223 research outputs found
PERENCANAAN STRUKTUR GEDUNG EMPAT LANTAI YAYASAN PONDOK PESANTREN MAMBA’UL ULUM DENGAN METODE SRPM
ABSTRAK
Giawa, Bebalazi Oto Kristian, 2020, Perencanaan Struktur Gedung Empat Lantai Yayasasan Pondok Pesantren Mamba’ul Ulum Dengan Metode Sistem Rangka Pemikul Momen (SRPM) Tugas Akhir, Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Islam Majapahit.
Pembibing I : Diah Sarasanty, ST.,MT
Pembibing II : Edhi Soewartono, ST.,MT
Perkembangan akan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat pesat dibidang ilmu teknik sipil, membuat pembangunan infrastruktur tidak akan ada henti dan akan selalu berkembang, seiring dengan berjalanya waktu dan berkembangnya pengetahuan akan pelayanan tertentu. Metode analisis struktur telah menjadi metode analisis desain yang digunakan para perencanaan bangunan tingkat tinggi. Metode ini mempunyai keterkaitan dengan kekuatan kokohnya suatu bangunan. Metode ini mampu memberikan informasi pola keruntuhan bangunan ketika terbebani gaya-gaya yang akan terjadi pada bangunan tersebut, terjadinya keruntuhan langsung atau bangunan mampu berperilaku non-linier sebelum terjadi keruntuhan total. Evaluasi kinerja bangunan gedung menggunakan bantuan program sap2000 v.14,2.
Dalam penyusunan penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan data primer dan sekunder. Untuk data primer didapat dari pendahuluan dan data sekunder diambil dari shop drawing yang sudah direncanakan. Untuk metode analisa ini menggunakan aturan SNI 03-1726-2012 dan bantuan software SAP2000.
Dari hasil perencanaan Struktur Gedung Sekolah 4 lantai dan 1 basement dengan sistem rangka pemikul momen (SRPM) di wilalayah Mojosari, maka dapat diambil beberapa disimpukan layak untuk menjadi rekomondas
SUBALTERNITAS TOKOH DIAH AYU DAN MAHARANI: ANTARA KUTUKAN DAN SENJATA
The story of “Kutukan Dapur” by Eka Kurniawan presents a colonial setting: Dutch colonialism and postcolonialism in the image of two characters, Diah Ayu and Maharani. Maharani is in patriarchal shackles, which is ingrained in her family life and social structure. Meanwhile, Diah Ayu is in the bonds of Dutch colonialism, which is brought back by the author. Both are in a subaltern position but in different conditions. Based on this description, this research asks two questions which are analyzed using Gayatri Spivak\u27s subaltern theory, (1) what the position of Diah Ayu and Maharani in "Kutukan Dapur" short story, and (2) how the subaltern is constructed through the efforts of the two characters to get out of that position is. The method used is qualitative. The narratives are classified and analyzed to understand the subaltern\u27s position and construction and its resistance efforts. This research indicates that Maharani and Diah Ayu are subalterns of Maharani dominated by patriarchy, while Diah Ayu is dominated by Dutch colonialism. Maharani fought back, but only with an idea or ideas. Unlike Diah Ayu, she is able to fight in a real form. However, as the author, Eka is trapped in a biased construction in addition to gender bias and representation. In subaltern studies, representation is only a tool towards more real domination. The two figures seem to be fighting against the power structure (colonial and patriarchal) but are still trapped in the dominance of the other.The story of “Kutukan Dapur” by Eka Kurniawan presents a colonial setting: Dutch colonialism and postcolonialism in the image of two characters, Diah Ayu and Maharani. Maharani is in patriarchal shackles, which is ingrained in her family life and social structure. Meanwhile, Diah Ayu is in the bonds of Dutch colonialism, which is brought back by the author. Both are in a subaltern position but in different conditions. Based on this description, this research asks two questions which are analyzed using Gayatri Spivak\u27s subaltern theory, (1) what the position of Diah Ayu and Maharani in "Kutukan Dapur" short story, and (2) how the subaltern is constructed through the efforts of the two characters to get out of that position is. The method used is qualitative. The narratives are classified and analyzed to understand the subaltern\u27s position and construction and its resistance efforts. This research indicates that Maharani and Diah Ayu are subalterns of Maharani dominated by patriarchy, while Diah Ayu is dominated by Dutch colonialism. Maharani fought back, but only with an idea or ideas. Unlike Diah Ayu, she is able to fight in a real form. However, as the author, Eka is trapped in a biased construction in addition to gender bias and representation. In subaltern studies, representation is only a tool towards more real domination. The two figures seem to be fighting against the power structure (colonial and patriarchal) but are still trapped in the dominance of the other
KAJIAN EMBUNG UNTUK AIR IRIGASI DUSUN BALOMGREJO DESA NGUSIKAN KECAMATAN NGUSIKAN KABUPATEN JOMBANG
Prasetiya Antoni, Mega, 2018. Kajian Embung Untuk Air Irigasi Dusun Balong Rejo Desa Ngusikan Kecamatan Ngusikan Kabupaten Jombang. Skripsi/Tugas Akhir, Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Islam Majapahit (UNIM).
