57 research outputs found
ANALISIS USIA PARO HIDUP DAN KEUSANGAN LITERATUR PADA JURNAL SAINMATIKA TERBITAN FAKULTAS SAINTEK UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG TAHUN 2017 -2021
ABSTRAK
Nama : Andrean Saputra
NIM : 1820403020
Program Studi : Ilmu Perpustakaan/2022
Judul Skripsi : Analisis Usia Paro Hidup dan Keusangan Literatur
Pada Jurnal SainMatika Terbitan Fakultas
SAINTEK Universitas PGRI Palembang Tahun
2017 – 2021
xix+82+lampiran
Penelitian ini membahas tentang usia paro hidup dan keusangan literatur jurnal ilmiah. Paro hidup adalah perkiraan kualitas kedaluwarsa karya ilmiah Karena usia paro hidup terhubung dengan perhitungan tengah, individu tertentu menggunakan istilah setengah usia hidup untuk mendekati usia paro hidup referensi, sedangkan keusangan adalah tingkat kegunaan suatu literatur dalam penulisan karya ilmiah berikutnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan usia paro hidup dan juga mengetahui tingkat keusangan literatur artikel jurnal SainMatika terbitan Fakultas Sains dan Teknologi (SAINTEK) Universitas PGRI Palembang tahun 2017 - 2021 Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif jenis teknik total sampling atau seluruh populasi dijadikan sampel. Sementara sampel dalam penelitian ini adalah seluruh sitiran pada jurnal SainMatika Terdapat 105 artikel. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa usia paro hidup sitiran Jurnal SainMatika tahun 2017 -2021 adalah sebesar 8,05 tahun dengan jumlah sitiran baru sebanyak 1294 atau sebesar 79% dan jumlah sitiran usang sebanyak 341 atau sebesar 21%. Dengan tahun sitiran terbaru adalah tahun 2021 dan tahun sitiran terlama adalah tahun 1910. Hal ini membuktikan Jurnal SainMatika memiliki artikel yang memuat informasi-informasi mutakhir juga dapat dijadikan sebagai bahan referensi yang relevan karena sebagian besar sitirannya adalah sitiran yang baru atau up to date.
Kata kunci : Jurnal SainMatika, Usia Paro Hidup Artikel Jurnal,
Keusangan Literatur
ABSTRACT
Name : Andrean Saputra
NIM : 1820403020
Study Program : Library Science/2022
Title : Analisis about Half Life and Obsolescence in
Journal Articles Published by Faculty Sains and
Technology (SAINTEK) University PGRI
Palembang year 2017 – 2021
xix+82+attachment
This study discusses half-life and obsolescence of scientific journal literature. Half-life is an estimate of the quality of the obsolete scientific work. Because half-life is connected to the calculation of the middle, certain individuals use the term half-life to approximate the reference half-life, whereas obsolescence is the degree of usefulness of a piece of literature in writing subsequent scientific works. The purpose of this study was to determine the half-life and also to find out the obsolescence of the literature for the journal SainMatika published by the Faculty of Science and Technology (SAINTEK) PGRI Palembang University in 2017 - 2021. The research method used in this research is descriptive quantitative research with the type of total sampling technique or all the population is used as a sample. While the sample in this study were all citations to the journal SainMatika. There were 105 articles. The results of this study indicate that the half-life of citations of the Jurnal SainMatika in 2017-2021 is 8.05 years with 1294 new citations or 79% and 341 village citations or 21%. With the latest citation year being 2021 and the longest citation year being 1910. This proves that the SainMatika Journal has articles that contain up-to-date information that can also be used as relevant reference material because most of the citations are new or up to date citations.
Keyword: Journal SainMatika, Half-life Literature, Obsolescence
PUSATPELATIHANDANPENGEMBANGANKETERAMPILANBAGIREMAJATUNAWISMADIYOGYAKARTA
Remaja merupakan “aset” penting bagi suatu Negara, termasuk Indonesia. Namun,
seperti yang kita ketahui, banyak kaum remaja di Indonesia terutama di Yogyakarta
menjadi tuna wisma (gelandangan). Padahal, di usia remaja mereka seharusnya masih
perlu menerima pendidikan dan bimbingan. Usia remaja merupakan tingkat usia dimana
kecepatan penangkapan seseorang dan penerimaan akan sesuatu berkembang pesat,
termasuk daya cipta dan kreasinya. Maka, kaum remaja harus dilatih dan diberi
rangsangan agar daya kreasi tersebut dapat tersalurkan dengan baik, begitu pula
dengan karakter kreatif dan dinamisnya. Oleh karena itu, perlu dibangun Pusat Pelatihan
dan Pengembangan Keterampilan Bagi Remaja Tuna Wisma di Yogyakarta.
