216 research outputs found

    The cost and performance of paid agricultural extension services : the case of agricultural technology transfer in Nicaragua

    Get PDF
    Budgets for extension services have been reduced in many countries. One response to these reductions in public services in some countries has been to privatize extension services - with extension services provided for a fee, by either public agencies or private companies. Under the new approach, producers become clients instead of beneficiaries. The authors examine ways to measure the cost of providing paid-extension services and its performance and apply these indicators to data on Nicaragua, where paid extension has existed for several years. Data were insufficient to compare the quality of privately and publicly provided extension services, but available data suggest that the costs of extension have declined over time. Results suggest that paid extension is feasible and has a positive impact, even in a relatively poor country such as Nicaragua. The national system for agricultural technology-transfer services was redesigned to include three main modules: mass media and free demonstrations; cofinanced extension services; and private extension services. The relatively high cost recovery rates in Nicaragua and the economic performance of the two paid programs show that even poor farmers are willing to pay for a service that improves their economic efficiency and ability to earn a living. To the surprise of everyone involved, Nicaragua's producer clients understood that without cost-sharing, the system would not endure.ICT Policy and Strategies,Agricultural Knowledge&Information Systems,Environmental Economics&Policies,Enterprise Development&Reform,Montreal Protocol,Agricultural Knowledge&Information Systems,ICT Policy and Strategies,Environmental Economics&Policies,Governance Indicators,General Technology

    PROSES PRODUKSI TEH HIJAU PADA PT RUMPUN SARI KEMUNING 1 NGARGOYOSO KARANGANYAR

    Get PDF
    Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui proses produksi teh hijau, bahan baku, mesin dan peralatan yang digunakan pada PT. Rumpun Sari Kemuning 1. Untuk mempermudah informasi tersebut diperlukan metode dan observasi secara langsung ke perusahaan dengan melakukan magang kerja selama satu bulan. Teh hijauadalah salah satu bahan minuman yang merupakan hasil pengolahan dari pucuk daun muda tanamanteh (camelia sinensis) tanpa melalui proses fermentasi khusus. Proses pengolahan teh hijau meliputi pelayuan, penggulungan, pengeringan awal, pengeringan akhir, sortasi dan pengemasan. Pelayuan dilakukan dengan menggunakan mesin pelayu yaitu Rotary Pannerpadasuhu o 90 C-100 o C selama 5 menit, sedangkan penggulungan dilakukan dengan Open Top Roller selama 10-20 menit. Untuk pengeringan awal dilakukan dengan ECP Drier (Endless Chain Pressure Drier) pada suhu C 105 C 90 ° - ° selama 1-3 jam dan Ball Tea pada suhu C 100 C 70 ° - ° selama 6-7 jam. Untuk sortasi digunakan Meksy Layer, Middleton dan alat peniup debu (Wineover). Perusahaan sebaiknya meningkatkan kualitas terhadap produk, yaitu dengan menghindari pemadatan pucukteh dalam waring jangan diinjak-injak agar pucuk tehtidak mengalami kerusakan.Laboratorium yang digunakan hendaknya dikhususkan dalam ruangan tersendiri (tidak berada dalam satu ruang dengan kantor pabrik) karena hal itu akan berpengaruh terhadap ketepatan dan ketelitian pegawai laboratorium dan mengganggu kenyamanan kantor

    PENGARUH ETIKA PEGAWAI DAN KEBIJAKAN LEMBAGA TERHADAP KEPUTUSAN NASABAH MEMILIH PEMBIAYAAN BAI’ BITSAMAN AJIL DI BMT DINAR AMANU TULUNGAGUNG