Pembimbing I : Diah Sarasanty, S.T., M.T.
Pembimbing II : Erna Tri Asmorowati, S.T.,M.T.
Air merupakan sumber daya alam yang sangat berperan penting dalam kehidupan manusia. Seiring jumlah pertumbuhan manusia yang bertambah, maka kebutuhan akan air otomatis semakin meningkat, sedangkan di bumi ini persediaan air adalah tetap. Melihat hal tersebut pada daerah kering dengan curah hujan yang relatif rendah sering terjadi permasalahan pemanfaatan air irigasi yang kurang maksimal pada musim kemarau Salah satunya yaitu Desa Balong Rejo Desa Ngusikan Kecamatan Ngusikan Kabupaten Jombang.
Penelitian ini didasarkan pada kebutuhan air irigasi pada daerah embung, dengan menganalisis data sekunder berupa data jumlah penduduk dan data curah hujan. Analisis dimulai dengan menghitung debit inflow yang masuk embung. Kemudian, analisis kebutuhan air irigasi menggunakan software crobwat. Serta analisis perhitungan luas lahan dan Selain itu dilakukan perhitungan keuntungan funsi debit.
Dari hasil analisa yang dilakukan didapat debit inflow terbesar pada bulan Desember 0,073 m3/detik. Analisa perhitungan pola tanam jagung mendapatkan hasil 46,9 m3/ha, sedangkan untuk pola tanam kedelai memperoleh hasil 24,7 m3/ha, sehingga kebutuhan air irigasi selama masa tanam padi-jagung-kedelai sebesar 132,5 m3/ha. Luasan lahan yang bisa tanami Embung Dusun Balong Rejo sebesar 8,5 ha dan keuntungan yang diperoleh sebagai fungsi debit pada pola tanam padi mendapatkan keuntungan Rp.34,275,621,89/ha, untung tanaman jagung mendapatkan keuntungan Rp.15,878,376,00/ha, untuk tamanam kedelai mendapatkan keuntungan sebesar Rp.4,520.000/ha, sehingga pada satu periode tanam mendapatkan keuntungan mencapai Rp.452,040,153,99/ha. Dengan hasil analisa tersebut dapat memberikan solusi yaitu masyarakat setempat agar bisa memanfaatkan volume air dengan baik agar keuntungan yang didapat bisa maksimal.
