9 research outputs found

    Pembelajaran Praktik Instrumen Gitar Kurikulum ABRSM Dasar I di Chandra Kusuma School: Kajian terhadap Masalah dan Solusinya

    No full text
    Practice learning the guitar at Chandra Kusuma School is using ABRSM curriculum guide books. However, the implementation of a curriculum still having a lot of trouble, especially on a right-hand techniques such as the achievement of picking techniques apoyando and tirando also left hand techniques such as frame finger, position, (crossing finger) and other fingering techniques. These troubles have caused some problems to the teacher and the student in the teaching-learning process when applying and implementing a curriculum in teaching guitar at Chandra Kusuma School. The application of a technic that curriculum desired by a symbol located on transcription notation. This problem makes a teacher must understand the issues contained in a curriculum to be taught to students in practice learning the instrument. Moreover, the problems of internal and external factors studied, such as: interest, discipline, intellectual, attention, confidence, fatique, talent and other things of the external factors: facilities, assessment, curriculum, methods, materials, environment, parents and the another highly inhibit and slow the learning guitar process at Chandra Kusuma School. So in this case the author conducted a study, by examining teachers and students in the teaching-learning process is carried out in Chandra Kusuma School, as well as analyzing the three (3) songs of the guide books are taken through the ABRSM curriculum and offering learning solutions to provide the particular training in order to be able to play a song from technical difficulties of song books ABRSM curriculum guide. This is done in order to see the issues limiting factor in addition to techniques such as internal and external problems of learning, then the author look at the solutions provided by the school, the teachers, and the problems can not be solved Chandra Kusuma School, in this case the author will also try to offer a solution. Through these problems the author uses the theory of behaviorism approach through behavioral changes that build a strong individual with the ability to search for a solution (problem solving) in learning guitar at Chandra Kusuma School. This theory proposed by Gage and Berliner in the book “Educational Psychology” Second Edition, (Chicago Rand Mc. Nally), 1979. In this study the author hope to find, troubleshoot and resolve problems learning at Chandra Kusuma School, either techniques in playing a song or internal and external factors inhibiting the practice of learning the guitar.Pembelajaran praktik instrumen gitar di sekolah Chandra Kusuma memakai buku panduan kurikulum ABRSM. Namun, penerapan sebuah kurikulum masih mengalami banyak kesulitan, terlebih pada sebuah pencapaian teknik tangan kanan seperti teknik petik apoyando dan tirando serta teknik tangan kiri seperti frame jari, posisi, krosing (crossing finger) maupun teknik penjarian lainnya, hal ini mengakibatkan permasalahan dalam proses belajar-mengajar yang dilakukan seorang guru dan murid ketika mengaplikasikan dan menerapkan sebuah kurikulum dalam pembelajaran gitar di sekolah Chandra Kusuma. Penerapan sebuah teknik yang diinginkan kurikulum melalui sebuah simbol terdapat pada transkripsi notasi balok. Permasalahan ini menjadikan seorang guru harus mengerti persoalan yang terdapat pada sebuah kurikulum untuk diajarkan kepada siswa dalam pembelajaran praktik instrumen gitar. Terlebih permasalahan dari faktor internal dan eksternal belajar, seperti: minat, disiplin, intelektual, perhatian, disiplin, percaya diri, kelelahan, bakat dan hal lainnya dari faktor eksternal : sarana, penilaian, kurikulum, metode, materi belajar, lingkungan, orangtua dan hal lainnya yang sangat menghambat dan memperlambat proses pembelajaran gitar di sekolah Chandra Kusuma. Maka dalam hal ini penulis melakukan sebuah penelitian, dengan meneliti guru dan murid dalam proses belajar-mengajar yang dilakukan di sekolah Chandra Kusuma School, serta menganalisis 3(tiga) buah lagu dari buku panduan yang diambil melalui kurikulum ABRSM serta menawarkan solusi pembelajaran dengan memberikan pelatihan-pelatihan khusus, untuk dapat memainkan sebuah lagu dari kesulitan-kesulitan teknik dari lagu buku panduan kurikulum ABRSM. Hal ini dilakukan agar dapat melihat permasalahan faktor penghambat selain teknik seperti permasalahan internal dan eksternal belajar, kemudian penulis melihat solusi yang diberikan oleh pihak sekolah, guru, dan permasalahan yang belum dapat dipecahkan sekolah Chandra Kusuma, dalam hal ini penulis juga akan mencoba menawarkan sebuah solusi. Melalui permasalahan-permasalahan tersebut penulis menggunakan pendekatan teori behaviorisme melalui perubahan tingkah laku yang membangun sebuah kemampuan individu yang kuat dengan mencari solusi (problem solving) dalam pembelajaran gitar di sekolah Chandra Kusuma. Teori ini dicetuskan oleh Gage dan Berliner dalam buku “Educational Psychology” Second Edition, (Chicago Rand Mc. Nally), tahun 1979. Dalam penelitian ini penulis berharap dapat menemukan, memecahkan dan mengatasi permasalahan-permasalahan pembelajaran yang terdapat di sekolah Chandra Kusuma baik secara teknik dalam memainkan sebuah lagu, maupun faktor penghambat internal dan eksternal dalam pembelajaran praktik instrumen gitar.224 HalamanTesis Magiste