    Get PDF
    Skripsi dengan judul “Pengaruh Etika Pegawai dan Kebijakan Lembaga Terhadap Keputusan Nasabah Memilih Pembiayaan Bai Bitsaman Ajil (BBA) di BMT Dinar Amanu Tulungagung” ini ditulis oleh Nanda Sari, NIM: 3223113073, pembimbing Dr. Agus Eko Sujianto, SE., MM. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keberadaan Baitul Maal Wa Tamwil (BMT) yang memiliki keberagaman produk dan jasa memberikan kesempatan yang luas bagi masyarakat untuk memilih lembaga keuangan yang sesuai dengan kebutuhan mereka, namun hal tersebut juga menimbulkan keraguan karena terlalu banyaknya pilihan yang ditawarkan. Fenomena ini harus direspon baik oleh pihak BMT. Dengan munculnya berbagai jenis lembaga keuangan saat ini, menghasilkan beberapa alasan yang menjadi bahan pertimbangan konsumen untuk menjadi nasabah pada suatu lembaga keuangan tersebut. Rumusan masalah dalam penulisan skripsi ini adalah (1) Apakah etika pegawai berpengaruh terhadap keputusan nasabah memilih pembiayaan Bai’ Bitsaman Ajil? (2) Apakah kebijakan lembaga berpengaruh terhadap keputusan nasabah memilih pembiayaan Bai’ Bitsaman Ajil? (3) Apakah etika pegawai dan kebijakan lembaga secara bersama-sama berpengaruh terhadap keputusan nasabah memilih pembiayaan Bai’ Bitsaman Ajil? Adapun yang menjadi tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk menguji pengaruh etika pegawai terhadap keputusan nasabah memilih pembiayaan Bai’ Bitsaman Ajil; (2) Untuk menguji pengaruh kebijakan lembaga terhadap keputusan nasabah memilih pembiayaan Bai’ Bitsman Ajil; (3)Untuk menguji pengaruh etika pegawai dan kebijakan lembaga terhadap keputusan nasabah memilih pembiayaan Bai’ Bitsaman Ajil. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian asosiatif. Sampel yang diambil yaitu nasabah BMT Dinar Amanu sebanyak 86 nasabah. Metode pengumpulan data yaitu menggunakan metode angket, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan alat bantu SPSS 16.0 menggunakan uji regresi linier berganda dengan tahap sebagai berikut: 1) uji validitas dan reliabilitas, 2) uji normalitas data, 3) uji asumsi klasik, 4) uji regresi linier berganda, dan 5) uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel etika pegawai dan kebijakan lembaga secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan nasabah memilih pembiayaan bai bitsaman ajil di BMT Dinar Amanu Tulungagung. Dari hasil uji F, menunjukkan bahwa secara simultan atau bersama-sama bahwa variabel etika pegawai dan kebijakan lembaga berpengaruh signifikan terhadap keputusan nasabah memilih pembiayaan Bai Bitsaman Ajil (BBA) di BMT Dinar Amanu. Kata kunci: Etika pegawai, Kebijakan Lembaga, dan Keputusan nasabah

    REGENERASI SENI KUDA LUMPING SARI MUDA BUDAYA DUSUN SANGKALAN, DESA BAPANGSARI, KECAMATAN BAGELEN, KABUPATEN PURWOREJO, PROVINSI JAWA TENGAH

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan regenerasi Seni Kuda Lumping sari Muda Budaya Dusun Sangkalan, Desa Bapangsari, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah.Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Terdapat 3 objek penelitian yaitu Grup Sari Muda Budaya dan Kesenian Rakyat Kuda Lumping sebagai objek material, serta regenerasi sebagai objek formal. Sedangkan untuk subjek penelitian adalah anggota dan pengurus grup. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan : (1) observasi partisipatif, (2) wawancara, (3) dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dengan membandingkan informasi antar narasumber dan trianggulasi metode.Proses regenerasi Grup Sari Muda Budaya yang berjalan 29 tahun secara alamiah dan berencana. Adapun 4 langkah yang dilakukan grup untuk meregenarasi yaitu melalui inisiatif anggota senior, mengembangkan gerakan tari yang sudah ada, merawat dan memperbaharui perlengkapan fasilitas grup. Permasalahan yang mendukung dan menghambat proses regenarasi grup serta faktor-faktor yang mempengaruhi regenerasi seperti: motivasi dan keaktifan anggota di dalam grup, peran orang tua anggota dan masyarakat umum penikmat seni Kuda Lumping mempengaruhi regenerasi grup Sari Muda Budaya . Selain itu juga, fasilitas grup, perhatian pemerintah, frekuensi pentas, publikasi di media sosial dan tuntutan pekerjaan. Proses regenerasi Grup Kuda Lumping Sari Muda Budaya mampu meregenerasi anggotanya dan tetap eksis hingga empat generasi ini tentunya memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri.Kata Kunci: Regenerasi, Grup Sari Muda Budaya, Seni Tradisional, Kuda Lumpin

    Determinants of the Dinar-Euro Nominal Exchange Rate

    Get PDF
    This paper studies drivers of daily dynamics of the nominal dinar-euro exchange rate from September 2006 to June 2010. Using a novel semiparametric approach we are able to incorporate the evidence of nonlinearities under very weak assumptions on the underlying data generating process. We identify several factors influencing daily exchange rate returns whose importance varies over time. In the period preceeding the financial crisis, information in past returns, changes in households’ foreign currency savings and banks' net purchases of foreign currency are the most significant factors. From September 2008 onwards other factors related to changes in country's risk and the information processing in the market gain importance. NBS interventions are found to be effective with a time delay.Foreign exchange market, Partially linear model, Kernel estimation

