas VIII MTs Ar-Rosyidiyah Kota Bandung
Berdasarkan studi pendahuluan, siswa kelas VIII MTs Ar-Rosyidiyah Kota Bandung diajarkan mengenai materi Isi Kandungan Q.S Al-Fajr 15-18, Q.S Al-Baqarah 254, dan 261. Materinya mengenai Infaq dan sedekah. Kemudian dalam observasi peneliti melihat MTs Ar-Rosyidiyah memiliki kegiatan sosial yang baik,diantaranya jum’at berkah. Hal ini membuat peneliti ingin mencari tahu adakah hubungan antara keduanya.
Tujuan penelitian ini ialah untuk: 1) Mengetahui realitas hasil belajar kognitif siswa pada Isi Kandungan Q.S Al-Fajr 15-18, Q.S Al-Baqarah 254, dan 261. 2) Mengetahui realitas sifat dermawan siswa kelas 8 MTs Ar-Rosyidiyah. 3) Mengetahui hubungan hasil belajar kognitif siswa pada Isi Kandungan Q.S Al-Fajr 15-18, Q.S Al-Baqarah 254, dan 261 dengan sifat dermawan mereka di sekolah.
Penelitian ini didasari oleh teori bahwa salah satu faktor yang mempengaruhi tentang perilaku sikap ialah dengan hasil belajar kognitif siswa pada isi kandungan Q.S Al-Fajr 15-18, Q.S Al-Baqarah 254, dan 261. Penelitian ini difokuskan untuk mengetahui hubungan antara Isi kandungan Q.S Al-Fajr 15-18, Q.S Al-Baqarah 254, dan 261 dengan sifat kedermawanan mereka di sekolah .
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini ialah pendekatan kuantitatif. Metode yang digunakan ialah korelasi. Alat pengumpul data dalam penelitian ini: angket, tes dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan ialah analisis parsial, uji normalitas, uji regresi, uji korelasi dan uji hipotesis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Realitas hasil belajar kognitif siswa pada isi kandungan Q.S Al-Fajr 15-18, Q.S Al-Baqarah 254 berada pada kategori sangat tinggi dengan skor berada pada 84,16 yang mana skor termasuk pada interval 80 – 100. 2) Realitas sifat kedermawanan siswa termasuk dalam termasuk dalam kategori baik. Berdasarkan perhitungan angket dengan skor rata-rata sebesar 3,62 yang mana skor ini berada pada kategori baik, karena termasuk pada interval 3,40 – 4,19. 3) Realitas hubungan antara hasil belajar kognitif siswa pada isi kandungan Q.S Al-Fajr 15-18, Q.S Al-Baqarah 254 dengan sifat kedermawanan mereka di sekolah berada kategori sangat rendah. Berdasarkan koefisien korelasi sebesar 0,08 yang berada pada interval 0,00 – 0,199 berarti dikategorikan ke dalam korelasi sangat rendah.Adapun tingkat pengaruh sebesar 6%. Hal ini bahwa pengaruh hasil belajar kognitif siswa pada isi kandungan Q.S Al-Fajr: 15-18, Q.S. Al-Baqarah: 254 dan 261 terhadap sifat kedermawanan siswa di sekolah sebesar 6% dan sisanya 94% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain
Perencanaan dakwah lintas organisasi masyarakat Islam dalam optimalisasi kegiatan masjid : Studi deskriptif pada program Dewan Kemakmuran Masjid Besar Ciparay
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya perencanaan dakwah lintas organisasi masyarakat Islam yaitu, upaya perbaikan perencanaan organisasi dari segi penetapan tujuan, pemilihan kebijakan, penentuan prosedur, dan penetapan program Masjid Besar Ciparay yang telah melakukan perencanaan sebagaimana mestinya untuk optimalisasi penyempurnaan organisasi yang dilaksanakan dari tahun-ketahun agar tidak terulang kembali kesalahan atau kekurangan yang terjadi pada masa-masa sebelumnya, sehingga diperlukan perencanaan yang matang.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penentuan tujuan, pemilihan
kebijakan, penetapan prosedur, dan penentuan program Masjid Besar Ciparay.Penelitian ini menggunakan teori Sarwoto bahwa agar dapat diperoleh jaminan sebesar-besarnya, bahwa tujuan yang telah ditentukan dapat dicapai sebaik-baiknya, suatu
perencanaan sebaiknya mengandung unsur tujuan, unsur kebijakan, unsur prosedur, unsur progres dan unsur program
Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriftif dengan pendekatan kualitatif. Data yang digunakan yaitu data primer dan sekunder berdasarkan hasil observasi, wawancara dan dokumentasi yang berkaitan dengan penerapan fungsi perencanaan dakwah lintas organisasi masyarakat Islam dalam optimalisasi kegiatan masjid, dan kesimpulan atau verifikasi. Hasil dari penelitian mrnunjukkan bahwa Masjid Besar Ciparay telah menerapkan fungsi perencanaan yaitu tahap pertama penetapan tujuan utama Masjid Besar Ciparay dengan cara mengadakan pertemuan atau rapat para pengurus untuk merumuskan tujuan yang diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi dan rasa tanggungjawab setiap ormas, tahap kedua pemilihan kebijakan yaitu memilih metode atau jalan yang harus ditempuh oleh pengurus DKM Masjid Besar Ciparay dalam mencapai tujuan dengan cara pembagian jadwal yang sama dan tanggungjawab yang sama terhadap perwakilan organisasi masyarakat Islam, lalu tahap ketiga penentuan prosedur penetapan pembagian tugas dan tanggungjawab terhadap amanah yang diberikan serta hubungan komunikasi yang berjalan dengan baik diantara pengurus DKM Masjid Besar Ciparay,
tahap keempat penetapan program berguna sebagai landasan aktivitas pengurus Masjid Besar Ciparay serta cara penentuannya dengan cara analisis, menentukan tujuan,
menentukan model dan materi, tempat dan waktu, dan menentukan pelaksana dari program
Pembuatan media pembelajaran Sudoku Puzzles pada materi sistem periodik unsur
Penelitian ini bertujuan menganalisis uji validasi produk media pembelajaran Sudoku Puzzles pada materi Sistem Periodik Unsur dan mendeskripsikan tampilan produk media pembelajaran Sudoku Puzzles pada materi Sistem Periodik Unsur. Tahapan penelitian ini menggunakan metode Design Base Research (DBR) untuk mengembangkan media pembelajaran Sudoku Puzzles pada materi Sistem Periodik Unsur sebagai proses pembelajaran yang dapat menantang siswa melalui sebuah permainan. Penelitian ini menggunakan metode DBR dengan desain ADDIE terdiri dari Analysis (Analisis), Design (Perancangan), dan Development (Pengembangan). Berdasarkan instrumen yang digunakan yaitu Flowchart dan storyboard dilakukan pembuatan media pembelajaran Sudoku Puzzles kemudian dilakukan uji validasi kepada tiga validator yaitu kepada ahli media, ahli pembelajaran dan ahli pada konten. Data hasil validasi menunjukkan nilai rhitung 0,89 dengan demikian media pembelajaran Sudoku Puzzles dinyatakan valid dan dapat digunakan sebagai alat bantu pada proses pembelajaran materi Sistem Periodik Unsur. kemudian pada tampilan pada media ini menghasilkan bentuk tiga dimensi berupa papan sudoku puzzles yang berfungsi sebagai arena permainan, kemudian kepingan unsur sebagai alat permaianan dan kartu bank soal sebagai alat untuk menguji pengetahuan pemain pada materi sistem periodik unsur.
This study aims to analyze the validation test of Sudoku Puzzles learning media products on Element Periodic System materials and describe the appearance of Sudoku Puzzles learning media products on Element Periodic System materials. This research stage uses Design Base Research (DBR) method to develop Sudoku Puzzles learning media on Element Periodic System material as a learning process that can challenge students through a game. This research uses DBR method with ADDIE design consisting of Analysis, Design, and Development. Based on the instruments used, namely Flowchart and storyboard, sudoku puzzles are created and then validation tests are conducted to three validators, namely media experts, learning experts and experts on content. The validation data shows a rhitung value of 0.89 thus Sudoku Puzzles learning media is declared valid and can be used as a tool in the material learning process of Periodic Element System. then on the display on this media produces a three-dimensional form in the form of sudoku puzzles board that serves as a game arena, then pieces of elements as a game tool and bank card questions as a tool to test the player's knowledge on the periodic system material elements
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist
We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
- …
