1,721,097 research outputs found
Analisis Keefektifan Penggunaan Model Means-Ends Analysis (MEA) Dalam Mengembangkan Pemikiran Kreatif Matematika Siswa SMA Tamansiswa Medan Tahun Pelajaran 2016/2017
Tujuan penelitian ini adalah untuk menjawab pertanyaan dalam penelitian ini :
Bagaimana keefektifan pembelajaran menggunakan Model Means-Ends Analysis
dalam pemikiran kreatif Pada Siswa SMA Tamansiswa Medan T.P 2016/2017?
Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X-2 SMA Tamansiswa Medan T.P
2016/2017, yang berjumlah 30 siswa dan yang menjadi objek penelitian ini adalah
untuk mendeskripsikan keefektifan belajar matematika menggunakan model MeansEnds Analysis dalam pemikiran kreatif. Metode yang digunakan adalah metode
Deskriptif Kualitatif. Instrument yang digunakan adalah tes, observasi meliputi :
(aktivitas dan Kreatif belajar siswa dan kemampuan guru dalam mengelola
pembelajaran) dan angket. Pada hasil tes awal diperoleh rata-rata hasil belajar 59,00
dengan 10 siswa yang tuntas dan 20 siswa yang tidak tuntas serta tingkat ketuntasan
klasikal sebesar 33,33%. Sedangkan pada tes akhir diperoleh rata-rata hasil belajar
siswa sebesar 84,5% dengan 26 siswa yang tuntas dan 4 siswa yang tidak tuntas serta
tingkat ketuntasan belajar siswa secara klasikal sebesar 86,67%. Ditinjau dari
aktivitas siswa memperoleh persentase sebesar 79% dan berada dalam kategori aktif
dalam aktivitas belajarnya, ditinjau dari kemampuan guru dalam mengelola
pembelajaran memperoleh persentase sebesar 86% dan berada dalam kategori baik
dalam mengelola pembelajaran, ditinjau dari respon siswa memperoleh persentase
sebesar 80% dan berada dalam kategori Positif dalam merespon pembelajaran
dikelas. Berdasarkan deskripsi diatas, sehingga dapat disimpulkan bahwa
pembelajaran matematika yang dilaksanakan menggunakan model Means-Analysis
dalam mengebangkan pemikiran kreatif pada materi pernyataan majemuk konjungsi
dan disjungsi pada siswa kelas X-2 SMA Tamansiswa Medan T.P 2016/2017
Pengaruh Store Atmosphere Terhadap Kepuasan Konsumen Pada Kolam Renang Deli Medan
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah Exterior dan Interior
berpengaruh secarah parsial maupun simultan terhadap Kepuasan Konsumen Pada
Kolam Renang Deli Medan. Populasi penelitian ini adalah seluruh konsumen yang
datang berkunjung dengan sampel yang digunakan sebanyak 80 orang.
Penelitian ini memakai dua variabel bebas yaitu Exterior (X ), Interior ( )
sedangkan variabel terikat yaitu Kepuasan Konsumen (Y).Data yang telah
dikumpulkan dianalisis dengan metode analisis data yang terlebih dahulu dilakukan
pengujian asumsi klasik sebelum melakukan pengujian hipotesis.Pengujian hipotesis
dalam penelitian ini menggunakan regresi linear berganda dengan uji secara parsial
dan uji F secarah simultan dengan tingkat signifikan sebesar 5%.
Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa Exterior dan
Interior berpengaruh terhadap Kepuasan Konsumen Pada Kolam Renang Deli
Medan.Dilihat dari uji t dimana Exterior tidak berpengaruh positif dan signifikan
terhadap Kepuasan Konsumen, sedangkan hasil untuk Interior berpengaruh signifikan
terhadap Kepuasan Konsumen. Dimana Regresi Linier Berganda Y = 18.625 + 0,157
X1 + 0,591 X2, pada Uji Asumsi Kelasik, Uji Normalitasnya yaitu data berdistribusi
normal karena menunjukkan titik yang mengikuti data sepanjang garis diagonal. Uji
Multikolinearitas kedua variabel X1 dan X2 mempunyai nilai VIF > 5, Dan Uji
Heterokedesitas yaitu terlihat bahwa titik-titik menyebar secara acak dan tidak
membentuk suatu pola tertentu. Uji T untuk variabel X1 Exterior = 1.433 thitung < ttabel
1.990 dan X2 Interior = 7.026 thitung > ttabel 1.990 . Uji F 36.418 fhitung > ftabel 3,12. Nilai
R-Squer adalah 0,486 atau 48,6% menunjukkan sekitar 48,6% kemampuan kontan
dapat dijelaskan oleh Exterior dan Interior terhadap Kepuasan Konsumen. Hal ini
menunjukkan 48,6% kepuasan konsumen dipengaruhi oleh faktor-faktor exterior dan
interior, sisanya 51,4% dipengaruhi oleh variabel lainnya yang tidak diteliti dalam
penelitian ini
Penerapan Model Tipe Team Assisted Individualization (TAI) untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Matematika Siswa di SMP Muhammadiyah 7 Medan T.P 2017/2018
Adapun rumusan masalah pada penelitian ini adalah apakah dengan menggunakan
model kooperatif tipe Team Assisted Individualization dapat meningkatkan
pemahaman konsep matematis siswa pada pokok bahasan Teorema phytagoras
semester genap dikelas VIII SMP Muhammadiyah 7 Medan T.P 2017/2018.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pembelajaran dengan
menggunakan model pembelajaran tipe Team Assisted Individualization (TAI)
dapat meningkatkan kemampuan pemahaman matematis khususnya pemahaman
konsep pada siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 7 medan.subjek pada
penelitian ini adalah siswa kelas VIII-2 SMP Muhammadiyah 7 medan yang
berjumlah 25 orang. Objek dalam penelitian ini adalah penerapan model
pembelajaran tipe Team Assisted Individualization. Teknik pengumpuylan data
adalah melalui tes dan observasi yang dilakukan pada saat berlangsungnya
pembelajaran matematika. Metode penelitian yang diterapkan adalah penelitian
tindakan kelas melalui dua siklus pembelajaran dengan tahap perencanaan,
tindakan, observasi dan refleksi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa dengan
menggunakan model tipe Team Assisted Individualization ada peningkatan hasil
belajar siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 7 medan. Berdasarkan hasil
penelitian dan pembahasan,dapat disimpulkan bahwa melalui model pembelajaran
Team Assisted Individualization (TAI) dapat meningkatkan pemahaman Konsep
matematis siswa pada pembelajaran matematika pokok bahasan Teorema
Phytagoras siswa kelas VIII-2 SMP Muhammadiyah 7 Medan. Hal ini dapat
dilihat dari nilai rata-rata ketuntasan belajar pada siklus I sampai dengan siklus II
yang mengalami peningkaan hingga mencapai indikator keberhasilan. Pada siklus
I nilai rata-rata ketuntasan belajar siswa sebesar 70,40 dan meningkat pada siklus
II sebesar 81,80. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan
menggunakan model tipe Team Assisted Individualization (TAI) dapat
meningkatkan kemampuan pemahaman matematis siswa kelas VIII-2 SMP
Muhammadiyah 7 medan T.P 2017/201
Perlindungan Hukum Bagi Driver Go-jek Terhadap Pembatalan Pemesanan Go-food Secara Sepihak Oleh Konsumen Menurut Hukum Perdata
Perlindungan hukum bagi driver go-jek terhadap pembatalan pemesanan
go-food secara sepihak oleh konsumen dimana permasalahan tersebuat adalah
disebabakan karena tidak adanya mekanisme ganti rugi yang diberikan pihak GoJek selaku penyedia aplikasi kepada pihak driver, mengingat bahwa kerugian
yang dialami driver diluar dari kesalahan driver itu sendiri melainkan oleh
konsumen yang tidak bertanggung jawab.
Penelitian yang dilakukan adalah penelitian hukum deskripsi dengan jenis
yuridis empiris dimana dalam membahas permasalahan penelitian ini
menggunakan bahan-bahan hukum (baik hukum yang tertulis maupun hukum
yang tidak tertulis atau baik bahan hukum primer maupun bahan hukum sekunder)
pendekatan empiris (hukum sebagai kenyataan sosial, kultural atau das sein),
dimana dalam penelitian ini digunakan data primer yang diperoleh dari lapangan,
pendekatan yuridis empiris dalam penelitian ini maksudnya adalah bahwa dalam
menganalisis permasalahan dilakukan dengan cara memadukan atau
menggabungkan bahan-bahan hukum (data sekunder) dengan data primer yang
diperoleh.