    Konsep Pemikiran Muhaimin Iqbal tentang Mata Uang Dinar

    No full text
    The dinar currency is a medium of exchange that has been enforced or used since the time of the Prophet Muhammad. and is a currency that has been recognized and has never experienced inflation as happened to paper currency. The value of the rupiah currency is currently experiencing a decline in value even now the dollar value is very high, amounting to Rp. 14,000 per one dollar when converted into rupiah. Due to the unstable currency value, the level of the country's economy also feels the impact. The objectives to be achieved in this research are : first, knowing the genealogical background of Muhaimin Iqbal's thoughts. second, knowing the dinar currency according to Islam, and third, knowing the concept of Muhaimin Iqbal's thoughts about the dinar currency. The type of research used by the author is this type of research, including library research. The data collection technique was carried out starting from reading some guides or references and then sorting it out so that conclusions were obtained as answers to the questions listed in the problem formulation. The results of this study indicate that, Muhaimin Iqbal is a practitioner, economist and thinker in Indonesia. He has also written and published several books of his own writing. He is also an entrepreneur who founded several companies including dinar outlets which we can access through the website outletdinar.com. Honey House, and Daarul Muttaqin Entrepreneurial Islamic Boarding School (Jonggol Farm). Second, the dinar currency according to Islam. According to Muhaimin Iqbal, the dinar currency is a currency whose value stability has been proven and can prosper the community. He himself has set up a dinar-based website where people can discuss questions and find out more about the dinar currency. This dinar currency can prevent inflation due to its stable value.Mata uang dinar merupakan alat tukar telah diberlakukan atau digunakan sejak zaman Rasulullah saw. dan merupakan mata uang yang telah diakui dan tidak pernah mengalami inflasi seperti yang terjadi pada mata uang kertas. Nilai mata uang rupiah saat ini mengalami penurunan nilai bahkan saat ini nilai dollar sangat tinggi, sebesar Rp14.000 per satu dollarnya apabila dirupiahkan.Dikarenakan nilai mata uang yang tidak stabil, tingkat perekonomian negara juga merasakan dampaknya.Tujuan yang ingin dicapai pada penelitian ini ialah: pertama,  mengetahui latar belakang genealogi pemikiran Muhaimin Iqbal. kedua, mengetahui mata uang dinar menurut Islam, dan ketiga,mengetahu konsep pemikiran Muhaimin Iqbal tentang mata uang dinar. Jenis penelitian yang digunakan oleh penulis ialah jenis penelitian ini termasuk penelitian Library research (kepustakaan). Teknik pengumpulan data dilakukan mulai dari membaca beberapa panduan atau referensi kemudian memilah-milah sehingga diperoleh kesimpulan sebagai jawaban dari pertanyaan yang terterah padad rumusan masalah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, Muhaimin Iqbal merupakan salah seorang praktisi, ekonom dan juga pemikir yang ada di Indonesia. Beliau juga telah menulis dan menerbitkan beberapa buku hasil dari tulisannya beliau sendiri. Beliau juga merupakan seorang pengusaha yang mendirikan beberapa perusahaan diantaranya yaitu gerai dinar yang dapat kita akses melalui website geraidinar.com. Rumah Madu, dan Pesantren Wirausaha Daarul Muttaqin (Jonggol Farm). Kedua, Mata uang dinar menurut islam. Menurut Muhaimin Iqbal mata uang dinar merupakan mata uang yang kestabilan nilainya telah terbukti dan dapat mensejahterakan masyarakat. Beliau sendiri telah mendirikan salah satu website yang berbasis dinar yang mana masyarakat dapat berdiskusi untuk menanyakan serta mengetahui lebih dalam tentang mata uang dinar. Mata uang dinar ini dapat mencegah terjadinya inflasi dikarenakan nilainya yang stabil

    Communication Strategy to Make MAFI Fest Become a Sustainable Local Film Festival

    Get PDF
    In the last two decades, the Indonesian film ecosystem has been enlivened by the presence of local film festivals in various cities. The presence of film festivals is often seen as a space to channel interests, express creativity, build networks, and exchange knowledge and experiences. Local film festivals are generally initiated by student associations, film enthusiasts' communities, or government programs. Festival organizers also face various environmental challenges that are unstable in order to maintain their existence. It is not uncommon to find film festivals that have only been successfully held once or a few times, then postponed or discontinued for various reasons. Malang Film Festival (MAFI Fest) is the oldest local film festival initiated by a campus institution and has been able to survive from 2004 until now. This research aims to analyze the communication strategies used by the organizers to establish MAFI Fest as a sustainable local film festival, providing a space of appreciation for filmmakers to showcase their work. The research adopts a qualitative-descriptive approach, and data collection is conducted through interviews, observations, and documentation. The results of the research indicate that MAFI Fest implements repetitive, informative, and educative communication strategies through the media they use. The sustainability of the film festival is inseparable from the shrewdness of the organizers in innovating, support from stakeholders, their ability to obtain funding, and the commitment and activeness of its members. This research contributes to adding insight to academics and practitioners regarding the efforts that can be undertaken to maintain the sustainability of a local film festival in the long run