Pusat Pelatihan dan Pengembangan Keterampilan Bagi Remaja Tuna Wisma di
Yogyakarta dirancang dengan mewujudkan ekspresi remaja yang kreatif dan dinamis ke
dalam bangunan. Pencapaian wujud ekspresi kreatif dan dinamis tersebut ditampilkan
pada pengolahan bentuk (wujud) bangunan, sirkulasi, dan tata ruang dalam bangunan.
Dengan beradasarkan pada karakter kreatif yang terdapat di dalam diri para remaja,
maka Tahapan Perkembangan Kreativitas dipilih sebagai pendekatan yang membantu
mewujudnyatakan karakter remaja tersebut dalam bangunan Pusat Pelatihan dan
Pengembangan Keterampilan Bagi Remaja Tuna Wisma di Yogyakarta.
Karakter remaja yang kreatif dan dinamis yang ditampilkan pada pengolahan bentuk,
sirkulasi, dan tata ruang dalam, diwujudkan dengan elemen – elemen penting dalam
arsitektur yaitu : garis, warna, dan cahaya. Ketiga elemen ini diterapkan pada bentuk,
ruang – ruang sirkulasi, serta ruang – ruang dalam yang telah dibagi dan dikelompokkan
sesuai dengan karakter dari setiap tahapan perkembangan kreativitas. Karakter setiap
tahap kemudian disesuaikan dengan karakteristik garis, warna, dan cahaya sehingga
setiap tahap memilki karakteristik garis, warna, dan cahaya yang berbeda.
Penggabungan karakter tahapan perkembangan kreativitas dan karakteristik ketiga
elemen inilah yang membentuk dan mewujudkan karakter kreatif dan dinamis remaja ke
dalam bangunan
Evaluasi Kinerja Seksi Manajemen Dan Kebutuhan Lalu Lintas Jalan Pada Dinas Perhubungan Dalam Menjalankan Tugas Dan Fungsi Di Bidang Perawatan Dan Pemeliharaan Fasilitas Lalu Lintas Jalan Di Kota Pekanbaru
Performance Evaluation Of Section Management And NeedsTraffic Trafficking In The Relationship ServiceIn Run Duties And Functions In Maintenance And MaintenanceRoad Facilities In The City Of Pekanbaru ABSTRACT By Andrean Putra Fajri The problem raised in this study is about the evaluation of the performance of the Management Section and Road Traffic Needs, this is where the problem that the author gets in the field is that there are still many road traffic signs in a damaged condition and are not in place, this is certainly very influential to the safety and comfort of road users. This study aims to evaluate the extent of the performance of the Management Section and Road Traffic Needs at the Department of Transportation in carrying out their duties and functions in the field of maintenance and maintenance of road traffic facilities in the city of Pekanbaru. In conducting this research, researchers used a type of descriptive survey, with the type of qualitative research, qualitative research are methods to explore and understand the meaning by a number of individuals or groups of people ascribed to social or humanitarian problems. Based on this analysis technique the researcher assessed and concluded that the performance of the Management Section and Road Traffic Needs in conducting procurement and maintenance could be assessed in the category of "Good Enough", this was suggested in its implementation that there were several obstacles which became an inhibiting factor to maximize the supply and maintenance of traffic. road traffic, as for the first obstacle is the lack of budget, and the second is the lack of awareness from the community to work together in maintaining road traffic facilities. So the authors hope to the Government to provide a budget that is in accordance with the needs in the field, and also to the community so that they can jointly maintain road traffic signs provided by the Government. Keywords: Evaluation, Performance, Tasks, Functions, Care, Maintenanc
DESAIN SISTEM KOMPENSASI PADA PT XYZ REGIONAL OFFICE JAWA TIMUR
