341 research outputs found
Kebijakan Maritim di Indonesia dalam Perspektif Sound Governance. Author: Eki Darmawan, Handam Handam, Arwanto Harimas Ginting
Kebijakan Maritim di Indonesia dalam Perspektif Sound Governance. Author: Eki Darmawan, Handam Handam, Arwanto Harimas Gintin
Warta Jemaat GKAI Betlehem Menggunakan SMS Gateway
Tidak diijinkan karya tersebut diunggah ke dalam aplikasi Repositori Perpustakaan Universitas dikarenakan masih ada kekurangan administrasi.Skripsi ini memaparkan perancangan sistem Warta Jemaat berbasis short massage service (SMS) Gateway untuk Jemaat GKAI Betlehem untuk memudahkan penyampaian dan pengelolaan informasi.
Bahasa yang digunakan adalah Visual Basic 6.0. Selain itu, database dikelola dengan MySQL. Dalam sistem SMS gateway ini, sistem yang menerima dan mengirim SMS akan terhubung dengan gateway sebanyak tiga buah modem GSM dengan protokol AT Command. Melalui sistem ini, admin dapat mengelola informasi untuk disebarkan kepada jemaat GKAI Betlehem.
Hasil pengujian dan analisis menunjukkan bahwa program mempunyai fitur kirim SMS autoreply untuk jemaat yang bisa mengirimkan SMS balasan dengan format tertentu. Kemudian, sistem dapat mengirim SMS ke banyak nomor baik berdasarkan peranan atau berdasarkan kategori untuk fungsi broadcasting dan untuk mengingatkan jemaat akan tugas pelayanannya. Fitur Buku Telepon dapat menyimpan database jemaat. Jemaat dapat mengirimkan pesan berupa saran, kritik, masukan dan pokok doa.
Sistem ini dirancang untuk memiliki fitur kirim SMS autoreply untuk jemaat yang mengirimkan SMS dengan format tertentu. Dalam fitur ini tingkat keberhasilan sebesar 85% bisa menyampaikan dan mengelola informasi dalam gereja. Sedangkan untuk pengiriman massal mengirim SMS ke banyak nomor baik berdasarkan peranan atau berdasarkan kategori berhasil sebanyak 100%.GKAI Betlehem, a Christian church in Solo, delivers weekly information to the congregation about the programs of the church verbally with the help of Liquid Crystal Display(LCD). The information cannot be sent to those who are unable to attend the church at a particular moment. One solution to cope with this problem is designing a communication tool to inform and remind the congregation. This bachelor thesis elaborates the system design of Warta Jemaat Berbasis Short Message Service (SMS) Gateway untuk Jemaat GKAI Betlehem, a tool made to manage and send information to the member of the church. The computational language used to develop this program is Visual Basic 6.0. Moreover, the database is managed with MySQL. With this gateway system, the program which receives and sends messages is connected to gatewayconsisting of three GSM modems with AT COMMAND protocol. Through this system, admin is able to manage information to the members of GKAI Betlehem. The results of the analysis and tests show that the program offers autoreply feature to members of the church who send message with certain format, like. Furthermore, the program is able to send messages to many numbers based on the roles or the category of the congregation for broadcasting or reminder. The phonebook feature can save congregation data in the database. The congregation can send message in the form of suggestion, criticism, evaluation and also prayer requests
Aplikasi Mobile Learning Berbasis Web Service Menggunakan Sistem Operasi Android (Studi Kasus Fakultas Teknik Elektro dan Komputer)
Mobile Learning merupakan proses belajar dalam berbagai konteks, melalui interaksi sosial dan konten dengan menggunakan perangkat elektronik pribadi. Mobile learning dapat dijadikan sebagai salah satu sarana belajar mandiri yang efektif bagi para pelajar di masa sekarang ini karena pelajar dapat dengan leluasa mengakses materi yang diberikan oleh para pengajar dimanapun dan kapanpun. Namun model pembelajaran mobile learning ini masih belum banyak dimanfaatkan secara maksimal oleh pihak atau instansi pendidikan.