Berdasarkan hasil penelitian dipahami bahwa perlindungan hukum bagi
driver go-jek terhadap pembatalan pemesanan go-food secara sepihak oleh
konsumen di dalam perjanjian kemitraan menjelaskan bahwa PT. Karya Anak
Bangsa (Go-Jek Indonesia) tidak bertanggujawab atas kerugian yang menimpah
driver go-jek dan juga mengacu pada hubungan hukum bahwa PT. Karya Anak
Bangsa (Go-Jek Indonesia) dengan driver merupakan subjek hukum yang berdiri
sendiri dan independen, sehingga permasalahan driver menjadi tanggung jawab
driver sendiri. Didalam KUHPerdata telah ditentukan menurut Pasal 1338
KUHPerdata, perjanjian yang dibuat dengan sah dan mengikat berlaku sebagai
undang-undang bagi pihak-pihak yang membuatnya, tidak dapat dibatalkan tanpa
persetujuan kedua belah pihak, dan harus dilaksanakan dengan iktikad baik. Jika
pihak yang satu tidak memenuhi prestasinya, pihak yang lain berhak mengajukan
gugatan ke muka pengadilan, dan pengadilan akan memaksakan pemenuhan
prestasi tersebut dengan menyita dan melelang harta kekayaannya sejumlah yang
wajib dipenuhinya kepada pihak lain
Kebijakan Reformulasi Ketentuan Pidana Denda Dalam Pasal 3 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan Dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang Dikaitkan Dengan Rasa Keadilan Korban Di Indonesia
Policy formulation is the stage of policy formulation as part of the legislative process of a statutory rule, so that the policy of criminal law formulation is defined as an attempt to make and formulate a good criminal law. This formulation stage is also known as the law enforcement stage in abstracto by the legislature, also known as the legislative policy stage. The main problems in this study are: 1) How is the regulation of criminal penalties in Article 3 of Law Number 8 of 2010 concerning the Crime of Money Laundering at this time. 2) What is the ideal policy for the provision of criminal fines in Article 3 of Law Number 8 of 2010 concerning No Crime of Money Laundering. 3) What is the prospective legal protection for victims of money laundering crimes in the future. The research method that the author uses in this research is the library research method using laws and regulations, legal doctrine, or the jurisprudence of previous judges or the study of legal documents or library materials both from electronic print media and books related to research. law. The regulation of criminal sanctions in fines in Article 3 of Law Number 8 of 2010 concerning the Crime of Money Laundering is currently still not maximally providing protection for the rights of victims, especially the rights of compensation to victims of crimes who have been harmed, in this case it is not the state that has harmed. The ideal policy for the provision of criminal penalties in Article 3 of Law Number 8 of 2010 concerning the Crime of Money Laundering is to reform the law because the loss suffered by the victim must be compensated by the perpetrator. The ideal policy is a policy that provides three aspects of law so that the formation of laws and regulations is made of quality, namely the philosophical basis, the sociological basis and the juridical basis. Prospective legal protection for victims of money laundering crimes in the future with legal certainty and guarantees of legal protection for crime victims to get their rights that have been suffered, the laws and regulations made and promulgated must be clear and logical taking into account the sense of justice for the victims
TINJAUAN EKONOMI ISLAM TERHADAP STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA (STUDI PADA RUMAH MAKAN YURNI DI KOTA LUBUKLINGGAU)
Rumah Makan YURNI merupakan salah satu rumah makan padang yang terletak di Kota Lubuklinggau. Rumah makan YURNI mengalami kesulitan dalam mengembangkan usaha karena adanya kerterbatasan modal. Serta, banyaknya usaha sejenis sehingga, menuntut pelaku usaha untuk lebih dapat mengembangkan usahanya agar unggul dan mampu bertahan lama. Oleh sebab itu rumah makan memerlukan strategi yang sesuai dengan keadaan usahanya.
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Untuk Mengetahui Strategi Pengembangan Usaha pada Rumah Makan YURNI di Kota Lubuklinggau. 2) Untuk mengetahui Analisis SWOT terhadap Strategi Pengembangan Usaha (Studi pada Rumah Makan YURNI di Kota Lubuklinggau). 3) Untuk Mengetahui Tinjauan Ekonomi Islam Terhadap Strategi Pengembangan Usaha (Studi pada Rumah Makan YURNI di Kota Lubuklinggau). Metode penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun sumber data berupa data primer dan data sekunder. Teknik analisis data menggunakan Analisis SWOT berupa Matriks IFE, EFE, IE dan SWOT.
Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Dari hasil Analisis Lingkungan Internal dan Lingkunag Ekstrernal, diketahui strategi pengambangan yang dilakukan Rumah Makan Yurni. Strategi pada analis lingkungan internal yaitu terletak pada proses produksi/operasi, pemasaran dan adanya penelitian dan pengembangan. Sedangan pada analisis lingkungan eksternal yaitu terletak pada kekuatan pemasok dan konsumen. 2) Berdasarkan hasil penelitian yang telah diuraukan, analisis SWOT Terhadap Strategi Pengambangan Usaha Rumah Makan Yurni ditemukan kekuatan, kelemahan, peluang serta ancaman. Dari hasil analisis matrik, Matrik IFE score sebesar 3.41. Dengan 3 kekuatan utama pada Rumah Makan Yurni yaitu terletak pada tersedia layanan pesan antar gratis ongkir, menyediakan lahan parkir gratis dan harga yang ditawarkan murah dengan total 0.27. Sedangkan, kelemahan utama yaitu sering terjadi pergantian tenaga kerja dengan total 0.08. Matriks EFE skor sebesar 3.60. Peluang dengan skor nilai terbesar terdapat pada 3 faktor dengan skor sama yaitu 0.39 terletak pada memiliki hubungan baik dengan pemasok, memiliki hubungan baik dengan konsumen, dan sudah memiliki pelanggan tetap. Sedangkan ancaman terletak pada adanya rumah makan yang menawarkan konsep yang sama (segi harga dan masakan padang) dengan skor 0.37. Matriks IE, pada matriks ini posisi perusahaan terletak pada sel I yaitu strategi tumbuh dan berkembang. Strategi yang cocok yaitu strategi intensif dan strategi integrasi. Matriks SWOT, pada matriks ini didapatkan 4 alternatif strategi dengan melihat kekuatan, kelemahan, peluang serta ancaman. Adapun strategi tersebut yaitu strategi S-O, S-T, W-O dan W-T. 3) Tinjauan Ekonomi Islam terhadap Strategi Pengembangan Usaha di lihat dari 4 aspek manajemen strategi syariah, yaitu meliputi 1) azaz tauhid, terlihat dari sikap dan strategi usaha dalam menghadapi pesaing; 2) orientasi pada duniawi dan ukhrawi, yang terlihat dari visi dan misi yang hendak dicapai perusahaan; 3) motivasi mardhatillah, terlihat adanya motivasi dari keluarga, serta; 4) strategi berbasis syariah, yang meliputi strategi pada produk, harga, dan promosi.
Kata Kunci : Analisis SWOT, Strategi Pengembangan Usaha, Rumah Maka
ANALISIS UNSUR KARANGAN NARASI SISWA PADA TEMA LIBURAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE DI KELAS IV SD
Menulis adalah salah satu Keterampilan berbahasa karangan narasi tidak didapat dengan mudah tetapi perlu adanya latihan yang dilakukan secara berkala. Dalam karangan narasi terdapat unsur-unsur karangan pada pembelajaran terkadang suka diabaikan oleh guru padahal unsur karangan yang membangun sebuah cerita menjadi lebih bermakna. Salah satu unsur yang terkandung adalah sudut pandang, peneliti menggunakan model pembelajaran picture and picture, dalam proses berpikir anak berbeda-beda dalam menafsirkan sebuah gambaran keadaan karena adanya faktor lingkungan yang mempengaruhinya, maka dari itu peneliti ingin menganalisis dari segi aspek sudut pandang siswa dalam menuangkan ide kedalam sebuah cerita yang mereka buat. Pendekatan yang peneliti gunakan adalah kualitatif metode analisis isi karangan narasi siswa untuk melihat unsur karangan berupa sudut pandang yang terkandung didalamnya. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Lialang. Dalam penelitian ini peneliti terfokus pada dua pertanyaan penelitian, untuk menjawab pertanyaan penelitian yang pertama menggunakan teknik observasi dan analisis dokumen, sedangkan untuk menjawab pertanyaan penelitian kedua dengan teknik analisis data. Dari hasil temuan pertama terdapat beberapa respon siswa mengikuti pembelajaran picture and picture yakni senang, semangat, bingung, dan malas.pertanyaan yang kedua peneliti menemukan beberapa unsur karangan narasi yakni sudut pandang didalam karangan siswa, sudut pandang orang pertama, sudut pandang orang ketiga, dan sudut pandang orang ketiga mahatahu. Penggunaan model pembelajaran picture and picture dapat dijadikan referensi guru ketika pembelajaran karangan narasi
EFEKTIFITAS PELAKSANAAN METODE TILAWATI PADA PEMBELAJARAN MEMBACA AL-QUR’AN DI TPQ BAHRUN NASOR KRANDEGAN KESAMBEN JOMBANG. SKRIPSI
Metode Tilawati merupakan metode pembelajaran yang menggabungkan
klassikal dan baca simak secara seimbang dengan penegrtian kalsikal dan baca
simak diatur waktu dan cara penerpannya disesuaikan kondisi kelas meliputi
ruangan, jumlah murid dan kemampuan murid dalam satu kelas. Dengan cara
seperti itu, untuk mengetahui pelaksanaan dan keefektifitas metode tilawati pada
pembelajaran Al Qur‟an di TPQ Bahrun Nasor Krandegam Kedungmlati
Kesamben Jombang santri akan lebih tertarik mengikuti proses pembelajaran.