Kompensasi merupakan bentuk penghargaan yang diberikan perusahaan kepada karyawan atas kontribusi yang telah dilakukannya. Seluruh perusahaan berusaha untuk memberikan kompensasi dengan adil baik secara internal, eksternal, maupun individu. Sebagai salah satu perusahaan yang berada pada industri telekomunikasi yang memiliki perkembangan cukup tinggi, PT. XYZ merupakan salah satu perusahaan yang menyediakan jasa pembangunan menara telekomunikasi (tower provider) yang berusaha memenuhi kebutuhan penempatan base transmission station (BTS) bagi para operator telekomunikasi di seluruh wilayah Indonesia. Perubahan kepemilikan perusahaan dan struktur organisasi perusahaan berpengaruh pada kompensasi yang diterapkan perusahaan pada saat ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan rekomendasi kepada manajemen perusahaan mengenai kompensasi yang selaras dengan rencana strategis organisasi. Dimulai dari tahap analisa rencana strategi perusahaan, penjelasan job specification, melakukan perumusan bobot masing � masing jenis jabatan yang pada hasilnya akan digunakan untuk menentukan struktur gaji, tunjangan, bonus dan benefit karyawan PT. XYZ regional office Jawa Timur. Penelitian ini merupakan penelitian eksploratoris dengan pendekatan kualitatif - case study. Penggunaan jenis dan sumber data adalah dokumen yang berasal dari perusahaan, laporan hasil wawancara dengan key informan, dan hasil observasi. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah sistem kompensasi bagi karyawan PT. XYZ regional office Jawa Timur dengan komponen utama struktur gaji pokok, tunjangan, bonus, benefit, dan sistem manajemen kompensasi di perusahaan
PENGARUH KEPERCAYAAN, TINGKAT RESIKO, DAN PRESTASI TERHADAP KEPUTUSAN NASABAH MELAKUKAN PEMBIAYAAN DI BANK SYARIAH INDONESIA KCP RAJABASA DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM (Studi Pada Nasabah BSI KCP Rajabasa)
ABSTRAK
Bank merupakan lembaga keuangan lembaga keuangan
terpenting dalam suatu negara yang sangat mempengaruhi
perekonomian baik secara makro maupun mikro. Kasmir menyatakan
bahwa terdapat dua jenis bank yang ada di Indonesia, diantaranya
bank konvensional dan bank syari’ah. Perbedaan bank konvensional
dengan bank yang berprinsip syari’ah yang paling pokok adalah
prinsip operasi bank itu sendiri. Bank konvensional menggunakan
sistem bunga yang rentan terhadap kondisi ekonomi negara,
sedangkan bank yang berprinsip syari’ah tidak membebankan bunga
melainkan mengajak partisipasi dalam bidang usaha yang didanai.
Prinsip bagi hasil merupakan karakteristik dasar perbankan syari’ah,
prinsip syari’ah terbukti mampu bertahan dan memiliki kinerja yang
lebih baik serta konsisten dalam menjalankan fungsi intermediasinya.
Tujuan
dari
penelitian
ini
untuk
mengetahui pengaruh
kepercayaan,tingkat resiko dan prestasi pada Keputusan nasabah
melakukan pembiayaan di BSI KCP Rajabasa Bandar Lampung.
Penelitian
ini
adalah penelitian kuantitatif dengan
menggunakan teknik pengumpulan data primer dengan menyebarkan
kuesioner kepada nasabah BSI KCP Rajabasa Bandar Lampung.
Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode
probability sampling yaitu pengambilan sampel dengan memberi
peluang atau kesempatan yang sama bagi setiap unsur nasabah untuk
dipilih menjadi sampel. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak
100 responden dengan menggunakan alat analisis data SPSS 27.
Hasil pada penelitian ini menunjukan kepercayaan tidak
berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap keputusan nasabah
melakukan pembiayaan. Tingkat resiko tidak memiliki pengaruh
positif dan tidak signifikan terhadap keputusan nasabah melakukan
pembiayaan. Prestasi karyawan berpengaruh positif dan signifikan
terhadap keputusan nasabah melakukan pembiayaan. Secara stimulan
dapat disimpulkan Kepercayaan,Tingkat Resiko dan Prestasi
karyawan secara bersamaa-sama berpengaruh signifikan terhadap
Keputusan nasabah melakukan pembiayaan di BSI KCP Rajabasa.
Kata Kunci : BSI, Keputusan Nasabah, Kepercayaan, Tingkat
Resiko, Prestasi. ABSTRACT
Banks are the most important financial institutions in a
country which greatly influence the economy both macro and micro.