    Rethinking Lavoix's Attribution of the Dinar dated 210 AH/AD 825-826

    Get PDF
    The paper aims at reconsidering a dinar attributed to the 'Abbasid caliph al- Ma’rnun (198-218 AH/AD 813-833), first published in 1887 by the French scholar H. Lavoix. Later on, this attribution was repeated, without questioning, by a number of scholars despite the fact that - at the beginning of the 20th century - the Sicilian numismatist B. Lagumina had noticed that the legends on the gold specimen in the BnF's coin cabinet were comparable to the silver issues of the revolt leader Mansur b. Nasr al-Tunbudr. The author of this contribution proves, using historical sources and through a close scrutiny of the known specimens, both in gold and silver, that the dinar catalogued by Lavoix is a gold issue minted in al-Qayrawan by Mansar b. Nasr al-Tunbudr and that it cannot be considered, as previously believed, as an Abbasid dinar

    Penerapan Asas Proporsionalitas Dalam Materi Kontrak Baku Tenaga Kesehatan Yang Dipersiapkan Oleh Pt. Aea Di Jakarta / oleh Valeria Dinar Wita Asmarani

    No full text
    Padatesisini, penulismengangkatpermasalahanmengenaipenerapanasasproporsionalitasdalammateri kontrak baku tenaga kesehatan yang dipersiapkan PT. AEA di Jakarta.Pemilihantematersebutdilatarbelakangiadanyaketidakpastian pembagian hak dan kewajiban antara para pihak sehingga dapatmendorongterjadinyaisu-isu hukum dalam kaitannya dengan pelaksanaan kontrak baku tersebut. Penelitian ini mengggunakan metode normatif, di mana data yang di gunakan berupa materikontrakbaku dan beberapa peraturan yang terkait dalam perjanjian bisnis, serta hubungan hukum antara para pihak, berisi hak dan kewajiban para pihak yang terlibat dalam perjanjian. Penerapanasasproporsionalitas yang memberikan keseimbangan antara hak dan kewajiban para pihak yang berkontrak sehinggaterwujudnyasuatukepastianbagi para pihakdalampelaksanaankontrakperludiperhatikanpenggunaannyadalamkontrak, serta dalam hubungannya dengan asas kebebasanberkontrakdanasasitikadbaikyang memberikankeberaniandalambernegosiasi. ABSTRACT Title : The Application of Proportionality in Agreement for Medical Staffing Prepared By PT. AEA in Jakarta Name: Valeria Dinar Wita Asmarani Keywords: Raw Material Contract, Freedom of Contract principle, Principle ofProportionality, Principle of Good Intention. In this thesis, the author raised concerns about the application of the principle of proportionality in the raw material contracts of medical staffing which is prepared by PT. AEA in Jakarta. The selection of these themes against the backdrop of the uncertainty distribution of rights and obligations between the parties so that it can lead to legal issues in relation to the implementation of the standard contract. This study normative use traditional methods, in which data is used in the form of a standard contract and related regulations in the employment agreement. Legal relationship between the parties, contains the rights and obligations of the parties involved in the agreement. Application of the principle of proportionality which provide a balance between the rights and obligations of the parties to contract so that the realization of a certainty for the parties in the implementation of the contract need to be considered its use in the contract, and in conjunction with the principle of freedom of contract and the principle of good faith which gives courage to negotiate

    The The Significance of Using the Dinar and Dirham as Currencies in the Islamic Economy: Analysis of Weaknesses and its Benefits

    No full text
    This article intends to describe today's feasibility of using the dinar and dirham currencies in the Islamic economic system. The application of Dinar and Dirham is considered more appropriate because they have a fixed value and guarantee stability. The dinar and Dirham currencies are deemed capable of solving currencies, such as coping with massive inflation in the world currency system. Dinar and Dirham can realize the stability of exchange rates and increase international trade progress, especially in Islamic countries throughout history. The author analyzes books from the library with a descriptive analysis approach. In theory, dinars and dirhams stabilize a country's finances if supported by production factors. This will accelerate the turnaround of money and the economy. However, the Dinar and Dirham also do not escape various problems. For example, the large hoarding of gold and silver, the obstacles between a country, the possibility of a monopoly by a government with more gold reserves, and very high production capabilities
    corecore