Kata kunci : Air Embung, Software CROBWAT, Keuntungan
PENERAPAN KONSEP GREEN BUILDING TERHADAP KEPUTUSAN INVESTASI PADA PENGEMBANGAN PROPERTI KOMERSIAL DI SURABAYA: PENERAPAN KONSEP GREEN BUILDING TERHADAP KEPUTUSAN INVESTASI PADA PENGEMBANGAN PROPERTI KOMERSIAL DI SURABAYA
The application of the concept of green building in Indonesia has not been a significant increase due to the many assumptions that a large initial cost is needed. Grand Sungkono Lagoon is a commercial property building in Surabaya that applies the concept of green building. There are different cost characteristics between green building and non green building in terms of investment and operational costs. Therefore, it is necessary to analyze what green building features have been implemented and their effects on investment decisions in developing commercial property in the green building concept at the Grand Sungkono Lagoon Surabaya. The concept of green buiding that will be analyzed includes 6 aspects, namely appropriate site development, energy efficiency and conservation, water conservation, material resources and cycles, indoor health quality, building environment management. The method used in this research is the study of literature, interviews, and questionnaires. The results obtained in this study are obtained green building features that have been implemented and non-green buildings that can affect investment decisions in the Grand Sungkono Lagoon commercial building in Surabaya.Penerapan konsep green building di Indonesia belum terdapat peningkatan yang cukup signifikan dikarenakan banyaknya anggapan dibutuhkannya biaya awal yang besar. Grand Sungkono Lagoon merupakan bangunan properti komersial di Surabaya yang menerapkan konsep green building. Adanya karakteristik biaya yang berbeda antara green building dan non green building dalam hal biaya investasi dan operasional. Oleh karena itu, perlu adanya analisa fitur-fitur green building apa sajakah yang sudah diterapkan dan pengaruhnya terhadap keputusan investasi pengembangan properti komersial berkonsep green building pada Grand Sungkono Lagoon Surabaya. Konsep green buiding yang akan dianalisa meliputi pada 6 aspek yaitu appropriate site development, energy efficiency and conservation, water conservation, material resources and cycle, indoor health quality, building environment management. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi literatur, wawancara, dan penyebaran kuesioner. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini yaitu diperoleh fitur-fitur green building yang sudah diterapkan dan non green building yang dapat mempengaruhi keputusan investasi pada bangunan komersial Grand Sungkono Lagoon di Surabaya.Penerapan konsep green building di Indonesia belum terdapat peningkatan yang cukup signifikan dikarenakan banyaknya anggapan dibutuhkannya biaya awal yang besar. Grand Sungkono Lagoon merupakan bangunan properti komersial di Surabaya yang menerapkan konsep green building. Adanya karakteristik biaya yang berbeda antara green building dan non green building dalam hal biaya investasi dan operasional. Oleh karena itu, perlu adanya analisa fitur-fitur green building apa sajakah yang sudah diterapkan dan pengaruhnya terhadap keputusan investasi pengembangan properti komersial berkonsep green building pada Grand Sungkono Lagoon Surabaya. Konsep green buiding yang akan dianalisa meliputi pada 6 aspek yaitu appropriate site development, energy efficiency and conservation, water conservation, material resources and cycle, indoor health quality, building environment management. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi literatur, wawancara, dan penyebaran kuesioner. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini yaitu diperoleh fitur-fitur green building yang sudah diterapkan dan non green building yang dapat mempengaruhi keputusan investasi pada bangunan komersial Grand Sungkono Lagoon di Surabaya
PELATIHAN PEMBUATAN RAB KEGIATAN PRASARANA SECARA SEDERHANA SESUAI PERMEN PUPR No.1 TAHUN 2022