Kasmir stated that there are two types of banks in Indonesia, including
conventional banks and sharia banks. The main difference between
conventional banks and banks that adhere to sharia principles is the
operational principles of the bank itself. Conventional banks use an
interest system that is vulnerable to the country's economic conditions,
while banks that adhere to sharia principles do not charge interest but
instead invite participation in the funded business sector. The
principle of profit sharing is a basic characteristic of sharia banking,
sharia principles have been proven to be able to survive and have
better and consistent performance in carrying out its intermediation
function. The purpose of this research is to determine the influence of
trust, risk level and achievement on customers' decisions to finance at
BSI KCP Rajabasa Bandar Lampung.
This research is quantitative research using primary data
collection techniques by distributing questionnaires to customers of
BSI KCP Rajabasa Bandar Lampung. Sampling is carried out using
the probability sampling method, namely sampling by giving each
customer element the same opportunity to be selected as a sample.
This research used a sample of 100 respondents using the SPSS 27
data analysis tool.
The results of this research show that trust has no positive and
insignificant effect on customers' decisions to finance. The level of risk
does not have a positive and insignificant influence on customers'
decisions to finance. Employee performance has a positive and
significant influence on customers' decisions to finance. Stimulantly, it
can be concluded that Trust, Risk Level and Employee Achievement
together have a significant influence on customers' decisions to
finance at BSI KCP Rajabasa.
Keywords: BSI, Customer Decision, Trust, Risk Level, Achievement
PENGARUH PAJAK DAERAH DAN RETRIBUSI DAERAH TERHADAP BELANJA MODAL PADA PEMERINTAH KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI SUMATERA SELATAN
Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pajak daerah dan retribusi daerah berpengaruh secara signifikan terhadap belanja modal baik secara parsial dan simultan pada pemerintah Kabupaten/Kota di Sumatera Selatan pada tahun 2011 sampai dengan 2016. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan yaitu melalui website www.djpk.depkeu.go.id. Populasi dalam penelitian ini adalah pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Selatan dan untuk sampel dalam penelitian ini menggunakan 15 kabupaten/kota tahun 2011-2016. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, uji regresi linear berganda, dan uji hipotesis dengan menggunakan program SPSS For Windows versi 24.0. Hasil dari analisis data penelitian ini menyatakan bahwa secara simultan pajak daerah dan retribusi daerah berpengaruh secara signifikan terhadap belanja modal. Selanjutnya secara parsial pajak daerah dan retribusi daerah berpengaruh secara signifikan terhadap belanja modal
Pengaruh Perkebunan Kelapa Sawit Terhadap Spasial Dan Sosial Ekonomi Di Kecamatan Pangkalan Kuras Provinsi Riau
Pangkalan Kuras District, Pelalawan Regency, Riau Province, has great potential in the field of oil palm plantations, with many oil palm companies. This study aims to determine the spatial and socio-economic effect of oil palm plantations in Pangkalan Kuras District. The problem of this study is how the influence of oil palm plantations on the socio-economic conditions of the community in Pangkalan Kuras District, the problem of the influence of oil palm plantations is not only positive but also has a negative impact on the socio-economy to the community. The negative impact of uneven community welfare is indicated by the high poverty rate in Pelalawan Regency, the potential for conflict caused by social jealousy caused by local residents to migrants in easily accessing jobs in the oil palm plantation sector. This study used a deductive approach while the purpose of this study is to analyze oil palm plantations on spatial and socio-economic conditions in Pangkalan Kuras District. The data used in this study, were primary data in the form of field observations and questionnaires and secondary data in the form of related agency data. This research method used quantitative by using overlay analysis and Likert scale analysis. The results of this study there were five large oil palm plantation companies, namely PT. Surya Bratasena is in Sorek Dua Village, PT. Musim Mas is located in Batang Kulim Village, PT. The Hibrindo Core style is in the Village of Kemang, PT. Sumber Sawit Sejahtera is located in Terantang Manuk Village, PT. Safari Riau is located in the Terantang Manuk village which as a whole all of the companies belong to the large industrial category. spatial change in 2010 was dominated by Dense Forest