    Analisis Wacana Van Dijk pada Lirik Lagu Pingal Ciptaan Andry Priyanta

    No full text
    Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan struktur yang terdapat dalam lirik lagu Pingal sehingga orang-orang, terutama penikmat lagu Jawa, dapat memahami dan menikmati makna yang terkandung dalam lirik tersebut serta aspek-aspek kebahasaan di dalamnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa struktur yang terdapat dalam lirik lagu Pingal adalah struktur makro yang berisi unsur tematik, yang menunjukkan bahwa lagu ini bertema tentang cinta yang harus hilang karena ada orang ketiga. Struktur super yang berisi unsur skematik menunjukkan adanya judul/lead dan cerita dari lirik lagu. Struktur mikro berisi unsur semantik, sintaksis, stilistika, dan retoris. Unsur semantik lirik lagu tersebut menunjukkan adanya latar, detail, dan makna dari lirik lagu. Unsur sintaksis lirik lagu tersebut terdiri dari pola kalimat, koherensi, dan kata pengganti. Unsur stilistik menunjukkan adanya leksikon lirik lagu tersebut. Sementara itu, unsur retoris lirik lagu tersebut menunjukkan adanya grafis dan metafora yang mendukung keindahan lagu. Kata kunci: Analisis Wacana Kritis, Struktur, Unsur, Pinga

    IDENTIFIKASI LOKASI PINTU AIR DESA RASAU JAYA DUA KECAMATAN RASAU JAYA

    No full text
    Desa Rasau Jaya Dua diperuntukkan sebagai kawasan swasembada pangan terutama pada jeniss tanah rawa dengan lahan berupa pasang surut. Lahan pasang surut secara geografis pengairannya tingkat tingkat pasang surut air sungai. Pemerintah melakukan berbagai upaya dalam penyediaan sarana penunjang jaringan irigasi berupa pintu air, akan tetapi pintu air yang telah dibangun sudah banyak mengalami kerusakan. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi pintu air di Desa Rasau Jaya Dua Kecamatan Rasau Jaya. Penelitian berfokus dalam pendekatan dan metode deskriptif yang interpretasikan secara kualitatif. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan luaran berupa digitasi peta. Penelitian ini menghasilkan peta sebaran pintu air di Desa Rasau Jaya Dua dengan jumlah 60 titik koordinat tersebar di Jalan Sekunder C, Jalan Pahlawan, dan Jalan Tepian Kapuas. Dalam penelitian ini, lokasi pintu air di Desa Rasau Jaya Dua diklasifikasikan menjadi 3 area yakni I, II, dan II dengan jenis saluran primer, sekunder, dan tersier

    Rancang Bangun Alat Monitoring Detak Jantung dan Suhu Tubuh Berbasis Internet Of Things (Iot)

    No full text
    Pandemi global coronavirus 2019 (COVID-19) yang terjadi belakangan ini di Indonesia, penyakit ini disebabkan oleh Acute Respiratory Syndrome Coronavirus (SARS-CoV-2). Oleh karena itu, pemerintah pusat dan daerah mengambil tindakan pencegahan, termasuk komunikasi risiko, peningkatan komunikasi, informasi dan edukasi, terlebih orang yang bepergian ke daerah yang terkena dampak, secara teratur. Berdasarkan hal tersebut peneliti membuat rancang bangun alat monitoring detak jantung dan suhu tubuh berbasis internet of things (IoT) menggunakan NodeMCU Esp8266 dan hasil pengukuran detak jantung dan suhu tubuh ditampilkan di aplikasi blynk. Pemeriksaan kesehatan bertujuan untuk memprediksi penyakit dan penyebaran coronavirus (Covid-19). Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dengan tahapan pengumpulan data, studi pustaka, dan perancangan perangkat keras dan perangkat lunak. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa rancang bangun alat monitoring detak jantung dan suhu tubuh berbasis Internet of Things (IoT) dapat digunakan dengan baik dan mengirimkan hasil pengukuran dengan benar ke aplikasi blyn