Pada skripsi ini telah direalisasikan sebuah aplikasi mobile learning berbasis web service dengan menggunakan sistem operasi android. Aplikasi ini bekerja dengan menggunakan web service dengan mengakses data pada suatu web server dalam format Java Script Object Notation (JSON). Aplikasi mobile learning juga dibangun dalam bentuk aplikasi web server agar menambah fleksibilitas metode mobile learning ini. Berdasarkan pengujian didapatkan hasil aplikasi dapat berjalan 100%. Format JSON mampu membawa data dengan besar lebih kecil dibandingkan XML dengan perbandingan 1:1,688. Proses pengunggahan dokumen untuk data sebesar 10,921 MB dibutuhkan lama waktu sekitar 0,73 detik dan untuk data sebesar 1013,595 MB dibutuhkan lama waktu sekitar 32,5 detik. Perangkat bertipe smartphone memiliki kualitas tampilan aplikasi yang lebih baik daripada perangkat yang bertipe tablet. Aplikasi ini dapat berjalan di sistem operasi Android versi 3.0 dan diatasnyaMobile learning is defined as learning across multiple contexts, through social and content interactions, using personal electronic devices. Mobile learning can be one of the effective media in self-learning for students in the globalized era because the students can freely access the lessons given by teachers anywhere and anytime. However this kind of learning model has not been maximized by neither educational authorities nor institutions. In this thesis a web service based mobile learning Android application has been realized. This application works using web service by accessing a web server in Java Script Object Notation (JSON) format. Mobile learning application also built in form of web app to increase the flexibility of this learning model.
The result of testing indicated that the application can work 100% properly. JSON format could deliver data with the size that are smaller than XML format with the ratio of 1:1,688. In upload process test, uploading document with size of data 10,921 MB takes about 0,73 seconds. While uploading data with size 1013,595 MB, it takes about 32,5 seconds. Android device with smartphone type has better display quality than Android device with tablet type. This Android application requires Android 3.0 or higher in order to ru
Perbandingan Analisis Kualitas Layanan (QoS) Aplikasi Audio Streaming Server dengan Shoutcast dan Icecast
With the presence of streaming audio technology, the size of audio files can be compressed or depreciated so easily transferred through the Internet. To ensure that users get the streaming audio technology and reliable performance of the service, then testing and QoS analysis to determine the extent to which the quality of audio performance streaming server to provide a good service. QoS as form a measure of the degree of service delivered to the client, where the core of the process of sending audio streaming files must arrive at your destination of choice without interference.
Results of testing audio services Shoutcast and Icecast streaming server can be considered to have a good quality streaming service that meets the ITU-T G.114 with an average delay of 65 ms on the Icecast server and an average delay of 200 ms on the Shoutcast server. There is no packet loss at the time of the audio streaming Shoutcast or Icecast server so that the server can be categorized both very good for a streaming service.
Icecast server has the advantages of a more effective system that is if you want to add the number of listener or listeners, change passwords, or to restart the server can be done more easily while Shoutcast server has an advantage in sound clarity, especially in the AAC+ audio files
Sistem Pemesanan Dan Pemutaran Lagu Melalui Website Dalam Jaringan Lokal
Pada skripsi ini dibuat sebuah sistem yang dapat menerima pemesanan dan pemutaran lagu dari user pada sebuah café atau restaurant dengan antarmuka web yang dapat diakses menggunakan jaringan lokal melalui laptop atau smartphone. Sistem ini memungkinkan setiap user dengan login yang berbeda memiliki playlist lagu yang berbeda antara satu user dengan user lainnya. Terdapat satu buah modul server dan beberapa modul client, dengan cara kerja sistem adalah modul Cubieboard2 berperan sebagai modul server yang berfungsi menjadi webserver dan penyimpanan database lagu, sedangkan Raspberry Pi berperan sebagai modul client yang berfungsi memutar lagu dan menyimpan playlist lagu yang telah dipilih oleh user. User memesan lagu melalui tampilan web yang kemudian diterima oleh webserver. Data url dari lagu yang dipesan akan dikirim ke client untuk diputar dan dimasukkan ke dalam playlist.Pada hasil pengujian keseluruhan sistem, pemesanan dan pemutaran lagu berhasil dilakukan melalui laptop dan smartphone dengan tingkat keberhasilan 100%. Pengujian ini dilakukan melalui user dengan login meja yang berbeda, serta lagu yang dipesan berjumlah lebih dari satu. Pada saat user memilih lagu, webpage kembali ke pemilihan kategori lagu dan pada saat perpindahan ke lagu berikutnya, lagu tetap diputar, tetapi webpage harus direfresh agar menampilkan lagu yang sedang diputar. Untuk lama buffering, terjadi buffering selama sekitar 11 detik. Buffering terjadi pada saat server pertama kali melakukan koneksi dengan client dan pada saat lagu distop selama sekitar 31 detik
Pemanfaatan Batang Singkong sebagai Arang Aktif pada Elektrode Superkapasitor.