Setiap daerah semakin gencar melaksanakan perluasan infrastruktur sebagai bagian dari peningkatan pelayanan masyarakat dengan mengalokasikan dana desa. APBN terus mengalokasikan lebih banyak dana ke desa setiap tahunnya. Penyusunan rencana anggaran untuk kegiatan yang bertujuan untuk membangun infrastruktur desa sangat penting dan harus dikuasai untuk memastikan bahwa rencana dan tujuan biaya, kualitas, dan waktu tercapai secara efektif dan efisien. Sebagai mitra, Desa Puloniti di Kecamatan Bangsal Kabupaten Mojokerto mengikuti pelatihan pembelajaran terkait penyusunan anggaran (RAB). Materi yang diberikan kepada pemerintah desa adalah RAB dan bagian-bagian penyusunnya, perhitungan volume pekerjaan, perkiraan waktu yang diperkirakan untuk penyelesaian pekerjaan, perhitungan jumlah pekerja dan prasyarat material dan menjelang penyelesaian pekerjaan. Persiapan akan diberikan materi dengan melibatkan Microsoft Excel sebagai pemandu. Aparat desa harus dapat memahami bagaimana menyusun RAB berdasarkan Analisis Harga Satuan Kerja (AHSP) sesuai dengan PERMEN PUPR No. 1 Tahun 2022. Luaran berupa modul anggaran yang dapat digunakan oleh perangkat desa dalam kegiatan perencanaan desanya. Selain itu diharapkan aparat desa mendapatkan tambahan keahlian dalam menyusun anggaran infrastruktur desa dengan menggunakan tools Microsoft Excel sebagai hasil dari kegiatan pengabdian ini
Probabilistic Model For Predicting Construction Worker Accident Based On Bayesian Belief Networks
Industri konstruksi mempunyai peranan yang sangat penting dalam proses
pembangunan dan perkembangan suatu negara. Dengan karakteristik yang unik dan
bersifat dinamis menyebabkan industri konstruksi memiliki kondisi yang berbahaya
dan rawan terjadi kecelakaan kerja. Angka kematian akibat kecelakaan kerja pada
industri konstruksi tahun 2015 mengalami kenaikan sebesar 4% dibanding tahun
2014. Jumlah kecelakaan kerja di Indonesia dari tahun ke tahun mengalami tren
peningkatan sebesar 5%. Perilaku tidak aman dari pekerja (
unsafe behaviour
)
menjadi akar penyebab utama dari 88% kecelakaan kerja pada industri konstruksi,
10% dikarenakan kondisi tidak aman, dan 2% disebabkan hal-hal yang tidak dapat
dihindari. Dengan kompleksitas kegiatan konstruksi peralatan dan lingkungan yang
tidak aman secara signifikan menentukan jenis kecelakaan dan keparahan cidera
Penelitian ini bertujuan untuk mengusulkan model probabililitas untuk
memprediksi kecelakaaan kerja pada proyek konstruksi. Dalam meningkatkan
keakurasian penilaian kecelakaan kerja, maka analisa dalam penelitian ini
menggunakan metode
Bayesian Belief Networks
untuk merepresentasikan
hubungan antara
unsafe factors
meliputi faktor perilaku tidak aman (
unsafe
behaviour
), lingkungan tidak aman (
unsafe environment
), dan peralatan tidak aman
(
unsafe equipment
) yang mempengaruhi terjadinya kecelakaan kerja. Pengumpulan
data melalui survey lokasi proyek, kuesioner dan wawancara (
interview
) terhadap
Manajer K3 proyek konstruksi. Validasi model dilakukan dengan mengaplikasikan
model pada 4 (empat) kasus proyek konstruksi bangunan tingkat tinggi (
high rise
building
).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1)
unsafe factors
yang langsung
mempengaruhi kecelakaan kerja berdasarkan model BBN adalah faktor kondisi
tidak aman (
unsafe condition
) dan faktor perilaku tidak aman (
unsafe behaviour
),
2) model
BBN
yang telah dibangun dapat memprediksi kecelakaan kerja pada
proyek konstruksi secara akurat dengan rata-rata nilai akurasi sebesar 85,07%.
Dengan hasil prediksi kecelakaan kerja yang lebih akurat dan model
BBN
yang
dapat di
update
secara
realtime
akan membantu para praktisi serta semua pemangku
kepentingan khususnya yang terlibat langsung pada industri konstruksi dalam
memberikan rekomendasi langkah-langkah serta tindakan preventif dalam rangka
meminimalkan terjadinya kecelakaan kerja yang fatal dan meningkatkan kinerja
keselamatan dan kesehatan kerja (K3) serta dapat memberikan kontribusi
pengetahuan mengenai faktor-faktor yang sangat mempengaruhi terjadinya
kecelakaan kerja
=========================================================================================
The construction industry has a very important role to the growth of a country. The unique characteristics and dynamic nature of the construction industry lead to a dangerous condition and prone to accidents. The death rate due to accidents in the construction industry in 2015 increased by 4% compared to 2014. The number of occupational accidents in Indonesia from year to year experienced a trend of an increase of 5%. Unsafe behavior of workers was the main cause of 88% of accidents in the construction site, 10% due to unsafe conditions, and 2% due to the unavoidable things. In addition, the complexity of construction equipment and unsafe environment significantly determined the type of accident and severity of injuries.