    English: A Discourse Study of The "Belajar Islam Pake Logika" Podcast

    No full text
    The lack of studies on logic-based da'wah strategies in digital conversation formats is an important gap in contemporary religious communication studies. This article aims to analyze how a rational approach is used in delivering Islamic messages through the YouTube podcast "Belajar Islam Pake Logika" with Felix Siauw and Raymond Chin. This study employs a qualitative approach in which descriptive procedures are used to organize the data, while Fairclough’s critical discourse study serves as the primary analytical framework. The object of study is the content of conversations in podcasts lasting more than one hour, with data in the form of complete transcripts obtained through documentation and non-intervention observation. The analysis was conducted through three stages: text analysis, discursive practices, and social practices. The findings show that logical argumentation, dialogic style, and social criticism are used as the main strategies of da'wah to build credibility and reach critical audiences. The findings indicate that rationality functions as a discursive resource that restructures how religious authority is articulated in digital media. This expands the theoretical understanding of da'wah communication by showing that meaning-making in contemporary Islamic discourse increasingly depends on dialogical reasoning rather than hierarchical textual claims. REFERENCES D’Ambrosio, Mariangela. “Emotions in Political Discourse and Social Narratives: Sociological Reflections on Traditional and New Media.” Society Register 6, no. 4 (2022): 101–16. https://doi.org/10.14746/sr.2022.6.4.06. Eka Arie Yuliyani, Hamsu Kadriyan, Mochammad Alfian Sulaksana, et al. “Edukasi Sadar Bising Sebagai Upaya Promotif Dan Preventif Terhadap Gangguan Dengar Melalui Media Podcast.” Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA 5, no. 2 (2022): 89–93. https://doi.org/10.29303/jpmpi.v5i2.1630. Elashrey, Mohamed Elsayed Ibrahim. “A Stylistic Approach to Power Relation Shifts in Arthur Miller’s The Crucible.” مجلة کلیة الآداب .جامعة بورسعید 21, no. 21 (2022): 22–40. https://doi.org/10.21608/jfpsu.2021.74436.1087. Fairclough, Norman. Critical Discourse Analysis. 0 ed. Routledge, 2013. https://doi.org/10.4324/9781315834368. Fattahizadeh, Fathyieh and Fereshteh Motamad Langrodi. “Application of Fairclough’s Critical Discourse Analysis Model to Quranic Verses Discussing Peaceful Dealing with Hypocrites.” Journal of Islamic Thought and Civilization 12, no. 1 (2022): 231–46. https://doi.org/10.32350/jitc.121.13. Fattahizadeh, Fathyieh and Fereshteh Motamad Langrodi. “Application of Fairclough’s Critical Discourse Analysis Model to Quranic Verses Discussing Peaceful Dealing with Hypocrites.” Journal of Islamic Thought and Civilization 12, no. 1 (2022): 231–46. https://doi.org/10.32350/jitc.121.13. Gee, James Paul, and Michael Handford. The Routledge Handbook of Discourse Analysis. 2nd ed. Routledge, 2023. https://doi.org/10.4324/9781003035244. Guihua, Luo, and Liu Mi. “The Concepts of Discourse and the Theoretical Genealogy of Discourse Analysis.” Social Science Research Frontiers, ahead of print, April 25, 2023. https://doi.org/10.57237/j.ssrf.2023.02.003. Harahap, Anjelin Rahmi Junaidi, Muhammad Fathurrahman Al-Anshori, and Kartini Kartini. “Metode Analisis Wacana Dalam Media Sosial.” Dakwatussifa: Journal of Da’wah and Communication 1, no. 2 (2022): 105–15. https://doi.org/10.56146/dakwatussifa.v1i2.54. Institute of Socio-Political Research of the Federal Center for Theoretical and Applied Sociology, Russian Academy of Sciences (ISPR FCTAS RAS), Nina A. Seliverstova, Julia A. Zubok, and Institute of Socio-Political Research of the Federal Center for Theoretical and Applied Sociology, Russian Academy of Sciences (ISPR FCTAS RAS). “Religious Identity in the Semantic Self-Regulation of Youth.” Research Result Sociology and Management 9, no. 2 (2023). https://doi.org/10.18413/2408-9338-2023-9-2-0-10. Khadiq. “Transformation of Islamic Religious Practices in the Digital Era: Opportunities and Challenges for Contemporary Da’wah.” Jurnal Dakwah 24, no. 2 (2023). https://doi.org/10.14421/jd.2023.24205. Li, Wengqian, and W. Shi. “English Advertising Slogans: A Modality System Analysis.” Asian Journal of Multilingualism and Applied Linguistics 1, no. 1 (2022): 25–29. https://doi.org/10.53402/ajmal.v1i1.61. Ligawan, Andry Saputra. “THE RELATIONSHIP BETWEEN RELIGION AND THE STATE: DISCOURSE ANALYSIS OF RELIGIOUS COMMUNICATION IN THE PUBLIC SPHERE.” Jurnal Bioconcetta 9, no. 2 (2024): 57–62. https://doi.org/10.22202/bc.2023.v9i2.7728. Lubis, Nikmah. “Intersection of Traditional Religious Authority and New Authority in the Digital Space of Indonesia.” FIKRAH 11, no. 1 (2023): 135. https://doi.org/10.21043/fikrah.v11i1.19678. Makhloufi, Imane Belkacem Mohammed. “A Critical Discourse Analysis of Modality in COVID-19 Speeches: A Systemic Functional Grammar Perspective.” Jordanian Educational Journal 10, no. 1 (2025): 331–53. https://doi.org/10.46515/jaes.v10i1.1332. Masasa, Karina. “The