38 research outputs found

    Pengaruh Tegangan dan Frekuensi Terhadap Karakteristik dan Penurunan Jumlah Mikroorganisme Sari Buah Belimbing (Averrhoa carambola L) Menggunakan Pulsed Electric Field (PEF)

    Full text link
    Sari buah merupakan salah satu komoditas pangan yang banyak disukai oleh masyarakat luas. Pengolahan yang baik akan meningkatkan konsumsi dan nilai beli dari sari buah. Sari buah belimbing yang saat juga mulai digemari oleh masyarak juga perlu pengolahan yang baik. Mulai dari penanganan sebelum proses pembuatan sari buah hingga menjadi sari buah yang siap minum. Terdapat dua pengolahan pangan, thermal dan nonthermal.Pengolahan nonthermal dengan menggunakan kejutan tinggi (Pulsed Electric Field) dapat menjadi salah satu alternatif yang dapat menurunkan jumlah mikroba dan mempertahankan kandungan-kandungan yang terdapat dalam sari buah. Belimbing jenis Bangkok Merah yang memiliki rasa manis dan tekstur yang baik dapat menjadi bahan baku yang baik dalam pembuatan sari buah belimbing. Dengan menggunakan variasi tegangan dan frekuensi masing sebesar 20, 30 dan 40 kV serta 10, 20, 30 dan 40 kHz. Hasil pengujian menggunakan PEF mampu menurunkan jumlah mikroba (TPC) dengan jumlah awal sebesar 1300 CFU/ml. Penurunan terendah terjadi pada tegangan 40 kV dan frekuensi 30 kHz mencapai 130 CFU/ml. Penurunan tertinggi terjadi pada tegangan 40 kV mencapai 85.19% dengan jumlah mikroba 1.925 x 103 CFU/ml. Laju kematian mikroba tiap detik (lethal rates) sebesar 21.30 CFU/ml pada tegangan 40 kV. Hasil pengujian untuk karakteristik tidak jauh mengalami perbedaan yang signifikan, yaitu meliputi pH berkisar 3.09 – 3.24, berat jenis 1.047 – 1.076 gr/cm3, total padatan terlarut 14.5 – 15.6 % brix, viskositas 7 – 9 Cp, vitamin C 11.66 – 16.97 mg/100ml dan warna yang terdiri dari nilai kecerahan 27.8 – 29.3 , kemerahan 6.7 – 7.3 dan kekuningan 6.8 – 7.9

    Arrangement of Tourism Area Management to Achieve the Welfare of Indigenous Peoples of Papua

    Full text link
    The purpose of this research is to know and understand the management of the tourism area to realize the welfare of the existing indigenous people. The results of the research indicate that the regulation of tourism area management to realize the welfare of the existing indigenous peoples in Jayapura city and district is only managed by indigenous peoples, so that the government and entrepreneurs are not involved in tourism management. This is not in accordance with tourism arrangements where in the management of tourism areas must be managed by indigenous peoples, government and business actors (entrepreneurs)

    PENGARUH ARUS KAS DAN RETURN ON ASSET (ROA) TERHADAP PEMBAGIAN DIVIDEN TUNAI (Studi Empiris Pada Perusahaan Sektor Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2014-2016)

    No full text
    Penentuan jumlah dividen yang tepat harus dibayarkan merupakan keputusan manajemen keuangan yang sulit. Arus kas dan return on asset dapat menjelaskan kondisi keuangan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh arus kas dan return on asset terhadap pembagian dividen tunai. Penelitian ini merupakan penelitian eksplanatori dengan tipe investigasi deskriptif verifikatif dan unit analisis penelitian adalah laporan keuangan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan sektor perbankan yang terdaftar di BEI dari tahun 2014 sampai dengan 2016. Penelitian melakukan pengambilan sampel dengan cara nonprobability sampling. Sedangkan teknik penarikan sampel menggunakan metode purposive sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dan diolah menggunakan program Software Eviews 8. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa arus kas dan return on asset berpengaruh positif signifikan terhadap pembagian dividen tunai baik secara parsial maupun simultan

    One lens three views

    No full text
    This document explores the complexity of the Zulu Reed Dance in the context of creating a photographic record of the event in various narrative styles within the genre of documentary photography. The author­photographer acknowledges their subjective contribution in the image making process, and uses this understanding to demonstrate a continuum of subjectivity that operates depending on the visual narrative being constructed. To contextualise the photographers approach, the document explores the social, political and economic landscape, and the dominant visual record produced by media. A qualitative review of six national newspapers demonstrates that the media view is relatively generic and does not attempt to engage with alternative perspectives. The document also explores critical theory on the subject of the qualification of a photographer to provide an accurate record outside of their cultural status. The author considers the validity of image production and the reception of the work as indicative of a continuum of subjectivity. To demonstrate this fluidity, the photographer produces three photo essays, all made at the same event at the same time with very different narrative outcomes. These photo essays can be found the accompanying book titled 'One lens three views'