Batang singkong merupakan limbah yang belum banyak dimanfaatkan. Salah satu cara untuk memanfaatkannya ialah dengan mengubahnyamenjadi arang aktif dan digunakan untuk superkapasitor. Tujuan penelitian ini adalah mengonversi batang singkong menjadi arang aktif yang selanjutnya dimodifikasi sebagai bahan elektrode superkapasitor. Sampel diarangkan pada suhu 400ºC kemudian diaktivasi pada suhu 800ºC dan diberi aliran uap air selama 60 menit. Proses aktivasi dilakukan pada nisbah sampel:KOH 1:1, 2:1, dan 3:1 (b/b). Arang aktif yang diperoleh kemudian dicirikan mutunya dan diuji konduktivitasnya. Hasil menunjukkan bahwa arang dengan nisbah 2:1 memiliki nilai konduktivitas dan daya jerap iodin tertinggi, sehingga dilakukan modifikasi dengan HNO3 40% (v/v) untuk meningkatkan nilai kapasitans yang diperoleh. Nilai kapasitans arang aktif termodifikasi meningkat 109% dibandingkan arang aktif tanpa modifikasi. Nilai kapasitans arang aktif termodifikasi adalah 172.5 mF/g dan arang aktif hanya 82.5 mF/g, sehingga proses modifikasi menggunakan HNO3 berhasil dilakukan
Kualitas Papan Isolasi Dari Campuran Kayu Mangium (Acacia Mangium Willd) Dan Arang
Potensi kayu berdiameter kecil (<10cm) dari hutan tanaman cukup besar namun belum dimanfaatkan secara optimal. Sesungguhnya kayu tersebut dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan papan isolasi. Pada penelitian ini menggunakan kayu mangium (Acacia mangium) berdiameter kecil untuk dijadikan pulp, kemudian digunakan dalam pembuatan papan isolasi. Selanjutnya guna meningkatkan fungsi dari papan tersebut, tidak hanya sebagai insulation juga sebagai penyerap gas/uap, maka sebelum dibentuk lembaran papan, pulp mangium dicampur terlebih dahulu dengan arang serat (hasil pengarangan serat kayu mangium dan karet) pada beberapa komposisi yaitu 100:0, 90:10, 80:20 and 70:30 (w/w). Pulp mangium dibuat dengan proses soda panas terbuka. Kualitas papan isolasi yang dibuat telah memenuhi standar Jepang kecuali untuk pengembangan tebalnya. Berdasarkan nilai scoring, kerapatan, dan sifat fisik-mekanik papan isolasi serta dibandingkan dengan standar Jepang maka papan isolasi yang optimal diperoleh pada kontrol dan komposisi pulp dan arang 90:10. Sifat-sifat tersebut mengindikasikan bahwa kayu mangium berdiamater kecil dapat dibuat papan isolasi dengan kualitas yang baik
SIFAT ARANG AKTIF DARI TEMPURUNG KEMIRI
Kemiri merupakan hasil hutan bukan kayu (HHBK) potensial dengan beragam kegunaan, diantaranya yang belum banyak disentuh adalah pemanfaatan tempurung kemiri. Pada umumnya masyarakat menjadikan tempurung kerniri sebagai limbah dan hanya sebagian kecil saja yang memanfaatkannya sebagai pengeras jalan dan lantai rumah. Tempurung kemiri sebenarnya mempunyai prospek sebagai bahan baku pada pembuatan arang aktif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sifat dan kualitas arang aktif dari tempurung kemiri. Tempurung kemiri dibuat arang menggunakan tungku dari drum bekas pakai kapasitas 200 liter yang dimodifikasi, kemudian arang yang dihasilkan direndam dalarn larutan H3PO4 pada konsentrasi 2,5%, 5,0% dan 7,5% selama 24 jam. Selanjutnya di-panaskan dalam retort pada suhu 750°C dan 800ºC. Apabila suhu telah dicapai maka dialirkan uap air panas selama 60 dan 90 menit pada tekanan 4 bar dengan laju alir 1,5 - 2,5 ml/ menit yang sebelumnya melewati ruang pemanas pada suhu 400°C. Arang yang direndam dengan menggunakan larutan H3PO4 2,5%, 5% dan 7,5%, pada suhu 750°C dan 800°C yang dialiri uap air panas selama 90 menit telah menghasilkan daya serap terhadap yodium di atas 750 mg/g (SNI), kecuali pada suhu 750°C yang direndam dalam larutan H3PO4 7,5%. Kondisi optimum pembuatan arang aktif dihasilkan pada suhu 750°C, direndam dalam larutan H3PO4 2,5% dengan waktu aktivasi selama 90 menit
- …