Role of Trust in the Discursive Construction of Legitimacy and Authority. The First Address on Covid-19 in Argentina.” Argumentation et Analyse Du Discours 28 (2022). https://doi.org/10.4000/aad.6480. Mattes, Mark. “Faith and Reason in the Reformations Ed. by Terence J. Kleven.” Lutheran Quarterly 36, no. 4 (2022): 454–56. https://doi.org/10.1353/lut.2022.0106. Mukhtidinov, Rashid. “Da’wah and Counter-Radicalism in Indonesia.” Dakwatuna: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi Islam 9, no. 1 (2023): 67–78. https://doi.org/10.54471/dakwatuna.v9i1.2246. Nasution, Nadya Amalia and Alisya. “Islamic Leadership Narratives on YouTube: A Framing Analysis of Digital Da’wah Messages.” Ath-Thariq: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi 8, no. 2 (2024): 116–27. https://doi.org/10.32332/ath-thariq.v8i2.8sw96g96. Nesterova, Natalia, and Anastasia Oreshkina. “The Paper Explores New Discursive Practices Determined by Media Convergence and New Communication Conditions. Based on the Case Study of the Program ‘We Speak Russian’ and the Podcast ‘What Is It in Russian?’ The Following Dynamic Changes Have Been Ident.” Philology & Human, no. 4 (December 2022): 26–42. https://doi.org/10.14258/filichel(2022)4-02. Nurul Khotimah and Fitri Shafa Kamila. “The Trends of Digital Da’wah: Cyber Media Analysis on Instagram Account.” Proceedings of the Saizu International Conference on Transdisciplinary Religious Studies, November 15, 2022, 1–11. https://doi.org/10.24090/icontrees.2022.217. Nurul Sulfiani, Munirah Munirah, and Haslinda Haslinda. “Analisis Tindak Tutur Ilokusi Dalam Podcast Deddy Corbuzier Dan Nadiem Makarim Pada Media Sosial Youtube.” DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra 2, no. 2 (2022): 114–28. https://doi.org/10.53769/deiktis.v2i2.251. Purwatiningsih, Sri Desti, and Sri Ekowati. “Interfaith Debate Through YouTube Media as an Effort to Educate and Fortify the Faith of the Ummah.” Technium Social Sciences Journal 30 (April 2022): 271–81. https://doi.org/10.47577/tssj.v30i1.6246. “Religion, Rationality and Justice – A Cause for Critical Reflection in the Contemporary Society.” Canadian Journal of Educational and Social Studies 2, no. 4 (2022). https://doi.org/10.53103/cjess.v2i4.51. Ross Arguedas, Amy A., Sumitra Badrinathan, Camila Mont’Alverne, Benjamin Toff, Richard Fletcher, and Rasmus Kleis Nielsen. “‘It’s a Battle You Are Never Going to Win’: Perspectives from Journalists in Four Countries on How Digital Media Platforms Undermine Trust in News.” Journalism Studies 23, no. 14 (2022): 1821–40. https://doi.org/10.1080/1461670X.2022.2112908. Sánchez-López, Elena. “Meaning, Degrees of Abstraction and Shared Knowledge.” In IVITRA Research in Linguistics and Literature, edited by Susana Rodríguez Rosique and Jordi M. Antolí Martínez, vol. 34. John Benjamins Publishing Company, 2023. https://doi.org/10.1075/ivitra.34.13san. Saragih, Ahmad Faza Fauzan, Rony Fernando Sagala, and Erwan Effendi. “Peran Media Sosial Dalam Membangun Dakwah Islam Yang Efektif.” Dakwatussifa: Journal of Da’wah and Communication 1, no. 2 (2022): 141–51. https://doi.org/10.56146/dakwatussifa.v1i2.59. Sharon, Tzlil. “Peeling the Pod: Towards a Research Agenda for Podcast Studies.” Annals of the International Communication Association 47, no. 3 (2023): 324–37. https://doi.org/10.1080/23808985.2023.2201593. Utomo, Deni Puji, and Rachmat Adiwijaya. “Representasi Moderasi Beragama Dalam Dakwah Habib Husein Ja’far Al-Hadar Pada Konten Podcast Noice ‘Berbeda Tapi Bersama.’” PUSAKA 10, no. 1 (2022): 212–23. https://doi.org/10.31969/pusaka.v10i1.675. Wu, Haibin. “Identity Construction through Lexical Choices: A Corpus-Based Approach.” Journal of Humanities, Arts and Social Science 7, no. 2 (2023): 401–7. https://doi.org/10.26855/jhass.2023.02.028. Zaid, Bouziane, Jana Fedtke, Don Donghee Shin, Abdelmalek El Kadoussi, and Mohammed Ibahrine. “Digital Islam and Muslim Millennials: How Social Media Influencers Reimagine Religious Authority and Islamic Practices.” Religions 13, no. 4 (2022): 335. https://doi.org/10.3390/rel13040335.Abstrak: Minimnya kajian tentang strategi dakwah berbasis logika dalam format percakapan digital menjadi celah penting dalam studi komunikasi keagamaan kontemporer. Artikel ini bertujuan menganalisis bagaimana pendekatan rasional digunakan dalam menyampaikan pesan Islam melalui podcast YouTube “Belajar Islam Pake Logika” bersama Felix Siauw dan Raymond Chin. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis wacana kritis model Fairclough. Objek kajian berupa isi percakapan dalam podcast berdurasi satu jam lebih, dengan data berupa transkrip lengkap yang diperoleh melalui dokumentasi dan observasi non-intervensi. Analisis dilakukan melalui tiga tahapan: analisis teks, praktik diskursif, dan praktik sosial. Temuan menunjukkan bahwa argumentasi logis, gaya dialogis, dan kritik sosial digunakan sebagai strategi utama dakwah untuk membangun kredibilitas dan menjangkau audiens kritis. Studi ini menegaskan urgensi inovasi dakwah digital yang komunikatif, reflektif, dan relevan dengan pola pikir generasi muda