This study aims to propose the probability model to predict the construction worker accidents in construction projects. To improve the accuracy of the assessment of workplace accidents, Bayesian Belief Networks used as a study analysis to represent the relationship among unsafe factors such as unsafe behavior factors, unsafe environment and unsafe equipment that lead to accidents. The data was collected through project site survey, questionnaire, and interview to OSH Managers in ten construction projects. The validation is done by applying the model on four case of a high rise building.
The results showed that were 1) unsafe factors which affect directly the construction worker accident based on the BBN model was unsafe condition and unsafe behaviour, 2) BBN model could predict the worker accidents of the construction project accurately up to 85,07%. More accurate results of construction worker accident predictions and probabilistic model can be updating in realtime events could useful to assist the practitioners and all stakeholders especially those directly involved in construction industry and to get some recommendations steps and preventive actions in order to minimize the occurrence of fatal work accidents and improve occupational safety and health (OSH) as well as to contribute knowledge about the factors that influence the occurrence of accidents
Kajian Harga Bahan pada Proyek Konstruksi dengan Analisa Dinamik
Abstrak
Konstruksi merupakan salah satu industri yang memberikan kontribusi secara signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi suatu negara. Sebuah proyek konstruksi dikatakan berhasil apabila dalam pelaksanaannya memenuhi tiga komponen yakni biaya, waktu, dan mutu. Komponen biaya digunakan untuk studi kelayakan dan pemilihan desain yang optimal dalam sebuah proyek konstruksi. Ketidak akuratan dalam menganalisa biaya konstruksi dapat memberikan efek negatif pada seluruh proses konstruksi dan semua pihak yang terlibat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dinamika harga bahan pada proyek konstruksi. Tahapan metode yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu dengan mengidentifikasi hubungan sebab akibat antar variabel dalam menganalisa harga bahan. Dari hasil simulasi diperoleh analisa secara grafis melalui keluaran model. Validasi model dilakukan dengan membandingkan base model dengan sebuah skenario. Hasil perhitungan analisa sensitivitas dari perbandingan memperoleh nilai mean comparison ≤ 5% dan variasi amplitudo error variance ≤ 30% yang mengindikasikan kevalidan model yang diusulkan. Dengan keakurasian tersebut diharapkan dapat mengakomodasi segala kemungkinan adanya penyimpangan yang akan terjadi dimasa depan termasuk faktor resiko, sehingga dapat menciptakan sistem yang sesuai dengan kinerja yang diinginkan dan sumber daya yang digunakan lebih efektif serta efisien dalam rangka mencapai sasaran proyek. Kata-kata Kunci: Harga bahan, dinamik, proyek konstruksi.
Abstract
Construction is an industry that contributes significantly to a country's economic growth. A construction project is said to be successful if it fulfills three components, namely cost, time and quality. The cost component is used for a feasibility study and the optimal design selection in a construction project. Inaccuracy in analyzing construction costs can have a negative effect on the entire construction process and all parties involved. This study aims to analyze the dynamics of material prices in construction projects. The method used in this research is to identify the causal relationship between variables in analyzing the price of materials. From the simulation results obtained graphical analysis through the model output. Model validation is done by comparing the base model with a scenario. The results of the calculation of the sensitivity analysis from the comparison obtained a mean comparison value of ≤ 5% and the amplitude variation value of the variance error ≤ 30% which indicates the validity of the proposed model. With this accuracy it is expected to be able to accommodate all possible deviations that will occur in the future including risk factors, so as to create a system that is in accordance with the desired performance and the resources used more effectively and efficiently in order to achieve project goals.
Keywords: Material cost, dynamic, construction projec
Optimasi Gradasi Copper Slag Sebagai Agregat Halus Untuk Mendapatkan Beton Mutu Tinggi
Pcnelauan mi dtmaksudkan untuk memanfaatkan kembali limbah industri
peleburan tembaga agar tidak mengotori lingkungan dan bahkan bisa bemilai komersial.
Fokusnya adalah optunasi gradas• copper slag sebagai bahan pengganu agrcgat halus
untu~ mendapat~an be10n mutu tinggi.
Penelitian copper slag sebagai material substitusi agregat balus telah dilakukan
oleh Hwang dan Laiw. (1989). yang menyimpulkan bahwa pemakaian copper slag
dapat mcnggantikan fine aggregate sebanyak 60 % dengan kenaikan kuat tekan ± 20 %
(Proceedings. Third lnternat'ional Conference, Trondheim. Norway, (1989)).
Scdangkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Aulia, Kandar, Triwulan, dan Mudji,
( 1999) , adalah optimum pad a penggantian fine agregate sebesar 40 % dengan kenaikan
kuat tckan :" I 0 % Pada penelitian ini kami mencoba mengaplikasikan copper slag
scbagat material penggantt agregat halus dengan prosentase 40 % yang
men goptimasikan pad a gradasi copper slag untuk mendapatkao bet on mum tinggi.
Kombmasi yang dtbuat yaitu kombinasi I, 2. 3. 4, dan 5 dengan batas daerah gradasi
menunn standard ASTM C 33- 93 dan Zone 2 BS 882 : 1965.
Pada penehtian mi. penama-tama dilakukan persiapan material, penguJian
material, dan pengujian beton Adapun pengetesan beton yang dilakukan adalah res
bcton segar yang melipuu temperatur hidrasi. setting time. dan tes betoo keras yang
mchpuu kuat tekan. porosuas beton. sena ultrasonic. Selain kadar copper slag, vanable
lainnya yairu fak1or air semen tetap dan hma umur pengujian. Dari penelitian tersebut
dtdapatkan pada kombinasi 2 gradasi copper slag - pasir yang mampu mcningkatkan
kuat tckan betOn dtbandmgkan variasi yang lain. Selain itu carnpuran be10n dengan
J..ombmasi 2 mampu men~'\.lrangi porosnas yang teJjadi pada betOn. mempercepat w~'tll
senmg ume, meningkatkan temperatur ludrast. sena meningkatkan kecepatan getaran
yang bcran1 pula menmgkatkan kuat tekan betOn
RESPONS SPECTRUM ANALYSIS STRUKTUR BANGUNAN TINGKAT TINGGI (STUDI KASUS: BANGUNAN RUMAH SUSUN STASIUN TANJUNG BARAT DI JAKARTA)
Gempa merupakan peristiwa alam yang disebabkan pergerakan lempeng bumi yang tidak bisa diketahui kuat gempa dan kapan terjadi gempa tersebut. Gempa memberikan dampak bagi manusia berupa kematian, luka-luka serta kerusakan bangunan dan fasilitas umum. Negara indonesia khususnya Kota Jakarta merupakan daerah dengan intensitas gempa tinggi, maka bangunan dapat mengalami kerusakan ringan, sedang bahkan hancur akibat getaran gempa bumi. Kurva respons spectrum gempa di dapat dengan program SAP 2000. Tahap desain dan tahap evaluasi suatu struktur bangunan menggunakan progam SAP 2000. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja struktur bangunan apabila terkena gempa. Berdasarkan analisis respons spectrum yang mengacu pada perencanaan gempa SNI 1726-2012, bahwa data bangunan didapat nilai S1 = 0,3823 g, Ss = 0,7086 g, SDS = 0,624 g, dan SD1 = 0,459 g. Tinjauan displacement dari hasil analisis, didapat simpangan antar lantai paling besar yaitu 5,847 mm dan tidak melebihi simpangan yang diizinkan yaitu 53,846 mm dan simpangan antar tingkat dinyatakan aman.Kata Kunci: Gempa, SAP 2000, Response Spectrum, Displacemen
Integrasi Nilai-Nilai Lingkungan Lokal dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia melalui Perancangan Kandang Eco-Friendly
Perubahan paradigma pembelajaran Bahasa Indonesia di era modern menuntut pengintegrasian nilai-nilai lingkungan berbasis lokal untuk meningkatkan kesadaran lingkungan peserta didik. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana konsep lingkungan berbasis lokal dapat diintegrasikan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia melalui studi kasus pada desain kandang kambing eco-friendly di Desa Jrambe. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai lingkungan berbasis lokal, seperti pemanfaatan material lokal dan penerapan konsep ekonomi sirkular, dapat meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran. Selain itu, penerapan ini mendorong peserta didik untuk lebih memahami relevansi pembelajaran dengan kehidupan nyata. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan pembelajaran Bahasa Indonesia yang lebih kontekstual dan berbasis nilai lokal
- …