with an area of 6.699.45 Ha or 88.1%, then in 2015 it was controlled by oil palm plantations with an area of 101.33.98 Ha or 95.5%, there were a decrease in dense forest with an area of 0.45 Ha or 0.04%, and in 2018 there was a change in land use that is more controlled by acacia forests with an area of 52.954.35 Ha or 44.4% this increase is due to land conversion to oil palm plantations. Shrubs and dense forests, oil palm plantations have decreased by an area of 50.831.69 Ha or 42.7%. Every period of time the dense forest has decreased very significantly. Socioeconomic with the presence of oil palm plantations influential can be seen from the answers of respondents from the level of education to land fires answered strongly agree with a level of score above 50% that means it is categorized very well, on the social conflict variable the community thinks that strongly disagree with the existence of oil palm plantations causing conflict social relations between indigenous people and migrants and social jealous conflicts between indigenous people. Based on the results of the analysis with the existence of oil palm plantations was very influential on the spatial and social economy of the Pangkalan Kuras District community
Analisa Penjualan Umkm Di Era Digital
MSMEs that are resilient in all conditions, including recessions, are the foundation of the Indonesian economy. Especially in rural areas in Indonesia, small business owners often seem to start small, grow, die, then start again, and so on without ever being able to build their company steadily over time. But even without being able to grow it, it can survive because of its strong economic foundation. The use of digital technology-based marketing concepts (digital marketing) provides hope for MSMEs to develop into centers of economic power. MSME actors collaborate digital-based promotional media and distribution media to get the
maximum profit. Currently, almost all MSME businesses or even restaurant an fast food businesses use digital marketing-based promotion and distribution media. Some businesses that tend to want to survive in offline life are slowly experiencing setback
PERLAKUAN KOMPENSASI LEBIH BAYAR PAJAK PERTAMBAHAN NILAI (PPN) PASCA PELAKSANAAN TAX AMNESTY
PT X yang bergerak di bidang industri krupuk telah melakukan kewajiban perpajakan sebagai Pengusaha Kena Pajak (PKP). PT X berpartisipasi dalam program Tax Amnesty maka ada Persyaratan yang wajib dipenuhi oleh PT X yakni salah satunya tidak diperkenankannya mengkompensasi lebih bayar PPN dari masa pajak pada akhir tahun pajak terakhir ke masa pajak berikutnya, sesuai dengan PMK Nomor 118/PMK.03/2016 pasal 35 ayat 1 huruf b. Disisi lain juga Menurut UU Nomor 11 Tahun 2016 padal 16 ayat 1 huruf b juga di jelaskan
demikian. Yang berarti PT X tidak diperbolehkan mengkompensasi kelebihan pembayaran PPN pada SPT masa desember 2015 ke SPT Normal masa maret 2016.
Maka dari itu PT X melakukan pembetulan ke-3 atas SPT masa maret 2016, untuk menghapuskan kompensasi lebih bayar PPN masa desember 2015. Yang setelah dilakukan perhitungan menimbulkan kurang bayar senilai nominal kompensasi masa desember 2015. Namun atas kurang bayar tersebut PT X tidak
dikenakan sanksi dikarenakan mengikuti program Tax Amnesty dimana penghapusan sanksi merupan fasilitas bagi semua Wajib Pajak yang mengikuti program tersebut
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN LABORATORIUM MENGGUNAKAN METODE SERVQUAL (STUDI KASUS DI LABORATORIUM MANUFAKTUR TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS BUANA PERJUANGAN KARAWANG)
ML UBP is a laboratory that supports students\u27 needs in the Manufacturing Process practicum course. The aim of this research is to determine the level of satisfaction and dimensions that are priorities for improvement in UBP ML services and to determine whether there is a relationship between student perceptions and student expectations for the services provided. The methods used are ServQual and correlation regression. The method for determining the number of samples in this study used the Slovin technique with a sample of 61 respondents. In this study the data was analyzed using the help of IBM SPSS Statistics 23 software. Based on the results of the analysis using the ServQual method to determine the results of service quality (Q) value for the Reliability dimension (0.856) , Responsiveness dimension (0.867), Assurance dimension (0.869), Empathy dimension (0.883) and Tangible dimension (0.891). The average value of all attributes is (0.873) which is still below 1, which means consumer satisfaction has not been met. then the dimension that is a priority for improvement is the Reliability dimension. And based on the Linear Regression Test, service quality does not affect student satisfaction with service
- …