Dalam penelitian penulis memilih metode penelitian kuantitatif , analisis data
menggunakan statistik deskriptif. Metode pengimpulan data dengan observasi,
dokumentasi , interview, dan angket. Untuk menganalisis efektifitas metode
Tilwati dalam pembelajaran membaca al-qur‟an di Lembaga TPQ Bahrun Nasor
Krandegan Kedungmlati Kesamben Jombang.digunakan rumus rata-rata (mean).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa keefektifan metode Tilawai pada
pembelajaran membaca Al-Qur‟an di TPQ Bahrun Nasor Krandegan Kedungmlati
Kesamben Jombang. Hal ini terbukti dengan nilai di atas rata-rata.
Kata Kunci: Efektivitas pelaksanaan, Metode Tilawati, membaca Al Qur‟a
Studi Potensi Perikanan Tangkap di Perairan Sendang Biru Berbasis Struktur Komunitas Plankton
Plankton merupakan sumber pakan alami hewan laut sehingga struktur komunitas plankton dapat menggambarkan kondisi perairan dan produktivitas sekunder, termasuk ikan pelagis. Sendang Biru merupakan perairan di Jawa Timur dengan hasil tangkapan ikan pelagis tinggi, sehingga pemantauan kondisi perairan di area tersebut sangat penting. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui struktur komunitas plankton di kelima stasiun melalui pengukuran indeks biologi meliputi: indeks keanekaragaman (H’) Shannon-Wiener, kemerataan jenis (E) Pielou, dominansi Simpson (D), kesamaan (Cmh) komunitas Morisita Horn di perairan Sendang Biru. Penelitian dilakukan di Perairan Sendang Biru pada bulan April 2018. Sampel plankton dan air diambil dari lima stasiun yang mewakili beragam fungsi area di perairan Sendang Biru. Hasil penelitian menujukkan tingkat keanekaragaman plankton dalam kategori sedang (H’ fitoplankton 1.6 – 2.4; H' zooplankton 2.1 - 2.4), Dominansi plankton dalam kategori rendah (D fitoplankton 0.1 - 0.39; D zooplankton 0.12 - 0.15); Kemerataan plankton dalam kategori merata (E fitoplankton 0.5 – 0.7; E zooplankton 0.7 – 0.8). Kemiripan komunitas Morisita Horn plankton dalam kategori yang relatif sama diatas nilai 0.5. Berdasarkan hasil perhitungan indeks biologi, perairan Sendang Biru ternyata dinilai masih baik untuk mendukung sumber daya perikanan yang berkelanjutan. ============== Plankton is a natural food source for marine animal so that the plankton community structure can describe water condition and secondary productivity, including pelagic fish. Sendang Biru in East Java with a high catch of pelagic fishs, so it is very important to monitoring the condition of the waters in the area. The purpose of the research was to find out the structure of the plankton community in the five stations through the measurement of biological index: the index of diversity (H') Shannon-Wiener, evenness (E) Pielou, Dominance by Simpson (D), simillarity (Cmh) community Morisita Horn in the waters of Sendang Biru. This Research conducted in the waters of Sendang Biru in April 2018. Plankton and water samples were taken from the five stations representing a diverse range of functional areas in the Sendang Biru. The research shows the value of diversity index of plankton in the medium category (H ' phytoplankton 1.6 – 2.4; H ' zooplankton 2.1-2.4), index of the dominance of plankton in lower categories (D phytoplankton 0.1-0.39; D zooplankton 0.12-0.15); evenness index of plankton in the category of equitable (E phytoplankton 0.5 – 0.7; E zooplankton 0.7 – 0.8). Community similarity of plankton in the category Horn Morisita relatively the same above the value of 0.5. Based on the results of calculation of index of biology, Spring waters Blue turns out to be assessed either to support a sustainable fishery resource
Pengaruh kualitas pelayanan fiskus dan kemampuan finansial wajib pajak terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi
This study aims to determine the effect of tax authorities service quality and financial capability of taxpayers on individual taxpayer compliance registered at KPP Palembang. This kind of research is quantitative using primary data. The population in this study were individual taxpayers at Palembang. The sampling technique used was purposive sampling with 100 respondents. The data analysis technique used is multiple linear regression analysis. The results showed that the quality of tax service and financial capability of taxpayers had a positive effect on individual taxpayer compliance.
Keywords: Quality of tax authorities service, taxpayer financial capability, individual taxpayer compliance
- …