    HAKEKAT KEADILAN DALAM HUKUM

    Full text link
    Abstrak : Menegakkan  keadilan dalam hukum sesuai dengan realitas masyarakat yang menghendaki tercapainya masyarakat yang aman dan damai, harus dibangun sesuai dengan cita hukum dalam Negara hukum. Dalam kaitannya dengan The Correspondence Theory of Truth yang menekankan pada kekuatan indrawi, sangat bergantung kepada realitas sehingga untuk menyatakan sesuatu pernyataan adalah benar maka harus diamati kenyataan yang ada. Kebenaran Hukum  tidak dapat dipisahkan dengan masyarakat dan Negara, materi hukum digali, dibuat dari nilai-nilai budaya yang terkandung di dalam mayarakat berupa kesadaran dan cita hukum, cita moral, kemerdekaan  individu dan bangsa, perikemanusiaan, perdamaian, cita politik dan tujuan Negara.   Kata Kunci: Hakikat, Keadilan, Huku

    TANGGUNG JAWAB PERUSAHAAN FARMASI ATAS KERUGIAN YANG DIALAMI KONSUMEN OBAT-OBATAN TERHADAP PROMOSI OBAT DI KOTA JAYAPURA

    Full text link
    Abstrak : Bentuk pertanggungjawaban perusahaan farmasi atas promosi obat, di dalam praktek belum ada pertanggungjawaban langsung dari perusahaan farmasi ke konsumen, jika konsumen mengalami kerugian atas obat-obat yang dikomsumsinya (berdasarkan resep dokter), maka konsumen meminta pertanggungjawaban ke dokter yang meresepkan obat tersebut, biasanya dokter akan mengcomplain hal tersebut kepada perusahaan farmasi, dan perusahaan farmasi akan meneliti apakah kesalahan tersebut dari cara pemberian dosis obat atau salah diagnosa. Kata Kunci : Tanggung Jawab, Perusahaan Farmasi, Kerugian, Konsumen Obat-Obatan, Promosi Oba

    Students' Perception on Public Speaking Lecture for Their Speaking Ability

    Full text link
    The purpose of this study is to identify students’ perception on public speaking lecture for their speaking ability. The writer used a qualitative descriptive design to provide an overview of information obtained from the data. A sample of 10 students of fourth-semester students from the English Education Department in the Academic Year 2021/2022 who are studying Public Speaking Lectures will take part in this study. The interviews were the process of obtaining information for research by way of questions and answers while looking face to face respondents using an interview guide. An interactive model of analysis was used to analyze the data in this study. The results of student perceptions fou`1%nd that students stated that public speaking lecture is very influential on their speaking ability, the use of public speaking lecture can also make them more able to express their feelings, students can explore and increase their vocabulary, and influence people with their words.   &nbsp

    FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA PERCERAIAN STUDI KASUS PADA PENGADILAN AGAMA MAKASAR

    Full text link
    Abstrak : Faktor-faktor yang mempengaruhi penyebab terjadinya perceraian di kota Makassar adalah faktor ekonomi, faktor tidak ada tanggung jawab, dan faktor tidak ada keharmonisan. Dimana faktor yang paling berpengaruh (dominan) adalah faktor tidak ada keharmonisan, kemudian faktor ekonomi dan faktor tidak ada tanggung jawab.  Kata kunci : Penyebab, Perceraian, Pengadilan Agama Makasa

    AKIBAT HUKUM TERHADAP PEMILIK HAK ATAS TANAH YANG TANAHNYA DITERLANTARKAN

    Full text link
    Penelitian ini berjudul ”Akibat Hukum Terhadap Pemilik Hak Atas Tanah Yang Tanahnya Diterlantarkan”. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memahami akibat hukum terhadap pemilik hak atas tanah yang tanahnya diterlantarkan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa Akibat hukum terhadap pemilik Hak atas Tanah yang Diterlantarkan adalah secara yuridis, dilarang menelantarkan tanah sebagaimana dinyatakan dalam ketentuan yang mengatur mengenai kewajiban bagi pemegang hak atas tanah (Pasal 6, 7, 10, 15,19 UUPA) yang merupakan asas-asas yang ada dalam UUPA. Pelaksanaan hak yang tidak sesuai dengan tujuan haknya atau peruntukannya maka kepada pemegang hak akan dijatuhi sanksi yaitu hak atas tanah itu akan dibatalkan dan berakibat berakhirnya hak atas tanah. Selanjutnya secara sosiologis tanah sangat erat melekat dan dibutuhkan olehrakyat, karena tanah menjadi sumber penghidupan mereka yaitu untuk tempattinggal mereka, untuk tumbuh dan berkembangnya keluarga dan tanah dipakai untuk memenuhi kebutuhan ekonomi mereka, itu sebabnya menelantarkan tanah dilarang.Kata Kunci : Akibat Hukum; Pemilik Hak Atas Tanah; Tanah Diterlantarka
    corecore