    Deciphering news sentiment and stock price relationships in Indonesian companies: an AI-based exploration of industry affiliation and news co-occurrence

    No full text
    Abstract The rapid increase of textual data has transformed the way we understand and forecast financial market behavior. Investor sentiments, often swayed by news, are pivotal in determining stock prices. Analyzing a dataset of 192.582 Indonesian financial news articles published between 2018 and 2023. This study investigates the complex connections between news sentiment and stock market behavior of Indonesian companies. We leverage AI-based sentiment analysis and natural language processing techniques, including identity recognition, network analysis, and correlation assessment, to explore how news sentiment affects stock prices at the levels of individuals, industries, and news co-occurrence clusters. While earlier research has addressed the effect of sentiment on stock prices at both the company and industry levels, there is a significant lack of studies focused on media co-occurrence clusters, which is vital for comprehending the collective media portrayal of interconnected firms. Our results show that sentiment-price correlations strengthen hierarchically, with individual companies at 0.26, industry groupings at 0.30, and news co-occurrence clusters at 0.43. This research introduces a unique analytical framework that explores sentiment across various levels, highlighting co-occurrence clusters that reflect business relationships beyond traditional industry lines. It demonstrates that companies frequently mentioned together in the news exhibit stronger and more stable sentiment-price correlations, offering a new analytical perspective for AI-driven investment strategies and underscoring the potential of big data analytics in Indonesia's capital market
    corecore